• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III PELAKSANAAN KERJA MAGANG

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BAB III PELAKSANAAN KERJA MAGANG"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III

PELAKSANAAN KERJA MAGANG

3.1. Kedudukan dan Koordinasi

Di Morning Dinner, penulis bekerja dengan tim produksi yang bertugas sebagai photographer dan lighting assist, serta tim post-produksi yang bertugas sebagai digital imaging artist.

3.1.1. Kedudukan

Pada awalnya, penulis memiliki kedudukan sebagai intern yang bertugas sebagai

assist photographer, dan assist digital imaging artist, sembari mengobservasi alur

kerja, cara pikir, serta teknis dalam pengerjaan karya. Seiring berjalannya waktu, penulis perlahan-lahan dipercayakan sebagai photographer dan digital imaging

artist sembari dibimbing oleh senior di Morning Dinner. Selain dari kedua jobdesc

tersebut, penulis juga beberapa kali berperan sebagai model, talent manager, dan

motion editor.

Photographer bertanggung jawab dalam pengambilan gambar, pengaturan

lighting, dan director untuk setiap konten yang akan di eksekusi berdasarkan brief yang telah diberikan oleh agensi. Photographer juga bertugas untuk menyeleksi beberapa foto yang bagus untuk dipilih kembali oleh agensi, kemudian memberikan foto seleksi final kepada digital imaging artist atau editor untuk diproses selanjutnya. Kemudian digital imaging artist bertugas sebagai editor untuk memperbaiki, mengubah, menambah, dan memperbagus foto maupun visual yang diberikan oleh fotografer sesuai dengan brief agensi.

3.1.2. Koordinasi

Dalam pelaksanaan praktik kerja magang di Morning Dinner sebagai Photographer & DI Artist, proses koordinasi yang terjadi dalam sebuah project dari agensi sampai ke penulis digambarkan sebagai berikut :

(2)

Gambar 3. 1 Proses koordinasi

Sebelum melakukan produksi foto, beberapa hari sebelumnya akan diadakan

prod-list meeting oleh agensi dengan tim produksi Morning Dinner. Pada sesi

produksi biasanya terdiri dari 1 photographer, 1 assist photographer, 1 assist

lighting, dan 2 orang crew dari agensi sebagai supervisor produksi. Photographer

mendapatkan brief dan production list dari Creative Director dan Account

Executive agensi. Kemudian photographer diberikan kesempatan untuk bertanya

atau memberi pendapat mengenai posibilitas konten yang akan dirancang, serta diberikan ruang eksplorasi bila konten tersebut dapat dikembangkan lebih baik lagi mengenai konsep konten tersebut. Setelah produksi dilakukan, hasil produksi tersebut diproses pada post-production oleh DI Artist. DI Artist bertugas sebagai

editor final dari foto hasil produksi tersebut sebelum dikirimkan kepada agensi.

3.2. Tugas yang Dilakukan

Selama praktik kerja magang berlangsung, penulis berkontribusi dalam beberapa proyek yang dipegang oleh Morning Dinner, proyek tersebut ialah : Photographer dan DI Artist dalam merancang konten media sosial untuk Taco Bell, KFC, Quiznos, Jakarta Aquarium & Safari, dan APLGI. Assistant DI artist maupun DI

Artist untuk konten media sosial Rexona, Pepsodent, Vaseline, dan Pawmeals.

Dari proyek-proyek yang telah disebutkan diatas, penulis lebih sering memegang proyek sebagai Photographer maupun DI Artist untuk konten media sosial Taco Bell, serta campaign Taco Bell yang bernama Taco Everywhere. Oleh karena itu, penulis memilih proyek ini sebagai proyek utama yang penulis kerjakan selama praktik kerja magang berlangsung.

(3)

Tabel 3. 1 Detail pekerjaan yang dilakukan selama magang

Minggu Pekerjaan yang dilakukan

1 - Photographer & Assist Lighting produksi KFC

- Photographer & Assist Lighting produksi QuiznosSub - Retouch & editing konten foto Tacobell

- Retouch & editing konten foto KFC

-

2 - BTS Photographer & Assist Lighting produksi Pawmeals

- Assist Photographer & Assist Lighting produksi JAQS - Assist Photographer & Assist Lighting produksi Tacobell - Retouch & editing konten foto Pawmeals

3

- Assist Photographer, Assist Lighting produksi, Backup Talent

KFC

- Retouch & editing konten foto Tacobell - Retouch & editing konten foto KFC - Retouch & editing konten foto Rexona

4

- Retouch & editing konten foto Pawmeals - Retouch & editing konten foto KFC - Retouch & editing konten foto Rexona

- Assist Photographer & Assist Lighting produksi Tacobell

5

- Retouch & editing konten foto Tacobell - Retouch & editing konten foto Rexona - Retouch & editing konten foto Pawmeals

(4)

- Assist Photographer, Assist Lighting, Backup Talent KFC

6

- Retouch & editing konten foto Tacobell - Retouch & editing konten foto Serta - Retouch & editing konten foto Pawmeals - Retouch & editing konten foto Pepsodent - Assist Photographer, Assist Lightinig Tacobell - Assist Photographer, Assist Lighting JAQS

7

- Retouch & editing konten foto Tacobell - Retouch & editing konten foto Rexona - Retouch & editing konten foto Vaseline

- Assist Photographer, Assist Lighting, Backup Talent KFC

BTS Photographer Rexona with KURVATURA

8

- Retouch & editing konten foto Tacobell - Retouch & editing konten foto Vaseline - Retouch & editing konten foto KFC

- Assist Photographer, Assist Lighting, Backup Talent Tacobell - Assist Photographer, Assist Lighting APLGI

9

- Retouch & editing konten foto Tacobell - Retouch & editing konten foto Vaseline - Retouch & editing konten foto Pepsodent

(5)

- Photographer, Assist Photographer, Assist Lighting, Backup

Talent KFC

10

- Retouch & editing konten foto Tacobell Campaign : Taco

Everywhere

- Retouch & editing konten foto Vaseline

- Photographer, Assist Photographer, Assist Lighting, Backup

Talent JAQS

- Photographer, Assist Photographer, Assist Lighting Tacobell

11

- Retouch & editing konten foto Tacobell

- Photographer, Assist Photographer, Assist Lighting Tacobell

3.3. Uraian Pelaksanaan Kerja Magang

Selama kerja magang, penulis pada awalnya lebih banyak bertugas sebagai

assistant photographer, assistant lighting, dan assistant digital imaging terlebih

dahulu agar dapat mengobservasi cara kerja secara teknis hingga pola pikir dalam mengerjakan sebuah proyek. Setelah beberapa saat, penulis lebih difokuskan sebagai Photographer dan Digital Imaging

3.3.1 Taco Bell

Gambar 3. 2 Logo Taco Bell

(6)

Unithree pada bidang advertising untuk membuat konten visual untuk keperluan media sosial Tacobell. Penulis berperan sebagai tim produksi dan tim editing pada project Tacobell selama jadwal kerja magang pada bulan Maret hingga Mei.

Instagram merupakan salah satu media sosial yang paling banyak

digunakan oleh pengguna perangkat online dimanapun di dunia. Instagram tidak hanya digunakan oleh masyarakat biasa sebagai media untuk membagikan gambar, melainkan pada zaman sekarang, instagram digunakan sebagai salah satu media

advertising yang digunakan oleh brand kecil maupun besar untuk mempromosikan

produk maupun jasa yang ditawarkan. Taco Bell indonesia sekarang memiliki kurang lebih 51 ribu pengikut di Instagram.

Proses pengerjaan proyek Taco Bell dimulai dari brief yang diberikan oleh agensi beberapa hari sebelum produksi dimulai dalam sebuah meeting agar tim produksi diberikan waktu untuk mempersiapkan properti yang akan digunakan dalam pemotretan konten foto. Kemudian pada hari produksi, tim produksi Morning Dinner terdiri dari photographer, assist photographer, assist lighting, serta account executive dan creative director dari agensi Unithree juga turut ikut terjun ke dalam lapangan sebagai supervisor agar hasil pemotretan dapat langsung diseleksi pada lokasi. Setelah proses pemotretan selesai, foto yang telah diseleksi kemudian akan dilanjutkan dalam proses editing. Konten yang diedit terdiri dari konten yang memerlukan editing ringan, dan editing berat. Editing ringan diproses oleh photoshop untuk meningkatkan warna dan kontras pencahayaan agar makanan tersebut dapat terlihat lebih menggiurkan, kemudian editing berat diproses oleh photoshop juga tetapi memerlukan skill digital imaging dengan menggabungkan beberapa frame foto untuk digabungkan menjadi visual yang lebih menarik dan eksploratif.

Salah satu konten visual yang penulis kerjakan dalam produksi Tacobell ialah mengenai makanan grilled stuffed buritto. Tahapannya ialah agensi memberikan production list brief melalui power point presentation. Setelah mendapat brief secara keseluruhan, penulis mulai mencari talent yang cocok dan dapat menyesuaikan dengan konten-konten pada produksi hari tersebut.

(7)

Gambar 3. 3 Brief konten Taco Bell

Setelah membaca, memahami dan mempersiapkan segala kebutuhan untuk mengeksekusi konten tersebut, pemotretan konten diadakan pada saat hari produksi. Hal-hal yang diperlukan dalam merealisasikan konten tersebut ialah foto diambil pada malam hari, pada instalasi spotlight yang berada pada outdoor Taco Bell, kemudian lighting yang dibutuhkan ialah menggunakan modifier standart

reflector agar cahaya yang dihasilkan dapat terlihat lebih kuat, kemudian diletakkan

pada atas talent sesuai dengan referensi visual yang telah diberikan oleh agensi.

Gambar 3. 4 Foto stok konten Taco Bell

Beberapa stock photo diambil untuk menyesuaikan kebutuhan visual yang akan diedit pada proses selanjutnya. Stock photo yang diambil berupa foto utama

pose talent yang terlihat seperti ingin menangkap grilled stuffed buritto yang akan

jatuh dari langit, kemudian stock foto background environment diambil sebagai stock agar dapat dijadikan bahan masking kedalam foto, dan foto yang terakhir ialah foto grilled stuffed buritto itu sendiri yang akan dimasukkan kedalam visual melalui

(8)

proses digital imaging.

Gambar 3. 5 Proses editing 1 Taco Bell

Setelah segala aset foto diambil, maka dilanjutkan ke tahapan selanjutnya, yaitu proses digital imaging. Pertama, file foto utama dibuka pada software adobe

photoshop.

Gambar 3. 6 Proses editing 2 Taco Bell

Tahapan kedua ialah menggabungkan foto utama dengan foto background dengan teknik masking, kemudian menghilangkan tiang yang berada pada bagian tengah frame agar visual utama tidak terdistraksi dengan teknik clone stamp.

(9)

Tahapan ketiga ialah dodging, burning, & coloring talent agar arah jatuhnya cahaya lebih terekspos, dan agar talent terlihat lebih pop-up, kemudian

light ray ditambahkan secara manual menggunakan brush tool dengan opacity

rendah.

Gambar 3. 8 Final artwork Taco Bell

Tahapan terakhir ialah menambahkan stok foto terakhir yaitu grilled

stuffed buritto. Sebelumnya, stok foto buritto tersebut telah di cropping, dan di dodging, burning & coloring terlebih dahulu menyesuaikan dengan jatuhnya

cahaya pada visual utama. Setelah segala aset bersambung dengan tepat, cahaya ungu ditambahkan yang merepresentasikan light ray tersebut berwarna ungu. Warna ungu dipilih dikarenakan merupakan primary color palette dari Taco Bell itu sendiri.

Berikut adalah beberapa hasil foto maupun editan lain yang dirancang oleh penulis untuk media sosial Taco Bell dengan mengikuti brief dari agensi dengan tahapan pengerjaan proyek yang serupa dengan konten sebelumnya.

(10)

Gambar 3. 9 Konten Maret Taco Bell

(11)

Gambar 3. 11 Konten Mei Taco Bell

(12)

3.3.2 KFC

Gambar 3. 13 Logo KFC

KFC merupakan salah satu proyek Morning Dinner lainnya yang berkolaborasi bersama dengan agensi Unithree di bidang advertising untuk membuat konten media sosial. Penulis masuk kedalam tim produksi dan telah memotret beberapa konten serta membantu beberapa konten dalam proses editing.

Salah satu media yang paling sering digunakan oleh masyarakat ialah

instagram. Instagram bukan hanya sebuah media untuk mengunggah foto personal

saja, tetapi juga dapat digunakan sebagai media promosi oleh brand untuk mempromosikan produk maupun jasa masing-masing. Instagram KFC Indonesia sekarang memiliki kurang lebih 1.9 juta pengikut dan merupakan salah satu brand

fast food yang paling populer di Indonesia.

Gambar 3. 14 Brief production list KFC

(13)

Bell. Yaitu agensi akan mengadakan meeting untuk memberikan brief prod list beberapa hari sebelum hari produksi untuk dipersiapkan dan dipahami terlebih dahulu, kemudian jika konten minggu tersebut membutuhkan model, penulis akan mencari talent untuk keperluan produksi tersebut. Pada hari produksi, penulis bergantian dengan crew untuk menjadi photographer atau lighting assist, kemudian

crew agensi akan menjadi supervisi dari setiap foto konten yang dipotret untuk

diseleksi dan akan diproses ke tahap selanjutnya, yaitu editing. Berbeda dengan Taco Bell, penulis tidak berkontribusi banyak dalam proses editing, tetapi penulis juga turut membantu dalam proses editing tersebut bila dibutuhkan.

Gambar 3. 15 BTS pemotretan KFC

Salah satu karya konten KFC yang dikerjakan oleh penulis ialah konten idulfitri berupa KFC Bedug. Seperti tahapan proses Taco Bell, agensi Unithree mengadakan meeting bersama anggota produksi Morning Dinner untuk memberikan brief production list. Salah satu dari beberapa list tersebut ialah KFC Bedug.

(14)

Setelah mendapatkan brief dan menganalisa apa saja yang dibutuhkan oleh konten tersebut, penulis memberikan ide yaitu menggunakan french fries sebagai penyangga bedug tersebut, visual bedug menggunakan KFC Box versi idulfitri, dan visual stick bedug tersebut memakai drumstick KFC. Pada hari produksi, maka foto aset yang diambil terdiri dari 3 foto yang akan digabungkan pada proses editing. Foto tersebut terdiri dari 2 foto stok ayam, dan 1 foto stok bedug

Gambar 3. 17 Stok foto konten KFC

(15)

proses composing dilakukan, yaitu memposisikan ayam tersebut menjadi seperti

stick bedug yang hendak memukul bedug. Setelah proses composing selesai, maka

setiap elemen dalam visual tersebut diedit menggunakan teknik dodging, burning,

& coloring agar warna pada visual tersebut lebih menonjol. Pada tahap terakhir, background diubah menjadi background texture, dan shadow ditambahkan.

Gambar 3. 18 Final Artwork konten KFC

Selain dari konten bedug diatas, penulis lebih banyak berkontribusi pada bagian fotografi. konten KFC lainnya ialah sebagai berikut :

(16)

3.3.3 Pawmeals

Gambar 3. 20 Logo Pawmeals

Penulis juga berperan dalam proses produksi maupun editing dari Pawmelas. Pawmeals merupakan sebuah brand makanan anjing yang terbuat dari bahan-bahan berkualitas dan menyehatkan untuk anjing. Berikut ialah presentation brief yang dirancang oleh Morningdinner kepada pihak pawmeals untuk produksi foto aset dan identitas brand pawmeals.

Gambar 3. 21 Brief Pawmeals

Pada produksi ini, penulis berperan sebagai assistant lighting dan editor. Konsep pemotretan lebih banyak menggunakan moodboard yang colorful & fun dengan

background warna-warni yang cerah. Produksi pawmeals memiliki beberapa output visual

yang akan dipakai sebagai aset konten yang akan diunggah ke media sosial maupun digunakan sebagai identitas pawmeals sendiri. Output visual tersebut ialah berupa product

packshot, product n dog assets, promotion video, dan product motion graphic.

Salah satu konten yang penulis kerjakan ialah konten DI dengan menggabungkan 2 foto stok anjing ke 1 stok foto tangan yang memegang bahan makanan dari pawmeals. Pada hari produksi, konten berikut merupakan terobosan ide yang langsung didapat

(17)

on-spot. Konten berikut masuk kedalam kategori Puppies Eating Pawmeals. Berikut ialah moodboard yang menginisiasi terciptanya konten tersebut :

Gambar 3. 22 Brief puppies eating Pawmeals

Proses pemotretan dimulai dengan memotret 2 puppies sekaligus dengan 2 tangan yang memegang sayuran. Tetapi dikarenakan directing anjing lebih menyulitkan posibilitas untuk mendapatkan konten tersebut dalam 1 frame, maka solusinya ialah membagi setiap elemen visual tersebut menjadi beberapa frame, lalu digabungkan kembali dalam proses

editing. Penulis memiliki peran sebagai talent yang memegang sayuran tersebut, lighting assist, dan editor. Berikut ialah foto aset yang diambil pada hari produksi :

(18)

Setelah pemotretan aset untuk merealisasikan konten tersebut selesai, maka dilanjutkan ke tahap selanjutnya, yaitu editing. Langkah pertama yang penulis lakukan ialah melakukan cropping terhadap kedua aset anjing tersebut. Cropping anjing lebih memiliki tantangan dikarenakan bulu serta kumis dari anjing tersebut yang sedikit lebih susah untuk diseleksi secara manual, maka solusi atas masalah tersebut ialah penulis menggunakan teknik channel untuk mendapatkan kontras anjing tersebut dengan background agar dapat lebih mudah diseleksi, kemudian hasil seleksi channeling tersebut dirapihkan kembali agar detail yang diinginkan bisa didapatkan.

Gambar 3. 24 Proses editing 1 Pawmeals

Setelah mendapatkan hasil croppingan kedua anjing tersebut, maka compositing dilakukan bersama dengan aset tangan yang memegang sayuran tersebut.

Gambar 3. 25 Proses editing 2 Pawmeals

Setelah compositing selesai, maka cleaning dan liquifying dilakukan untuk membersihkan kotoran yang tidak diinginkan pada foto, serta membuat sayur terlihat lebih menonjol. Kemudian finalisasi editing konten tersebut dilakukan dengan memberi

color balance agar warna dari konten tersebut lebih indah. Berikut ialah hasil akhir dari

(19)

Gambar 3. 26 Final Artwork konten Pawmeals

Beberapa konten lainnya yang dikerjakan oleh penulis sebagai editor maupun

assistant editor ialah :

Gambar 3. 27 Asset cropping Pawmeals

(20)

Gambar 3. 29 Motion konten Pawmeals

3.3.4 Rexona

Gambar 3. 30 Logo Rexona

Penulis juga dipercayakan dengan projek rexona yang berkolaborasi bersama

production house Kurvatura Creative. Pada proyek ini, Morningdinner berperan

sebagai DI artist atau editor, dan Kurvatura Creative sebagai photographer. Penulis juga pernah mengikuti proses produksi rexona bersama dengan Kurvatura, dan berperan sebagai BTS photographer, sembari mepelajari teknik lighting, dan

directing foto komersil tersebut guna menambah wawasan penulis. Berikut ialah

beberapa hasil foto BTS penulis pada hari produksi Rexona bersama Kurvatura Creative :

(21)

Gambar 3. 31 BTS produksi konten Rexona

Selain menjadi BTS photographer, penulis juga berperan sebagai DI artist dan assistant DI artist untuk konten foto-foto yang telah dikirimkan oleh tim Kurvatura kepada Morningdinner. Proses pengerjaan untuk editing konten rexona ialah, setelah produksi konten dilakukan oleh tim Kurvatura, konten tersebut akan diseleksi oleh agensi dari Rexona terlebih dahulu, kemudian konten foto tersebut akan di upload via google drive dan akan dikirim ke tim editing Morningdinner, dan brief editing akan diberikan via whatsapp. Berikut ialah contoh brief dalam pengerjaan editing Rexona.

(22)

Gambar 3. 32 Brief editing konten Rexona

Setelah menerima brief, maka tim editing Morningdinner akan mengerjakan

editing tersebut. Berikut ialah preview contoh before & after dari tim editing

Morningdinner yang dilakukan memakai adobe photoshop.

Gambar 3. 33 Proses editing 1 Rexona

Foto konten diatas merupakan foto raw yang dikirim oleh Kurvatura. Tahap pertama dalam proses editing ialah menseleksi setiap bagian dari model

(23)

tersebut agar proses editing berikutnya akan lebih rapih dan mudah untuk dirubah-rubah.

Gambar 3. 34 Proses editing 2 Rexona

Setelah diseleksi, kemudian proses editing dapat dimulai yaitu menggunakan teknik stamp cleaning, dodging, burning, coloring dengan menyesuaikan warna dan exposure dengan konten serupa lainnya agar dapat terlihat lebih senada, serta untuk menonjolkan visual utama pada konten tersebut agar dapat lebih cerah. Kemudian langkah akhirnya ialah memberi highlight jatuh cahaya matahari sesuai dengan jatuh cahaya dari foto tersebut. Berikut ialah preview dari hasil akhir editing konten Rexona tersebut.

(24)

Setelah proses editing selesai, maka foto tersebut akan dikirim kembali kepada tim Kurvatura untuk di cek kembali dan direvisi. Jika revisi sudah selesai dan pihak Rexona juga telah menyetujui, maka foto konten tersebut telah selesai dan siap untuk diunggah ke media sosial.

Dengan proses yang serupa, berikut ialah konten rexona lainnya yang telah penulis edit dan telah disetujui oleh pihak Kurvatura & Rexona :

Gambar 3. 36 Konten Maret Rexona

(25)

Gambar 3. 38 Konten April Rexona

3.3.5 Kendala yang Ditemukan

Pada awal penulis melakukan kerja magang di Morningdinner, penulis masih kurang bisa beradaptasi dengan workflow yang cepat dan profesional yang diberikan oleh Morningdinner pada sesi produksi maupun editing. Workflow pada sesi produksi harus dijalankan dengan cepat, maka penulis membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri agar terbiasa. Keterbatasan pengetahuan penulis juga membuat penulis mengalami lumayan banyak kendala dalam memotret sebuah konten secara tepat waktu. Kemudian jadwal kerja yang dimulai pagi setiap harinya membuat penulis lumayan kaget dan belum terbiasa. Lokasi produksi juga relatif jauh di daerah Jakarta Selatan, sedangkan penulis bertempat tinggal di daerah Gading Serpong, sehingga harus memakan waktu dan uang untuk menempuh jarak yang lumayan jauh setiap harinya. Pengetahuan penulis mengenai editing juga termasuk baru, maka pengerjaan proyek editing masih tergolong lamban dan tidak sempurna.

3.3.6 Solusi Atas Kendala yang Ditemukan

Solusi untuk mengatasi workflow yang cepat dan profesional ialah dengan beradaptasi dengan situasi, disiplin dalam manajemen waktu, serta banyak mengamati ketika senior bekerja dan memberi pembelajaran kemudian mencoba mengimplementasikan hal tersebut. Untuk mengatasi keterbatasan pengetahuan mengenai produksi maupun editing, diluar jam kerja penulis banyak meminta saran

(26)

serta bertanya kepada senior agar dapat mendapatkan insight lebih, kemudian berlatih lebih giat agar cara kerja penulis dapat lebih lancar dan profesional. Untuk jadwal kerja yang tergolong pagi, penulis mencoba memperbaiki kebiasaan tidur agar dapat lebih sering bangun pagi. Dan yang terakhir mengenai jarak tempuh, penulis juga harus beradaptasi dengan hal tersebut, dan mencoba transportasi umum yang lebih efisien yang tersedia, dan mulai menabung untuk membeli kendaraan pribadi.

Gambar

Gambar 3. 2 Logo Taco Bell
Gambar 3. 3 Brief  konten Taco Bell
Gambar 3. 5 Proses editing 1 Taco Bell
Gambar 3. 8 Final artwork Taco Bell
+7

Referensi

Dokumen terkait

19780502 200801 2 009 Penata Tk.I (III/d) Pengelola Gaji Dinas Sosial Kabupaten Kuningan Kepala Sub Bagian Tata Usaha UPTD Pengendalian Penduduk, Pemberdayaan. Perempuan

Kesimpulan dari penelitian ini yakni: 1) Pada setiap subtema buku siswa kelas 4 tema 2 karya Sumini, dkk. telah mengacu pada pembelajaran dengan pendekatan keterampilan

Peraturan Daerah (Qanun) Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Nomor 6 Tahun 2003 tentang Pajak Kendaraan Bermotor (Lembaran Daerah Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam Tahun 2003 Nomor

Dalam kasus yang menimpa restoran cepat saji Pizza Hut dan Marugame Udon ini contohnya dalam hal ini konsumen dapat menggugat atau menuntut hak yang dimilikinya karena dalam hal

Permasalahan dalam melakukan analisis lingkungan internal perusahaan adalah saat menentukan kekuatan dan kelemahan (sumber daya internal), kita tidak punya dasar yang cukup

memerintahkan kepada Penyelenggara Pelayanan Navigasi Penerbangan, Badan Usaha Angkutan Udara yang pesawat udaranya menjadi objek tindakan melawan hukum dan bandar udara

Menetapkan: Keputusan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Bojonegorotentang Pedoman Pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) dengan sistem On-line dan Off-line

Hal ini yang memotivasi Penulis untuk melakukan penelitian lebih lanjut terhadap pelaksanaan perubahan penggunaan tanah pertanian menjadi non-pertanian di Kabupaten