• Tidak ada hasil yang ditemukan

Demografi dan Perang lanjutan docx

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Demografi dan Perang lanjutan docx"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

Sua ra Pem ba ru an

Selasa, 5 Mei 2015

Opi ni & Edi to ri al

A 11

Ruang Tunggu Bandara

Halim yang Sempit

Saat ini beberapa penerbangan berjadwal berlangsung dari Bandara Halim Perdanakusuma Jakarta Timur. Yang sudah pasti adalah Citi Link dan Batik Air. Melihat jarak Bandara Halim yang berada di Jakarta Timur maka masyarakat dari hari ke hari makin banyak yang ingin terbang dari dan ke Bandara Halim.

Sayangnya, minat masyarakat yang begitu tinggi untuk terbang dari Bandara Halim, tidak diikuti dengan fasilitas ruang tunggu keberangkatan di Bandara Halim. Saat ini ruang tunggu yang ada untuk dua perusa-haan penerbangan ini kapasitasnya hanya sekitar 400 orang. Jumlah tersebut diperkirakan hanya cukup untuk penumpang dua pesawat terbang dengan kapasitas sekitar 1 6 0 p e n u m p a n g u n t u k s e t i a p pesawat.

Dengan demikian, jika terjadi penundaan keberangkatan sebuah pesawat, maka kapasitas ruang tung-gu itu menjadi tidak nyaman lagi, karena tidak semua calon penum-pang mendapat tempat duduk di ru-ang tunggu. Oleh karena minat ma-syarakat terbang dari Bandara Halim terus meningkat, maka perlu dipikir-kan bagaimana caranya memperluas ruang tunggu tersebut.

Memang sekarang di ruang check

in sudah ditempatkan tempat duduk

sebagai cadangan sebelum para pe-numpang masuk ke ruang tunggu. Tapi jumlah tempat duduk yang ada

hanya sedikit di ruang check in itu

sepertinya perlu ditambah lagi se-hingga penumpang menjadi lebih nyaman menunggu keberangkatan pesawat.

Jansen S

Cawang, Jakarta Timur

Masih Banyak

Pengendara Motor

Tak Pakai Helm

Memakai helm sudah menjadi keharusan bagi pengendara sepeda motor, tapi kenyataannya masih ba-nyak pengendara sepeda motor yang tidak memakai helm saat mengenda-rai sepeda motornya. Terutama anak-anak muda, sepertinya berani me-ngendarai sepeda motor tanpa helm menjadi suatu kebanggaan sendiri, seolah orang yang berani menentang peraturan yang ada.

Seharusnya pengendara sepeda motor sadar bahwa keharusan meng-gunakan helm bukan sekadar sebuah peraturan untuk kepentingan peme-rintah, tapi aturan tersebut dibuat

untuk keselamatan pengendara sepe-da motor itu sendiri. Harus disasepe-dari bahwa apabila terjatuh saat mengen-darai sepeda motor maka risiko ke-pala menghujam ke jalan sangat mungkin terjadi. Dan umumnya pe-ngendara sepeda motor meninggal karena kepalanya membentur jalan atau benda lain saat terjatuh.

Apabila memakai helm, maka ri-siko kepala mengalami cidera saat terjadi kecelakaan kemungkinannya berkurang. Itu pun jika helm yang digunakan sesuai dengan standar dan pemakaiannya juga sesuai dengan standar, bukan sekadar diletakkan di kepala, karena jika hanya diletakkan di kepala maka saat terjatuh ke-mungkinan besar helm itu terlempar dan kepala langsung berbenturan dengan jalan atau benda keras lainnya.

Oleh karena itu masyarakat harus sadar bahwa menggunakan helm adalah untuk keselamatan dirinya sendiri, bukan agar patuh kepada peraturan yang sudah dibuat oleh pemerintah. Adalah aneh polisi harus melakukan razia bagi mereka yang tidak memakai helm saat mengenda-rai sepeda motor, padahal yang dila-kukan polisi itu adalah demi kesela-matan pengendara sepeda motor, bukan untuk kepentingan polisi.

Indah S

Surabaya, Jatim

Sua ra pem ba ca di ki rim me la lui email atau Faks ke re dak si, di ser tai ala mat leng kap dan fo to co py iden ti tas yang ma sih ber la ku

SUA RA PEM BA CA

Demografi dan Perang

Sambungan dari halaman A 10

Perang Dunia Kedua (1940-1945), misalnya, diperkirakan memakan jiwa 55 juta penduduk Eropa. Perang kemerdekaan Indonesia diperkirakan menelan 3-4 juta jiwa. Perang di Suriah yang berjalan empat tahun (sejak 2011) telah memakan korban 220,000 jiwa. Hampir separuh jumlah penduduk Suriah melari-kan diri. Enam juta orang lari ke kawasan yang tidak dikuasai oleh ISIS/IS ataupun oleh kelompok pemberontak, sedangkan 6 juta lainnya mengungsi ke negara-negara tetangga atau ke Eropa, yang lebih aman.

Melarikan diri merupakan re-aksi primer orang-orang yang ta-k u t a ta-k a n a n c a m a n p e r a n g . Perpindahan penduduk dari satu kawasan ke kawasan lain, atau ke negara lain sering terlihat di

ne-gara-negara yang dilanda konflik. Penduduk nekad melarikan diri meski menghadapi risiko kemati-an di jalkemati-an. Setiap hari ratuskemati-an penduduk dari Afrika Utara (Libia, Tunisia, Mesir, Nigeria) naik kapal menyeberangi Laut Tengah menuju Eropa guna meng-hindari ancaman IS dan Boko Haram. Laut Tengah yang cantik sekarang menjadi kuburan dari 35.000 pengungsi yang tengge-lam.

Pengungsi yang selamat

men-jadi displaced persons di tempat

hunian yang asing bagi mereka, apalagi jika mereka terpaksa ting-gal sampai bertahun-tahun di tem-pat penampungan pengungsi de-ngan sarana makanan, air, sanitair dan perawatan kesehatan yang serba kekurangan. Anak-anak ti-dak dapat bersekolah. Tempat

pe-nampungan pengungsi yang di-maksudkan sebagai bangunan se-mentara, menjadi tempat hunian permanen yang melebihi kapasi-tasnya.

Perkemahan yang disiapkan untuk 100 keluarga ada yang diisi oleh 800 keluarga pengungsi. Menurut UNHCR dewasa ini di seluruh dunia terdapat 50 juta pengungsi (seperlima dari pendu-duk Indonesia). Tidak sedikit pengungsi yang meninggal di tempat pengungsian karena mele-mahnya kondisi tubuh.

Migrasi-paksa ini mengubah struktur penduduk dan menimbul-kan masalah, tidak hanya di nega-ra tempat konflik, namun juga di negara-negara tempat pengungsi-an. Eropa kewalahan menerima puluhan ribu pengungsi dari A f r i k a d a n Ti m u r Te n g a h .

Kedatangan pengungsi yang ber-duyun-duyun menyebabkan kesu-litan tempat pemukiman, penyedi-aan pangan, sandang dan sarana kesehatan, peningkatan pengang-guran, kriminalitas, rasisme, dan sebagainya.

Negara/kawasan tempat kon-flik harus membangun kawasan-nya kembali. Pendidikan merupa-kan kunci bagi rekonstruksi bang-sa pasca konflik. Anak muda de-ngan kemampuannya yang terba-tas seringkali terpaksa mengganti-kan tempat para senior yang tewas atau melarikan diri. Perempuan pun mengerjakan pekerjaan yang biasanya dikerjakan laki-laki. Bertahun-tahun lamanya Jepang dan Eropa bangkit kembali dan mulai berkembang setelah Perang Dunia Kedua. Sepuluh tahun sete-lah jatuhnya Saddam Husein, Irak

belum pulih dan sekarang mereka harus menghadapi IS.

Berapa banyak korban dan ke-rugian konflik dengan kelompok Muslim radikal yang terus meluas ini, dan berapa lama waktu serta berapa tenaga dan biaya yang di-perlukan untuk membangun kem-bali negara, penduduk dan ling-kungan alam yang rusak, tidak dapat diramalkan. Karenanya seti-ap pemerintah perlu mengantisi-pasi dan merencanakan strategi rekonstruksi negaranya terhadap kemungkinan terjadinya konflik internal maupun internasional.

PENULIS SANTO KOESOEBJONOADALAH EKONOM-DEMOGRAF. SOLITA SARWONO ADALAHPSIKOLOG, SOSIOLOGDAN AHLIKESEHATANMASYARAKAT. KEDUANYA BERMUKIMDI NEGERI BELANDA

Bintang film muda Martha Mansfield meninggal di lokasi syuting ketika pakaian perang sipil yang dikenakannya terbakar dalam

pembuatan film “The Warrens of Virginia” pada tahun 1923. u

Pada Piala Dunia sepak bola pertama pada tahun 1930, seorang dokter asal AS roboh oleh kloroform (obat bius) akibat secara tidak sengaja memecahkan sebotol kloroform saat berlari

ke dalam lapangan untuk mengobati seorang pemain. u

Warga Inggris, Geoff Smith menghabiskan 147 hari terkubur di bawah tanah dalam peti mati pada tahun 1999, sebagai penghargaan bagi ibunya, yang dikubur selama 100 hari

pada upaya yang sama pada tahun 1968.

Ha ri an Umum So re

Sua ra Pem ba ru an

Mu lai ter bit 4 Feb rua ri 1987 se ba gai ke lan jut an da ri ha ri an umum so re Si nar Ha rap an yang ter bit per ta ma 27 ap ril 1961.

Pe ner bit: pT Me dia in ter ak si Uta ma SK Men pen ri no mor 224/SK/MEn pEn/SiUpp/a.7/1987

Pre si den Di rek tur: Theo L Sam bua ga, Di rek tur: ran dolph La tu mah ina, Drs Luk man Dja ja MBa

Ala mat Re dak si: Be ri ta Sa tu pla za, lan tai 11

Jl Jend Ga tot Su bro to Kav 35-36 Ja kar ta-12950, Te le pon (021) 2995 7500, Fax (021) 5277 981

Be Ri tA SA tu Me DiA Hol DingS:Pre si dent Di rec tor: Theo L Sam bua ga, Chief exe cu ti ve of fi cer: Sa chin Go pal an, edi tor at lar ge: John ri a dy,

ge ne ral Af fairs & Fi nan ce Di rec tor: Luk man Dja ja, Mar ke ting & Com mu ni ca tions Di rec tor: Sa ri Ku su ma ning rum,

De wan Re dak si: Sa bam Si a gi an (Ke tua), Tan ri abeng, Mar kus par ma di, Soe tik no Soe dar jo, Bak tin en dra pra wi ro MSc, Dr anu ge rah pe ker ti, ir Jo na than L pa ra pak MSc, Bon dan Wi nar no, Di dik J rach bi ni Pe na si hat Se ni or: Sa muel Ta hir Re dak tur Pe lak sa na: adit ya L Djo no, Dwi ar go San to sa,

Asis ten Re dak tur Pe lak sa na: an sel mus Ba ta, as ni Ovier De ngen pa luin, Re dak tur: alexan der Mad ji, Ber na dus Wi ja ya ka, Ga tot Eko Ca hyo no, ira wa ti Di ah as tu ti, Mar se li us rom be Ba an, Mar thin Brah man to, M Za i nu ri, no in sen ru ma pea, Sya frul Mar dhy pa sa ri bu, Sur ya Les ma na, Yu li an ti no Si tu mo rang, Ung gul Wi ra wan, Asis ten Re dak tur: agus ti nus Le sek, El vi ra an na Si a ha an, Sip ri a nus Edi Har dum, He ri S So ba, Je is Mon te so ri, Je a ny a ai pas sa, Kur ni a di, Su me di Tjah ja pur na ma, Wil ly Ma sa ha ru Staf Re dak si: ari Su pri yan ti ri kin, Car los KY pa ath, Di na Ma na fe, De ti Me ga pur na ma sa ri, Er win C Si hom bing, Fa na FS put ra, Gar di Ga za rin, Hai kal pa sya, Hen dro D Si tu mo rang, Hot man Si re gar, Jo a ni to De Sao jo ao, Lo na Ola via, Mi ko na pi tu pu lu, na ta sia Chris ty Wa hyu ni, no vian ti Se tu ning sih, ro ber tus War di, ruht Se mio no, Ye re mia Su ko yo, Yoh an nes Har ry D Si rait, De wi Gus ti a na (Ta nge rang), Lau ren sius Dami (Se rang), Ste fy The nu (Se ma rang), Mu ham mad Ham zah (Ban da aceh), Hen ry Si tin jak, ar nold H Si an tu ri (Me dan), Ba ngun pa ru hu man Lu bis (pa lem bang), ra des man Sa ra gih (Jam bi), Us min (Beng ku lu),Mar ga re tha Fe y be Lu man auw (Ba tam), i nyom an Mar dika (Den pa sar), Sa hat Olo an Sa ra gih (pon tia nak), Bart hel B Usin (pa lang ka ra ya), M. Ki blat Sa id (Ma kas sar), Fan ny Wa wo run deng (Ma na do), adi Mar si ela (Ban dung), Fus ka Sa ni Eva ni (Yog ya kar ta), ro bert isi do rus Van wi (pa pua), Von ny Li ta ma hu put ty (am bon), Ke pa la Sek re ta riat Re dak si:

rul ly Sat ri a di, Ko or di na tor ta ta le tak: ro bert pri ha tin, Ko or di na tor grafis: an to nius Bu di nur ca hyo.

gM ik lan: Sri re je ki Lis tyo ri ni, gM Sir ku la si: Dah lan Hu ta ba rat, gM Mar ke ting&Com mu ni ca tions: Enot in dar no to, Ala mat ik lan: Be ri ta Sa tu pla za, lan tai 9, Jl Jend Ga tot Su bro to Kav 35-36 Ja kar ta-12950,

Re ke ning: Bank Man di ri Ca bang Ja kar ta Ko ta, rek Gi ro: a/C.115.008600.2559, BCa Ca bang pla za Sen tral rek. Gi ro no. 441.30.40.755 (ik lan), BCa Ca bang pla za Sen tral rek. Gi ro no. 441.30.40.747 (Sir ku la si),

Har ga lang ga nan: rp 75.000/ bu lan, Ter bit 6 ka li se ming gu. Lu ar Ko ta per pos mi ni mum lang ga nan 3 bu lan ba yar di mu ka di tam bah ong kos ki rim.

Ala mat Sir ku la si: Ho tel arya du ta Se mang gi, To wer a First Flo or, Jl Gar ni sun Da lam no. 8 Ka ret Se mang gi, Ja kar ta 12930, Telp: 29957555 - 29957500 ext 3206 Per ce tak an: pT Gra me dia

http://www.sua ra pem ba ru an.com e-mail: ko ransp@sua ra pem ba ru an.com

War ta wan Sua ra Pem ba ru an di leng ka pi de ngan iden ti tas di ri.

Referensi

Dokumen terkait

Metode Variabel Hasil Mallisa (2009) Internal Auditor pada sektor Perbankan di Makassar Analisis Regresi Linier Terikat : Kinerja Internal Auditor Bebas : Dukungan

Lowrey and Edison knew they needed to tread carefully in wooing city officials. At the time,

Penelitian lain oleh Hartati (2015), dengan 21 responden terhadap 21 responden untuk mengurangi nyeri disminore 5,571 karena mampu mengurangi ketegangan otot dan

Shakespeare meminjam cerita untuk Romeo dan Juliet dari seorang penulis Inggris lain, yang mendapatkannya dari seorang penulis Perancis, yang menterjemahkannya dari

Naskah program media terdiri dari urutan gambar, caption atau grafis yang perlu diambil dengan alat kamera dan suara atau bunyi yang diambil dengan alat perekam

Berdasarkan kelemahan dalam sistem berjalan diatas maka dikembangkan Aplikasi Pengelolaan Data Inventaris Barang STT-Garut berbasis Web untuk memudahkan proses pencatatan

Maka dari itu, penulis merumuskan pesan dari kampanye ini adalah, “Dengan Baby Led Weaning, Ibu Tetap Aktif, Anak Kenyang dengan cara Menyenangkan” Pesan yang