• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ROTATING TRIO EXCHANGE TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN E KONOMI SISWA KELAS X SMA KARYA PENDIDIK LUBUK PAKAM T.P.2013/2014.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN ROTATING TRIO EXCHANGE TERHADAP PRESTASI BELAJAR MATA PELAJARAN E KONOMI SISWA KELAS X SMA KARYA PENDIDIK LUBUK PAKAM T.P.2013/2014."

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)
(4)

ABSTRAK

Ayu Permata Sari, NIM. 709441006, "Pengaruh Model Pembelajaran Rotating Trio Exchange Terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran E konomi Siswa Kelas X SMA Karya Pendidik Lubuk Pakam T.P.2013/2014". Skripsi Jurusan Pendidikan Ekonomi, Program Studi Pendidikan Administrasi Perkantoran, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Medan 2013.

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran Rotating Trio Exchange terhadap prestasi belajaran di SMA Karya Pendidik Lubuk Pakam T.P.2013/2014.

Penelitian ini dilaksanakan di kelas X SMA Karya Pendidik Lubuk Pakam T.P.2013/2014. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh kelas X SMA Karya Pendidik Lubuk Pakam T.P.2013/2014 yang terdiri dari 2 kelas. sampel yang digunakan dalam penelitian ini yaitu kelas X-1 sebagai kelas eksperimen dan X-2 sebagai kelas kontrol. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah sampel acak. Instrumen atau teknik pengumpulan data dalam penelitian ini adalah tes hasil belajar dlam bentuk multiple choice sebanyak 20 soal yang terlebih dahulu telad diuji validitas dan reabilitasnya dan dari hasil perhitungan tes hasil belajar adalah valid dan reliabel. Teknik analisis data yang diperlukan adalah uji normalitas, uji homogenitasndan uji hipotesis dengan menggunakan uji "t".

Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar yang diajarkan dengan model pembelajaran Rotating Trio Exchange lebih tinggi dari hasil belajar siswa yang diajarkan dengan model pembelajaran konvensional. Hasil uji statistik menunjukkan hasil belajar siswa dengan model pembelajaran Rotating Trio Exchange adalah pre tes sebesar 43 dan postes sebesar 81,875 sedangkan hasil belajar siswa yang menggunakan model pembelajaran konvensional adalah pre tes sebesar 43,875 dan pos tes 72,625. Hasil pengujian hipotesis yang diperoleh > yaitu 4,57>1,684 pada taraf signifikan 95% dan α=0,05. Hal ini berarti diterima dan ditolak yang menyatakan ada pengaruh yang signifikan penggunaan model pembelajaran Rotating Trio Exchange terhadap prestasi belajar di SMA Karya Pendidik Lubuk Pakam T.P 2013/2014.

(5)

ABSTRACT

Ayu Permata Sari, NIM. 709441006, "Effect of Rotating Trio Exchange Model Learning Achievement Learning Subjects Against Economic Class X High School Educators Lubuk pakam T.P 2013/2014 work". Thesis Department of Economic Education, Education Program Administration, Faculty of Economics, University of Medan 2013.

The purpose of this study was to determine the effect of learning models Rotating Trio Exchange belajaran achievement in high school educators work Lubukpakam TP2013/2014.

The research was carried out in class X High School Educators Lubukpakam TP2013/2014 work. The population in this study were all class X High School Educators Lubukpakam TP 2013/2014 work consisting of 2 classes. samples used in this study is the class of the class X-1 and X-2 experiment as a control class. The sampling technique used was a random sample. Instruments or techniques of data collection in this study is the achievement test in the development of the form of 20 multiple choice questions that tested telad advance and the reliability and validity of the calculation of achievement test is valid and reliable. Data analysis techniques are needed normality test, test homogenitasndan test the hypothesis by using "t".

Results showed that the learning outcomes are taught by learning models Rotating Trio Exchange higher learning outcomes students taught with conventional learning models. Statistical test results indicate the learning outcomes of students with learning model Rotating Trio Exchange is pre-test and post-test by 43 of 81.875 while the student learning outcomes using conventional learning model is the pre test and post test amounted 43.875 72.625. Hypothesis testing results obtained > ie 4.57> 1.994 at the significant level of

95% and α = 0.05. This means that states rejected be accepted and no

significant effect of learning models use Rotating Trio Exchange on learning achievement in high school educators work Lubukpakam TP 2013/2014.

(6)

KATA PENGANTAR

Segala puji dan syukur peneliti ucapkan kepada Allah SWTdengan segala

anugrahnya dan terima kasi kepada orang tua saya yang telah berjuang untuk saya,

terima kasih telah banyak mengorbankan dari segi moril, materil, kasih saying

yang tulus serta motivasi dan harapan kepada saya. Terima kasih atas segalanya

yang telah diberikan kepada saya. sehingga penulis dapat menyelesaikan

penelitian skripsi ini. Ada pun judul skripsi ini adalah "Pengaruh Model

Pembelajaran Rotating Trio Exchange Terhadap Prestasi Belajar Mata Pelajaran Ekonomi Siswa Kelas X SMA Karya Pendidik Lubuk Pakam T.P 2013/2014".

Penulis menyadari dalam penulisan skrripsi ini banyak kekurangan baik

dari segi penulisan, bahasa maupun isinya. Hal ini disebabkan minimnya

pengetahuan dan pengalaman peneliti. Oleh karena itu peneliti mengharapkan

kritik dan saran dari pembaca yang sifatnya membangun demi kesempatan

kesempurnaan skripsi ini dimasa yang akan datang.

Pada kesempatan ini dengan ikhlas dan kerendahan hati penulis ingin

menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya :

1. Bapak Prof. Dr.H. Ibnu Hajar, M.Si sebagai Rektor Universitas Negeri

Medan.

2. Bapak Drs. Kustoro Budiarta, ME selaku Dekan Fakultas Ekonomi

Universitas Negeri Medan.

3. Bapak Dr. Arwansyah, M.Si selaku Ketua Jurusan Pendidikan Ekonomi

(7)

4. Bapak Drs. Jhonson, M.Si selaku Sekretaris Jurusan Pendidikan Ekonomi

Universitas Negeri Medan.

5. Bapak Drs. Mangarap Sinaga, M.S selaku Ketua Program Studi Pendidikan

Administrasi Perkantoran.

6. Bapak Drs. M.Rusdy Harahap, M.Pd sebagai Dosen Pembimbing Skripsi

Peneliti, terima kasih peneliti ucapkan karena telah bermurah hati

memberikan waktu untuk memberi bimbingan , arahan dan masukan

kepada peneliti serta melakukan koreksi terhadap isi skripsi ini untuk

perbaikan sewaktu penyusunan, hingga skripsi ini dapat peneliti selesaikan.

7. Bapak Khairuddin E Tambunan, M.Si selaku Dosen Pembimbing

Akademik peneliti. Terima kasih peneliti ucapkan karena telah banyak

membimbing peneliti selama dalam study.

8. Bapak dan Ibu Dosen Program Study Administrasi Perkantoran yang telah

banyak memberikan bimbingan dan pengetahuan kepada peneliti selama

mengikuti perkuliahan , serta para staf pegawai di Fakultas Ekonomi.

9. Ibu Hj. Elinda, S.Pd selaku Kepala Sekolah SMA Karya Pendidik Lubuk

Pakam. Bapak /Ibu guru dan Staf pegawai yang telah banyak memberikan

bantuan dan bimbingan selama penulis melakukan penelitian, serta

siswa/siswi SMA Karya Pendidik Lubuk Pakam yang telah banyak

mendukung pelaksanaan penelitian ini.

10.Terima kasih kepada Keluarga saya yang telah memberikan perhatian dan

motivasi kepada saya. saya ucapkan terima kasih dengan ikhlas. Buat

(8)

keluarga saya yang tidak dapat peneliti ucapkan satu persatu terima kasih

saya ucapkan.

11.Buat teman-teman seperjuangan kelas ADP Reguler B 2009 terima kasih

untuk kebersamaannya. Buat teman-teman yang tidak dapat penulis

sebutkan satu persatu terima kasih atas kebersamaannya, perhatiannya, dan

doanya.

Akhirnya kata peneliti mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada

semua pihak yang telah membantu dan peneliti berharap semoga skripsi ini dapat

bermenfaat bagi kita semua menjadi bahan masukan bagi dunia pendidikan.

Medan, Agustus 2013

Ayu Permata Sari NIM.709441006

(9)

DAFTAR ISI

LEMBAR PERSETUJUAN PEMBIMBING ... i

ABSTRAK ... ii

ABSTRAC ... iii

KATA PENGANTAR ... iv

DAFTAR ISI ... vii

DAFTAR TABEL ... x

DAFTAR GAMBAR ... xi

DAFTAR LAMPIRAN ... xii

BAB I. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ... 1

1.2 Identifikasi Masalah ... 4

1.3 Pembatasan Masalah ... 5

1.4Rumusan Masalah ... 5

1.5Tujuan Penelitian ... 5

1.6 Manfaat Penelitian ... 6

BAB II. KAJIAN PUSTAKA 2.1. Kerangka Teori ... 7

2.1.1 Model Pembelajaran Kooperatif tipe Rotating Trio Exchange (RTE) ... 7

2.1.2 Taksonomi Tujuan Pendidikan ... 8

2.1 Ranah-Ranah Taksonomi Bloom ... 8

2.2 Penelitian Yang Relevan ... 12

2.3 Kerangka Berpikir ... 14

2.4 Hipotesis Penelitian ... 15

BAB III. METODOLOGI PENELITIAN

(10)

3.1. Lokasi dan Waktu Penelitian ... 16

3.2. Populasi Dan Sampel ... 16

3.2.1. Populasi ... 16

3.2.2. Sampel ... 16

3.3 Variable Penelitian dan Defenisi Operasional ... 17

3.3.1. Variable Penelitian ... 17

3.3.2.Defenisi Operasional ... 17

3.4 Rancangan Penelitian ... 18

3.5 Prosedur dan Perlaksanaan Penelitian ... 19

3.6 Teknik Pengumpulan Data ... 19

3.7. Instrumen Penelitian... 22

3.7.1 Validitas Tes... 22

3.7.2 Reliabilitas tes Tingkat Kesukaran Tes ... 23

3.7.3 Daya Pembeda ... 24

3.7.4 Tingkat Kesukaran Tes ... 24

3.8. Teknik Analisis Data ... 25

3.8.1. Uji Normalitas Data ... 25

3.8.2. Uji Homogenitas ... 27

3.8.3.Uji Hipotesis ... 27

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN 4.1 Hasil Penelitian ... 29

4.2. Uji Instrumen Penelitian ... 30

4.2.1 Uji Validitas Tes ... 30

(11)

4.2.2 Uji Reabilitas Tes ... 30

4.2.3 Uji Tinkat Kesukaran Tes ... 30

4.2.4 Uji daya Pembeda Tes ... 31

4.3. Analisis Data ... 31

4.3.1 Uji Normalitas ... 31

4.3.2 Uji Homogenitas ... 32

4.3.3 Uji Hipotesis ... 33

4.4. Pembahasan Hasil Penelitian ... 34

BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1. Kesimpulan ... 36

5.2. Saran ... 37

DAFTAR PUSTAKA ... 38 DAFTAR RIWAYAT HIDUP

(12)

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1 Ranah-Ranah Taksonomi Bloom ... 10

Tabel 3.1 Rancangan Penelitian ... 22

Tabel 4.1 Rangkuman Data Hasil Penelitian ... 34

Tabel 4.2 Uji Normalitas Pre Tes dan Post Tes ... 35

Tabel 4.3 Uji Homogenitas ... 36

(13)

DAFTAR LAMPIRAN Lampiran 1. Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

Lampiran 2. Lembar soal pre tes dan pos tes

Lampiran 3. Kunci jawaban tes

Lampiran 4. Validitaas tes

Lampiran 5. Tabulasi uji validita-s tes

Lampiran 6. Reliabilitas tes

Lampiran 7. Tabulasi reliabilitas tes

Lampiran 8. Uji daya beda tes

Lampiran 9. Tabulasi daya pembeda tes

Lampiran 10. Indeks kesukaran

Lampiran 11. Tabel indeks kesukaran tes

Lampiran 12. Nilai pre tes kelas eksperimen dan kontrol

Lampiran 13. Perhitungan rata-rata , standar deviasi dan varian pre tes

Lampiran 14. Nilai pos tes kelas eksperimen dan kontrol

Lampiran 15. Perhitungan rata-rata , standar deviasi dan varian pos

tes

Lampiran 16. Uji normalitas data kedua sampel

Lampiran 17. Pengujian homogenitas pre tes dan pos tes

Lampiran 18. Pengujian hipotesis

(14)

DAFTAR GAMBAR

(15)

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah

Pendidikan semakin mendapat sorotan yang tajam dari berbagai pihak

seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Hal ini

dikarenakan pendidikan merupakan suatu kebutuhan bagi bangsa yang akan

maju. Pendidikan sangat penting dalam menunjang kemajuan suatu Negara.

Keberhasilan pendidikan dapat menghasilkan out put yang dapat dicapai dengan

meningkatkatkan kinerja pembelajaran terutama dalam pendidikan formal.

Pendidikan melalui lembaga formal merupakan cara yang tepat untuk

meningkatkan kualitas pembelajaran. Sekolah adalah salah satu lembaga

pendidikan yang mempunyai peranan penting dalam pengembangan sumberdaya

manusia.

Agar tujuan nasional dapat tercapai dengan baik dibutuhkan orang-orang

yang dapat mendidik para peserta didik. Mereka adalah guru-guru yang

mempunyai kemampuan dibidangnaya masing-masing guru bertugas mendidik

dan memberikan materi pelajaran kepada peserta didik sesuai dengan tujuan

pembelajaran yang telah ditetapkan.

Salah satu tugas guru adalah menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar.

Untuk menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar seorang guru harus mampu

memilih dan menyesuaikan model dan media pembelajaran yang tepat dengan

materi yang disampaikan. Pembelajaran yang demikian akan menciptakan

suasana kelas yang aktif, yaitu adanya suatu interaksi positif antara siswa dengan

(16)

guru dan siswa dengan siswa. Standar keberhasilan siswa dalam belajar dilihat

dari kemampuan siswa menyerap materi pelajaran yang telah disampaikan oleh

guru di kelas. Suatu proses belajar mengajar tentang suatu bahan pelajaran

dikatakan berhasil apabila telah tercapainya kompetensi dasar. Dengan demikian

guru perlu mengadakan tes setelah selesai menyajikan satu pokok bahasan.

Kesulitan belajar siswa akan sangat mempengaruhi hasil belajar siswa,

baik karena faktor internal maupun eksternal yang di hadapi oleh siswa. Oleh

karena itu siswa harus mampu menghadapi kesulitan dari faktor yang

mempengaruhi kesulitan tersebut sehingga tidak berpengaruh terhadap hasil

belajar siswa. Proses pembelajaran yang monoton, juga menjadi salah satu

masalah pembelajaran yang dilakukan oleh guru berjalan pada satu orientasi

saja yaitu hanya mengutamakan penguasaan pada mata pelajaran dengan

hafalan-hafalan. Sehingga siswa kurang menghayati dan menjiwai pembahasan

yang diajarkan.

Setiap guru menginginkan proses pembelajaran yang dilaksanakannya

menyenangkan dan berpuasat pada siswa. Siswa antusias mengacungkan tangan

untuk menjawab pertanyaan atau memberikanpendapat, bertukar informasi dan

saling memberikan semangat. Untuk itu seorang guru harus mampu merancang

pendekatan pembelajaran yang sesuai dengan menggunakan model pengajaran

yang bervariasi sehingga proses belajar mengajar lebih menarik dan tidak

membosankan serta siswa mau aktif dalam proses belajar mengajar. Dalam proses

belajar mengajar di Kelas, kebanyakan dijumpai pembelajaran hanya berfokus

pada guru sebagai sumber utama pengetahuandan metode atau strategi yang di

(17)

gunakan padaumumnya digunakan oleh guru disekolah adalah model

konvensional.

Masalah dalam pembelajaran ekonomi adalah penggunaan model atau model

pembelajaran yang tidak sesuai sehingga prestasi belajar siswa menjadi rendah.

Sesuai dengan hasil observasi peneliti dengan guru dan siswa SMA Karya

Pendidik Lubuk Pakam Tahun ajaran 2013/2014, bahwa prestasi belajar ekonomi

siswa tidak sesuai dengan yang diharapkan. Diketahui prestasi belajar siswa kelas

X pada mata pelajaran ekonomi masih rendah karena perkelasnya hanya sekitar

75 % saja siswa yang mencapai nilai diatas 65, dan data yang di ambil dari

rata-rata hasil belajar 3 tahun terakhir dari tahun 2012 rata-rata-rata-ratanya 6.90, tahun 2011

rata-ratanya 7.49 dan tahun 2010 rata-ratanya 8,53 selebihnya siswa tersebut

mendapat nilai di bawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) yang ditetapkan

oleh pihak sekolah yaitu 65.

Hasil pengamatan peneliti di kelas bermasalah pada diantaranya proses

belajar mengajar masih berfokus pada guru dan selama dua jam pelajaran

berlangsung hanya 2-3 orang siswa saja yang aktif untuk merespon penjelasan

guru untuk bertanya dan mengungkapkan pendapatnya. Jika hal ini terus menerus

berlangsung maka kualitas prestasi belajar siswa kelas X mata pelajaran ekonomi

prestasi belajarnya kurang baik, mengingat pelajaran ekonomi sangat berarti bagi

masa depan siswa.

Untuk mengatasi masalah-masalah yang muncul dalam proses belajar

tersebut, peneliti mengadakan salah satu srategi yang memungkinkan

berlangsungnya KBM yang kondusif dan salah satu model yang dapat

(18)

mengarahkan pembelajaran pada siswa (student centered), peneliti melihat bahwa

model pembelajaran merupakan salah satu komponen yang mendukung dalam

prestasi belajar siswa. Untuk itu diperlukan suatu model pembelajaran yang

dilakukan oleh guru dan bermanfaat bagi siswa yaitu Rotating Trio Exchange

(RTE) (Pertukaran Trio Memutar). Model pembelajaran Rotating Trio Exchange

dimaksudkan untuk meningkatkan aktivitas siswa dalam proses belajar karena

guru wajib membimbing siswa untuk aktif dalam proses belajar mengajar. Model

pembelajaran cooperative Learning Tipe Rotating Trio Exchange (RTE) sangat

cocok di gunakan di kelas X di SMA Karya Pendidik Lubuk Pakam.

Berdasarkan pada uraian diatas maka peneliti hendak melakukan

penelitian dengan judul “Pengaruh Model Rotating Trio Exchange (PertukaranTrio Memutar) Terhadap Prestasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran Ekonomi di SMA Karya Pendidik Lubuk Pakam T.P 2012/2013”.

1.2. Identifikasi Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah yang telah diuraikan, maka peneliti

mengidentifikasi masalah sebagai berikut :

1. Faktor penyebab rendahnya prestasi belajar ekonomi siswa kelas X SMA

Karya Pendidik Lubuk Pakam?

2. Meningkatkan prestasi belajar ekonomi siswa kelas X SMA Karya

Pendidik Lubuk Pakam?

3. Pengaruh positif model pembelajaran Rotating Trio Exchange terhadap

prestasi prestasi belajar kelas X SMA Karya Pendidik Lubuk Pakam?

(19)

1.3 Pembatasan Masalah

Berdasarkan identifikasi masalah di atas maka pembatasan masalah dalam

penelitian iniadalah agar permasalahan dalam penelitian ini lebih terarah dan jelas

maka diperlukan adanya pembatasan masalah demi tercapainya tujuan yang

diinginkan, maka peneliti membuat batasan masalah yaitu model pembelajaran

kooperatif tipe Rotating Trio Exchange dan pengaruhnya terhadap prestasi belajar

Ekonomi siswa kelas X SMA Karya Pendidik Lubuk Pakam Tahun Pelajaran

2012/2013.

1.4 Rumusan Masalah

Berdasarkan identifikasi masalah, maka yang menjadi rumusan masalah

dalam penelitian ini adalah “Apakah ada pengaruh model pembelajaran

kooperatife tipe Rotating Trio Exchange terhadap prestasi belajar pada kelas X

SMA Karya Pendidik Lubuk Pakam T.P 2012/2013”.

1.5 Tujuan Penelitian

Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh model

Rotating Trio Excanghe terhadap prestasi belajar Ekonomi di kelas X SMA Karya

Pendidik Lubuk Pakam T.P 2012/2013.

(20)

1.6 Manfaat Penelitian

Adapun manfaat penelitian iniadalah :

1. Untuk menambah ilmu dan pengetahuan bagi peneliti dalam upaya

meningkatkan prestasi belajar ekonomi pada saat mengajar nanti.

2. Sebagai sarana informasi dan sumbangan yang bermanfaat bagi sekolah

dan guru dalam rangka perbaikan pembelajaran dan dapat menjadi

alternatif pembelajaran untuk meningkatkan prestasi belajar.

3. Sebagai referensi dan masukan bagi peneliti lain yang melakukan

penelitian yang digunakan dalam pembelajaran guna berupaya untuk

meningkatkan prestasi belajar.

(21)

BABV

KESIMPULAN DAN SARAN 5.1. Kesimpulan

Berdasarkan hasil analisis dan uji statistik serta pembahasan maka dapat

ditarik kesimpulan sebagai berikut:

1. Prestasi belajar ekonomi siswa setelah diterapkan model pembelajaran

Rotating Trio Exchange pada poko bahasan kebutuhan lebih baik

dibandingkan dengan prestasi belajar siswa yang diajar dengan dengan

metode konvensional. Hal ini dapat dilihat dari nilai rata-rata hasil

belajar siswa dengan model pembelajaran Rotating Trio Exchange =

81,875 dan untuk metode konvensional nilai rata-rata hasil belajar

siswa = 72,625.

2. Dari perhitungan uji t diperoleh > 4,57>1,684 maka dapat

disimpulkan ada pengaruh yang positif dan signifikan antara model

pembelajaran Rotating Trio Exchange terhadap prestasi belajar

ekonomi siswa kelas X SMA Karya Pendidik Lubuk Pakam T.P.

2012/2013.

(22)

5.2. Saran

Adapun yang menjadi saran yang diajukan peneliti adalah sebagai berikut:

1. Peneliti sabagai calon guru dalam memilih model pembelajaran mengajar

hendaknya dipilih model mengajar yang melibatkan peserta didik untuk

lebih aktif dala kegiatan belajar mengajar.

2. .Bagi peneliti yang ingin meneliti dengan judul yang sama supaya

melakukan penelitian dengan mata pelajaran yang berbeda dan

mengembangkan penelitian ini dengan sumber yang lebih luas agar dapat

dijadikan sebagai study pembanding bagi guru dalam meningkatkan

kuallitas pendidikan khususnya pada mata pelajaran ekonomi.

(23)

DAFTAR PUSTAKA

Agus Baskara.2009.Belajar Aktif dan Menyenangkan.Jakarta : Bumi Aksara

Anggria.2010.pengaruh pembelajaran Kooperative Learning Terhadap Hasil Belajar Kimia siswa SMA N 4 Binjai Kelas X pada Materi Pokok Struktur Atom Tahun Ajaran 2007/2008.FE,UNIMED

Arikunto, Suharsimi. 2005. Dasar-Dasar Evaluasi Pendidikan. Jakarta : Bumi Aksara

Arsyad, A. 2010. Media Pembelajaran. Jakarta : Rajawali Pers

Helmi.2008.pengaruh model pembelajaran Rotating Trio Excanghe Terhaadap Hasil Belajar Akuntansi Siswa Kelas X IPS SMA Negeri 1 Babalan , Langkat Tahun Ajaran 2008/2009.FE,UNIMED

Riyanto, Y. 2009. Paradigma Baru Pembelajaran. Jakarta : Kencana Prenada Media Group

Sagala, Saiful. 2011. Konsep dan Makna Pembelajaran. Bandung : Alfabeta

Sardirman. 2009. Interaksi Dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta : Rajawali Pers

Slameto. 2003. Belajar dan Faktor Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT Rineka Cipta

Sudjana. 2002. Metode Statistik. Bandung : Penerbit Tarsito

Syaodiah.2003.Proses Belajar Mengajar.Jakarta : Bumi Aksara

Usman,H. & Akbar, S.P. 2006. Pengantar Statistika, Edisi kedua. Jakarta : Penerbit Bumi Aksara

Gambar

Tabel 2.1 Ranah-Ranah Taksonomi Bloom .......................................................................

Referensi

Dokumen terkait

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan aktivitas dan hasil belajar akuntansi siswa dengan menerapkan Model Pembelajaran Rotating Trio Exchange dengan Strategi Active

pembelajaran aktif Rotating Trio Exchange (RTE) disertai media Question Box dapat meningkatkan prestasi belajar siswa pada pokok bahasan laju reaksi di kelas XI

Setelah melakukan penelitian ini, peneliti menyarankan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Rotating Trio Exchange dapat dijadikan salah satu solusi untuk

Berdasarkan uraian tersebut, penulis melakukan suatu penelitian dengan judul “ Pengaruh Model Rotating Trio Exchange (RTE) Terhadap Hasil Belajar Matematika pada Siswa Kelas VIII

Maka dapat disimpulkan faktor yang mempengaruhi hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran kooperatfi tipe rotating trio exchange adalah ketertarikan siswa terhadap

Melalui penerapan metode pembelajaran Rotating Trio Exchange di SD Negeri 4 Nambuhan, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Grobogan pada Semester I Tahun Pelajaran

Secara keseluruhan, hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukkan bahwa penerapan metode praktikum dan strategi Rotating Trio Exchange (RTE) pada

masalah yang dirumuskan dalam penelitian ini adalah apakah hasil belajar siswa menggunakan model pembelajaran rotating trio exchange lebih baik dibandingkan dengan