• Tidak ada hasil yang ditemukan

sebagai aset penggerak ekonomi lokal.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "sebagai aset penggerak ekonomi lokal."

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

BAB III

ANALISIS KEBUTUHAN SISTEM

3.1. Profil Badan Usaha Milik Desa Cipta Asih

3.1.1. Sejarah Singkat BUMDes Cipta Asih Desa Cibeusi

Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) adalah sebuah perusahaan yang dikelola oleh masyarakat desa, yang kepengurusannya terpisah dari pemerintah desa. BUMDES dibentuk untuk mengenali potensi wirausaha yang ada didesa, diharapkan pembentukan BUMDES ini akan menghasilkan pendapatan asli desa.

Karena hal ini Desa Cibeusi membentuk BUMDES pada desa Cibeusi sebagai pendapatan asli desa. “Cipta Asih”. Untuk pengurusan pada BUMDES Desa Cibeusi ini memiliki 6 anggota yang dibentuk melalui musyawarah desa (MUSDES). Nafil sebagai ketua, Ucu Amir Sebagai sekertaris, Andi Lala sebagai bendahara, dan untuk anggota Solihin, Elisyah, dan Yano Handilau.

3.1.2. Visi dan Misi 1. Visi

Menjadi pendorong tumbuhnya usaha ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Desa Cibeusi yang berkelanjutan dengan menjadikan Desa Cibeusi sebagai sentra perdagangan ,jasa , pertanian dan industri kerakyatan yang kuat menuju masyarakat sejahtera , cerdas, sehat, dan terampil melalui pengembangan usaha ekonomi, peningkatan kapasitas dan kompetensi sumberdaya dan kelembagaan

2. Misi

a. Memanfaatkan potensi sumber daya manusia yang ada di desa sebagai aset penggerak ekonomi lokal.

b. Meningkatkan ketahanan ekonomi dengan menggalakkan usaha ekonomi kerakyatan melalui program setrategis di bidang produksi pertanian, pemasaran, usaha kecil dan menengah, serta pariwisata.

III-1

(2)

3.1.3. Struktur Organisasi

Gambar 3.1 Struktur organisasi BUMDes Desa Cibeusi

3.1.4. Tugas dan Fungsi

Adapun Tugas dan Fungsi masing-masing dari struktur organisasi pada Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yaitu sebagai berikut:

1. Kepada Desa

a. Menyelenggarakan pemerintah desa b. Melaksanakan pembangunan desa

c. Memegang kekuasaan pengelolaan desa asset desa 2. Ketua Bumdes

a. Memimpin organisasi BUMDES b. Melakukan pengelolaan BUMDES

c. Melakukan pengendalian kegiatan BUMDES

d. Bertindak atas nama lembaga untuk mengadakan perjanjian kerjasama dengan pihak ketiga dalam pengembangan usaha atau lain-lain kegiatan yang perlu dilaksanakan

3. Sekertaris

a. Melaksanakan kegiatan teknis pengelolaan data dan informasi BUMDES sebagai perencanaan.

b. Melaksanakan tugs kesektarisan untuk mendukung kegiatan ketua.

c. Menyusun laporan kinerja usaha.

(3)

4. Bendahara

a. Sebagai kasir di BUMDES Cipta Asih.

b. Menjalankan proses penjualan dan pembayaran.

c. Melakukan pencatatan atas semua transaksi.

d. Melaporkan posisi keuangan kepada direktur.

5. Anggota

a. Membantu pekerjaan bendahara.

b. Membantu dalam pengecekan barang.

c. Sebagai pengantar barang pelanggan.

3.2. Analisis Sistem Yang Sedang berjalan 3.2.1. Proses bisnis pada bidang keuangan

Proses bisnis dari sistem berjalan saat ini adalah sebagai berikut:

1. Bendahara melakukan pencatatan/pembukuan semua transaksi yang dilakukan unit usaha BUMDes.

2. Bendahara menghimpun dana dari setiap unit usaha.

3. Bendahara menyalurkan dana sesuai kebutuhan unit usaha.

4. Bendahara melakukan pencatatan pamasukan dan pengeluaran BUMDes.

5. Selanjutnya bendahara membuat dan menyusun laporan keuangan bulanan dan tahunan BUMDes.

6. Bendahara menyerahkan laporan keuangan kepada ketua BUMDes.

(4)

3.2.2. Proses bisnis yang sedang berjalan

Gambar 3.2 Proses bisnis yang sedang berjalan

3.3. Analisis Kebutuhan Sistem

Kebutuhan sistem menjelaskan kondisi atau kemampuan sistem sesuai dengan spesifikasi yang digunakan oleh pengguna sistem.

3.3.1. Deskripsi Kebutuhan informasi

kebutuhan informasi yaitu informasi apa saja yang dibutuhkan pengguna sistem.

Tabel 3.1 Deskripsi kebutuhan informasi

No Aktor Informasi yang dibutuhkan

1 Bendahara Informasi data rekening

2 Bendahara Informasi jurnal umum

3 Bendahara, Ketua BUMDes Informasi laporan keuangan

(5)

3.3.2. Analisis Kebutuhan Perangkat Lunak

Analisis kebutuhan perangkat lunak dilakukan untuk menentukan perangkat lunak yang dibutukan pada saat Pengembangan dan implementasi sistem, seperti ditunjukan pada tabel berikut:

Tabel 3.2 Perangkat lunak untuk pengembangan

Nama Aplikasi Keterangan

Windows 10 Pro 64-bit Digunakan untuk sistem operasi

MySQL Digunakan untuk menyimpan dan mengelola database

Xampp

Paket aplikasi yang terdiri dari apache dan MySQL dan aplikasi PHP

Corel Draw Digunakan untuk merancang antarmuka

Sublime Text Digunakan untuk text editor bahasa pemograman PHP StarUML Digunakan untuk memodekan sistem

Tabel 3.3 Perangkat lunak untuk implementasi Sistem Operasi : Windows 10 64-bit

DBMS : MySql

Web Server : Apache

3.3.3. Analisis Kebutuhan Perangkat Keras

Perangkat keras merupakan peralatan komputer yang secara fisik berfungsi untuk membuat dan menjalankan aplikasi. Perangkat keras yang dibutuhkan untuk implementasi Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan BUMDes adalah sebagai berikut:

Tabel 3.4 Kebutuhan perangkat keras

Jenis Perangkat Keterangan

Processor AMD Quad Core Bristol Ridge A8-9600

RAM 4 GB DDR4

HDD 500 GB SATA 7200 rpm

(6)

3.3.4. Kebutuhan Fungsional

Berikut kebutuhan fungsional dalam sistem informasi pengelolaan keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cipta Asih Desa Cibeusi.

Tabel 3.5 Kebutuhan fungsional

Nomor SRS Deskripsi

SRS-F-01 Sistem dapat memproses login SRS-F-02 Sistem dapat mengelola data rekening SRS-F-03 Sistem dapat mengelola jurnal umum SRS-F-04 Sistem dapat mengelola laporan keuangan

3.3.5. Kebutuhan Non Fungsional

Berikut kebutuhan non fungsional dalam sistem informasi keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cipta Asih Desa Cibeusi

Tabel 3.6 Kebutuhan non fungsional

Nomor SRS Deskripsi

SRS-NF-01 Hak akses untuk login hanya dapat dilakukan oleh admin SRS-NF-02 Pengelolaan data hanya dilakukan oleh admin

SRS-NF-03 Sistem dibangun berbasis web SRS-NF-04 MYSQL sebagai penyimpanan data SRS-NF-05 Menggunakan framework codeigniter 3.3.6. Definisi Aktor

Berikut adalah definisi aktor pada sistem informasi keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cipta Asih Desa Cibeusi

Tabel 3.7 Definisi aktor

No Aktor Deskripsi

1 Bendahara Aktor yang memiliki hak akses ke seluruh sistem

(7)

3.3.7. Definisi Use Case

Berikut adalah definisi use case pada sistem informasi keuangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Cipta Asih Desa Cibeusi

Tabel 3.8 Definisi use case

No Nama Use case Deskripsi

UC-01 Login

UseCase yang menangani hak akses kedalam sistem

UC-02 Kelola Data Rekening

Use case yang menangani pengelolaan data rekening.

UC-03 Kelola Jurnal Umum

Use case yang menangani pengelolaan jurnal umum.

UC-04

Kelola Laporan Keuangan

Use case yang menangani pengelolaan laporan keuangan

3.4. Use Case Diagram

Gambar 3.3 Use case diagram

(8)

3.5. Use Case Scenario

Berikut ini adalah skenario use case dari masing-masing use case yang telah didefinisikan sebelumnya.

1. Use case diagram login

Gambar 3.4 Use case diagram login Tabel 3.9 Use case skenario login

Nama Use case Login

Aktor Bendahara

Kondisi Awal Halaman Login

Hasil yang diharapkan Aktor dapat masuk dan mengakses sistem

Skenario utama

Aksi Aktor Aksi Sistem

1. Klik menu login 2. Menampilkan halaman login 3. Mengisi username dan

password

4. Klik tombol login 5. Memvalidasi username dan password di database sesuai username dan password yang telah di masukkan

6. Menampilkan halaman utama Skenario logout

1. Klik tombol logout 2. Menampilkan halaman login

(9)

2. Use case diagram Kelola data rekening

Gambar 3.5 Use case diagram Kelola data rekening

Tabel 3.10 Use case skenario kelola data rekening Nama Use case Kelola data rekening

Aktor Bendahara

Kondisi Awal Halaman dalam keadaan telah login dan berada dihalaman awal Kelola data rekening

Hasil yang diharapkan Aktor dapat mengelola data rekening Skenario Utama

Aksi Aktor Aksi Sistem

1. Klik menu kelola data rekening

2. Mengambil data rekening dari database

3. Menampilkan halaman data rekening

Skenario Tambah_rek

1. Klik tombol tambah 2. Menampilkan form tambah 3. Mengisi data rekening

4. Klik tombol simpan 5. Menyimpan data rekening

6. Menampilkan halaman kelola data rekening

Skenario Edit_rek

1. Klik tombol edit 2. Mengambil data sesuai id yang di pilih

3. Menampilkan form edit 4. Mengubah data rekening

5. Klik tombol simpan 6. Menyimpan data rekening

7. Menampilkan halaman kelola data rekening

Skenario Hapus_rek

1. Klik tombol hapus 2. Menghapus data dari database

(10)

3. Use case diagram kelola jurnal umum

Gambar 3.6 Use case diagram kelola jurnal umum

Tabel 3.11 Use case skenario kelola jurnla umum Nama Use case Kelola jurnal umum

Aktor Bendahara

Kondisi Awal Halaman dalam keadaan telah login dan berada dihalaman awal Kelola jurnal umum

Hasil yang diharapkan Aktor dapat mengelola jurnal umum Skenario Utama

Aksi Aktor Aksi Sistem

1. Klik menu kelola jurnal umum

2. Mengambil data jurnal umum dari database

3. Menampilkan halaman kelola jurnal umum

Skenario Tambah

1. Klik tombol tambah 2. Menampilkan form tambah 3. Mengisi jurnal umum

4. Klik tombol simpan 5. Menyimpan data jurnal umum 6. Menampilkan halaman kelola

jurnal umum Skenario Detail

1. Klik tombol detail 2. Mengambil data dari database 3. Menampilkan halaman detail Skenario Edit

1. Klik tombol detail 2. Menampilkan halaman detail 3. Klik tombol edit 4. Mengambil data sesuai id yang di

pilih

5. Menampilkan form edit 6. Mengubah jurnal umum

(11)

7. Klik tombol simpan 8. Menyimpan data jurnal umum 9. Menampilkan halaman kelola

jurnal umum Skenario Hapus

1. Klik tombol detail 2. Menampilkan halaman detail 3. Klik tombol hapus 4. Menghapus data dari database

Skenario Pencarian 1. Menginput date

2. Klik tombol pencarian 3. Menampilkan data jurnal umum

4. Use case diagram kelola laporan keuangan

Gambar 3.7 Use case diagram kelola laporan keuangan

Tabel 3.12 Use case skenario kelola laporan keuangan Nama Use case Kelola laporan keuangan

Aktor Bendahara

Kondisi Awal Halaman dalam keadaan telah login dan berada dihalaman awal kelola laporan keuangan

Hasil yang diharapkan Aktor dapat mengelola laporan keuangan

Skenario Utama

Aksi Aktor Aksi Sistem

1. Klik menu kelola laporan keuangan

2. Mengambil data dari database tabel transaksi

3. Menampilkan halaman kelola laporan keuangan

Skenario Cetak laporan

1. Klik tombol cetak laporan 2. Menampilkan pesan download 3. Klik tombol download 4. Memproses fungsi cetak laporan

Skenario Pencarian Cetak

(12)

1. Menginput date

2. Klik tombol cetak laporan 3. Menampilkan pesan download 4. Klik tombol download 5. Memproses fungsi cetak laporan

3.6. Activity Diagram

Activity Diagram merupakan diagram yang menunjukan arah aktivitas dalam suatu sistem dimulai berawalnya aktivitas hingga berakhirnya aktivitas dalam suatu sistem. Berikut dibawah ini memperlihatkan activity diagram dari setiap use case.

1. Activity diagram login

Gambar 3.8 Activity diagram login

(13)

2. Activity diagram kelola data rekening

Gambar 3.9 Activity diagram kelola data rekening

(14)

3. Activity diagram kelola jurnal umum

Gambar 3.10 Activity diagram kelola jurnal umum

(15)

4. Activity diagram kelola laporan keuangan

Gambar 3.11 Activity diagram kelola laporan keuangan

(16)

3.7. Robustness Diagram

Robustness diagram menggambarkan perancangan dari sistem yang akan

dibangun, penulis dalam pengembangan sistem menggunakan konsep MVC (model, views, controller). Adapun perancangan robustness diagram yang dibuat adalah sebagai berikut :

Gambar 3.12 Robustness diagram

(17)

Gambar

Gambar 3.1 Struktur organisasi BUMDes Desa Cibeusi
Gambar 3.2 Proses bisnis yang sedang berjalan
Tabel 3.2  Perangkat lunak untuk pengembangan
Tabel 3.5 Kebutuhan fungsional
+7

Referensi

Dokumen terkait

Sequence diagram ubah password menjelaskan mengenai serangkaian kinerja sistem yang dilakukan oleh admin dalam mengubah password yang digunakan untuk login pada

Pendekatan kualitatif pada penelitian ini akan memaparkan tahap-tahap pendirian BUMDes, strategi dalam pengelolaan BUMDes, dan manfaat BUMDes terhadap kesejahteraan

Berdasarkan pendapat yang dikemukakan oleh kepala sekolah di atas bahwa siswa- siswa di MTs Negeri Lubuk Pakam sudah mempunyai motivasi belajar yang bagus, karena

Upaya peningkatan pengembangan desa untuk peningkatan pemberdayaan masyarakat desa, maka UU Desa juga memberikan kesempatan bagi desa untuk membuat sebuah Badan

Kesehatan dan Pariwisata dalam menopang ekonomi bangsa” kerjasama Nabila Production dengan Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) Provinsi Riau pada tanggal 22 Maret 2017

Dari beberapa pengertian di atas, dapatlah disimpulkan bahwa golput adalah pilihan tidak memilih sebagai bentuk akumulasi rasa jenuh (apatis) masyarakat yang

Majelis Pembimbing Racana Diponegoro Gugus Depan Kota Semarang 11.045 – 11.046 Universitas Diponegoro Semarang sebagai pelindung dan penasehat kegiatan LATSARNAS

bahwa untuk melaksanakan ketentuan Pasal 8 ayat (2) Peraturan Bupati Belitung Nomor 12 Tahun 2020 tentang Pemberian Bantuan Kepada Masyarakat Terdampak Bencana Non