No.
1.
PERSETUJUAN DEWAN PENGUn UnAN TESIS MAGISTER SAINS
Nama
Dr. Arwansyab, M.Si (Pembimbiog I )
2. Prof. Dr. Sabyar, MS, MM (Pembimbiog 0 )
3. Dr. Dede Ruslao, M.Si (Peoguji)
4. Dr. Eko W. Nugrahadi, M.Si (Peoguji)
5. Dr. Muhammad Yusuf, M.Si ( Peoguji)
Nama Hantono
NIM 082188630002
Prodi Ilmu Ekonomi
Judul Tesis Analisis Permintaan Tenaga Guru Tingkat Sekolah Menengah di Kota Medan
KATAPENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Kuasa yang telah melimpahkan anugerahNya serta dorongan pihak-pihak yang telah mendorong penulis agar dapat menyelesaikan tesis dengan judul "Analisis Permintaan Tenaga Guru Tingkat Sekolah Menengah di Kota Medan". Dalam kesempatan ini penulis mengucapkan terima kasih kepada :
I. Bapak Dr.Arwansyah,M.Si selaku dosen pembimbing pertama yang telah meluangkan waktu, mengarahkan, membimbing dalam menyelesaikan tesis ini.
2. Bapak Prof.Dr.Sahyar,MS,MM selaku dosen pembimbing kedua telah meluangkan waktu, mengarahkan, membimbing dalam menyelesaikan tesis ini.
3.
Bapak Dr.Dede Ruslan,M.Si selaku Ketua Program Studi Ilmu Ekonomi Pasca Sarjana Universitas Negeri Medan dan selaku dosen penguji yang telah memberikan saran untuk perbaikan tesis ini.4. Bapak Dr.Eko W. Nugrahadi, M,Si dan Bapak Dr.Muhammad Yusuf, M.Si selaku penguji yang banyak memberikan saran untuk perbaikan tesis ini.
5. lbu Riza Indriani,S.E,M.Si selaku Sekretaris Program Studi Ilmu Ekonomi Program Pasca Sarjana Universitas Negeri Medan.
6. Para dosen dan Staf Program Studi Ilmu Ekonomi Pasca Sarjana Universitas Negeri Medan.
..
;
Secara Khusus penulis juga mengucapkan terima kasih kepada : 1. Ibunda penulis yang telah mendorong penulis untuk menyelesaikan tesis
ini.
2. Bapak Drs. Hasan Basri, MM selaku Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan yang telah memberikan kesempatan kepada penulis untuk memperoleh data tesis.
3. Bapak Chen Yun Fak,S.Pd selaku Kepala SMP Methodist·3(tempat penulis bertugas sebagai guru) yang telah memberikan izin kepada penulis untuk mencari data dan menyelesaikan tesis ini.
4. Bapak Herman Gunawa:n,S.E,S.Pd, lbu Tan Pau Pau,S.Pd selaku PKS dan Bapak Sabat Sirait,S.H selaku Staf Administrasi SMP, Bapak Drs. Hebron Sianturi, lbu Dra.Loide Manullang, lbu Ora. Romasni Malau selaku guru bidang studi yang telah mendorong penulis untuk menyelesaikan tesis ini.
5. Semua handai taulan yang tidak dapat penulis sebutkan satu persatu. Dengan selesainya tesis ini, penulis berharap memiliki lebih banyak bekal dalam menjalankan tugas sebagai guru agar lebih berguna bagi keluarga, bangsa dan negara.
Kiranya Tuhan Yang Maha Kuasa yang tetap melimpahkan anugerahNya da1am kehidupan kita. Semoga tesis ini bermanfaat bagi saya dan pihak yang berkepentingan.
Medan, Februari 2011 Penulis,
DAFfARISI
Halama a ABSTRAK ... l KATA PENGANTAR... ll
DAFI'AR lSI...
ivDAFI'AR TABEL...
viDAFI'AR GAMBAR ...
viiDAFI'ARLA.MPIRAN ...
viiiBAB I PENDABULUAN 1.1 Latar Belakang ... ... ... ... ... ... .. ... .... ... ... I 1.2 Perumusan Masalah... ... ... ... ... II 1.3 Tujuan Penelitian ... ... ... ... II 1.4 Manfaat Penelitian ... ... ... ... II BAB U KAJIAN PUSTAKA 2.1 Kerangka Teoritis ... ;... ... 13
2.1.1 Pengertian G,Yi/Upah ... 13
2.1.2 Sistem Pengupaban... 14
2.1.3 Peranan G,yi... IS 2. I .4 Pennintaan Tenaga kelja ... ... 16
2.2 Penelitian Terdahulu ... ... 22
2.3 Kerangka Konseptual ... 24
2.4 Hipotesis... 26
BAB
m
METODE PENELITIAN
3.1 Ruang Lingkup Penelitian ... 273.2 Sumber Data... 27
3.3 Defmisi Operasional Variabel... 27
3.4 Model Analisis ... ... ... ... 28
3.5 Teknik Analisis Data... 28
3.5. I Uji Kriteria a priori... 29
3 .S .2 Uji Kriteria Statistik ... 29
3.5.3 Uji Kriteria Ekonometrika ... 30
BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Diskripsi DataPenelitian... 34
4.1.1 Perkembangan Tenaga Guru... 34
4.1.2 Acuan Beban Kerja Guru... 35
4.1.3 Kebutuhan Tenaga Guru untuk SMP ... 36
4.I.Gaji Guru... 42
4.2 Hasil Uji Model Penelitian ... 43
4.2. I Uji Kriteria ... ... ... ... 45
4.2.2 Uji Statistik ... ... 46
DAB V KESIMPULAN DAN SARAN
DAFf AR TABEL
Halaman Tabel l.I Gaji Guru Pegawai Negeri Sipil Golongan III A(O Tahun) pada
Sekolah Menengah Negeri di Kota Medan Tahun I 986-2008 ... 4
Tabel 1.2 Banyaknya Siswa Pada Sekolah Menengah Negeri dan Swasta di Kota Medan Tahun 1986-2008 ... 6
Tabel 1.3 Banyaknya Sekolah Menengah Negeri dan Swasta di Kota Medan Tahun 1986-2008 ... 8
Tabel 1.4 Banyaknya Guru pada Sekolah Menengah Negeri dan Swasta di Kota Medan Tahun 1986-2008 ... 9
Tabel 3.1 Kriteria Pengujian Autokorelasi ... 34 Tabel 4.1 Alokasi Waktu Satu Jam Tatap Muka ... 37
Tabel 4.2 Alokasi Waktu Bellijar efektif per Mata Pellijaran per Minggu Tingkat SMP ... 38
...
Tabel 4.3 Perhitungan Kebutuhan Guru Mata Pelajaran SMP ... 39 Tabel 4.4 Alokasi Waktu Bellijar Program Umum Khusus Kelas X dan XI SMA., ... 40Tabel 4.5 Alokasi Waktu Belajar EfektifiPA Kelas XII ... 40
Tabel 4.6 Alokasi Waktu Belajar EfektifiPS Kelas XII ... 41
Tabel 4.7 Daftar Gaji Guru PNS ... 44
Tabel 4.8 Hasll Estimasi Model Penelitian ... 45
Tabel 4.9 Uji Gejala Multikolinearitas Terhadap Hasil Estimasi Model.... 51
Tabel 4.10 Uji Gejala Heteroskedastisitas (Uji Park) Dengan Dependent Variable Log E2 ... 51
[image:9.612.86.528.74.656.2]._
[image:10.612.84.529.73.643.2]DAFI'AR GAMBAR
Gambar l.l Graflk Gaji Guru Pegawai Negeri Sipil Golongan III A (0 Tahun) pada Sekolah Menengah Negeri di Kota
Halaman
Medan Tahun 1986-2008... 5 Gambar 1.2 Graflk Perkembangan Jumlah Siswa di Sekolah
Menengah Negeri dan Swasta di Kota Medan Tahun
1986-2008 ... 6 Gam bar 1.3 Grafik Perkembangan Sekolah Menengah Negeri dan
Swasta di Kota Medan Tahun 1986-2008... 9 Gambar 1.4 Graflk Perkembangan Jumlah Guru Pada Sekolah
Menengah Negeri dan Swasta di Kota Medan Tahun
I 986-2008 ... ... ... .... .. ... ... . .. .... .. . .. .. .. . .... . I I Gambar 2. I Kerangka Pengaruh Jumlah Kelas, Siswa, Sekolah,
Daftar Lampiran
Halaman Lampiran I. Daftar Pengolahan Data menggunakan Program
Shazam versi 9.0... 54
Lampiran 2. Daftar Penyesuaian Gaji Pokok PNS Tahun 2006 ... 60
Lampiran 3. Daftar Penyesuaian Gaji Pokok PNS Tahun 2008 ... 64
...
1.1 Latar Belakang
BABI
PENDAHULUAN
Salah satu cara untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia adalah dengan pendidikan. Bagaimanapun sederhananya peradaban suatu masyarakat, di dalanmya terjadi atau berlangsung suatu proses pendidikan. Karena itulah sering dinyatakan pendidikan telah ada sepanjang peradaban umat manusia. Pendidikan menjadikan sumber daya manusia lebih cepat mengerti dan siap dalarn menghadapi perubahan di lingkungan ketja. Oleh karena itu tidaklah heran apabila Negara yang memiliki penduduk dengan tingkat pendidikan yang tinggi akan mempunyai tingkat pertumbuhan ekonomi yang pesat.
2
Pembangunan di bidang pendidikan bertujuan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Telah diakui bahwa pembangunan sumberdaya manusia di suatu kota akan menentukan karakter dari pembangunan ekonomi dan sosial, karena manusia adalah pelaku aktif yang dapat mengakumulasikan modal, mengeksploitasi berbagai sumberdaya, serta menjalankan berbagai kegiatan ekonomi, sosial dan politik yang sangat penting bagi pembangunan sosial. Dengan demikian, peningkatan pendidikan suatu kota mel\iadi sangat penting artinya bagi pembangunan kota tersebut (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Walikota Medan Tahun 2006).
Mohammad Surya (Ketua Umum Pengurus Besar PORI), menyatakan dengan tegas bahwa "semua keberhasilan agenda reformasi pendidikan pada akhirnya ditentukan oleh unsur yang berada di front terdepan, yaitu guru. Hak-hak guru sebagai pribadi, pemangku profesi keguruan, anggota masyarakat dan warga negara yang selama ini terabaikan, perlu mendapat prioritas dalam reformasi". Hak utama pendidik yang harus memperoleh perhatian dalam kebijakan pemerintah adalah hak untuk memperoleh penghasilan dan kesejahteraan dengan standar upah yang layak, bukan 'upah minimum'. Kebijakan "upah minimun" boleh jadi telah menyebabkan pegawai bermental kuli, bukan pegawai yang mengejar prestasi. ltulah sebabnya, maka langkah pertama peningkatan mutu pendidik dan tenaga kependidikan adalah memberikan kesejahteraan guru dengan gaji yang layak untuk kehidupannya.
3
belum terpenuhi secara sempuma adalah gaji dan kompensasi dari pelaksanaan peran sebagai profesi. Kelima syarat pekerjaan sebagai profesi adalah;
pekerjaan itu memiliki fungsi dan signifikansi bagi masyarakat pekerjaan itu memerlukan bidang keahlian tertentu,
bidang keahlian itu dapat dicapai dengan melalui cabang pendidikan tertentu
(body of knowledge)
pekerjaan itu memerlukan organisasi profesi dan adanya kode etik tertentu pekerjaan tersebut memerlukan gaji atau kompensasi yang memadai agar pekerjaan itu dapat dilaksanakan secara ])l'Ofesional.
Dari kelima syarat tersesbut, yang masih belum terpenuhi sepenuhnya adalah syarat yang kelima. yakni gaji dan kompensasi yang memadai. Alasan kedua. karena peningkatan gaji dan kesejahteraan merupakan langkah yang memiliki dampak yang paling berpengaruh (multiplier effects) terhadap langkah-langkah lainnya. Kalau perlu, agar langkah-langkah pertama tersebut tidak menjadikan iri bagi pekerjaan lainnya. kenaikan gaji dapat dilakukan secara menyeluruh dan bertahap.
Permintaan guru mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, namun masih banyak dijumpai di sebagian sekolah dimana guru yang mengajar tidak sesuai dengan latar belakang pendidikannya misalnya ada guru yang pendidikannya ekonomi namun di sekolah tersebut mengajar matematika. Ini menunjukkan belum sepenuhnya antara guru yang yang dibutuhkan sekolah dengan lulusan yang melamar menjadi guru.
4
kenaikan gaji adalah para pendidik dan tenaga kependidikan yang telah mencapai standar kompetensi yang telah ditetapkan. Oleh karena dewasa ini terdapat berbagai pangkat dan golongan pegawai, maka kenaikan gajinya juga diselaraskan dengan pangkat dan golongan pegawai tersebut.
Selain hal-hal di atas, ada aspek lain yang selarna ini mendukung untuk keseluruhan faktor-faktor tersebut di atas seperti yang terlihat pada tabel di bawah ini dimana pada tabel ini akan diperlihatkan banyaknya gaji guru yang diperoleh, jumlah siswa dan jumlah sekolah
Tabell.l
Gaji Guru Pegawai Negeri Sipil Golongan III A 0 Tahun Pada Sekolah Menengah Negeri Di Kota Medan Tahun 1986-2008
Tahun Jumlah
1986 85433
1987 89900
1988 94600
1989 99645
1990 104890
1991 110411
1992 116222
1993 122339
1994 128778
1995 135556
1996 142690
1997 150200
1998 172730
1999 198640
2000 355000
2001 408250
2002 469488
2003 895000
2004 984500
2005 1082950
2006 1191245
[image:15.623.84.536.71.658.2]...
5
Dari tabel 1.1 dapat dilihat bahwa jum1ah gaji guru pada sekolah negeri dapat dijelaskan sebagai berikut : Meningkat dan menurunnya jumlah gaji guru dipengaruhi oleh peningkatan siswa yang ada di sekolah tersebut.
Data dari tabe1 1.1 dapat digambarkan dalam bentuk grafik sebagai berikut
1600000
1400000
1200000
1000000
800000
600000
400000
200000
1980 198S 1990 199S 2000 2005 2010
[image:16.612.77.526.79.652.2]Sumber : BPS Kota Medan, data diolah
Gambar 1.1 Grafik Gaji Guru Pegawai Negeri Sipil Golongan III A(O Tahun) Pada Sekolah Menengah Negeri Di Kota Medan Tahun 1986-1008
Dari tabel 1.2 dapat dilihat bahwa Jumlah Siswa pada tingkatan seko1ah negeri dan swasta dapat dijelaskan sebagai berikut :
Meningkat dan menurunnya jumlah siswa pada tingkatan Sekolah Negeri dipengaruhi oleh ketersediaan Kelas.
Tabel 1.2 Banyaknya Siswa pada Sekolab Menengab Negeri dan Swasta Di Kota Medan Tahun 191)6..2008
Tabun Status Jumlab
NeReri Swasta
1986
54812
120534
175346
1987
56882
118459
175341
1988
54834
131802
186636
1989
54021
135015
189036
1990
53342
139516
192858
1991
54687
137151
191838
1992
52161
146296
198457
1993
53236
153605
206841
1994
52639
167981
220620
1995
52646
167908
220554
1996
52574
175689
228443
1997
53532
174304
227836
1998
55710
178414
234124
1999
56835
177975
234810
2000
57008
181547
238555
2001
57945
181558
239503
2002
56838
177975
234813
2003
63312
179507
242819
2004
62478
180049
242527
2005
61787
177723
239510
2006
60865
160676
221541
2007
61127
176247
237354
2008
61227
176445
237672
Sumber: BPS KOla Medan
Data pada
tabel 1.2
dapat digambarkan dalam bentuk grafik sebagai berikut : [image:17.624.84.528.80.668.2]7
~r+---D~~~---~--~--_.--~~-+--~----~--1~1117,
·Zlli
14
1
~-·
[image:18.624.84.524.77.667.2]Surnbcr : BPS Kota Medan. data diolah
Gambar 1. 2 Grafik Perkembaogaa Jumlah Siswa Pada Sekolah Meoeopb Negeri dan Swasta Di Kota Medao Taboo
1986-2008
Dari data mengenai tingkat perkembangan jumlah siswa sekolah
menengah negeri dan swasta yang diolah dari perkembangan jumlah siswa terlihat
bahwa setelah mengalami pertumbuhan negatif sebesar I persen pada tahun 1991· 1992, 2005·2006, 2 persen pada tahun 2002-2003, 8 persen pada tahun 2006-2007
dan mengalami perkembangan jumlah siswa yang relatif tetap mulai pada tahun 1986-1987, 1995-1996, 1997-1998,1999-2000, 2001-2002,2004-2005, dan
Tabel1.3 Tahun
1986
1987
1988
1989
1990
1991
1992
1993
1994
1995
1996
1997
1998
1999
2000
2001
2002
2003
2004
2005
2006
2007
2008Sumber : BPS Kota Medan
Banyaknya Sekolah Menengah Negeri dan Swasta Di Kota Medan Tahun 1986--2008
Status
Jumlah
Negeri Swasta
65
498
563
69
560
629
67
577
64467
606
673
65
615
680
67
611
678
67
573
640
67
581
648
71
582
653
72
553
625
73
540
613
72
530
602
74
538
612
74
543
617
74
551
625
74
551
625
74
543
617
74
573
647
78
591
669
78
581
659
78
601
679
78
614
692
78 619 697
8
Dari tabel 1.3 dapat dilibat
bahwaJwnlah Sekolah
padatingkat sekolah dan
status
dapat dijelaskan sebagai berikut :
Banyaknya sekolah di Kota Medan tergantung
daribanyaknya siswa yang dapat
ditampung pada masing-masing tingkatan Sekolah Negeri dan Swasta di Kota
Medan setiap tahunnya.
9
---~
14"
~
10%
8%
'"
4"
2'6
016
·2'6
-4%
""'
2007-2008,
+---~~~-+--~----~----~~~----~---2'6
1992-1993,
[image:20.621.84.529.72.654.2]""'
Sumber : BPS KOla Mcdan, data diolahGambar 1.3 Graftk Pertumbuhan Sekolah Menenph Negeri dan Swasta Di Kota Medan Tahun 1986-2008
Dari data mengenai tingkat pertumbuhan sekolah menengah negeri dan swasta yang diolah dari perbandingan banyaknya sekolah pada tahun 1986-2008, terlihat bahwa pertwnbuhan negatif sebesar -6 persen di tahun 1992-1993, dan mulai bangkit dimulai dengan pertumbuhan yang relatif kecil sebesar 1 persen, diikuti pertumbuhan sekolah yang relatif stabil mulai pada tahun 1991-1992 dan 2001-2002 dan pertumbuhan yang relatif tinggi sebesar 12 persen pada tahun 1986-1987.
I
I
Tabel1.4 Banyaluaya Guru Pada Sekolah Menenpb Negeri dan Swasta Dl Kota Medan Tahun 1986-2008
Tahun Status Jumlah
N"_egeri Swuta
1986
3146
9394
12540
1987
3207
9617
12824
1988
3303
9070
12373
1989
3379
8968
12347
1990
3782
8601
12383
1991
3399
10880
14279
1992
3849
10456
143051993
3840
11551
15391
1994
3895
11226
15121
1995
3926
11371
15297
1996
4038.
11418
15456
1997
3881
8704
12585
1998
4121
11060
15181
1999
4087
11179
15266
2000
4113
11391
15504
2001
4306
11403
15709
2002
4087
11179
15266
2003
4295
13010
17305
2004
4496
13120
17616
2005
4515
13471
17986
2006
4569
13680
18249
2007
4493
13188
17681
2008
4555
13239
17794
Sumbcr : BPS Kota Mcdan
10
[image:21.621.75.531.67.650.2]Data pada tabel 1.4 dapat digambarkan dalam bentuk grafik di bawah ini
lS!I .I la%j
i
lS!Ij
I
1011<
l
511
~1ff7.
j:lll
·IS"
Sumber ; BPS Kota Medan, data diolah
1997-1!191, ·19%
[image:22.612.87.529.77.669.2]11
Gambar 1.4 Grafik Perkembangan Jumlab Guru Pada Sekolab Menengab Negeri dan Swuta Di Kota Medan Tabun 1986--2008
Dari data grafik 1.4 dapat dilihat apabila teJ.jadi penurunan dan peningkatan jumlah guru di sekolah menengah negeri dan swasta yaitu terlihat penurunan yang sangat tajam pada tahun 1997-1998 sebesar -19 persen lalu mengalami jumlah yang tetap pada tahun 1998-1989, 1989-1990, 1992-1993 dan mengalami
12
1.2 Perumusan Maaalah
Pendidikan secara umum merupakan sumber modal di masa mendatang bagi penduduk Kota Medan dan seha.ruSnya Pemerintah terus meningkatkan mutu pendidikan khususnya di Kota Medan. Berdasarkan latar belakang permasalahan yang telah dikemukakan maka beberapa masalah dalam kajian ini dapat diindentifikasi sebagai berikut :
" Bagaimana pengaruh jumlah siswa, sekolah dan ~i yang diterima terhadap pennintaan Tenaga Guru di Kota Medan ? "
1.3 Tujuan Penelltian
Sesuai dengan pennasalahan yang ada, maka tujuan penelitian ini adalah : ''Untuk mengetahui pengaruh jumlah siswa, sekolah dan jumlah gaji yang diterima terhadap pennintaan Tenaga Guru di Kota Medan".
1.4 Manfaat PeneUtian
Adapun manfaat yang diharapkan dari penelitian ini : a. Manfaat Praktis yaitu :
1. Sebagai bahan pertimbangan bagi pengambil keputusan dalam menyusun kebijakan yang berkaitan dengan tenaga guru di Kota
Medan.
13
3. Sebagai bahan masukan bagi pelaku pendidikan untuk Iebih memperhatikan guru-guru di Kota Medan.
b. Manfaat Teoritis/ Pengembangan llmu
Mengembangkan model permintaan tenaga guru kaitannya dengan
•
.
BABV
KESIMPULAN DAN SARAN
!.1 KESIMPULAN
Berdasarkan pembahasan basil penelitian ini yang didukung oleh teori dan
temuan baik secara kuantitatif maupWl kualitatif dapat disimpulkan :
I. Jumlah
siswa
dan Jwnlah Sekolah berpengaruh positif dan signifikan terhadap pennintaan guru dimaoa kenaikan kedua variabel tersebut akan2. Jumlah ~i guru tidak berhubWlgan secara signifikan terbadap permintaan tenaga guru artinya naik turunnya gaji
guru
tidak akan berpengaruh terbadap permintaan tenaga guru di Kota Medan.!.2 Saran dan lmpUkasi Kebijakan
Dengan mempertimbangkan basil yang diperoleh dari estimasi model penelitian maka ada beberapa saran yang dapat diberikan, yaitu:
1. Meningkatnya jumlah anak usia sekolah dari tahun ke tahun serta bertambahnya jwnlah sekolah, diharapkan kepada pihak pemerintah untuk
memperhatikan jumlah penerimaan guru secara proporsional, sesuai dengan
bidang studi yang dibutuhkan.
DAFI'AR PUSTAKA
Ananta, Aris (1990) Ekonomi Sumher Daya Manuaia, Lembaga Oemografi Fakultas Ekonomi dan Pusat Antar Universitas Bidang Ekonomi Ul, Jakarta
Ananta,
Anis
(1995) Ruang Lingkup Ekonomi Sumber Daya Manusia,Lembaga
Demografi Fakultas Ekonomi UI-Pusat Antar Universitas Bidang EkonomiUI,J~
Badan
Pusat Statistik(BPS) Medon Dalam Angka(1986-2008)Boediono (1997) Ekonomi Mikro, Seri Sinopsis Pengantar llmu Ekonomi No.1 Edisi 2, BPFE, Yogyakarta
Bellante,don and Jackson,Mark (1990) Ekonomi Ketenagakerjaan, LP-FEUI, Jakarta
Bellante, don and Jacson, Mark (1995), Labor Economic Choice in Labor Markets, Mc-Graw-Hill Book Company, Singapore
Departemen Pendidik:an Nasional Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik
dan Tenaga Kependidikan (2008), Pedoman Penghitungan Behan Kerja Guru, Jakarta
Departemen Pendidik:an Nasional Direktorat Jenderal Peningkatan Mutu Pendidik
dan Tenaga Kependidikan (2009), Pedoman Pelaksanaan Tugas Guru dan Pengawas, Jakarta
Oanim Sudarwan (2004), Ekonomi Sumber Daya Manusia, CV Pustaka Setia,
Bandung
Elfindrl dan Nasri Bachtiar (2004), Ekonomi Ketenagakerjaan, AndalasUniversity Press, Padang
Elnopembri (2007) Ana/isis Falctor-Faktor yang Mempengaruhi Penyerapan Tenaga Kerja lndustri Kecil di Kabupaten Tanah Datar Provtnsi Sumatera Barat Tahun 1990-2004, Tesis Magister Ekonomika Pembangunan, Sekolah Pasca Sarjana Universitas Ga\jah Mada, Yogyakarta
Oujarati N, Oamodar (2003), BaSic Econometrics, MCGraw-Hill
Hasibuan, Sa)"'lti (1996), Ekonomi Sumber Daya Manusia Teori dan Kebijakan, LP3ES, Jakarta
.
.
Julia, Aan (2003) Pengaruh Tlnglrllt Upah Terhadap Produkttvitaa Tenaga Kerja lndustrl Telrstll di Jawa Barat Dinamika, Volt No.1 September 2003; 65-72
Kuncoro Mudrajad (2003), Metode Riset untuk Bisnis dan Ekonomi, Erlangga, Jakarta
Laporan Keterangan Pertanggungjawaban Wallkota Medan Tahun 2006
Laporan Pertanggungjawaban Pemerintah Daerah Kota Medan Tahun 2008
Maman,(2005), Pelatihan Penelitlan Data Entry dan Eviews Application, LP3E Universitas Padjajaran, Bandung
Marzuki(2008), "Pengaruh Pemberian Gaji Terhadap Komitmen Karyawan pada Dana Penslun Lembaga Keuangan yang dikelola oleh perusahaan Asuransi diJakarta"
Nicholson, Walter (1998) Microeconomic Theory: Basic Principle and Extensions. Seventh Edition. The Dryden Press, N~ York, USA.
Peraturan Pemerintah No.66 Tahun 2005 Tentang Dqftar Penyesuaian Gaji Polrok Pegawat Negerl Sipil.
Peraturan Menteri Pendidilrlln Naaional No.22 Tahun 2006 Tentang standar isi.
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 Tahun 2008 Tentang Guru .
Peraturan Pemerintah No.23 Tahun 2008 Tentang Daftar Penyesuaian Gaji Polrok Pegawai Negeri Sipil
Peraturan Pemerintah No.2S Tahun 2010 Tentang Dqftar Penyesuaian Gaji Polrok Pegawai Negeri Sipil
Paul A. Samuelson dan William D. Nordhaus,(l992), Makro Elronomi, Erlangga, Jakarta
Racbman (2005) Faktor Upah Minimum Regional terhadap Kesempatan kerja di DKI Jakarta
Sadono Sukimo (2000) Makro Elronomi, Jakarta : Erlangga.
Situmorana Boyke T.H (2005) Elaatisttaa Kesempatan Kerja Terhadap Pertumbuhan Ekonomi, Upah Minimum dan Sulcu Bunga Dl Indonesia Tahun 1990-2003, Makalah Falsafah Sains, Sekolah Pasca Sarjanal 83 Institut Pertanian Bogor, Bogor
.
.
Suryadi, A. (1993)
Analtsis Kebijakon Pendidilran:
SuatuPengantar, Bandung :
Remaja Karya.
S. Mulyadi (2003)
El«Jnomi Sumber Daya Manusia dalam Perspelctif
Pembangunan,
PT. RajaGrafindo Persada , Jakarta
Todaro, M.P; (2000) Economic Development in
the
Third World.
Seventh Edition.
Pearson Education Limiticd, New York
Wirakartak.usuma M. Djuhari (1995)
Pasar
Sumber
DayaManusia,
Lembaga
Demografi
Fakultas Ekonomi UI-Pusat Antar Universitas, Jakarta