• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERENCANAAN KEBIJAKAN PENGELOLAAN SUKU CADANG CORAZZA A452 DAN CORAZZA FF100 LINE 3 MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY CENTERED SPARES (RCS) Studi Kasus : PT XYZ

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PERENCANAAN KEBIJAKAN PENGELOLAAN SUKU CADANG CORAZZA A452 DAN CORAZZA FF100 LINE 3 MENGGUNAKAN METODE RELIABILITY CENTERED SPARES (RCS) Studi Kasus : PT XYZ"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1 Presentase Performansi Mesin
Tabel 1 Frekuensi kerusakan mesin di line 3 tahun 2014
Tabel 2 Criticality Index
Gambar 4 Spares Classification
+3

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian hanya dilakukan untuk mengetahui penyebab kerusakan dan penggantian komponen yang sering mengalami kerusakan pada mesin yang diteliti yaitu pada mesin

Interval waktu perawatan yang tepat pada komponen kritis Mesin Mitsubishi 1F-15000 menggunakan P-F Interval dari MTTF/MTBF masing-masing komponen sesuai dengan jenis

Karena tingginya tingkat frekuensi downtime pada Mesin Cutting, maka diperlukan suatu kegiatan perawatan yang efektif, cara yang dilakukan pada penelitian keandalan mesin

Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa komponen kritis pada mesin curing berdasarkan frekuensi kerusakan mesin dan total downtime adalah penyebab kegagalan dari

Berdasarkan pengukuran menggunakan Metode RCM didapat kebijakan preventive maintenance adalah sebanyak 6 Scheduled on-condition task pada subsistem Piston Pump , 2

Hasil perhitungan menggunakan metode Reliability Centered Maintenance II didapatkan usulan kebijakan maintenance untuk komponen kritis pada Mesin Murata 310 A adalah

Hasil pengukuran dengan menggunakan metode Reliability Centered Maintenance (RCM) didapatkan Total biaya perawatan eksisting dalam empat tahun untuk mesin

Hasil penelitian diperoleh bahwa dari 10 sub mesin pada Mesin Insulation Moulding didapatkan 8 komponen kritis dan komponen kritis yang memiliki kegagalan potensial diantaranya;