• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI MEDIA PROMOSI BERBASIS WEB PADA PLASMA MEDIA. ABSTRAK

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI MEDIA PROMOSI BERBASIS WEB PADA PLASMA MEDIA. ABSTRAK"

Copied!
34
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI MEDIA PROMOSI BERBASIS WEB PADA PLASMA MEDIA

Rahimi Fitri1), Surya Hady Siswanto2), Dewi Aprianti2)

1)Staf Pengajar Program Studi Teknik Informatika Politeknik Negeri Banjarmasin

2)Mahasiswa Program Studi Manajemen Informatika Politeknik Negeri Banjarmasin e-mail : [email protected]

ABSTRAK

Dalam kehidupan sehari-hari telah memanfaatkan sistem informasi untuk meningkatkan keefektifan kinerja dan ketepatan waktu dalam pengolahan data. Kemungkinan yang terjadi jika menggunakan sistem manual yaitu memerlukan tenaga dan menyita waktu yang cukup banyak serta cukup rumit. Selain itu juga sering ditemukan berbagai macam kesulitan, seperti hasil yang tidak sesuai dengan yang direncanakan. Tujuan dari penulisan Penelitian ini adalah menyelesaikan permasalahan yang ada,dengan maksud meningkatkan efektifitas dan efisiensi kerja. Dan tujuan yang ingin dicapai adalah membangun perancangan dan implementasi media promosi berbasis web pada plasma media. Jenis penelitian ini merupakan metode penelitian terapan dan objek penelitian pada Plasma Media. Pengembangan sistem yang dilakukan menggunakan metode System Develovment Live Cycle (SDLC) yang terdiri dari 5 tahapan, yaitu perencanaan, analisis, perancangan, implementasi, dan pemeliharaan. Sehingga pengembangan sistem sesuai dengan kebutuhan user. Hasil dari penelitian yang dilakukan adalah sebuah media Promosi Berbasis Web pada Plasma Media yang diharapkan dapat mempermudah pemesanan dan pelayanan dengan efisien dan efektif dalam melakukan promosi.

Kata kunci: Media, Promotion, Information , Website PENDAHULUAN

Perkembangan dunia teknologi dan komunikasi saat ini berkembang sangat pesat, saat ini teknologi tampak sudah bukan tergolong barang asing di tengah kita, dan bukan suatu barang yang tergolong mewah lagi. Saat ini komputer sudah mengambil peran yang sangat penting dalam setiap pekerjaan yang berhubungan dengan pengolahan data.

Banyak hal–hal dalam pengerjaan yang berhubungan dengan pengolahan data yang mungkin dikerjakan manusia sulit namun mudah bagi komputer.

Seperti halnya pada CV Plasma Mandiri yang mempunyai PH (Production House) Plasma Media.

Dimana pengerjaan seperti pengolahan data pengorderan, informasinya masih

dilakukan secara manual. Penanganan data dengan cara manual ini mempunyai beberapa kelemahan, misalnya membutuhkan waktu yang lama dalam pemasukan data, pembuatan dan penyajian laporan, atau dengan kata lain tidak efisien dalam menggunakan waktu kerja. Faktor dominannya yaitu kesalahan manusia banyak terjadi dalam mengolah data serta penyimpanan dan perawatan dokumen yang berbentuk kertas, dimana hal ini cukup sulit ditanggulangi.

Perusahaan yang menjalankan usaha di bidang pelayanan jasa dan multimedia, Dari Plasma Media mempunyai tujuan untuk mengembangkan sistem pelayanan jasa menjadi online atau bisa disebut juga dengan e-commerce Plasma Media.

Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk menemukan permasalahan yang

(3)

dihadapi oleh Plasma Media, untuk merancang Media Promosi berbasis web pada Plasma Media, untuk membangun Media Promosi berbasis web pada Plasma Media dan untuk

mengembangkan dan

mengimplementasikan Media Promosi berbasis web pada Plasma Media.

METODE PENELITIAN

Perangkat Lunak yang di gunakan a. XAMPP v.3.2.1

XAMPP adalah perangkat lunak gratis, yang mendukung banyak sistem operasi, merupakan kompilasi dari beberapa program.

- PHPMyAdmin 4.2.7 - MySQL 5.5.16 - PHP 5.5.11 - Apache 2.4.9

PhpMyAdmin adalah suatu program open source yang berbasis web yang dibuat menggunakan aplikasi PHP.

Program ini digunakan untuk mengakses database MySQL. Program ini mempermudah dan mempersingkat kerja Dengan kelebihannya, para pengguna awam tidak harus paham sintak–sintak SQL dalam pembuatan database dan tabel. Untuk mengaktifkan phpMyAdmin langkah-langkahnya adalah:

1. Setelah XAMPP kita terinstall, kita harus mengaktifkan web server Apache dan MySQL dari control panel XAMPP.

2. Jalankan browser Mozilla Firefox lalu mengetikkan alamat web berikut

http://localhost/phpmyadmin/ pada address bar lalu tekan Enter.

3. apabila telah nampak interface (tampilan antar muka) phpMyAdmin, kita bisa memulainya dengan mengetikkan nama database, nama tabel dan seterusnya.

b. Adobe Dreamweaver CS6

Adobe Dreamweaver CS6 adalah sebuah program web editor yang dapat diandalkan. Terutama untuk kompatibilitas browser yang memuaskan, dan kemampuannya menyisipkan file animasi ke dalam situs web.

c. Adobe Flash

Adobe Flash merupakan perangkat lunak untuk merancang grafis dan animasi pada web. Adobe Flash merupakan cara tercepat untuk membuat aplikasi dan isi Internet yang kaya dengan Return On Invertment (ROI) yang lebih baik.

d. Adobe Photoshop CS4

Ada banyak program aplikasi yang dapat digunakan untuk melakukan manipulasi gambar. Adobe Photoshop adalah salah satu program pengolah image (image prosesor) untuk gambar bitmap yang terbaru dari Adobe System Incorporated.

Sebagai salah satu program aplikasi yang sangat powerfull, photoshop telah banyak digunakan oleh para professional untuk membuat dan memanipulasi gambar, baik untuk keperluan media percetakan, internet maupun elektronik.

Desain dan Perancangan Data Flow Diagram

Data Flow Diagram adalah diagram yang menyajikan aliran data dalam sistem yang akan dibuat. Dengan diagram ini diharapkan akan mempermudah pemahaman terhadap hasil analisa, sehingga apabila terjadi kesalahan dapat diketahui. Dibawah ini adalah Diagram Konteks dari sistem baru.

(4)

Gambar 1. diagram flow diagram Entity Relationship Diagram/ Enhanced Entity Relationship

Gambar 2 ERD

Perancangan Desain Halaman Website

Gambar 3. Desain Halaman Website Implementasi

Front End

1. Halaman User (Index)

Gambar 4. Tampilan utama user 2. Form login user dan member

Gambar 5. Login user dan member

(5)

3. Form pendaftaran user baru

Gambar 6. Pendaftaran user baru 4. Tampilan Produk

Gambar 7. Halaman produk

Back End

1. Halaman Admin

Gambar 8. Halaman utama

KESIMPULAN

Pada bab penutup ini penulis dapat menyimpulkanbeberapa hal yang penting

dalam penelitian ini yaitu sebagai berikut :

1. Pada Plasma Media kegiatan transaksi pengorderan jasa video shooting,photografy,dan multimedia masih terbilang konvensional seperti promosi dari mulut ke mulut sehingga masih dibilang kurang efektif dan kurang berkembang. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, penulis melakukan perancangan dan implementasi media promosi berbasis web pada plasma media sehingga dapat menjalakan operasional secara efektif dan efisien.

2. Sebelum melakukan perancangan sistem baru, penulis melakukan analisis sistem yaitu mengidentifikasi masalah,memahami kerja sistem yang ada,menganalisa sistem,membuat laporan hasil analisis. Setelah penulis melakukan beberapa analilsis tersebut, jadilah sebuah sistem yang sesuai dengan kebutuhan, yaitu sistem Perancangan Dan Implementasi Media Promosi Berbasis Web Pada Plasma Media.

DAFTAR PUSTAKA

Arsyad, Azhar. 2002. Media Pembelajaran. Jakarta : Raja Grafindo Persada.

Cannon, Perreault and Mccarthy. 2009.

Marketing Program Pendidikan Online: Kerangka untuk Promosi dan Komunikasi. s.l. : Information Science Reference.

Dagun, Save. 2006. Kamus Besar Ilmu Pengetahuan. Jakarta : Lembaga Pengkajian Kebudayaan Nusantara (LPKN).

Jovan, FN. 2007. Panduan Praktis Membuat Web dengan PHP untuk pemula, Cetakan Pertama. Jakarta Selatan : Media Kita.

Shimp, Terence A. 2000. Advertising Campaign. Jakarta : Publisher.

(6)

Sidharta, Lani. 1996. Internet: informasi bebas hambatan, Volume 1.

Jakarta : Elex Media Komputindo.

Supardi, Ir. Yuniar. 2010. Web My Profile dengan Joomla 1.5.x.

Jakarta : PT Elex Media Komputindo.

Swastha, Basu and Sukotjo, Ibnu. 1993.

Pengantar Bisnis Modern (Pengantar Ekonomi Perusahaan Modern), Edisi ketiga. Yogyakarta : Leberti.

(7)

SISTEM INFORMASI PENGOLAHAN NILAI SISWA PADA SMA NEGERI 3 BANJARMASIN

Abdul Rozaq1), Gusti Renny Erwina Permatasari2) dan Riza Andriani2)

1)Staf Pengajar Program Studi Manajemen Informatika Politeknik Negeri Banjarmasin

2)Mahasiswa Program Studi Manajemen Informatika Politeknik Negeri Banjarmasin e-mail : [email protected],

ABSTRAK

Sistem pengolahan data nilai siswa pada SMAN 3 Banjarmasin belum begitu optimal dan belum akurat informasinya, sehingga kemudahan cara kerja dan pengolahan data dalam jumlah yang besar dengan ketelitian yang tinggi belum didapati pada sekolahan ini. Tujuan dari penelitian ini adalah agar proses penginputan dan pembuatan laporan data raport siswa dapat menghasilkan informasi yang lengkap dan menghemat waktu, serta penyajian informasi dapat diberikan secara cepat dan tepat sesuai dengan dengan kebutuhan karena informasi tersimpan dalam database. Penelitian ini dilakukan dalam jangka waktu satu bulan. Penelitian ini menghasilkan menghasilkan sistem informasi pengolahan nilai siswa yang berbasis Borland Delphi 7.0 dan MySQL Server 5.0, yang dapat mengoptimalkan kinerja guru dalam penginputan data nilai siswa dan pembuatan laporan nilai siswa, serta pencetakan raport siswa yang lengkap dan tepat waktu.

Kata Kunci : Perencanaan, Analisis, Desain, Implementai, Sistem Informasi PENDAHULUAN

Di bidang akademik pemakaian komputer memberi manfaat yang sangat besar, baik ketelitian maupun volume pekerjaan yang ditangani. Sehingga dalam menyajikan laporan dan informasi akademik yang dibutuhkan dapat diperoleh secara cepat, tepat dan lengkap tanpa harus melalui proses pencatatan yang berulang-ulang.

Sistem pengolahan data nilai siswa pada SMAN 3 Banjarmasin belum begitu optimal dan belum akurat informasinya, sehingga kemudahan cara kerja dan pengolahan data dalam jumlah yang besar dengan ketelitian yang tinggi belum di dapati pada sekolahan ini. Untuk sistem yang lama yaitu menggunakan Microsoft Excel, itu pun masih tidak berjalan dengan baik. Kendalanya terletak pada proses penginputan data nilai yang masih kurang efektif, dan juga proses pencarian data siswa dan data nilai raport yang

masih manual sehingga membutuhkan banyak waktu dan tenaga, apalagi data siswa dan data nilai rapot yang dicari tidak lah sedikit.

METODE PENELITIAN

Jenis Penelitian

Pada penelitian ini jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian terapan. Penelitian terapan merupakan penelitian yang diarahkan untuk mendapatkan informasi yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah dan untuk kepentingan praktis dibidang kehidupan sehari-hari. Ciri utama dari penelitian ini adalah tingkat abstraksi yang rendah, dan manfaat atau dampaknya dapat dirasakan secara langsung.

(8)

Sumber Data

Sumber data yang digunakan penulis dalam penelitian ini bersumber pada data primer dan data sekunder.

Teknik Pengumpulan Data 1. Observasi

2. Wawancara

Metode Pengembangan Sistem

SDLC (Systems Development Life Cycle) atau Siklus Hidup Pengembangan Sistem adalah proses pembuatan dan pengubahan sistem serta model dan metodologi yang digunakan untuk mengembangkan sistem-sistem tersebut.

Konsep ini umumnya merujuk pada sistem komputer atau informasi. SDLC juga merupakan pola yang diambil untuk mengembangkan sistem perangkat lunak, yang terdiri dari tahap-tahap:

1. Identifikasi dan Seleksi Sistem 2. Inisiasi dan Perencanaan Sistem 3. Analisis

4. Desain 5. Implementasi 6. Pemeliharaan

HASIL DAN PEMBAHASAN

Data Flow Diagram (DFD)

DFD (Data Flow Diagram) yaitu sebagai alat perancangan sistem yang berorientasi pada alur data dengan konsep dekomposisi yang dapat digunakan untuk penggambaran analisa maupun rancangan sistem yang mudah dikomunikasikan oleh professional sistem kepada pemakai maupun pembuat program.

(1) Diagram Konteks

Tahap pertama dalam perancangan sistem dengan membuat diagram konteks yaitu dimana sistem dapat digambarkan dengan lingkaran tunggal yang mewakili keseluruhan sistem. Berikut ini adalah diagram konteks sistem informasi pengolahan

nilai siswa pada SMA Negeri 3 Banjarmasin:

Gambar 1. Diagram Konteks Sumber : Diolah, 2013 (2) DFD Level 1

Diagram nol (diagram level 1) merupakan satu lingkaran besar yang mewakili lingkaran-lingkaran kecil yang ada di dalamnya.

Merupakan pemecahan dari diagram Konteks ke diagram Nol. di dalam diagram ini memuat penyimpanan data. Berikut ini adalah dfd level 1 sistem informasi pengolahan nilai siswa pada SMA Negeri 3 Banjarmasin:

Gambar 2. DFD Level 1 Sumber : Diolah, 2013

Rekapi tul asi Ni l ai Data Si swa

Raport

Identi tas Si swa

Data Ni l ai Mapel , Ekstrakuri kul er,

Identi tas Guru

Lap. Data Si swa, Guru, Kel as, Mapel .

Ekstra

Data Mapel , Ekstra

Data Ni l ai Kepri badi an, Kel as

Data Wal i Kel as, Raport

Lap. Daftar Si swa, Daftra Guru, Ni l ai Si swa perkel as,

Raport 1 Si stem Informasi Pengol ahan Ni l ai

Si swa Guru

Bag. Kuri kul um Wal i Kel as

Kepal a Sekol ah

1 Input Siswa

2 Guru

3 Kelas

4 Mata Pelajaran

5 Ekstrakurikuler

6 Nilai

7 Laporan

Siswa Guru

Bag. Kurikulum

Wali Kelas

Kepsek

1 Siswa 2 Guru 3 Kelas

4 Mata Pelajaran 5 Ekstrakurikuler

6 Nilai Mapel

7 Kepribadian

8 Nilai Ekstra

(9)

(3) DFD Level 2 Proses Pengolahan Nilai

Berikut ini adalah dfd level 2 proses pengolahan nilai sistem informasi pengolahan nilai siswa pada SMA Negeri 3 Banjarmasin:

Gambar 3. DFD Level 2 Proses Pengolahan Nilai

Sumber : Diolah, 2013 (4) DFD Level 2 Proses Laporan

Berikut ini adalah dfd level 2 proses laporan sistem informasi pengolahan nilai siswa pada SMA Negeri 3 Banjarmasin:

Gambar 4. DFD Level 2 Proses Laporan

Sumber : Diolah, 2013

(5) DFD Level 3 Proses Pengolahan Nilai Mapel

Berikut ini adalah dfd level 2 proses pengolahan nilai mapel sistem informasi pengolahan nilai siswa pada SMA Negeri 3 Banjarmasin:

Gambar 5. DFD Level 3 Proses Pengolahan Nilai Mapel

Sumber : Diolah, 2013 Normalisasi

Proses normalisasi merupakan suatu proses pengelompokkan data elemen menjadi data tabel yang menunjukkan entity dan relasinya.

Tujuan normalisasi adalah untuk mengurangi penyimpangan informasi dalam proses penambahan, perubahan, penghapusan dan juga untuk mengoptimalkan penggunaan tempat penyimpanan.

6 Nilai Mapel

7 Kepribadian 8 Nilai Ekstra

1 Siswa

Guru

Wali Kelas 4 Mata Pelajaran

5 Ekstrakurikuler

9 Absen

6.1 Pengolahan Nilai Mapel

6.2 Pengolahan Nilai Ekstra

6.3 Pengolahan Nilai Kepribadian

6.4 Pengolahan Nilai

Absen

11 Nilai Absen

3 Kelas

2 Guru

1 Siswa

4 Mata Pelajaran

5 Ekstrakurikuler

8 Nilai Ekstra 6 Nilai Mapel

Kepsek 7.1

Lap. Data Kelas

7.2 Lap. Data Mapel

7.3 Lap. Data Siswa

7.4 Lap. Data Guru

7.5 Lap. Data Ekstra

7.6 Lap. Nilai Mapel

7.7 Lap. Nilai Ekstra

7.8 Lap. Nilai Kepribadian

3 Kelas

7 Kepribadian

2 Guru

Guru

4 Mata Pelajaran

2 Guru

3 Kelas

1 Siswa

6 Nilai Mapel 6.1.1

Nilai Ulangan Harian

6.1.2 Nilai Ulangan

Tengah Semester

6.1.3 Nilai Ulangan Semester

6.1.4 Nilai praktik

6.1.5 Nilai Afektif

(10)

(1) Bentuk UnNormal (Tidak Normal) Fields

NIS

Nama_Siswa Kelas

Semester Thn_Ajaran Mata_Pelajaran KKM

Nilai_Pengetahuan Nilai_Praktek Nilai_Afektif Nama_Ayah Nama_Ibu Nama_Wali NIP

Nama_Guru

Ketercapaian_Kompetensi Ekstrakurikuler

Nilai_Ekstra Kedisiplinan Kebersihan Kesehatan Tgg_Jawab Sopan_Santun Percaya_Diri Kerjasama Hub_Sosial Kejujuran

Pelaksanaan_Ibadah Sakit

Izin

Tanpa_Keterangan

Gambar 6. Normalisasi (Bentuk Tidak Normal)

Sumber : Diolah, 2013

(2) Bentuk Normal 1 (1NF)

Gambar 7. Normalisasi (Bentuk 1NF)

Sumber : Diolah, 2013

(11)

(3) Bentuk Normal 2 (2NF)

Gambar 8. Normalisasi (Bentuk 2NF)

Sumber : Diolah, 2013

Entity Relationship Diagrams (ERD) Tahapan berikutnya menjelaskan hubungan antar entitas atau ERD yaitu menggambarkan suatu model konseptual yang mendeskripsikan hubungan antara penyimpanan dalam Data Flow Diagrams (DFD). ERD digunakan untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data.

Gambar 9. Entity Relationship Diagram Sumber : Diolah, 2013

Tampilan Aplikasi

Aplikasi pengolahan nilai siswa menampilkan pilihan proses pada Menu Item yang tersedia, diantaranya Menu File (berisi submenu pengguna dan keluar), Menu Input Master Data (terdiri dari submenu Data Siswa, Data Guru, Data Kelas, Data Mata Pelajaran, Data Ekstrakurikuler, Data Tahun Ajaran), Menu Penilaian (terdiri dari submenu Mata Pelajaran dan Pengembangan Diri), Menu laporan (berisi cetak raport), Menu Pencarian (berisi Data Siswa), Menu About, dan Menu Tool (terdiri dari BackUp dan Restore).

(12)

Gambar 10. Form Menu Utama Sumber : Diolah, 2013 Pengujian

Pengujian pada aplikasi pengolahan nilai siswa di SMAN 3 Banjarmasin di lakukan pada input dan update data pengguna, input dan update Master Data (Data Siswa, Data Guru, Data Kelas, Data Mata Pelajaran, Data Ekstrakurikuler, dan Data Tahun Ajaran), input dan update data Penilaian (Penilaian Mata Pelajaran, Penilaian Pengembangan Diri), laporan cetak raport, pencarian data siswa, dan pencarian nilai siswa. Setelah dilakukan pengujian, diperoleh tingkat perbandingan sebagai berikut:

Tabel 1. Tabel perbandingan sistem lama dan sistem baru

Kategori Sistem Lama

Sistem Baru (Delphi) a. Integritas Tidak

ada

Ada b. Otomatisa

si

Tidak ada

Baik, karena dirancang sedemikian rupa c. Technical

error

Sering terjadi

Jarang terjadi d. Human

error

Belum minimal

Dapat diminimalk an

e. Backup Kurang Dapat ditingkatkan

KESIMPULAN Berdasarkan analisa dan

perancangan sistem serta implementasi program dapat disimpulkan bahwa : 1. Sistem pengolahan nilai pada SMAN

3 Banjarmasin sebelumnya menggunakan sistem manual, sehingga kurang efektif dan kurang efisien.

2. Cara penyelesaian masalahnya yaitu dengan membuat desain sesuai dengan metodologi pengembangan sistem sehingga sistem dapat dibuat atau dikembangkan.

3. Dengan adanya sistem informasi pengolahan nilai siswa ini sangat membantu para guru dan staff yang ada di SMAN 3 Banjarmasin untuk menghemat waktu dan tenaga ketika melakukan penilaian terhadap siswa.

4. Sistem informasi ini juga sebagai media penyimpanan dan pengolahan data, sehingga memudahkan para guru dalam pencarian dan penginputan data dalam jumlah yang besar .

5. Dengan menggunakan sistem informasi pengolahan nilai siswa ini maka semakin mempermudah admin dalam mengelola semua data yg tersedia.

DAFTAR PUSTAKA

Alam, M. A. (2003). Belajar Sendiri Mengolah Database dengan Borland Delphi 7. Jakarta: PT Elex Media Komputindo.

Anhar. (2010). Panduan Menguasai PHP

& MySQL Secara Otodidak. Jakarta Selatan: Mediakita.

Fatta, H. A. (2007). Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Untuk Keunggulan Bersaing Perusahaan dan Organisasi Modern. Yogyakarta: ANDI.

(13)

Kadir, A. (2003). Perancangan Sistem Informasi. Yogyakarta:

Andi.Kristiyanti, M., & Murlisa, N.

P. (2010). Sistem Informasi Penilaian Siswa Pada SMP Negeri 10 Semarang. Semarang:

Universitas AKI.

Kusrini, & Koniyo, A. (2007).

Membangun Sistem Informasi Akuntansi Dengan Visual Basic dan Microsoft SQL Server. Yogyakarta:

ANDI.

Mata-toledo, R. A., & Crushman, P. K.

(2007). Dasar-dasar Database Relasional. Jakarta Timur: Erlangga.

Mulyasa, E. (2006). Kurikulum berbasis kompetensi: konsep, karakteristik, dan implementasi. Bandung: PT.

Remaja Rosdakarya.

Sutabri. (2003). Perancangan Sistem Informasi. Yogyakarta: ANDI.

Utami, E., & Raharjo, S. (2006). RDBMS dengan PostgreSQL di GNU/Linux.

Yogyakarta: ANDI.

Widyasmoko, N. (2012). Analisis dan Perancangan Sistem Informasi Nilai Siswa Di SMA Negeri Mojolaban Sukoharjo. Yogyakarta: AMIKOM.

Yuhefizard. (2008). Database

Management Menggunakan

Microsoft Access 2003. Jakarta: PT.

Elex Media Komputindo.

(14)

ANALISIS TREN PENCARIAN PADA MESIN PENCARI TENTANG PROVINSI KALIMANTAN SELATAN

Wahyu Ridhoni

Staf Pengajar Program Studi Teknik Informatika Politeknik Hasnur e-mail : [email protected]

ABSTRACT

The objective of this research is knowing 10 things what most searched by Google’s user about Kalimantan Selatan. Google Trends data for last 5 years from 2010 until 2014 were used as raw material. The first step is started to get primary keywords, generated from explore feature on Google Trends. From this step the secondary specific keyword will be produced. All of the secondary keywords will be analyzed to find the relevancy with the objective of research. Rank calculation was done at the final step. It’s based on index of each Google Trends keyword. The result of this research is the top 10 search keywords about Kalimantan Selatan : (1) Banjarmasin Post, (2) CPNS, (3) Peta, (4) LowonganKerja, (5) BKD, (6) Lagudaerah, (7) Hotel, (8) Bank, (9) LPSE, and (10) Wisata.

Keywords: Trend Analysis, Google Trends, Kalimantan Selatan, Search Engine PENDAHULUAN

Alexa.com yang merupakan referensi dalam mengukur popularitas suatu website, masih menempatkan mesin pencari sebagai website yang paling sering dikunjungi. Pada saat diakses tanggal 26 Mei 2014, Google masih menempati peringkat teratas di Global Top Site. Begitu pula di Indonesia, Google juga menempati peringkat pertama yang paling sering dikunjungi.

Berdasarkan netmarketshare.com, market share Google secara global sebesar 68.65%, sangat jauh memimpin mesin pencari yang lain. Dominasi mesin pencari ini tentu saja disebabkan karena mesin pencari merupakan alat yang sangat berguna untuk mencari informasi di Internet (Mandala, 2006). Mesin pencari menjadi gerbang utama untuk mencari informasi apapun di Internet.

Ketika melakukan analisis tren kata kunci pada mesin pencari maka secara tidak langsung pelaku bisnis juga melakukan riset pasar terkait Permintaan (Burke, dkk. 1999). Rekam data

pencarian pada mesin pencari berharga bagi pelaku bisnis agar strategi bisnis bisa diarahkan untuk menyelaraskan dinamika pasar yang sedang tren (Aguiar dan Gopinath, 2007). Bukan hanya untuk pelaku bisnis, informasi dari mesin pencari juga dapat menjadi acuan bagi pemerintah daerah dan pihak-pihak terkait dalam meningkatkan kuantitas dan kualitas informasi daerahnya.

Kalimantan Selatan sebagai salah satuProvinsi di Indonesia merupakan kawasan yang juga perlu mempertimbangkan pentingnya mengelola konten informasi. Google Trends telah digunakan sebagai alat yang disediakan Google untuk mengetahui kata kunci apa saja yang sedang menjadi tren dan melihat riwayat tren tersebut di masa lalu (Ridhoni. 2013). Penelitian ini memanfaatkan ketersediaan data dari Google Trends, agar dapat diketahui permintaan informasi terkait Kalimantan Selatan.

(15)

METODE PENELITIAN

Waktu dan Tempat

Penelitian dilakukan selama empat bulan dan dilaksanakan di Politeknik Hasnur Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

Alat dan Bahan

Peralatan yang digunakan di antaranya komputer yang terkoneksi internet untuk dapat mengakses Google Trends, serta perangkat lunak untuk pengolahan data yaitu : Microsoft Excel.

Prosedur Penelitian

Penentuan Kata Kunci Utama

Pada tahap ini akan ditentukan kata kunci utama yang diperlukan untuk memperoleh kata kunci turunan yang lebih spesifik. Kata kunci utama terkait Kalimantan Selatan adalah “Kalimantan Selatan” dan “Kalsel” yang dinilai mewakili Kalimantan Selatan. Kedua kata kunci tersebut akan dilakukan penelusuran pada fasilitas explore Google Trend sehingga memunculkan kata kunci umum dan kata kunci yang menyebutkan kabupaten/kota.

Perolehan Kata KunciTurunan

Setelah tahap pertama dilakukan, diperoleh kata kunci turunan baru yang biasanya juga melekat pada kata kunci utama, hasil dari Google Trends. Sebagai contoh, “Hotel di Kalimantan Selatan”.

Pada query tersebut, “Kalimantan Selatan” merupakan kata kunci utama, dan “Hotel” merupakan kata kunci turunan dari Kalimantan Selatan. Google Trend hanya menampilkan hasil jika kata kunci utama jumlah pencariannya mencukupi batas limit yang telah ditentukan Google. Semua kata kunci turunan akan ditelaah untuk melihat relevansinya dengan tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini.

Perhitungan Peringkat

Google Trends menyediakan file dengan format CSV yang dapat diunduh.

Berisi indeks yang diberikan Google Trends kepada masing-masing kata kunci. Dalam penelitian ini kata kunci tersebut dilihat per tahun selama 5 tahun sejak 2010 s/d 2014. Setiap kata kunci turunan selanjutnya akan dicatat peringkatnya berdasarkan indeks tersebut. Data dirapikan dan diolah menggunakan Microsoft Excel.

HASIL DAN PEMBAHASAN Berdasarkan hasil pemeringkatan diperoleh 10 kata kunci yang sangat populer terkait Kalimantan Selatan sebagaimana pada tabel 1 di bawah ini.

Tabel 1. Hasil pemeringkatan diperoleh 10 kata kunci yang sangat populer terkait Kalimantan Selatan

RANK SCORE KEYWORD 1 575,04 banjarmasin post

2 299,30 Cpns

3 268,40 Peta

4 244,10 lowongankerja

5 205,60 Bkd

6 158,80 lagudaerah

7 154,80 Hotel

8 130,00 Bank

9 117,90 Lpse

10 89,00 Wisata

Saat menurunkan kata kunci Kabupaten/Kota, ditemukan daerah yang populer berdasarkan pencarian di Google berturut-turut yaitu : (1) Banjarmasin dengan indeks 100, (2) Kotabaru dengan indeks 24, (3) Banjarbaru dengan indeks 10, (4) Martapura dengan indeks 9, (5) Tanah bumbu dengan indeks 6, dan (6) Tabalong dengan indeks 4.

(16)

Banjarmasin Post sebagai sebuah brand media yang kuat di Kalimatan Selatan ternyata menjadi brand yang kuat juga secara online dengan keberadaan ePapernya. ePaper merupakan versi digital dari setiap edisi harian Banjarmasin Post. Setelah Banjarmasin Post, media yang juga memiliki nama besar adalah Radar Banjarmasin.

Informasi mengenai CPNS terkait formasi, pengumuman, penerimaan, dan secara spesifik mengenai penerimaan CPNS Pemprov (Pemerintah Provinsi) juga termasuk pencarian yang sangat tinggi di mesin pencari. Hal ini secara konsisten menunjukkan tren yang sangat tinggi setiap tahunnya. Tren CPNS ini juga berpengaruh terhadap semakin populernya BKD (Badan Kepegawaian Daerah). Adapun lowongan kerja/loker selain menjadi CPNS juga sangat dicari.

Hotel merupakan hal lain yang sangat dicari di mesin pencari tentang Kalimantan Selatan. Beberapa nama hotel dari yang sangat populer yaitu : (1) Mercure, (2) HBI, (3) Golden Tulip, dan terakhir (4) Novotel. Popularitas pencarian hotel ini berkorelasi dengan tingginya pencarian wisata Kalimantan Selatan yang juga termasuk dalam 10 besar pencarian.

Peta, Lagu daerah, Bank, LPSE merupakan kata kunci lain yang juga masuk dalam 10 besar pencarian terkait Kalimantan Selatan. LPSE sendiri adalah sistem informasi Layanan Pengadaan Secara Elektronik yang diselenggarakan untuk proyek-proyek pemerintah.

Cinema 21 atau XXI merupakan brand yang kuat dari bidang hiburan.

Pencarian tentang bioskop ini umumnya mengenai jadwal. Adapun di bidang pendidikan, beberapa universitas atau perguruan tinggi sangat populer dicari.

Berikut ini berturut-turut dari yang paling dicari yaitu : (1) UNLAM, (2) Iain antasari, (3) Uniska, dan (4) STMIK Banjarbaru.

Seiring dengan tren penjualan online melalui Toko Bagus atau sekarang sudah berubah nama menjadi OLX, maka jasa pengiriman paket pun ikut tren. JNE dan TIKI merupakan dua brand yang sangat dicari.

Khusus untuk di daerah Martapura, Kota tersebut kuat menjadi tujuan pencarian batu permata, cincin, intan, atau berlian. Namun dari sekian banyak kata kunci yang populer ada satu kata kunci yang mewakili individu. DJ Agus, seorang DJ terkenal di Banjarmasin, clubber yang biasa “naik” pasti kenal dengan nama DJ Agus. Dia biasa tampil di HBI Boec Athena menghibur para penikmat dugem.

KESIMPULAN

Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan:

1. Banjarmasin Post merupakan brand yang sangat dicari pada mesin pencari terkait Kalimantan Selatan

2. Informasi tentang lowongan pekerjaan dan CPNS di Kalimantan Selatan termasuk pencarian yang sangat tinggi terkait Kalimantan Selatan

3. Popularitas CPNS juga meningkatkan populeritas pencarian tentang BKD 4. Pencarian tentang peta, hotel, dan

wisata di Kalimantan Selatan sangat tinggi

5. Informasi lelang di LPSE (Layanan Pengadaan Secara Elektronik) Kaliamantan Selatan sangat sering dicari

6. Lagu daerah dan informasi terkait Bank Kalsel juga termasuk dalam 10 pencarian teratas terkait Kalimantan Selatan

DAFTAR PUSTAKA

Aguiar, M dan Gopinath, G. 2007.

Emerging Market Business Cycles :

(17)

The Cycle Is the Trend. Journal of Political Economy, vol.115, no.1.The University of Chicago.

Atmaja, L S. 2009. Statistika untuk Bisnis dan Ekonomi. Yogyakarta :PenerbitCV.Andi Offset.

Burke, R. 1999. Integrating Knowledge- Based and Collaborative-Filtering Recommender Systems.California : Artificial Intelligence for Electronic Commerce: Papers from the AAAI Workshop (AAAI Technical Report WS-99-01)

Etmonline. 2010. Online Etymology Dictionary.

http://www.etymonline.com/.

Diakses tanggal 5Juni 2014, pukul10.23.

Mandala, R. 2006. Evaluasi efektifitas metode machine-learning pada search-engine.Yogyakarta

:Prosiding SNATI 2006 TeknikInformatika UII.

Nastiti A S dan Wisnu UR, D. 2004.

Statistika Bisnis. Malang :UniversitasMuhammadiyah

Malang.

Oxford. 2010.

http://oxforddictionaries.com/.

Diakses tanggal 5 Juni 2014, pukul10.23.

Ridhoni, W. 2013. Analisis Tren Kata Kunci Pada Mesin Pencari untuk Memprediksi Jenis Produk yang Dipasarkan.Banjarmasin

:PoliteknikHasnur.

Search Engine History.

http://www.searchenginehistory.co m/#early-engines. Diaksestanggal 5 Juni 2014, pukul10.23.

Tobias Preis, Helen Susannah Moat, H.

Eugene Stanley and Steven R.

Bishop (2012). "Quantifying the Advantage of Looking Forward".

Scientific Reports 2: 350.

doi:10.1038/srep00350. PMC 3320057.PMID 22482034.Retrieved April 9, 2012.

(18)

E-TOEFL BERBASIS ANDROID DI POLITEKNIK HASNUR

Evi Lestari Pratiwi1) dan Novia Nastika Sari2)

1)Staf Pengajar Program Studi Teknik Informatika Politeknik Hasnur Banjarmasin

2)Mahasiswa Program Studi Teknik Informatika Politeknik Hasnur Banjarmasin e-mail : [email protected],

ABSTRAK

Sekarang ini pengguna android sudah berkembang dengan sifatnya yang open source sehingga banyak berbagai macam bentuk smartphone yang dengan mudah mengadopsi sistem operasi android dan harganya yang terjangkau pun menjadi banyak peminat dari masyarakat. E-TOEFL adalah electronic TOEFL digunakan agar dapat membantu pengguna/mahasiswa untuk persiapan prediction test yang dapat digunakan dimana saja dan kapan saja, membantu pengguna yang tidak memiliki kesempatan untuk melakukan les private. E-toefl ini dibangun berbasis android dengan menggunakan bahasa pemograman java android dan development tool menggunakan eclips dan database sqlite.

E-toefl yang dibangun ini terdiri atas beberap fitur diantaranya adalah soal listening, reading dan structure. Pengguna dapat melihat nilai dari soal yang sudah dikerjakan.

Berdasarkan analisis kelayakan sistem yang dilihat dari kelayakan teknis, operasional, ekonomi. Rancangan E-TOEFL berbasis android ini layak untuk diperlengkap dengan soal- soal sehingga dapat diterapkan untuk test TOEFL yang sesungguhnya.

Kata Kunci : E-Toefl, Android, Java Android, Eclips, Sqlite PENDAHULUAN

Pada saat ini, bahasa Inggris mempunyai arti yang sangat penting karena Bahasa Inggris merupakan Bahasa Internasional pertama di dunia.

Kemampuan Bahasa Inggris seseorang mulai diperhitungkan dalam dunia pendidikan maupun dunia kerja, sehingga banyak orang yang memperdalam kemampuan Bahasa Inggris mereka.

Salah satunya mengukur kemampuan dari Bahasa Inggris seseorang tersebut antara lain dapat dilihat dari hasil tes seperti TOEFL, TOEIC, IELTS, dan lain-lain.

Besarnya nilai test TOEFL dengan standar yang telah ditentukan dapat digunakan untuk berbagai syarat seleksi, antara lain beasiswa, studi lanjut, baik di dalam negeri maupun di luar negeri, rekrutment pegawai maupun sebagai salah satu syarat kelulusan dari suatu Perguruan Tinggi.

Selain itu juga seiring berjalannya waktu perkembangan teknologi informasi pun semakin berkembang, ponsel saat ini tidak hanya sebagai media komunikasi tetapi juga sebagai media dalam bidang pendidikan yang biasa disebut dengan MobileLearning. Android merupakan salah satu contoh untuk sistem operasi di perangkat Mobile yang bersifat sumber terbuka sehingga banyak variasi merek smartphone dan komputer tablet yang mengadopsi sistem operasi ini. Pengguna Android lebih banyak dibandingkan dengan pengguna sistem operasi lainnya.

Menurut IDC (International Data Corporation), Android menguasai pasar smartphone dengan jumlah penjualan mencapai 74,9% selanjutnya iOS 13,8%, Blackberry 2,0%, Windows Phone 2,0%, dan yang lainnya 4,5% untuk yang lainnya pada tahun 2012. Begitupun pada tahun 2013 Android 81,2%, blackberry 1,7%, windows phone 3,6%, iOS 12,8%,

(19)

yang lainnya 0,6%. Kemudaia pada tahun 2014 Android 84,4%, iOS 11,7%, Windows Phone 2,9%, Blackberry 0,5%

dan yang lainnya 0,6 %.

METODE PENELITIAN

Jenis Penelitian

Jenis penelitian yang penulis gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian pengumpulan data yaitu dengan cara mencari data dan informasi melalui pencarian artikel, baik dari media cetak maupun media elektronik serta pencarian buku secara litelatur yang berhubungan dengan materi penulisan ini.

Sumber Data

Sumber data yang digunakan penulis dalam penelitian ini bersumber pada data primer dan data sekunder.

Teknik Pengumpulan Data 1. Wawancara

2. Observasi 3. Studi Pustaka

Metode Pengembangan Sistem

SDLC (Systems Development Life Cycle) atau Siklus Hidup Pengembangan Sistem adalah proses pembuatan dan pengubahan sistem serta model dan metodologi yang digunakan untuk mengembangkan sistem-sistem tersebut.

Konsep ini umumnya merujuk pada sistem komputer atau informasi. SDLC juga merupakan pola yang diambil untuk mengembangkan sistem perangkat lunak, yang terdiri dari tahap-tahap:

1. Identifikasi dan Seleksi Sistem 2. Inisiasi dan Perencanaan Sistem 3. Analisis

4. Desain 5. Implementasi 6. Pemeliharaan

HASIL DAN PEMBAHASAN

Data Flow Diagram (DFD)

DFD (Data Flow Diagram) yaitu sebagai alat perancangan sistem yang berorientasi pada alur data dengan konsep dekomposisi yang dapat digunakan untuk penggambaran analisa maupun rancangan sistem yang mudah dikomunikasikan oleh professional sistem kepada pemakai maupun pembuat program.

(1) Diagram Konteks

Tahap pertama dalam perancangan sistem dengan membuat diagram konteks yaitu dimana sistem dapat digambarkan dengan lingkaran tunggal yang mewakili keseluruhan sistem. Berikut ini adalah diagram konteks dari E-Toefl berbasis Android di Politeknik Hasnur :

Gambar 1. Diagram Konteks Sumber : Diolah, 2015 (2) DFD Level 1

Diagram nol (diagram level 1) merupakan satu lingkaran besar yang mewakili lingkaran-lingkaran kecil yang ada di dalamnya.

Merupakan pemecahan dari diagram Konteks ke diagram Nol. Berikut ini adalah dfd level 1 E-Toefl berbasis Android di Politeknik Hasnur Banjarmasin:

(20)

Sumber : Diolah, 2015 Gambar 2. DFD Level 1 Normalisasi

Normalisasi adalah teknik yang digunakan untuk memvalidasi model data. Serangkaian aturan diberlakukan pada data model logis untuk meningkatkan pengaturannya Proses normalisasi merupakan suatu proses pengelompokkan data elemen menjadi data tabel yang menunjukkan entity dan relasinya. Tujuan normalisasi adalah untuk mengurangi penyimpangan informasi dalam proses penambahan, perubahan, penghapusan dan juga untuk mengoptimalkan penggunaan tempat penyimpanan.

(1) Bentuk UnNormal (Tidak Normal) Fields

Id TSoal Jawaba Jawabb Jawabc Jawabd Kunci Jns Nilai

Gambar 3. Normalisasi (Bentuk Tidak Normal)

Sumber : Diolah, 2015 (2) Bentuk Normal 1 (1NF)

Bentuk normal mempunyai ciri yaitu setiap data dibentuk dalam flat file, data dibentuk dalam satu record demi satu record nilai dari field berupa

„Atomic value‟. Tidak ada set atribut yang berulang atau atribut bernilai

ganda (multivalue). Tiap field hanya satu pengertian.

Gambar 4. Normalisasi (Bentuk 1NF)

Sumber : Diolah, 2015

Entity Relationship Diagrams (ERD) Tahapan berikutnya menjelaskan hubungan antar entitas atau ERD yaitu menggambarkan suatu model konseptual yang mendeskripsikan hubungan antara penyimpanan dalam Data Flow Diagrams (DFD). ERD digunakan untuk memodelkan struktur data dan hubungan antar data.

Gambar 5. Entity Relationship Diagram Sumber : Diolah, 2015

Tampilan Aplikasi

Aplikasi E-Toefl berbasis android menampilkan pilihan Start Test, (berisi Structure, Reading, dan Listening), menu Help berisi petunjuk cara penggunaan aplikasi ini, menu About adalah menu yang menjelaskan pembuat aplikasi, dan menu Exit untuk keluar dari aplikasi.

Relationship_1 Tabel_Soal

Id_Soal TSoal Jawaba Jawabb Jawabc Jawabd Kunci

<pi> Integer Text Text Text Text Text Text

<M>

Identifier_1 ...

<pi>

Tabel_Nilai ID_Nilai Jenis Nilai ID_soal-

<pi> Integer Text Integer Integer

<M>

Identifier_1 ... <pi>

(21)

Gambar 6. Form Menu Utama Sumber : Diolah, 2015 Pengujian

Pengujian pada aplikasi E-Toefl berbasis Android di Politeknik Hasnur ini dilakukan pengujian baik dari segi Structure, Reading, maupun Listening.

Setelah dilakukan pengujian, diperoleh tingkat perbandingan sebagai berikut:

Tabel 1. Tabel perbandingan sistem lama dan sistem baru

Kategori Sistem Lama

Sistem Baru a. Integritas Tidak ada Ada

b. Otomatisasi Tidak ada Baik, karena dirancang sedemikian rupa c. Human

error

Sering terjadi kesalahan dalam pemeriksaan hasil tes

Dapat

diminimalkan

d. Backup Kurang Dapat ditingkatkan karena menggunakan database

KESIMPULAN

Berdasarkan hasil penelitian E- TOEFL Berbasis Android, secara umum dapat diambil kesimpulan sebagai berikut :

1. Berdasarkan analisa diatas penulis membuat satu solusi aplikasi yang nantinya akan digunakan sebagaimana mestinya. Perancangan itu meliputi perancangan database, antar muka, serta rancangan input dan output yang diharap kan dapat membantu memudahkan para peserta dalam melaksanakan TOEFL test.

2. Berdasarkan analisis kelayakan system yang dilihat dari kelayakan teknis, operasional, ekonomi.

Rancangan E-TOEFL berbasis android ini layak untuk diperlengkap dengan soal-soal sehingga dapat diterapkan untuk test TOEFL yang sesungguhnya.

DAFTAR PUSTAKA

Ally, M. (2009). Mobile Learning Transforming the Delivery of Education and Training. Canada:

AU Press

Corporate, I. (2015, Januari 27).

smartphone-os-market-share.

Diambil kembali dari IDC Analyz

the future:

http://www.idc.com/prodsen/smartp hone-os-market-share.jsp

Dharmayanti. (2013). TOEFLoid : Aplikasi M-Learning Simulasi Tes TOEFL. Depok

Giber, Z. . (2015). TOP FOKUS TOEFL.

Sidoarjo: Genta Group.

H, N. S. (2004). Android Pemograman Aplikasi Mobile Smartphone dan tablet pc Berbasis Android.

Bandung: INFORMATIKA.

Huda, Z. -g. (2015). TOP FOKUS TOEFL. Sidoarjo: Genta Group Production.

(22)

Kusrini, & Koniyo, A. (2007).

Membangun Sistem Informasi Akuntansi Dengan Visual Basic dan Microsoft SQL Server. Yogyakarta:

ANDI.

Muliani Sukmawati, D. A. (2013).

Jurusan Teknik Infromatika, STIMIK GI MDP. RANCANGAN BANGUN APLIKASI SIMULASI TOEFL BERBASIS ANDROID.

Setiawan, A. (2013). Aplikasi Mobile Learning untuk Persiapan Test of English. Semarang.

Sukmawati, M. (2013). Rancang Bangun Aplikasi Simulasi TOEFL Berbasis Android. Palembang.

(23)

SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN GIZI HARIAN ATLET SEPAKBOLA DENGAN METODE LINEAR PROGRAMMING

(Studi KasusPada Martapura FC)

Billy Sabella1), Oni Soesanto2) dan Andi Farmadi2)

1)Staf Pengajar Program Studi Teknik Informatika Politeknik Hasnur

2)Staf Pengajar Program Studi Ilmu Komputer FMIPA Unlam ABSTRAK

Suatu sistem pendukung keputusan yang diharapkan dapat digunakan untuk pengaturan makanan dan penentuan menu makanan atlet sepakbola agar tercapainya asupan gizi yang optimal, yaitu asupan gizi yang dapat diperbaiki dan mempertahankan status gizi agar tidak terjadi kurang gizi atau lebih gizi (kegemukkan) sebagai salah satu faktor pendukung tercapainya prestasi atlet.Pengaturan dilakukan melalui proses perhitungan kalori yang dibutuhkan masing-masing atlet dengan memperhatikan Indeks Massa Tubuh (IMT), Basal Metabolic Rate (MBR), Specific Dynamic Action (SDA), aktivitas fisik dan faktor pertumbuhan. Sedangkan kecukupan gizi ditentukan dari Energi, Karbohidrat, Protein dan Lemak sebagai sumber kalori yang dibutuhkan atlet. Pemrograman Linier dengan masalah minimalisasi yang diharapkan dapat memberikan solusi penentuan perhitungan kebutuhan gizi atlet.

Kata Kunci : Indeks Massa Tubuh (IMT), Basal Metabolic Rate (MBR), Specific Dynamic Action (SDA), Energi, Karbohidrat, Protein , Lemak dan Pemrograman Linier.

PENDAHULUAN

Sepakbola merupakan olahraga yang banyak digemari oleh masyarakat di seluruh dunia termasuk di Indonesia.

Pembinaan terhadap olahraga ini telah lama dilakukan oleh induk organisasi sepakbola Indonesia (PSSI), namun masih belum menampakkan prestasi yang menggembirakan.

Salah satu faktor yang perlu diperhatikan dalam peningkatan prestasi atlet sepakbola yaitu upaya memenuhi kecukupan gizi atlet sepakbola. Dalam pengaturan gizi atlet sepakbola tersebut diperlukan makanan-makanan yang mempunyai kadar gizi standar atlet sepakbola. Kadar-kadar gizi yang perlu diperhatikan yaitu energi, karbohidrat, lemak dan protein. Namun dalam hal pengaturan makanan ini terkendala dengan biaya yang harus dikeluarkan oleh tim. Tim yang bersangkutan harus

bisa memanajemen keuangan agar dalam pembelian makanan yang sesuai dengan gizi setiap atlet dengan biaya yang minimal. Sehingga gizi yang didapat setiap atlet optimal dan biaya yang dikeluarkan untuk makanan tersebut minimal.

Metode linear programming merupakan sebuah pendekatan matematis untuk menyelesaikan masalah-masalah optimasi. Pendekatan ini merupakan suatu teknik pemecahan yang umum, yang bergerak dari satu solusi ke solusi yang lebih baik sampai solusi yang optimal didapat. Dalam optimalisasi gizi atlet sepakbola dapat menggunakan sistem pendukung keputusan.

Penggunaan metode linear programming merupakan suatu metode pengambilan keputusan untuk menetapkan gizi atlet sepakbola yang benar dan professional dengan biaya yang minimal.

(24)

Tujuan dari penelitian ini adalah membuat sistem pendukung keputusan yang dapat mengatur dan menyusun menu makanan atlet sepakbola agar tercapainya asupan gizi yang optimal, yaitu asupan gizi yang dapat memperbaiki dan mempertahankan status gizi agar tidak terjadi kurang gizi yang atau gizi lebih (kegemukan).

METODE PENELITIAN

Jenis penelitian adalah penelitian perancangan dan pembuatan perangkat lunak. Penelitian ini dilaksanakan selama empat bulan. Bahan atau materi penelitian yang digunakan adalah dokumen yang akan diarsipkan.

Alat Penelitian

Pada penelitian ini peneliti menggunakan peralatan yaitu sebuah laptop dengan spesifikasi Core 2 Duo dengan RAM 2 GB. Untuk Perangkat Lunak digunakan Sistem Operasi Microsoft Windows XP, Delphi, Microsoft Access.

Proses Penelitian

Adapun metodologi yang digunakan dalam penelitian ini adalah :

1. Perencanaan 2. Analisis sistem

a. Pengumpulan Data b. Wawancara

c. Observasi

d. Studi Kepustakaan 3. Perancangan

4. Implementasi 5. Pengujian

HASIL PENELITIAN

Analisis Sistem

Analisis Masukan dan Keluaran Pada proses pengumpulan data didapat beberapa data seperti data atlet dan data jenis makanan.

Sedangkan data yang akan menjadi keluaran/output dalam system yaitu laporan jadwal menu makanan atlet.

Analisis Proses

Analisis proses pada system ini digambarkan dalam beberapa permodelan, yaitu permodelan Use Case Diagram, yang terdiri dari Use Case DiagramPengelolaan pengelolaan sistem dan Use Case Diagram Pembuatan Laporan.

Perancangan Sistem

Pada perancangan sistem yang dilakukan yaitu perancangan basis data dengan menggunakan physical data model. Kemudian dilakukan perancangan proses dengan menggunakan activity diagram untuk melanjutkan dari analisis proses dalam analsis sistem. Dan kemudian dirancang user interface dari sistem yang akan dibuat sesuai dengan kebutuhan sistem.

Implementasi

Proses pertama kali dilakukan pada tahap ini adalah pembuatan physical data model, yang kemudian database dibuat menggunakan MySQL. Dalam tahap ini dilakukan pengimplementasian dalam bentuk kode-kode program untuk membuat aplikasi sesuai dengan keperluan pada user interface.

Ada beberapa form master data pada aplikasi ini yaitu master atlet dan master jenis makanan. Form master terdiri dari input data, simpan data, edit data, hapus data dan menampilkan data.

Berikut ini salah satu implementasi master data adalah master data atlet.

(25)

Gambar 1. Form Master Atlet

Gambar 2. Form Master Jenis Makanan Form penjadwalan makanan

digunakan untuk memasukkan data jadwal menu makanan atlet. Data yang digunakan yaitu kode atlet.

Gambar 3. Form Penjadwalan Makanan

(26)

Form laporan pada aplikasi ini yaitu laporan data atlet, jenis makanan dan jadwal menu makanan atlet. Form laporan digunakan untuk memfilter laporan yang kita pilih berdasarkan

ketentuan yang ada untuk memudahkan dalam pencetakan laporan.Berikut ini salah satu implementasi laporan adalah laporan jadwal menu makanan atlet.

Gambar 4. Form Laporan Data Atlet

Gambar 5. Form Laporan Jenis Makanan Uji Coba dan Evaluasi

Pada tahap uji coba, ada beberapa komponen yang diuji, yaitu validasi penginputan data, pesan kesalahan,

proses kalkulasi, status kelengkapan berkas dan security. Komponen tersebut akan diuji coba dengan menggunakan pengujian Black Box.

(27)

KESIMPULAN

Dari hasil penelitian dan pengamatan dari sistem yang telah dibuat, maka dapat diperoleh kesimpulan sebagai berikut :

1. Pengaturan jumlah kalori yang dibutuhkan atlet dapat dilihat dari perhitungan yang dilakukan berdasarkan IMT, nilai BMR, nilai BMR + SDA, nilai keseharian atlet dan nilai energi olahraga atlet.

Sehingga dihasilkan perhitungan jumlah energi yang dibutuhkan oleh atlet dalam kalori/hari.

2. Model sistem pendukung keputusan untuk menu makanan atlet disesuaikan dengan energi yang dibutuhkan oleh atlet dalam kalori/hari. Sehingga dihasilkan menu makanan dengan standar gizi tiap atlet perhari.

3. Metode linear programming menghasilkan penyusunan menu makanan atlet dengan biaya yang minimal.

DAFTAR PUSTAKA

Burke, M. 1992. Nutrition ResearchIn Humans. Jakarta: Journal Of Midicine.

Hadisutopo. 1997. Riset Operasional.

Jakarta: Jurusan Teknik Informatika Fakultas Teknologi Industri Universitas Persada Indonesia “YAI”.

Hillier, Frederick S., Lieberman, Gerald J. 1990. Pengantar Riset Operasi.

Jakarta: Erlangga.

Husaini, M.A. 2002. Gizi Atlet Sepakbola. Jakarta: Dapertemen Kesehatan RI.

Sediaotema, Achmad Djeani. 2000. Ilmu Gizi Untuk Mahasiswa dan Prrofesi. Jakarta: Dian Rakyat.

Taylor III, Bernard W. 2001. Sains

Manajemen: Pendekatan

Matematika Untuk Bisnis, Edisi Kedua. Jakarta: Salemba Empat.

(28)

RANCANG BANGUN APLIKASI VOICE OVER INTERNET PROTOCOL (VoIP) PADA JURUSAN ADMINISTRASI BISNIS

POLITEKNIK NEGERI BANJARMASIN

Ronny Faslah

Staf Pengajar Program Studi Manajemen Informatika Politeknik Negeri Banjarmasin e-mail : [email protected]

ABSTRAK

Voice Over Internet Protocol (VoIP) merupakan salah satu aplikasi yang menggabungkan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi dimana prinsip-prinsip telekomunikasi jarak jauh telah diterapkan pada sistem komputer melalui jaringan lokal maupun internet secara langsung. Jurusan Administrasi Bisnis Politeknik Negeri Banjarmasin menempati dua gedung yang terpisah dimana belum terdapat sarana komunikasi antar ruangan yang cukup memadai. Akan tetapi Jurusan Administrasi Bisnis sudah memiliki jaringan komputer baik menggunakan kabel maupun wireless yang mencakup seluruh ruangan yang ada di jurusan tersebut. Melihat kebutuhan akan sarana komunikasi di Jurusan Administrasi Bisnis baik yang berbasis teks (chatting) maupun berbasis audio, maka perlu dirancang suatu aplikasi yang bisa melakukan komunikasi berbasis teks dan audio dengan memanfaatkan teknologi VoIP dan jaringan komputer yang ada. Aplikasi dibuat menggunakan bahasa pemrograman Delphi dengan memanfaatkan komponen khusus yang dibuat untuk mengubah teks maupun audio menjadi format digital dan ditransmisikan menggunakan protokol IP. Berdasarkan hasil pengujian, aplikasi yang dibuat dapat menjadi sarana komunikasi berbasis teks maupun audio yang diharapkan dapat memperlancar komunikasi antar ruangan di Jurusan Administrasi Bisnis.

Kata Kunci : Voice over Internet Protocol, VoIP, chat, audio, LAN.

PENDAHULUAN

Voice Over Internet Protocol (VoIP) merupakan salah satu aplikasi yang menggabungkan teknologi komputer dan teknologi telekomunikasi dimana prinsip-prinsip telekomunikasi jarak jauh telah diterapkan pada sistem komputer melalui jaringan lokal maupun internet secara langsung.

Jaringan paling sederhana dari VoIP adalah dua buah komputer yang terhubung melalui jaringan komputer lokal maupun internet. Dengan software tertentu kedua pengguna komputer dapat saling terhubung satu sama lain. Bentuk hubungan tersebut bisa pertukaran file, gambar, dan suara. VoIP merupakan suatu metode digitalisas suara ke dalam

paket-paket data untuk ditransmisikan menggunakan protokol IP.

Politeknik Negeri Banjarmasin mempunyai lima jurusan, salah satunya adalah Jurusan Administrasi Bisnis yang menempati dua gedung yang terpisah.

Jurusan Administrasi Bisnis mempunyai dua program studi yaitu Program Studi DIII Administrasi Bisnis dan Program Studi DIII Manajemen Informatika.

Kedua program studi tersebut berbagi pakai fasilitas yang terdapat di Jurusan Administrasi Bisnis.

Saat ini, Jurusan Administrasi Bisnis belum memiliki sarana komunikasi audio yang efektif untuk menghubungkan dua gedung dan masing- masing ruangan di dalamnya. Walaupun belum memiliki sarana komunikasi audio,

(29)

Jurusan Administrasi Bisnis memiliki jaringan komputer yang cukup memadai baik yang berbasis kabel maupun berbasis wireless. Jaringan komputer tersebut terhubung secara lokal maupun internet melalui tower yang terhubung ke kantor direktorat.

Jaringan komputer yang tersedia bisa digunakan untuk membangun sarana komunikasi yang murah dan efektif dengan memanfaatkan komputer personal (PC) atau notebook yang terhubung ke jaringan komputer. Untuk itu diperlukan aplikasi yang bisa mengubah sinyal audio menjadi paket data yang bisa dikirimkan melalui protokol IP.

Bahasa pemrograman yang digunakan untuk membuat aplikasi ini adalah Embarcadero Delphi 2010 dengan tambahan komponen khusus untuk VoIP.

METODOLOGI PENELITIAN

Metode Pengembangan Sistem

Sistem yang dikembangkan dalam penelitian ini menggunakan model pengembangan sistem SDLC (System Development Life Cycle) atau Daur Hidup Pengembangan Sistem. Salah satu modelnya adalah model Waterfall yang sering di sebut juga model Sekuensial Linear, yang bersifat sistematis, berurutan dalam membangun perangkat lunak.

DASAR TEORI

Arsitektur Jaringan VoIP

Arsitektur dasar jaringan VoIP yang akan dikembangkan seperti pada gambar di bawah ini :

Gambar 1. Arsitektur Dasar VOIP

Pada penelitian ini VoIP dirancang untuk komunikasi audio melalui PC atau Notebook yang terhubung ke jaringan komputer yang berbasis kabel maupun wireless.

Protokol Penunjang Jaringan VoIP Protokol TCP/IP

Transmission Control Protocol/Internet Protocol (TCP/IP) adalah sekumpulan protokol yang didesain untuk melakukan fungsi-fungsi komunikasi data pada jaringan komputer.

TCP/IP terdiri atas sekumpulan protokol yang masing-masing bertanggung jawab atas bagian-bagian tertentu dari komunikasi data. Kesimpulannya, TCP/IP inilah yang memungkinkan kumpulan komputer untuk berkomunikasi dan bertukar data didalam suatu jaringan.

TCP/IP dapat diterapkan dengan mudah di setiap jenis komputer dan inteface jaringan, karena sebagian besar isi kumpulan protokol ini tidak spesifik terhadap satu komputer atau peralatan jaringan tertentu. Sekumpulan protokol TCP/IP ini dimodelkan dengan empat

(30)

layer TCP/IP, sebagaimana terlihat pada gambar dibawah ini.

Gambar 2. Konsep TCP/IP Application Layer

Layer teratas adalah Aplication Layer. Pada layer inilah terletak semua aplikasi yang menggunakan protokol TCP/IP misalnya http, ftp, telnet, smpt dan lain sebagainya.

Transport Layer

Layer Transport, berisi protokol yang bertanggung jawab untuk mengadakan komunikasi antara dua host/komputer. Pada lapisan Transport menggunakan Acknowledgement positif dan Acknowledgement negative pada aliran datanya. Acknowlegment positif akan memberitahukan pesan apabila data yang di transferkan telah sampai sedangkan Acknowledgement negative jika paket yang ditransfer tidak sampai ke tujuan maka akan terjadi pengiriman ulang. Kedua protokol tersebut ialah TCP (Transmission Control Protokol) dan UDP (User Datagram Protocol).

Network Layer

Lapisan Network bertanggung jawab mengirim dan menerima data ke dan dari media fisik. Media fisiknya dapat berupa kabel, serat optik atau gelombang radio. Karena tugasnya ini, protokol pada layer ini harus mampu menterjemahkan sinyal listrik menjadi data digital yang di mengerti oleh

komputer, yang berasal dari peralatan lain yang sejenis.

Link Layer

Lapisan Internet bertanggung jawab dalam proses pengiriman paket ke alamat yang tepat. Pada layer ini terdapat tiga macam protokol, yaitu IP, ARP, dan ICMP. IP (Internet Protocol) berfungsi untuk menyampaikan paket data ke alamat yang tepat. ARP (Address Resulotion Protocol) ialah protokol yang digunakan untuk menemukan alamat hardaware dari host/komputer yang terletak pada network yang sama.

Sedangkan ICMP (Internet Control Massage Protocol) ialah protokol yang digunakan untuk mengirimkan pesan dan melaporkan kegagalan pengiriman data.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Kebutuhan Fungsional

Aplikasi yang dibangun mempunyai fitur sebagai berikut :

- Aplikasi menghubungkan pengguna melalui jaringan komputer yang sama.

- Pengguna bisa mengelola data kontak yang berisi nama pengguna lain dan IP yang digunakannya.

- Pengguna bisa mengirimkan pesan teks kepada pengguna lain.

- Pengguna bisa melakukan panggilan audio kepada pengguna lain.

- Pengguna bisa berkomunikasi langsung dua arah tanpa harus bergantian.

- Pengguna bisa mengubah pengaturan aplikasi yang pengaturan volume dan pengaturan pesan teks.

Model Proses

Model proses pada aplikasi VoIP ini menggunakan Data Flow Diagram (DFD). DFD menggambarkan pandangan mengenai masukan, proses dan keluaran sistem yang berhubungan

(31)

denganmasukan, proses dam keluaranserta merepresentasikan danmenganalisis prosedur-prosedur mendetail dalam sistem yang lebih besar.

Gambar 3. Context Diagram Aplikasi VoIP

Pengguna bisa mengelola data kontak, mengirimkan pesan, melakukan panggilan suara, begitu juga sebaliknya pengguna di sisi lain bisa menerima dan menjawab panggilan suara.

Gambar 4. DFD Level 1 Pengguna Rancangan Database

Rancangan database untuk aplikasi VoIP hanya terdiri dari dua tabel yaitu table Contact untuk menyimpan nama pengguna lain dan alamat IP yang digunakan pengguna tersebut serta table Setting yang digunakan untuk menyimpan pengaturan aplikasi.

Implementasi Modul Program Pemanggilan Fungsi

Aplikasi mempunyai 4 fungsi utama yaitu melakukan pemanggilan suara, mengirimkan pesan teks, menambah dan mengedit data kontak, berikut potongan baris program untuk empat fungsi utama tersebut :

procedure

TFNokia5800.suiImageButton14Click(Sender:

TObject);

begin

Case (Sender as TsuiImageButton).Tag of 1 : Begin

StartTime := Now;

Voip1.placecall(ContactsIPAddress.Value);

Text := Voip1.Local_IP + ' : ' + 'Call Request!';

Voip1.sendmessage(Text);

NoteBook1.ActivePage :=

'Calling';

Label8.Caption :=

ContactsContact.Value;

Label9.Caption :=

ContactsIPAddress.Value;

Timer2.Enabled := True;

End;

2 : Begin

suiMemo1.Clear;

suiMemo1.Lines.Add('Chat Request to ' + ContactsContact.Value);

Voip1.placecall(ContactsIPAddress.Value);

Text := Voip1.Local_IP + ' : ' + 'Chat Request!';

Voip1.sendmessage(Text);

NoteBook1.ActivePage :=

'Messaging';

End;

3 : Begin

NoteBook1.ActivePage :=

'AddContact';

Contacts.Insert;

End;

4 : Begin

NoteBook1.ActivePage :=

'AddContact';

Contacts.Edit;

End;

End;

end;

Event berikut digunakan untuk menangani pengiriman pesan teks :

procedure

TFNokia5800.Voip1TextMessage(Sender: TObject;

text: String);

var

IPAddress, Pesan, Kontak : String;

begin

IPAddress := GetIPAddress(Text);

Kontak := GetContact(IPAddress);

(32)

Pesan := GetPesan(Text);

If Pesan = 'Call Request!' then Begin

NoteBook1.ActivePage := 'Calling';

Label7.Caption := Pesan;

Label8.Caption := Kontak;

Label9.Caption := IPAddress;

StartTime := Now;

Timer2.Enabled := True;

End;

If Pesan <> 'typing' then Begin

If IPAddress = '' then suiMemo1.Lines.Add(Pesan)

else suiMemo1.Lines.Add(Kontak + ' : ' + Pesan);

Label12.Caption := '...';

If TrayComp1.ShowForm = False then Begin

If (Pesan = 'Call Request!') then suiMSNPopForm1.MessageText :=

'You''ve Got Call From ' + Kontak

else suiMSNPopForm1.MessageText := 'You''ve Got Message From ' + Kontak;

suiMSNPopForm1.Popup;

End;

End else Label12.Caption := 'typing';

end;

Implementasi Antar Muka

Gambar 5. Tampilan Awal Aplikasi

Gambar 6. Manajemen Kontak

Gambar 7. Memanggil Pengguna Lain

Gambar

Gambar 1. diagram flow diagram  Entity Relationship Diagram/ Enhanced  Entity Relationship
Gambar 6. Pendaftaran user baru  4.  Tampilan Produk
Diagram  nol  (diagram  level  1)  merupakan  satu  lingkaran  besar   yang  mewakili  lingkaran-lingkaran  kecil  yang  ada  di  dalamnya
Gambar 3. DFD Level 2 Proses  Pengolahan Nilai
+7

Referensi

Dokumen terkait

Evaluasi kinerja insidentil dapat dilakukan oleh Pimpinan lembaga sewaktu-waktu berdasarkan kebutuhan dan urgensi atas kinerja Pegawai ataupun atas suatu program atau

Dari beberapa uraian diatas dapat disimpulkan bahwa Metode Penelitian Kuantitatif adalah suatu bentuk metode penelitian yang digunakan untuk meneliti pada populasi atau

Sentra produksi kedelai di Kalimantan Selatan adalah Kabupaten Kotabaru, Tabalong dan Kabupaten Tanah Laut(Distan Provinsi Kalsel, 2010).Pada Tahun 2014, dilakukan kegiatan

Mata kuliah ini membahas pemrograman komputer yang meliputi pemrograman animasi (Flash), authoring program (Authorware), dan pemrograman script untuk membuat

Sapi Simmental Peranakan Ongole (SIMPO) merupakan hasil persilangan antara sapi Simmental dengan sapi PO. Karakteristik sapi ini menyerupai sapi PO, Simmental dan perpaduan

• Dalam penggunaan Pestisida, tidak semua bahan kimia Dalam penggunaan Pestisida, tidak semua bahan kimia yang digunakan mencapai organisme sasaran, sehingga yang

Puji dan syukur penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan rahmat dan karunia-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini sebagai salah satu

Berdasarkan hasil analisis data, pengujian hipotesis dan pembahasan dari penelitian yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa pembelajaran menggunakan isu