• Tidak ada hasil yang ditemukan

Materi 3 5 Panas Kerja dan Energi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Materi 3 5 Panas Kerja dan Energi"

Copied!
33
0
0

Teks penuh

(1)

Termodinamika 1

Termodinamika 1

panas, kerja dan energi

panas, kerja dan energi

(2)

Sasaran :

• selesai mengikuti kuliah ini mahasiswa

(3)

Hubungan antara KERJA, PANAS, dan ENERGI

• Jika gaya F beraksi pada sebuah balok

yang bergeser diatas permukaan tanpa

gesekan, maka

F

dt

v

d

M

maka

F

dt

dv

(4)
(5)

sebagaimana obyek jatuh dalam medan gravitasinya,

(6)

 2 1 2 1 2 1 2

1

F

d

y

mg

dy

mg

h

h

W

Gravitasi memiliki potensial untuk melakukan kerja dan kuantitasnya mgh adalah sesuatu yang disebut sebagai Energi Potensial.

Kerja yang dihasilkan oleh resultan gravitasi dalam jatuhnya obyek dalam energi potensial adalah

KE

W

1 2

seperti contoh sebelumnya.

PE

KE

2

mv

2

mv

h

h

mg

22 12

2

1

(7)

Transfer Energi oleh Kerja

Umumnya, kerja yang terjadi dievaluasi

menggunakan persamaan

s

d

F

W

2

1 2

1

kerja adalah energi yang dipindahkan rerata, dimana

tidak peduli apakah ditransfer atau disimpan dalam

sistem.

(8)

Melalui devinisi sebuah sifat keadaan yang dievaluasi pada suatu waktu tertentu dan bebas dari proses, maka kerja adalah bukan sifat-sifat sistem.

Sifat diferensial “exact” tergantung uraian prosesnya seperti

1 2 2 1 E E

dE  

diferensial dari kerja adalah “inexact” integral yang diikuti tak dapat dievaluasi tanpa mengetahui rincian proses

W W 2 1  

laju transfer energi oleh kerja disebut daya (power) dan disingkat dengan 

W secara umum; W F  v dan kerja yang timbul selama waktu tertentu adalah

F v

dt dt W W 2 2

   
(9)
(10)

Kerja Kompresi dan Ekspansi

Mengikuti suatu proses ekspansi gas yang perlahan didalam rangkaian silinder-piston dimana Pp adalah tekanan rata-rata pada permukaan piston.

Proses Ekspansi X1 X1

Luas penampang piston X

     2 1 2 1 p p 2 1 2

1 F ds P A dx P dV W

asumsi sebuah proses kuasi-setimbang, semua keadaan yang melewati sistem yang mengikuti keadaan setimbang dan sifat-sifat intensif, seperti tekanan, adalah uniforrm diseluruh sistem.

  2 V V gas 2
(11)
(12)
(13)

Expansi dan Kompresi Polytropik

Hubungan tekanan-volume dapat dijelaskan oleh

konstanta

n

dan

c,

konstanta

PV

n

Kerja yang terjadi

adalah

 

2 1 2 1 2 1 V V V V n n V V 2

1

dV

cV

dV

V

c

PdV

W





   

n

1

V

V

c

n

1

V

c

W

21 n 11 n
(14)

tetapi

n

2

2

n

1

1

V

P

V

P

c

maka





   

n

1

V

V

P

V

P

n

1

V

V

V

P

W

2 2 2 2 11 n

V V n 1 1 n 1 2 n 2 2 2 1 2 1

1

n

dimana

n

1

V

P

V

P

W

1

2

2

2

n

1

1

Untuk n=1, P=c/V maka

2 2 1 2

V

V

V

V

V

V

2

1

PdV

V

c

dV

c

ln

V

(15)





1

2

1

2

V

V

2

1

V

V

ln

c

V

ln

V

ln

c

V

ln

c

W

2 1

1

n

dimana

V

V

ln

V

P

W

1

2

1

1

2

1





Kasus spesial ; Untuk n=0, p=c yakni proses tekanan konstan, maka

2

1

2

1

2

1

PdV

P

V

V

(16)

Energi

Potensial

Pegas

2

1 2 2 x x 2 2 1 2 1 2

1

2

k

x

x

1

2

kx

dx

kx

s

d

F

W

2 1

Energi Potensial pegas

2

kx

2

1

PE

Spring

(17)

Energi Bentuk lain

• Dalam bidang rekayasa, perubahan dalam

energi total sebuah sistem selalu maembuat dan

memberikan kontribusi makroskopis seperti

perubahan dalam KE dan gravitasional PE

sebuiah sistem sebagai sesuatu yang relatif ke

sebuah bingkai koordinat eksternal dan Energi

Internal, U

(18)

Seperti halnya pengadukan fluida didalam tangki yang terisolasi

sempurna,

(19)

Energy is transferred into the system via work by the paddle

wheel, results in an increase in the system energy.

transfer energi ini tidak menaikkan KE atau PE dalam

sistem. Perubahan energi dalam sistem dapat dihitung

hanya untuk energi dalam fluida saja.

(20)

Interpretasi Mikroskopis

• Energi adalah atribut ke gerakan dan konfigurasi

molekul-molekul individual, partikel atom dan sub atom

yang menjadi sesuatu dalam sistem.

• Energi pada tingkat molekular berasosiasi dengan;

– Translasi

– Rotasi,

– Vibrasi

– Ikatan Molekular

• Energi pada tingkat atomi:

– Electron orbital states

– Nuclear spin

(21)

Konservasi Energi untuk Sistem Tertutup

• Sistem tertutup dapat berinteraksi dengan sekelilingnya

melalui kerja sebagai termal.

• Energi dapat ditransfer antara sistem dan sekelilingnya

melalui interaksi termal (kalor)

• Proses yang menggunakan interaksi kerja tetapi tak

mengakibatkan interaksi termal /kalor disebut proses

adiabatik.

• Proses yang mengakibatkan interaksi termal disebut

proses non-adiabatik.

(22)

• Tanda yang disetujui untuk transfer

energi oleh kerja adalah;

1. Kerja diberikan oleh sistem adalah positif,

2. Kerja diberikan pada sistem adalah negatif,

(23)

sebagaimana

proses adiabatik

dan proses

tak-adiabatik antara dua

keadaan akhir di

(24)

• oleh karena luas dibawah kurva berbeda, maka

kerja yang terjadi juga berbeda. sehingga

W

ad

W

nonad

• akhir proses keduanya pada sistem yang sama,

maka perubahan energinya juga sama dalam

setiap proses, sehingga

(E

2

– E

1

)

ad

= (E

2

E

1

)

nonad

= E

2

– E

1

• Kita ketahui perubahan proses adiabatik adalah

E

2

– E

1

= -W

ad

• Tetapi selama

W

ad

W

nonad

kita dapat simpulkan

E

2

– E

1

-W

nonad
(25)

Sejumlah energi yang ditransfer kedalam

sistem tertutup oleh kalor adalah Q

E

2

– E

1

=

-W

nonad

+ Q

Keadaan Hukum Termodinamika Pertama

(26)

Transfer Energi oleh Kalor

Kuantitas Q dalam hukum pertama diperhitungkan setiap

energi yang dipindahkan ke dalam sistem tertutup

selama proses tanpa dipengaruhi kerja.

Sebagaimana transfer energi Q yang dimasukkan hanya

sebagai hasil perbedaan temperatur antara sistem dan

sekitarnya dan terjadi dalam arah penurunan temperatur

seperti perpindahan kalor ; konduksi, konveksi, radiasi.

Tanda yang disepakati untuk perpindahan kalor oleh

panas

;

(27)

Suatu bongkahan logam

panas pada temperatur

awal T

m

kedalam fluida

dingin pada T

f

. sebab

logam pada temperatur

tinggi kemudian energi

fluida ditransfer dari

logam ke fluida, Q

adalah negatif.

(28)

seperti halnya kerja, kalor adalah

bukan sifat properti dan

sejumlah perpindahan energi

tergantung rincian proses,

dimana

2

1

2

1

Q

Q

laju perpindahan kalor dinyatakan sebagai

Q

dan total energi yang dipindahkan

melalui panas selama periode waktu

tertentu adalah

dt

Q

Q

2

1

2

1

(29)
(30)
(31)
(32)
(33)

Refleksi :

• Tanya jawab secara lisan atau kuis (IC)

atas semua materi yang disajikan oleh

dosen.

Pekerjaan rumah :

Referensi

Dokumen terkait