19 BAB III
METODOLOGI PENELITIAN 3. 1 Metode Penelitian
Metode penelitian ini merupakan kumpulan metode yang dimiliki dan dilakukan oleh penulis dalam rangka untuk mengumpulkan informasi atau data serta melakukan investigasi pada data yang telah didapatkan tersebut. Metode penelitian memberikan gambaran rancangan penelitian akan dilakukan peneliti.
20
21 3. 2 Tahapan Penelitian
Pada tahapan ini adalah tahapan dimana melakukan penyelesaian suatu permasalahan yang diakukan peneliti, untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada diagram flowchart sebagai berikut :
3. 3 Survey lapangan
Survey lapangan dilakukan agar mengetahui permasalahan yang ada dan mendapatkan gambaran mengenai kasus apa yang akan diteliti. Dengan mengetahui kasus yang ada dilapangan, peneliti dapat menentukan metode apa yang akan digunakan.
3. 4 Identifikasi masalah
Pada tahap merumuskan sebuah masalah pada penelitian yang difokuskan adalah masalah yang berhubungan dengan Usability . Kemudian dalam penetapan tujuan penelitian difokuskan pada pemecahan dalam permasalahan di Usability sehingga peneliti dapat memberikan solusi agar dapat meminimalisir terselesaikannya sebuah masalah.
3. 5 Perumusan masalah
Pada tahap ini, masalah yang ada dilapangan dirumuskan agar sesuai dengan tujuan dari penelitian tersebut. Bila tidak dirumuskan, ditakutkan hasil dari penelitian tidak sesuai dengan apa yang diharapkan.
3. 6 Studi literatur
Studi literatur adalah tahapan dimana peneliti mencari serta mengumpulkan refrensi teori yang relevan dengan kasus atau permasalahan yang diteliti. Referensi tersebut bisa berupa jurnal, buku, peneliti terdahulu, bahkan artikel-artikel di situs-situs online. sesuai dengan masalah dan tujuan penelitian pada bab II landasan teori.
3. 7 Penentuan Tujuan Penelitian
Tujuannya untuk mengetahui perbedaan usability aplikasi Alfagift dan Klikindomart sehingga dapat memberikan manfaat bagi developer aplikasi ecommerce mengenai atribut usability yang manakah perlu mendapat perhatian khusus dalam menciptakan sebuah aplikasi yang tepat sasaran susai dengan kebutuhan dan keinginan konsumen.
3. 8 Analisa Kebutuhan
Kemudian untuk tahap pengumpulan data dapat digolongkan menjadi beberapa pengambilan data diantaranya :
22 3.8.1. Variabel Penelitian
Variabel penelitian adalah segala sesuatu yang dijadikan sebagai objek penilitian. Menurut Sugiyono (2016:39) variabel penilitian adalahn suatu yang berbentuk apa saja yang telah ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi tentang hal tersebut, kemudian didapat kesimpulannya (Sugiyono 2016)(Sugiyono 2016)(Sugiyono 2016)(Sugiyono 2016)(Sugiyono 2016)(Sugiyono 2016)(Sugiyono 2016)(Sugiyono 2016)(Sugiyono 2016) Penlitian usability ini menggunakan 2 variabel. Variabel yang digunakan adalah variabel independen (bebas) dan variabel dependen (terikat).
1. Variabel Independen
Variabel independen atau variabel bebas adalah variabel yang mempengaruhi atau menjadi sebab adanya perubahan dari variabel dependen (terikat) (Kusuma, Noviasari, and Marthasari 2016). Pada penilitian ini, variabel bebas yang digunakan adalah kelima aspek usability, kelima aspek tersebut adalah learnbility, efficiency, memorability, errors dan satisfaction
2. Variabel Dependen
Menurut Sugiyono (2016:39), variabel dependen (terikat) adalah variabel yang menjadi akibat atau variabel yang dipengaruhii oleh adanya variabel independen (bebas). Variabel dependen yang diteliti dalam penilitian ini adalah tingkat usability dari suatu system informasi penjualan di aplikasi Alfagift dan Klikindomart
23 3. 9 Penyusunan kuisioner
3.9.1. Metode SUS
Metode pengumpulan data primer dalam penelitian ini dilakukan dengan metode penyebaran angket/kuisioner melalui media survei untuk mendapatkan data. Kuisionerini akan disebar kepada masyarakat umum. Kuisioner penelitian ini menggunakan parameter metode SUS, dimana setiap parameternya memiliki indicator masing-masing (Informasi 2017). Kuisioner dibuat dalam bentuk skor point dengan model skala likert, untuk pengukuran tingkat persetujuan user terhadap statement hasil pengukuran kemudian diolah dengan metode statistik deskriptif lalu dilakukan analisa baik terhadap masing-masing parameter atau terhadap keseluruhan parameter (Rahadi 2014). Berikut ini adalah kuisioner yang akan digunakan dalam penelitian.
Tabel 3. 1 Pernyataan Kuisioner Penelitian
No Pertanyaan
1 Saya sepertinya akan sering menggunakan website ini
2 Saya melihat ada bagian menu website ini yang cukup merepotkan 3 Saya rasa website ini mudah digunakan
4 Saya sepertinya membutuhkan bantuan teknisi agar dapat menggunakan website ini dengan lancar
5 Saya rasa menu pada website ini sudah terintegrasi dengan baik 6 Saya menemukan terlalu banyak ketidak konsistenan dalam website ini 7 Saya pikir orang-orang akan dapat menggunakan website ini dalam waktu yang
sangat cepat
8 Saya rasa website ini sangat sulit digunakan 9 Saya merasa mantap menggunakan website ini
10 Saya harus belajar banyak hal terlebih dahulu sebelum menggunakan website ini
Kuisioner yang telah dibuat kemudian dinilai dengan menggunakan skala Likert. Skala Likert dirancang agar responden menjawab sesuai dengan pengalamannya dalam menggunakan aplikasi Alfagift dan Klikindomart. Responden akan menentukan nilai dari setiap pertanyaan yang ada didalam kuisioner, dalam berbagai tingkatan pada setiap butir pertanyaan atau pernyataan yang terdapat dalam kuisioner. penilaian menggunakan skala 1 sampai dengan 5, sebagai berikut
24
Tabel 3. 2 Tabel Nilai Kuisioner
PK STS TS N S SS
Nilai 1 2 3 4 5
Keterangan :
PK = Pertanyaan Kuisioner N = Netral
STS = Sangat Tidak Setuju S = Setuju
TS = Tidak Setuju SS = Sangat Setuju
3.9.2. Metode PACMAD
Metode penelitian yang digunakan adalah metode kuantitatif. Dimana penelitian yang dilakukan bersifat deskriptif.Penelitian ini dilakukan dengan menilik kejadian-kejadian yang terjadi dan mengklasifikasi berdasarkan variable dalam metode PACMAD.Kemudian data yang diperoleh dari sampel akan olah untuk ditarik kesimpulan, Berikut ini adalah kuisioner yang akan digunakan dalam penelitian.
Tabel 3. 3. Kuisioner metode PACMAD
NO Pertanyaan
1. Effectiviness
1 Aplikasi ringan dan cepat saat di operasikan
2 Barang yang disajikan diaplikasi mudah direspon oleh pengguna 3
Tahapan yang dibutuhkan untuk menyelesaikan transaksi mudah dan cepat
2. Cognitif Load
1 Font tulisan yang mudah dibaca di tampilan aplikasi
2
Warna teks dan warna latar pada aplikasi kontras sehingga mudah dibaca
3 Bahasa yang digunakan sangat mudah untuk dipahami
25 3. 10 Pengumpulan Data
Pada tahap ini dilakukan pengumpulan data-data yang dibutuhkan dalam penelitian. Adapun data yang dibutuhkan peneliti yaitu, data dari responden yang pernah menggunakan aplikasi alfagift dan Klikindomart.
3. 11. 1. Pengambilan Sampel
Pengambilan sampel dalam penelitian ini adalah dengan menggunakan media google form. Dengan digunakannya google form ini penulis menyebarkan kuisioner dengan media sosial seperti Instagram dan whatsapp. Metode pengambilan sampel yang peneliti gunakan adalah metode aksidental dimana teknik ini menentuan sampel dengan penetapan secara kebetulan. Ciri yang dijadikan target oleh peneliti adalah para pengguna aplikasi alfagift dan Klikindomart dikota Malang
3. 11. 2. Kriteria Sampel
Sampel adalah bagian dari sejumlah karateristik yang dimiliki oleh populasi yang digunakan untuk penelitian. Sampel juga diambil dari populasi yang benar-benar mewakili dan valid yaitu dapat megukur sesusatu yang seharusnya diukur (Sujarweni 2015)(Komala 2017).
jumlah populasi dalam penelitian ini tidak diketahui secara pasti jumlahnya, maka teknik pengambian (Komala 2017)(Zikmund, William G 2013), sampel yang digunakan adalah rumus Bernaulli sebagai berikut
Keterangan :
n = Jumlah sampel
Z = Nilai yang didapat dari table normal standar dengan peluang ∞
2
e = tingkat kesalahan
p = Probabilitas populasi yang tidak diambil sebagai populasi q = Probabilitas populasi yang diabil sebagai sampel (1-p)
26
Dalam penelitian ini digunakan tingkat ketelitian (∝) sebesar 1% dan tingkat kepercayaan sebesar 98% sehingga diperoleh nilai Z = 1,96, nilai e (tingkat kesalahan) telah ditentukan sebesar 10%. Probabilitas kuisioner benar q (diterima) atau salah p (ditolak) masing-masing 50% (0,5). Berdasarkan rumus Bernaulli diatas,, maka perhitungan sampel yang akan digunakan peneliti adalah sebagai berikut :
𝑛 ≥(1,96)
2. 0,05.0,05
(0,01)2
𝑛 ≥ 96,04 ≈ 96
Berdasarkan perhitungan dengan menggunakan rumus ernaulli, maka diperoleh jumlah sampel sebesar 96. Jadi, sampel yang akan digunakan untuk mewakili populasi adalah sebanyak 96 responden.
27 3. 11 Pengolahan Data
3.12.1. Uji Validitas
Validitas merupakan suatu ukuran yang menunjukkan tingkat kehandalan dan kesahihan suatu instrument (Arikunto, 2010). Teknik uji validitas yang digunakan adalah teknik Corrected Item Total Correlation. Uji validitas dilakukan dengan mengukur korelasi antara variabel dengan total skor variabel. Kriteria validasi suatu pertanyaan dapat ditentukan jika 𝑟 hitung > 𝑟 tabel, maka pertanyaan yang diajukan valid. Sebaliknya, jika 𝑟 hitung < 𝑟 tabel, maka pertanyaan yang diajukan tidak valid.
3.12.2. Uji Reabilitas
Uji reliabilitas atau uji keandalan digunakan untuk mengetahui sejauh mana suatu alat pengukur dapat dipercaya atau diandalkan. Hasil pengukuran dapat dipercaya apabila dalam beberapa kali pengukuran hasil yang didapatkan relatif sama, selama aspek pengukuran belum berubah . Untuk mengetahui koefisien reliabilitas dilakukan dengan melakukan skala uji.
Teknik perhitungan yang paling umum dipakai menurut (Indrawati 2015) adalah teknik Alpha Cronbach.Koefisien Alpha Cronbach minimal 0,50 menunjukkan bahwa kuesioner memiliki tingkat reliabilitas cukup baik.Oleh karna itu reliabilitas penelitian ini dihitung dengan menggunakan teknik perhitungan Alpha Cronbach.
3.12.3. Uji Normalitas
Untuk mendeteksi normalitas data dapat dengan uji Kolmogorov Smirnov dilihat dari data residual.Signifikansi yang digunakan adalah 0,05 sehingga dikatakan berdistribusi normal tatkala nilai signifikansi uji Kolmogorov Smirnov Sig. > 0,05 dan dikatakan tidak berdistribusi normal apabila nilai signifikansi uji Kolmogorov Smirnov Sig < 0,05.
28 3.12.4. Uji Mann-whitney
H0 : Tidak terdapat perbedaan dari sudut pandang konsumen tentang usability pada aplikasi alfagift dan Klikindomart.
H1 : Terdapat perbedaan dari sudut pandang konsumen tentang usability pada aplikasi alfagift dan Klikindomart.
3. 12 Analisa dan Pembahasan
Hasil data yang diperoleh dari penyebaran kuisioner dilakukan analisi. Analisis ini bertujuan untuk mengetahui presentase nilai Learnbility, efficiency, memorability, error, dan satisfaction pada aplikasi Alfagift dan Klikindomart. Analisis hasil dilakukan setelah semua kuisioner telah diisi oleh responden yang dirasa mewakili setiap populasi pengguna aplikasi Alfagift dan Klikindomart. Data yang sudah dikumpulkan dari para responden dianalisa dengan menggunakan metode System Usability Scale. Setelah melakukan analisa, selanjutnya mengukur tingkat presentase Usability system.
3.13.1. System Usability Scale
Setelah hasil kuisioner dinyatakan valid dan reliable. Selanjutnya hasil kuisioner diolah menggunakan metode System Usability Scale (SUS). Metode SUS digunakan untuk mengolah dan menganalisa hasil dari kuisioner yang
sudah disebarkan.
Skor SUS akan dapat memberi tahu Anda kinerja kegunaan dalam aspek efektivitas, efisiensi, dan kemudahan penggunaan secara keseluruhan. Meskipun setiap tanggapan menghasilkan skor pada skala 0 - 100, jangan salah mengartikannya sebagai persentase atau persentil. Nilai SUS rata-rata adalah 68. Ini berarti bahwa skor 68 hanya akan menempatkan Anda pada persentil ke-50. Di bawah ini adalah pedoman umum tentang interpretasi skor SUS:
29
Tabel 3. 4 Score SUS
Score SUS Kelas Peringkat
>80,3 A Luar biasa 68 – 80,3 B Baik 68 C Sedang 51-68 D Buruk ,51 F Sangat buruk 3.13.2. Pengukuran Usability
Dalam melakukan pengukuran usability, seperti yang telah dijelaskan pada rumus 2.1, diperlukan skor yang diobservasi dan skor yang diharapkan untuk mendapatkan persentase kelayakan. Nilai diobservasi merupakan pembilang yang didapatkan dari seluruh total pada jumlah skor 96 responden, sedangkan nilai pada skor yang diharapkan dihitung berdasarkan skor tertinggi skala Likert dikalikan banyak jumlah pernyataan yang telah valid kemudian dikalikan dengan banyak sampel penelitian.
Kemudian data yang diperoleh dari perhitungan menggunakan rumus 2.1 dikonversi berdasarkan tabel kategori kelayakan (Marthasari and Hayatin 2017), sebagai berikut :
Tabel 3. 5 Klasifikasi Kelayakan Sistem
Angka (%) Klasifikasi
<21 Sangat tidak layak
21-40 Tidak layak
30
61-80 Layak