• Tidak ada hasil yang ditemukan

ALAT PERAGA MATEMATIKA TEBING LUNCUR PEL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "ALAT PERAGA MATEMATIKA TEBING LUNCUR PEL"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

(1)

ALAT

PERAGA

MATEMATIK

A

TEBING

LUNCUR

PELARAT

OLEH:

1. NUNING

YUKASIH

2. RIRI

ANDRIANI

PMT 4A

(2)

KATA PENGANTAR

Assalamu’alaikum Wr.Wb.

Puji syukur kehadiran Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan makalah ini untuk memenuhi syarat mengikuti perlombaan alat peraga berbasis non-IT. Dengan segala daya dan upaya kami berusaha semaksimal mungkin untuk dapat menyelesaikan makalah ini sesuai keinginan pembaca.

Kami menyadari makalah ini tidak akan selesai tanpa bantuan dan dukungan dari pihak-pihak tertentu. Oleh karena itu, kami mengucapkan terimakasih kepada orangtua serta rekan-rekan kami yang telah memberikan semangat dan dukungan.

Demikian makalah ini kami susun, mudah-mudahan keberadaan makalah ini bermanfaat bagi pembaca khususnya bagi penulis. Kami mohon maaf kepada pembaca apabila terdapat kesalahan dalam penulisan makalah ini.

(3)

BAB I

A. Latar Belakang

Peluang merupakan salah satu materi dalam matematika yang sering dijumpai pada jenjang sekolah menengah pertama hingga jenjang perguruan tinggi.

Atas dasar itu kami membuat suatu media berbasis non-IT sebagai penanaman konsep kepada siswa untuk memahami materi peluang mulai dar irisan, gabungan, dengan titik focus media ini pada peluang bersyarat.

B. Penjelasan Media

 Alat dan Bahan:

1. Gunting / pisau 2. Penggaris 3. Spidol 4. Karton tebal

5. Kancing baju / goli / sesuatu yang bisa menggelinding 6. Karton bekas

7. Lem fox + lem tembak

 Cara pembuatan:

1. gunting karton bekas hingga membentuk bidang miring seperti tebing luncur

2. potong karton tebal membentuk luncuran menjadi 4 labirin

3. gabungkan ke-4 potongan tadi menjadi karton luncur yang meluncur pada arah yang sama

(4)

5. buat pula penutup yang bisa di buka-tutup di sisi samping sebanyak 2 buah dan 1 buah di bagian bawah masing-masing karton

6. buat kotak penampung kancing disetiap penutup yang telah kita buat tadi Dan terakhir, buat penanda yang bertuliskan angka 1 dan 2 sebagai simbol dimana angka 1 sebagai pembilang dan angka 2 sebagai penyebut

 Cara penggunaan:

1. ambil kancing dengan warna yang berbeda sesuai data yang ditentukan dimana kancing terbagi 2 lagi di masing-masing warna dengan kancing kecil sebagai kondisi 1 dan kancing besar sebagai kondisi 2.

2. lalu luncurkan kancing tadi pada masing-masing karton luncur sesuai kondisi soal

3. sebelumnya, kita ingat kembali rumus peluang bersyarat yaitu:

P(A|B) = P(A ∩B) / P(B) dan P(B|A) = = P(A ∩B) / P(A)

4. kemudian, sesuaikan dengan permintaan soal untuk menjawab soal tersebut dengan menggunakan media tebing luncur yang kita buat

5. Maka soal peluang bersyarat dapat kita pecahkan menggunakan media tebing luncur pelarat

 Foto-foto pembuatan media 1.

foto alat dan bahan

(5)

Pembuatan tebing luncur

3.

Pembuatan sekat pada tebing luncur

(6)

Demikian makalah ini kami buat untuk melengkapi syarat mengikuti lomba alat peraga media non-IT

Kami menyadari banyak kekurangan dalam pembuatan media ini terlebih dalam hal dokumentasi pembuatan, kami sangat menerima saran dari pembaca demi menjadikan makalah ini agar lebih baik lagi.

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian ini untuk untuk mengetahui peningkatan kemampuan pengerjaan hitung bilangan bulat dengan alat peraga bola dua warna pada pembelajaran

Seseorang yang dalam keadaan segar jasmaninya akan berbeda belajarnya dengan seseorang yang belajar dalam keadaan kelelahan (Noehi Nasution. Berdasarkan pendapat di atas,

Berbeda dengan statemen while dimana kondisinya terletak di awal blok pengulangan, pada statemen do-while kondisi diletakkan di akhir blok pengulangan. Hal

Siswa mampu memahami konsep pengurangan pecahan yang berbeda penyebutnya menggunakan alat peraga dengan benar setelah mengikuti proses pembelajaran. Siswa mampu

Tetapi secara tipikal bentuk diagram tekanan air sama, perbedaan ini disebabkan beberapa kemungkinan yaitu : kondisi kepadatan pasir untuk pengujian k berbeda

Perbedaan Hasil Pemotretan dengan Jenis Kamera yang Berbeda pada Kondisi Outdoor Setelah dilakukan percobaan dengan dua jenis kamera diatas, maka dapat ditentukan spesifikasi kamera

Pengalaman melalui drama, yaitu pengalaman yang diperoleh dari kondisi dan situasi yang diciptakan melalui drama (peragaan) dengan menggunakan skenario yang sesuai dengan

Dilihat dari kondiri awal sampai kondisi akhir, banyaknya siswi kelas XI IPA mempunyai tingkat rasa ingin tahu dari 4 siswi menjadi 15 siswi lanjut sekitar 34,38% Juga sama