• Tidak ada hasil yang ditemukan

Filsafat Ketuhanan Menurut Plato | Weismann | Jurnal Jaffray

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Filsafat Ketuhanan Menurut Plato | Weismann | Jurnal Jaffray"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
(7)
(8)

Referensi

Dokumen terkait

sesanggeman (kesanggupan) atau dalam Bahasa Jawa disebut laku. Selain berisi perintah dan larangan, sesanggeman juga memuat ketentuan-ketentuan moral untuk dipraktekkan

Padahal, menurut Ibn Rusyd, banyak hal yang dikutip oleh Al-Ghazali tidak benar dari Ibn Sina, yang pendapat tersebut disebutnya sebagai pendapat para filsuf,

Mereka sedang bermabok-mabokan hingga melupalcan diri, itulah mereka yang berpesta ria, bersantap bersama Sang Prabu dan semua para raja, juga Raja Bardanas dengan

Living hadis adalah sunnah Nabi yang secara bebas ditafsirkan oleh para ulama, penguasa dan hakim sesuai dengan situasi yang mereka hadapi, atau disebut juga sebagai “sunnah

Para filsuf Iluminasi memandang wahyu tidak hanya sumber otoritatif dalam urusan agama tapi juga pengalaman kasyaf sempurna dari Nabi Muhammad saw yang menjadi

Buku ini membawa semua garis pemikirannya dalam suatu usaha agar para filsuf dan orang-orang yang melihat filsafat memberikan otoritas kepada aktivitas kultural mereka

menjadi para raja penguasa yang agung, agar semua makhluk berbahagia, agar sepenuhnya melindungi negeri dan menguasai negeri mereka, agar negeri mereka tanpa bahaya dan

pemikirannya dalam suatu usaha agar para filsuf dan orang-orang yang melihat filsafat memberikan otoritas kepada aktivitas kultural mereka sendiri dan meninggalkan