• Tidak ada hasil yang ditemukan

EFEKTIFITAS PENYELESAIAN PEMBATALAN PERATURAN DAERAH

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "EFEKTIFITAS PENYELESAIAN PEMBATALAN PERATURAN DAERAH"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)
(4)
(5)
(6)
(7)
(8)
(9)
(10)
(11)
(12)
(13)
(14)

Referensi

Dokumen terkait

Diundangkannya UU 23 Thn 2014 telah menjawab dualisme pembatalan perda provinsi tersebut karena pada UU ini Presiden tidak lagi memiliki kewenangan pembatalan perda karena semua

boleh bertentangan dengan aturan hukum yang lebih tinggi.” Demikian juga halnya — Pasal 4 ayat (2) — dengan Peraturan atau Keputusan Mahkamah Agung, BPK,

Dalam hal keabsahan maka perda yang dibatalkan melalui kepeutusan Menteri Dalam Negeri adalah tidak sah dan menimbulkan akibat hukum peraturan daerah tersebut dapat

pembentukan peraturan daerah dipertegas dengan ketentuan dalam Pasal 237 ayat 2 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah (UU Pemda) yang menyebutkan bahwa

dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi dan bertentangan dengan kepentingan umum, kemudian dianggap menjadi metode kontrol pemerintah pusat yang

Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2004 Pasal 1 Ayat (7) menyebutkan bahwa Peraturan Daerah adalah peraturan perundang-undangan yang dibentuk oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah

Kedua, pembatalan Peraturan Bupati Sleman Nomor 53 Tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Reklame Pasal 3 Ayat (4) harusnya dibatalkan oleh Gubernur DIY, karena menurut Pasal

Setiap perancang perda, terlebih dahulu harus mempelajari dan menguasai aturan hukum positip tentang UU Pemerintahan Daerah, UU tentang Perundang-undangan, Peraturan pelaksanaan