• Tidak ada hasil yang ditemukan

Respon Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Main Nursery Terhadap Komposisi Media Tanam dan Pemberian Pupuk Posfat

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2016

Membagikan "Respon Pertumbuhan Bibit Kelapa Sawit (Elaeis guineensis Jacq) di Main Nursery Terhadap Komposisi Media Tanam dan Pemberian Pupuk Posfat"

Copied!
114
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Kandungan nutrisi yang terkandung di dalam kompos tandan kosong kelapa sawit
Tabel 2. Tinggi bibit kelapa sawit (cm) umur 26 MSPT di main nursery pada berbagai media tanam dan pemberian pupuk fosfat
Gambar 1. Hubungan tinggi bibit kelapa sawit umur 26 MSPT di  main nursery dengan media tanam
Tabel 3. Pertambahan jumlah daun bibit kelapa sawit (helai) umur 26 MSPT di main nursery pada berbagai media tanam dan pemberian pupuk fosfat
+7

Referensi

Dokumen terkait

Peubah amatan yang diamati adalah tinggi bibit kakao, diameter batang bibit kakao, jumlah daun bibit kakao, total luas daun bibit kakao, bobot basah tajuk bibit kakao, bobot

Lamanya cekaman air menurunkan pertumbuhan bibit kelapa sawit melalui penurunan tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah akar primer, bobot basah tajuk, bobot basah

Hasil uji statistik menunjukkan bahwa perlakuan kompos tandan kosong sawit (TKS) berpengaruh sangat nyata terhadap tinggi bibit, bobot basah dan bobot kering akar pada umur 12

pengaruh nyata pada parameter tinggi tanaman, diameter bonggol, volume akar, berat basah dan berat kering bibit kelapa sawit, namun tidak berbeda nyata pada

Rataan bobot kering tajuk bibit kelapa sawit ( Elaeis guineensis Jacq. ) terhadap komposisi media tanam dan pemberian LCPKS kolam aerob dapat dilihat pada Tabel 8...

Pemberian Limbah cair pabrik kelapa sawit (LCPKS) kolam aerob berpengaruh nyata terhadap parameter bobot basah tajuk dan bobot basah akar.. Hasil terbaik dari penelitian ini

Lamanya cekaman air menurunkan pertumbuhan bibit kelapa sawit melalui penurunan tinggi tanaman, jumlah daun, jumlah akar primer, bobot basah tajuk, bobot basah

Perlakuan dosis penyiraman berbeda nyata pada tinggi tanaman ,jumlah daun, diameter batang, bobot kering akar, panjang akar, jumlah akar, bobot kering tajuk. Namun tidak berbeda