R ENCANA STR A TEGIS
2 020-2 024
DIR EKTORA T
KEA MA NA N DIPLO MATIK
D I R E KTORAT J END E RAL I N FO R MASI
DA N D I P LOM ASI PUB L IK
KATA PENGANTAR
Atas berkat rahmat Allah Yang Maha Esa, Alkhamdulillah kami telah menyelesaikan Rencana Strategis Direktorat Keamanan Diplomatik Tahun 2020-2024, Penyusunan Rencana Strategis ini mengacu pada Rencana Strategis Direktorat Jenderal lnformasi dan Diplomasi Publik Tahun 2020-2024 serta Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2020-2024, Pemerintahan Indonesia berdasarkan pada visi “terwujudnya Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian berlandaskan gotong royong” dengan 7 agenda pembangunan dan Kemlu berperan dalam melaksanakan salah satu agenda tersebut yaitu “memperkuat stabilitas Politik, Hukum, Pertahanan dan Keamanan serta transformasi pelayanan publik
Sesuai dengan hasil pembahasan yang dilakukan oleh seluruh pegawai Direktorat Keamanan Diplomatik, maka dirumuskanlah Visi Direktorat Keamanan Diplomatik yang ingin dicapai selama 5 tahun ke depan yaitu "Terwujudnya sistem pengamanan yang optimal dalam melindungi berbagai instrumen strategis bagi pelaksanaan politik luar negeri" dengan 2 (dua) misi, 1 (satu) tujuan dan 4 (empat) sasaran strategis.
Kami berharap kiranya Rencana Strategis Direktorat Keamanan Diplomatik dapat bermanfaat sebagai pedoman dan acuan dalam rangka meningkatkan kinerja Direktorat Keamanan Diplomatik serta Direktorat Jenderal lnformasi dan Diplomasi Publik pada khususnya dan Kementerian Luar Negeri pada umumnya serta menjadi perwujudan manajemen pemerintahan yang efektif, efisien, transparan dan akuntabel
Jakarta, Desember 2020 Direktur Keamanan
Diplomatik
Teguh Wardoyo NIP. 19610218 198603 1 001
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ... ii
DAFTAR ISI ... iii
BAB I ANALISIS SWOT ... 1
BAB II VISI, MISI,TUJUAN, DAN SASARAN STRATEGIS DIREKTORAT KEAMANAN DIPLOMATIK ... 2
11.1. Visi ... 2
11.2. Misi ... 2
11.3. Tujuan ... 4
11.4. Sasaran Strategis ...5
Lampiran 1: Matriks Strategi Direktorat Keamanan Diplomatik ...7
Lampiran 2: Matriks Target Kinerja Direktorat Keamanan Diplomatik ... 9
BAB I ANALISIS SWOT
Adanya global war terkait pandemi Covid 19, menyebabkan adanya kebijakan lock down di seluruh dunia. Dinamika poleksosbudhankam yang terjadi di wilayah akreditasi secara tidak langsung dapat berpengaruh bagi pelaksanaan kegiatan Perwakilan RI di luar negeri. Penerapan protokol kesehatan yang ketat dan ketersediaan alat pelindung diri dan fasilitas kesehatan dari bahaya penyebaran Covid 19 menimbulkan berbagai ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan (AGHT) yang dapat mengurangi efektifitas pelaksanaan kegiatan Perwakilan RI atau bahkan mengancam keamanan personil Perwakilan RI.
Bentuk ancaman keamanan pun berubah dan meningkat dengan semakin berkembangnya teknologi di masa kini. Bentuk-bentuk ancamannya tidak hanya berupa ancaman yang terlihat secara fisik, namun juga dapat berupa ancaman non-fisik, seperti kesehatan, psikologi atau berupa serangan digital / cyber melalui perangkat komputer.
Untuk mendukung citra positif Indonesia di dunia internasional perlu adanya koordinasi yang handal, bimbingan teknis dan evaluasi secara reguler terhadap pelaksanaan pengamanan diplomasi RI. Kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis bertujuan untuk meningkatkan security awareness seluruh personel perwakilan. Sedangkan kegiatan evaluasi melibatkan satuan kerja baik dari lingkungan internal maupun eksternal Kementerian Luar Negeri untuk melakukan serangkaian proses yang bertujuan menganalisa ancaman keamanan dari celah-celah yang potensial.
Pada tataran dunia internasional, Indonesia dipandang semakin memiliki posisi dan peranan yang penting. Upaya peningkatan citra positif Indonesia perlu didukung pula oleh kondisi keamanan yang kondusif baik didalam maupun luar negeri. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Direktorat Keamanan Diplomatik pada periode 2020-2024 seiring dengan arah Renstra Direktorat Jenderal lnformasi dan Diplomasi Publik Tahun 2020-2024 akan secara aktif melakukan berbagai langkah pengamanan yang handal dan kondusif melalui peningkatan pengamanan informasi, dokumen, dan personil dalam melindungi instrumen strategis bagi pelaksanaan politik luar negeri.
Strategi Direktorat Keamanan Diplomatik untuk 5 tahun ke depan perlu dianalisis dari segi internal dan eksternal organisasi mengingat peningkatan peran di bidang keamanan diplomatik perlu didukung oleh kegiatan yang terukur, berkualitas, dan akuntabel. Analisis SWOT selengkapnya dapat dilihat dari tabel berikut:
MATRIKS ANALISA SWOT
BAB II
VISI,MISI, TUJUAN,DAN SASARAN STRATEGIS DIREKTORAT KEAMANAN
DIPLOMATIK
11.1. Visi
Visi Direktorat Keamanan Diplomatik selaras dengan Visi Direktorat Jenderal lnformasi dan Diplomasi Publik tahun 2020-2024 yaitu "Menjadi penjuru penguatan citra positif Indonesia" yang mendukung dan bermuara pada IKU Kementerian Luar Negeri, yaitu “Indeks citra Indonesia di dunia internasional” dan Kegiatan pada Renstra Kementerian Luar Negeri tahun 2020-2024 “Penguatan Citra Positif Indonesia Melalui Peningkatan Peran Diplomasi Publik”.
. Visi Direktorat Keamanan Diplomatik:
"Menjadi penggagas utama sistem pengamanan diplomatik yang handal" Penggagas utama adalah pencetus gagasan.
Utama. adalah terbaik,nomor satu, amat baik, lebih baik dari yang lain-lain, terpenting. Sistem pengamanan adalah kesatuan tindakan, kebijakan dan tata cara pengamanan meliputi pengamanan fisik dan obyek vital, personil, serta informasi, dengan melibatkan seluruh sumber daya yang ada, untuk dapat mengidentifikasi, mencegah, dan menanggulangi setiap bentuk ancaman dan gangguan.
Handal adalah dapat dipercaya,tumpuan.
11.2. Misi
Untuk mewujudkan Visi Direktorat Keamanan Diplomatik, maka ditetapkan 2 (dua) misi sebagai berikut:
1. Memperkuat pengamanan diplomatik yang handal
Renstra Direktorat Keamanan Diplomatik 202 0 – 2 0 2 4
Memperkuat adalah menjadikan lebih kuat dari kondisi sebelumnya. Pengamanana meliputi pengamanan fisik, informasi dan personil.
Pengamanan fisik adalah segala kegiatan dan tindakan yang ditujukan untuk mengamankan premises dan aset Perwakilan RI dari ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan (AGHT) pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab .
Pengamanan informasi adalah segala kegiatan dan tindakan yang dilakukan untuk mencegah timbulnya kebocoran, kehilangan, kerusakan, dan penyalahgunaan seluruh informasi dalam bentuk apapun yang dapat merugikan dan membahayakan kepentingan NKRI.
Pengamanan personil adalah setiap kegiatan dan tindakan yang ditujukan untuk mengamankan semua personil Perwakilan RI beserta keluarga serta mengamankan Perwakilan Asing dan pelaksanaan kegiatan internasional di Indonesia.
Meningkatkan adalah menjadikan lebih baik dari kondisi sebelumnya. Kua/itas adalah tingkat baik buruknya sesuatu, kadar, mutu.
Rekomendasi adalah saran dan masukan yg menganjurkan (membenarkan, menguatkan). Pengamanan fisik adalah segala kegiatan dan tindakan yang ditujukan untuk mengamankan premises dan aset Perwakilan RI dari ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan (AGHT) pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.
Pengamanan informasi adalah segala kegiatan dan tindakan yang dilakukan untuk mencegah timbulnya kebocoran, kehilangan, kerusakan, dan penyalahgunaan seluruh
Renstra Direktorat Keamanan Diplomatik 202 0 – 2 0 2 4
informasi dalam bentuk apapun yang dapat merugikan dan membahayakan kepentingan dan keutuhan NKRI.
Pengamanan personil adalah setiap kegiatan dan tindakan yang ditujukan untuk mengamankan semua personil Perwakilan RI beserta keluarga serta mengamankan Perwakilan Asing dan pelaksanaan kegiatan internasionaldi Indonesia.
Memperkuat adalah menjadikan lebih kuat dari kondisi sebelumnya.
Sumber daya manusia adalah salah satu faktor yang sangat penting dalam suatu organisasi yang harus dikelola dengan baik untuk meningkatkan efektivitas dan efisiensi organisasi
Keamanan fisik adalah kondisi dinamis bebas dari bahaya, ancaman, gangguan dan bencana sehingga mendukung terciptanya keselamatan, ketertiban, dan kententrarnan di premises Perwakilan RI
Keamanan informasi adalah kondisi dinamis bebas dari bahaya, ancaman, gangguan dan bencana sehingga mendukung terciptanya keselamatan, ketertiban, dan kententraman dalam pendistribusian informasi khususnya yang bersifat terbatas dan rahasia.
Keamanan personil adalah kondisi dinamis bebas dari bahaya, ancaman, gangguan dan bencana sehingga mendukung terciptanya keselamatan, ketertiban, dan kententraman bagi personil Perwakilan RI beserta keluarga selama berada di wilayah akreditasi, serta personil Perwakilan Asing dan delegasi VVIP/VIP selama berada diwilayah Indonesia.
11.3. Tujuan
Sebagai tahapan dalam mewujudkan Visi, Direktorat Keamanan Diplomatik memiliki Tujuan sebagai berikut:
Pengamanan diplomatik yang optimal di dalam dan luar negeri
Pengamanan diplomatik adalah segala usaha, pekerjaan, kegiatan dan tindakan dalam rangka pencegahan, penangkalan, penanggulangan dan pengawasan terhadap setiap ancaman dan gangguan keamanan, ketertiban serta keselamatan yang berkenaan dengan hubungan resmi antara negara, organisasi internasional, atau subjek hukum internasional lainnya.
Renstra Direktorat Keamanan Diplomatik 202 0 – 2 0 2 4
Pengamanan diplomatik antara lain meliputi pengamanan Perwakilan RI, pengamanan Perwakilan Asing dan kegiatan internasional, pengamanan daerah rawan konflik dan perbatasan serta koordinasi kunjungan orang asing dalam menjaga dan memagari kedaulatan NKRI.
Optimal adalah baik,tertinggi, maksimal, handal, kondusif
Tujuan ini diukur melalui indikator dan target rekomendasi sampai dengan tahun 2024 melalui kinerja di Bidang Keamanan lnformasi, Personalia, dan Kerja Sama Keamanan Diplomatik.
Target dari tujuan ini sebagaimana tabel di bawah.
Tujuan lndikator Kinerja Utama Target 2020 Target 2024 Pengamanan diplomatik
yang optimal di dalam dan luar negeri
Jumlah rekomendasi dalam rangka peningkatan peran di bidang keamanan informasi, personalia dan kerja sama keamanan diplomatik 52 rekomendasi 75 rekomendasi 11.4. Sasaran Strategis
Sasaran strategis Direktorat Keamanan Diplomatik yaitu:
Menguatnya citra positif Indonesia melalui peningkatan peran di bidang keamanan informasi, personalia dan kerja sama keamanan diplomatik
Citra positif adalah gambaran atau kesan baik
Keamanan adalah kondisi dinamis bebas dari bahaya, ancaman, gangguan, dan bencana sehingga mendukung terciptanya keselamatan. ketertiban, dan ketentraman.
/nformasi adalah aset bernilai berupa keterangan baik lisan, tulisan dan gambar maupun data yang telah diproses menjadi bentuk yang memiliki arti.
Persona/ia adalah unsur pegawai Kementerian Luar Negeri dan Perwakilan RI maupun subjek hukum internasional lainnya selama berada di Indonesia.
Renstra Direktorat Keamanan Diplomatik 202 0 – 2 0 2 4
antara Kementerian Luar Negeri dengan Perwakilan RI, Kementerian Luar Negeri dengan instansi terkait ataupun aparat keamanan untuk mencapai tujuan bersama dalam rangka peningkatan keamanan bagi premises Perwakilan RI, Perwakilan negara-negara sahabat dan organisasi
internasional yang berada di Indonesia, para delegasi dan tamu VVIP/VIP pada pelaksanaan sidang/ konferensi internasional yang dilaksanakan di Indonesia, subjek hukum internasional lainnya, serta koordinasi kunjungan orang asing dalam menjaga dan memagari kedaulatan NKRI.
Peningkatan peran adalah proses, cara, perbuatan meningkatkan (usaha, kegiatan, dsb) tindakan, partisipasi,dan keikutsertaan secara aktif.
Sasaran strategis ini diukur melalui seberapa banyak rekomendasi peningkatan keamanan diplomatik baik keamanan fisik, informasi maupun personil disertai target setiap tahun sampai dengan 2024, sebagaimana tabel berikut:
DIREKTORAT KEAMANAN DIPLOMATIK Ko
de SS
Sasaran Strategis
Kode
IKU Indikator Kinerja Utama
(IKU) Target
2020 2021 2022 2023 2024
Stakeholder
S1
Integritas Kedaulatan NKRI dan Citra Positif Indonesia di Dunia Internasional yang Meningkat
S1.1 Indeks citra Indonesia di
dunia internasional 3,8 3,85 3,9 3,95 4
S2
Terciptanya Keamanan Informasi, Personal dan Kerja Sama Keamanan Diplomatik
S2.1
Persentase penyusunan laporan keamanan informasi, personel, dan kerja sama keamanan diplomatik sesuai target
75% 85% 85% 85% 85%
Internal Business Process B1
Pengelolaan sistem pengamanan
diplomatik yang handal
B1.1
Jumlah rekomendasi keamanan informasi, personel, dan kerja sama keamanan diplomatik
Renstra Direktorat Keamanan Diplomatik 202 0 – 2 0 2 4
B1.2
Persentase tindak lanjut rekomendasi keamanan informasi, personel, dan kerja sama keamanan diplomatik
75% 76% 77% 78% 80%
Learning & Growth L1
Tata kelola organisasi yang baik di Direktorat Keamanan Diplomatik
L1.1
Nilai evaluasi AKIP Direktorat Keamanan Diplomatik
78
(BB) 79 80 81 82
Lampiran 1: Matriks Strategi Direktorat Keamanan Diplomatik
No Strategi Ditjen IDP No Strategi Direktorat Keamanan Diplomatik 1 Harmonisasi kebijakan antar
instansi atau K/L terkait dalam meningkatkan dukungan terhadap NKRI
1a Aktif menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam rangka pengumpulan dan diseminasi informasi yang terkait dengan kemajuan pembangunan dan perlindungan HAM di Indonesia.
1b Berperan aktif dalam Desk Otonomi Khusus Kemenkopolhukam dalam mencegah ancaman disintegrasi bangsa.
1c Aktif memberikan rekomendasi mengenai kunjungan WNA baik dari kalangan diplomatik, Organisasi lnternasional, LSM maupun jurnalis asing ke Indonesia dalam rangka memastikan keamanan dan
kenyamanan selama berada di Indonesia.
1d Aktif berkoordinasi dengan Pemerintah Pusat dan Daerah
dalam rangka pengawasan kunjungan orang asing. 1e Turut serta dalam penyusunan dan
evaluasipenerapan kebijakan calling visa bagi Negara tertentu dengan instansi terkait. 2 Memperkuat kerja sama
dengan para pemangku kepentingan dalam program informasi dan diplomasi publik guna mendukung penguatan citra positif Indonesia
2a Meningkatkan koordinasidengan Perwakilan RI sebagai ujung tombak Indonesia di luar negeri dalam memperkuat sistem pengamanannya , antara lain melalui bimbingan teknis,
evaluasi,dan sterilisasi sistem pengamanan Perwakilan RI.
2b Meningkatkan koordinasi dengan
instansi/lembaga terkait didaerah.Dengan terjalinnya komunikasi yang baik antara instansidi pusat dan didaerah diharapkan informasi yang tersaji atau dibutuhkan terkait kemajuan pembangunan dapat tersedia lebih cepat dan handal.
Renstra Direktorat Keamanan Diplomatik 202 0 – 2 0 2 4
2c Aktif berkoordinasi dengan instansi/ lembaga terkait dalam rangka menjamin keamanan bagi Perwakilan Asing dan Organisasi lnternasional yang berada di Indonesia serta para delegasi dan tamu VIP/ WIP pada pelaksanaan sidang/ konferensi internasional yang dilaksanak an di Indonesia.
2d Bersinergi dengan Dit. lnfomed dan Puskom serta instansi terkait lainnya dalam menyusun kebijakan terkait dengan kearnanan inforrnasi dan mengevaluasi sistem pengamanan
informasi. 3 Mendorong manajemen
perubahan Ditjen IDP menuju organisasi yang handal dan adaptif.
5a Meningkatkan kualitas dan kompetensi SOM dengan turut serta dalam ataupun
menyelenggarakan kegiatan seminar,pelatihan, sosialisasi, bimbingan teknis yang terkait dengan kearnanan fisik, informasi,atau pun personil. 5b Berpartisipasi aktif dalam penyusunan
regulasi terkait dengan keamanan diplomatik.
Lampiran 2: Matriks Target Kinerja Direktorat Keamanan Diplomatik
Kegiatan
Sasaran Strategis
Kegiatan lndikator
Target (rekomendasi) Alokasi (juta rupiah) 2020 2021 2022 2023 2024 2020 2021 2022 2023 2024 Penguatan citra positif Indonesia melalui peningkatan peran dibidang keamanan informasi, personalia dan kerja sama keamanan diplomatik Menguatnya citra positif Indonesia melalui peningkatan peran di bidang keamanan informasi, personalia dan kerja sama keamanan diplomatik Jumlah rekomendasi dalam pengamanan Perwakilan RI 3 3 3 4 5 1.395 1,899 5.270 5.557 5,757
Jumlah rekomendasi dalam bidang
pengamanan perwakilan asing dan Organisasi internasional di Indonesia 7 8 9 10 11 Jumlah rekomendasi dalam bidang pengamanan orang asing/ LSM dan Informasi. 42 53 54 55 56