• Tidak ada hasil yang ditemukan

Makalah Bank Central (Bank Indonesia) Ekonomi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Makalah Bank Central (Bank Indonesia) Ekonomi"

Copied!
10
0
0

Teks penuh

(1)

http://saranghaeqoutes.blogspot.co.id/2016/11/makalah-bank-central-bank-indonesia.html

Makalah Bank Central (Bank Indonesia) | Ekonomi

imam imroni 11/16/2016 08:56:00 am Ekonomi

MAKALAH EVALUASI PROYEK BANK CENTRAL

Nama kelompok:

Imam Imroni (361541311063) Eny Anggraini (361541311007)

Yenita Ayu (361541311062)

M. Ricky Jaya Santosa (361541311064)

(2)

Eka Nur Ainiyah (361541311057)

KEMENTERIAN RISET, TEKNOLOGI DAN PENDIDIKAN TINGGI POLITEKNIK NEGERI BANYUWANGI

D-IV AGRIBISNIS

2016

(3)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1 Latar belakang

Semua negara yang ada didunia ini memiliki Bank sentral atau setidaknya ada salah satu bank atau lembaga yang bertindak dan menjalankan fungsi bank sentral. Bank sentral memiliki fungsi yang sangat penting dalam pengaturan ekonomi dan moneter yang dalam kegiatannya dapat bertindak sebagai agen pemerintah. Bank sentral bertugas untuk melaksanakan fungsi-fungsi pemerintah dalam bidang ekonomi dan moneter, karena bank ini juga merupakan bagian dari pemerintah dan lembaga keuangan negara yang memiliki wewenang untuk mengeluarkan alat pembayaran yang sah, merumuskan dan melaksanakan kebijakan moneter, mengontrol kelancaran sistem pembayaran, dan pengawasan perbankan.

Bank Indonesia yang merupakan bank sentral di Indonesia tidak sama dengan bank- bank umum lainnya yang ada. Bank central ini bertujuan untuk menginvestasikan asetnya dalam memaksimalkan profit, tetapi bank central juga tidak mencari keuntungan dan kegiatan bank dikelola oleh pemerintah. Selain bertugas untuk melaksanakan fungsi pemerintah dalam bidang ekonomi dan moneter, bank central juga memiliki banyak hal lain yang perlu diketahui.

1.2 Rumusan masalah

1. Apa yang dimaksud dengan Bank Sentral?

2. Apa perbedaan Bank Sentral dengan bank lainnya?

3. Apa Fungsi dan Tugas Bank Sentral?

4. Bagaimana status Bank Indonesia sebagai Bank Sentral ?

5. Apa peran Bank Sentral dalam menstabilkan keuangan negara?

1.3 Tujuan

1. Mengetahui pengertian Bank Sentral.

2. Mengetahui perbedaan Bank Sentral dengan bank lainnya.

3. Mengetahui fungsi dan tugas Bank Sentral.

4. Mengetahui status Bank Indonesia sebagai Bank Sentral.

5. Mengetahui peran Bank Sentral dalam menstabilkan keuangan negara.

(4)

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

Menurut Bambang Murdadi (2013) menyatakan bahwa Independensi Bank Sentral sangat diperlukan sebagai persyaratan terciptanya pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan, namun dalam realitanya sejak disandang tahun 1999 indenpensinya terkurangi melalui pengurangan kewewenangannya.

Menurut Ferdinando Emanuel Gudipung (2013) menyatakan bahwa Bank Indonesia sebagai induk dari lembaga perbankan yang ada di Indonesia adalah melalui prinsip Lender Of The Resort yang merupakan kewenangan Bank Indonesia.

Menurut M. Umar Maya Putra (2015) menyatakan bahwa efektifitas kebijakan moneter dalam perekonomian nasional untuk kebijakan stabilitasasi ekonomi yang ditempuh selama ini mampu menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan serta mendukung proses penyesuaian ekonomi kearah yang lebih seimbang. Bank Indonesia akan memperkuat bauran kebijakan moneter dan mikroprudensial untuk menjaga stabilitas makroekonomi dan sistem keuangan serta mendukung penguatan struktur perekonomian domestik.

(5)

BAB III

HASIL DAN PEMBAHASAN

3.1 Pengertian Bank Sentral

Bank sentral adalah lembaga keuangan perbankan yang berbentuk badan hukum.

Bank sentral memiliki beberapa persamaan dengan bank umum lainnya, antara lain:

1. Melakukan fungsi Intermediasi, memberikan kredit kepada bank-bank komersial, khususnya

melalui fasilitas diskonto.

2. Mengumpulkan dana, dana yang dikumpulkan bank sentral ada yang bersifat wajib dipenuhi,

contohnya Giro Wajib Minimum (GWM), dan dana yang dikumpulkan melalui mekanisme pasar, misalnya perjualan Sertifikat Bank Indonesia (SBI)

3. Asetnya didominasi oleh aset finansial.

4. Mempunyai hakmonopoli untuk mengedarkan uang kertas dan logam, kegiatan ini hanya boleh

dilakukan oleh bank sentral.

5. Berkedudukan di ibu kota negara (Jakarta)

3.2 Perbedaan bank sentral dan bank lainnya

Bank sentral memiliki tujuan dan fungsi yang berbeda dengan sebuah bank. Bank sebagai salah satu bentuk lambaga keuangan yang pada umumnya mempunyai 2 peran. Pertama, abnk fungsinya sebagai institusi penampung dana yang menerima deposito, membayar untuk dan atas nama deposan dan menyediakan fasilitas penukaran mata uang asing. Kedua, bank juga berperan sebagai perusahaan yang berorientasi profit dengan menyediakan produk-produk liabilities dan memberi pinjaman kepada nasabah.

Sema bank memiliki 2 peran tersebut. Namun, bank sentral tidak hanya memiliki peran- peran yang sama dengan bank-bank lainnya. Bank sentral juga memiliki perbedaan dengan bank lainnya, perbedaan tersebut antara lain:

Item Bank Sentral Bank Lainnya

Fungsi dan Tugas - Menetapkan dan melak- sanakan kebijakan mo- neter

- Mengatur dan menjaga

kelancaran system pem- bayaran.

- Mengatur dan menga- wasi

bank

- Lembaga intermediasi

Dasar Hukum Didirikan berdasarkan Un- dang-undang

Didirikan berdasarkan akte Notaris

Izin Operasi Berdasarkan Undang-Undang Izin Bank Indonesia Bentuk Hukum Lembaga Negara Perseroan terbatas, Perusa-

haan daerah, Koperasi.

(6)

Modal Kekayaaan negara yang dipisahkan

Setoran dari para pemodal (perseorangan ataupun badan) Tujuan Mencapai kestabilan nilai

tukar (Inflasi)

Mencari Keuangan

Sumber penghasilan - Pengelolaan cadangan de- visa

- Denda perbankan

- Fee sistem pembayaran

- Suku bunga kredit

- Fee

- Suku bunga SBI

Sumber : Undang-undang No. 7 tahun 1992 tentang perbankan sebagaimana diubah terkahir dengan Undang-undang No. 10 Tahun 1998, Undang-Undang No. 23 tahun 1999 tentang Bank Indonesia sebagaimana diubah terakhir dengan Undang-Undang No. 3 tahun 2004.

Disamping perbedaan diatas, ada beberapa perbedaan yang paling menonjal antara Bank Sentral dengan baik Lainnya, antara lain:

Bank Sentra; Bank Umum

1. Lembaga yang tidak mencari

keuntungan

2. Kegiatan bank dikelola oleh pemerintah

3. Bertindak sebagai pengawas dan

pembina bank

4. Dapat secara langsung mempengaruhi

kegiatan usaha bank

5. Mengeluarkan uang kertas dan uang

logam

6. Tidak memiliki saingan

7. Bertindak sebagai Lender of The Last

Resort bagi perbankan

8. Tidak melayani jasa perbankan bagi

individu dan perusahaan non-Lembaga Keuangan

1. Merupakan badan usaha yang mencari untung.

2. Umumnya secara kuantitas dimiliki dan dikelola oleh pihak swasta

3. Diawasi dan dibina oleh bank sentral 4. Kegiatan operasinya dipengaruhi oleh

bank sentral

5. Hanya dapat menciptakan uang giral 6. Melakukan persaingan antar bank 7. Harus memiliki rekening pada bank

sentral

8. Melayani baik pribadi maupun

perusahaan (masyarakat) secara umum

3.3 Fungsi dan Tugas Bank Sentral

Tujuan tunggal yang dimiliki oleh bank sentral (BI) adalah mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah yang tercermin dari laju inflasi dan perkembangan nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing. Instrumen yang digunakan untuk mencapai dan memelihara kestabilan nilai rupiah tersebut bisa disebut dengan tugas dari bank Indonesia sebagai Bank Sentral yaitu :

1. Menetapkan dan Melaksanakan kebijakan Moneter

(7)

Kebijakan moneter terkait dengan jumlah uang yang beredar. Beberapa hal yang termasuk kedalam kebijakan moneter adalah:

a. Operasi pasar terbuka, dilakukan dengan penjualan Sertifikat Bank Indonesia dan Intervensi.

b. Penetapan cadangan wajib umum, untuk melaksankan kebijakan ini bank menurunkan tingkat

giro wajib minimum jika BI menginginkan penambahan jumlah uang beredar dan meningkatkan tingkat giro wajib minimum ketika kondisi mengharuskan penurunan jumlah uang yang beredar.

c.

Pengelolaan cadangan devisa, Bank Indonesia menerapkan sistem diversifikasi berdasarkan

jenis valuta asing ataupun berdasarkan jenis investasi surat berharga. Cadangan devisi sendiri adalah posisi bersih aktiva luar negeri pemerintah dan bank-bank devisa yang harus dipelihara untuk kepentingan Internasional.

2. Mengatur dan menjaga sistem pembayaran

Tugas ke-2 dari Bank Indonesia ini tersurat dalam UU No.23 Tahun 1999, dalam sistem pembayaran, Bank Indonesia mempunyai hak oktroi atau hak tunggal untuk mengedarkan uang rupiah serta mencabut, menarik, dan memusnahkan uang dari peredaran. Sementara itu untuk layanan pembayaran dana antar nasabah dilakukan melalui transfer elektronik, sistem kliring, dan Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS)

3. Mengatur dan mengawasi bank

mengatur dan mengawasi perbankan di Indonesia, Bank Indonesia menetapkan peraturan yang harus dipatuhi oleh perbankan, memberikan dan mencabut izin atas kelembagaan atau kegiatan usaha tertentu dari bank, melaksanakan pengawasan atas bank serta mengenakan sanksi terhadap bank-bank yang melanggar peraturan perbankan. Hal-hal yang dapat dilakukan oleh Bank Indonesia dalam hal ini, antara lain:

a. Menetapkan ketentuan dan regulasi perbankan yang memuat prinsip kehati-hatian.

b. Memberikan dan mencabut izin usaha bank.

c. Memberikan izin pembukaan, penutupan, dan pemindahan kantor bank.

d. Memberikan izin atas kepemilikan dan kepengurusan bank.

e. Memberikan izin kepada bank untuk melaksanakan kegiatan tertentu.

f. Mewajibkan bank untuk meyampaikan laporan, keterangan, dan penjelasan sesuai dengan tata

cara yang ditetapkan BI.

3.4 Bank Indonesia sebagai Bank Sentral

DiIndonesia keberadaan suatu Bank Sentral diakui oleh UUD 1945 yaitu pasal 23 (4) yang menetapkan bahwa negara memiliki suatu Bank Sentral yang susunan, kedudukan, kewenangan, tanggungjawab dan independensinya diatur dengan undang-undang. Sebagai suatu lembaga negara yang independen, Bank Indonesia mempunyai otonomi penuh dalam merumuskan dan melaksanakan setiap tugas dan wewenangnya sebagaimana ditentukan dalam Undang-undang tersebut. Pihak luar tidak dibenarkan mencampuri pelaksanaan tugas Bank

(8)

Indonesia, dan Bank Indonesia berhak menolak atau mengabaikan intervensi dalam bentuk apapun dari pihak manapun.

Bank Indonesia merupakan lembaga negara yang independen, sehingga kedudukannya tidak sejajar dengan Lembaga Tinggi Negara. Disamping itu kedudukan BI tidak sama dengan departemen, karena kedudukannya berada diluar pemerintahan. Ada satu status dan kedudukan Bank Indonesia, yaitu:

a. Sebagai Badan Hukum

Status Bank Indonesia baik sebagai badan hukum publik maupun bada hukum perdata ditetapkan dengan Undang-undang. Sebagai hukan publik BI berwenang menetapkan peraturan-peraturan hukum yang merupakan pelaksanaan dari undang-undang yang mengikat masyarakat luas sesuai dengan tugas dan wewenangnya. Sebagai badan hukum perdata, Bank Indonesia dapat bertindak atas nama sendiri didalam ataupun diluar pengadilan.

3.5 Peran Bank Sentral dalam menstabilkan keuangan negara

Bank Indonesia merupakan bank sentral yang bertugas untuk mengatur dan menstabilkan sistem keuangn yang ada dinegara. Apabila Bank Indonesia berhasil stabilitas moneter namun tidak diikuti dengan keberhasilan dalam menstabilkan sistem keuangannya, maka kestabilan tersebut tidak memiliki banyak arti dalam perekonomian.

Kebijakan meoneter sangatlah memiliki peran besar terhadap sistem keuangan begitupun juga sebaliknya, stabilitas keuangan merupakan pilar yang mendasari efektivitas kebijakan moneter. Apabila terjadi ketidakstabilan dalam sistem keuangan maka kebijakan moneter tidak dapat berjalan sesuai yang diharapkan. Inilah yang menjadi latar belakang mengapa stabilitas keuangan menjadi tanggung jawab Bank Indonesia. Sebagai bank sentral, BI memiliki 5 peran utama dalam menjaga kestabilan sistem keuangan, antar lain:

1. Bertugas menjaga kestabilan moneter melalui instrumen suku bunga dalam pasar terbuka.

2. Memiliki peran penting dalam memproduksi kinerja keuangan yang sehat, khususnya pada

bagian perbankan.

3. Memiliki hak dan wewenang untuk mengatur serta menjaga sistem pembayaran

4. Melalui fungsinya dalam riset dan pemantauan, Bank Indonesia dapat mengakses informasi-

informasi yang dapat dinilai mengancam stabilitas keuangan.

5. Bank indonesia berfungsi sebagai jaringan pengaman sistem keuangan negera melalui fungsi

bank sentral sebagai Lender Of The Last Resort (Peran tradisional dalam mengelola krisis guna menghindari ketidakstabilan keuangan)

(9)

BAB IV PENUTUP

4.1 Kesimpulan

Bank sentral adalah lembaga keuangan perbankan yang berbentuk badan hukum yang memiliki peran yang sangat penting bagi pembangunan perekonomian negara. Bank sentral atau Bank Indonesia memiliki perbedaan dari bank lainnya, baik dilihat dari Fungsi dan tugas, dasar hukum, izin operasi, bentuk hukum, modal, tujuan dan sumber penghasilannya. Fungsi dan tugas Bank Indonesia selaku Bank Sentral adalah memeilihara kestabilan keuangan negara dengan cara menetapkan dan melaksanakan kebijakan dibidang moneter, mengatur dan menjaga sistem pembayaran dan mengawasi bank umum.

Didalam UUD 1945 tercantumkan bahwa Bank Indonesia merupakan Bank Sentral Indonesia susunan, kedudukan, kewenangan, tanggungjawab dan independensinya diatur dengan undang-undang. Peran Bank Indonesia dalam menstabilkan Keuangan Indonesia melalui kebijakan-kebijakan moneter yang dikeluarkan oleh Bank Indonesia selaku Bank Sentral.

(10)

DAFTAR PUSTAKA

Emanuel Gudipung, Ferdinando. 2013. Implementasi Kewenangan Bank Indonesia Dalam Kepailitan Lembaga Perbankan. Jurnal Hukum. Universitas Atma Jaya Yogyakarta.

Murdadi, Bambang. 2013. Indenpendsi Bank Indonesia Di Persimpangan Jalan. Jurnal Universitas Muhammadiyah Semarang. Vol. 9, No.1.

Umar Maya Putra, M. 2015. Peran dan Kebijakan Moneter Terhadap Perekonomian Sumatera Utara. Jurnal Wira Ekonomi Mikroskill. Vol. 5, Hal: 41-49.

Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.

Referensi

Dokumen terkait

• Target pencegah terkini adalah PTM & f-risiko kausa utama kematian. • Strategi tambahan kurangi cacad

[r]

Model Sinergi Pariwisata Dengan Pertanian Dalam Upaya Pengembangan Pariwisata Berbasis Subak (Studi Kasus Pariwisata Das Pakerisan, Kab.Gianyar ). FPAR UNGGULAN

Too often, political fi nance regulations are the result of reactive measures to crisis situations, and reform discussions start with whether a particular regulation should be

Kudengar mereka sudah mulai bicara….” Dari balik deretan pohon-pohon besar Wiro dan Kakek Segala Tahu diam- diam mendengarkan pembicaaan antara Kebo Pradah den Dewi Merak

[r]

Semoga Inyiek ada baik- baik saja dalam lindungan Yang Maha Kuasa." (Inyiek = Orang sangat tua yang sudah sepuh dan dihormati) Belum lenyap suara gema ucapan Datuk Marajo Sati,

Hasil uji “chi square” dengan menggunakan tingkat kepercayaan 95 % menunjukkan hitung lebih kecil dari tabel (5,26 < 5,991) yang berarti secara statistik