Respons bibit kelapa sawit (Elaeis guineensis Jacq.) terhadap pemberian fungi mikoriza arbuskular dan cekaman air
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Parameter yang diamati adalah tinggi bibit, diameter batang, jumlah daun, total luas daun, bobot segar tajuk, bobot segar akar, bobot kering tajuk dan bobot kering akar,
Tidak terjadi pengaruh interaksi antara pupuk organik pelepah kelapa sawit dengan pupuk majemuk NPK terhadap bobot basah akar dan bobot kering akar.. Aplikasi pupuk
Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa interaksi antara varietas bibit kelapa sawit dengan lama cekaman genangan air atau faktor tunggal varietas kelapa sawit
isolat MV 27 merupakan FMA yang terbaik untuk pertumbuhan bibit kelapa sawit dibandingkan dengan FMA lainnya dan tanpa FMA yang dilihat melalui nilai tengah jumlah daun
Pemberian Limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) kolam aerob berpengaruh nyata terhadap parameter bobot basah tajuk dan bobot basah akar.. Hasil terbaik dari penelitian ini
Hasil analisis ragam menunjukkan bahwa interaksi antara varietas bibit kelapa sawit dengan lama cekaman genangan air atau faktor tunggal varietas kelapa sawit
Tidak terjadi pengaruh interaksi antara pupuk organik pelepah kelapa sawit dengan pupuk majemuk NPK terhadap bobot basah akar dan bobot kering akar.. Aplikasi pupuk
isolat MV 27 merupakan FMA yang terbaik untuk pertumbuhan bibit kelapa sawit dibandingkan dengan FMA lainnya dan tanpa FMA yang dilihat melalui nilai tengah jumlah daun sebesar 10,5