• Tidak ada hasil yang ditemukan

Deteksi Dini Perkembangan Motorik Anak. Dra. Suci Murti Karini MSi. Rahmah Saniatuzzulfa, M.Psi., Psikolog

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Deteksi Dini Perkembangan Motorik Anak. Dra. Suci Murti Karini MSi. Rahmah Saniatuzzulfa, M.Psi., Psikolog"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

Deteksi Dini Perkembangan Motorik Anak

Dra. Suci Murti Karini MSi.

Rahmah Saniatuzzulfa, M.Psi., Psikolog

(2)

PERKEMBANGAN MOTORIK

Motorik: keseluruhan gerakan yang dapat diamati pada makhluk hidup

Perkembangan motorik berlangsung dari kepala ke ujung-ujung anggota badan

Mula-mula gerakan global, berkembang menjadi terarah dan khas

Koordinasi aktivitas saraf pusat, saraf tepi, dan otot Terjadi sesuai urutan

Dari kasar ke halus

Dari bagian tengah tubuh (lengan->jemari)

(3)

Ketrampilan motorik:

- Belajar dengan coba-salah - Meniru (imitasi)

- Pelatihan (stimulasi mental)

Pada bayi: perkembangan motorik penting karena menjadi gambaran taraf perkembangan inteligensinya

Perkembangan motorik: kasar dan halus

(4)

• Otot-otot besar

• Gerakan kepala, badan, anggota badan, keseimbangan, pergerakan

• Berhubungan dengan perkembangan lokomosi (gerak) dan postur (posisi tubuh)

Motorik Kasar

• Koordinasi halus yang melibatkan otot-otot kecil yang dipengaruhi oleh matangnya fungsi motorik, fungsi visual yang akurat, &

kemampuan intelek nonverbal

Motorik

Halus

(5)

5 Prinsip Penting Perkembangan Motorik

Bergantung pada maturasi saraf dan otot

• Refleks lebih dulu muncul daripada gerakan volunter (gerakan sadar)

Belajar ketrampilan motorik tidak bisa terjadi sampai anak siap secara matang

Perkembangan motorik mengikuti pola yg dapat diprediksi

Pola perkembangan motorik dapat ditentukan

Kecepatan perkembangan motorik berbeda untuk setiap

individu

(6)

PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR

ANAK NORMAL

0 - Menyusu

6 mgg - Menoleh ke kanan/kiri

3 bl - Mengangkat kepala dan bahu bila ditengkurapkan 4 bl - Menguasai gerak

tangan

5 bl - Tengkurap sendiri

6 bl - Duduk bersandar

(7)

71/2 bl - duduk sendiri 8 bl - merangkak

9-10bl - berdiri berpegangan 10-11bl - berjalan berpegangan 12-15bl - jalan sendiri

18 bl - lari dengan langkah kaku

24bl - naik turun tangga

- melompat pada objek

yang rendah

(8)

PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK NORMAL

0-3 bl - Menahan barang yang dipegang

Menggapai mainan yang digerakkan

3-6 bl - Menggengam pensil

Meraih benda yg ada dalam jangkauannya

6-9 bl - Memindahkan benda dari satu tangan ke tangan lainnya

(9)

PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK NORMAL

9-12bl - Menggengam erat pensil Memasukkan benda ke mulut 12-18 bl – Menumpuk dua buah kubus

(10)

PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS ANAK NORMAL

18-24bln – Bertepuk tangan, melambai- lambai

24-36 bl – Mencoret-coret pada kertas 36-48 bl – Menggambar garis lurus

48-60 bl – Menggambar tanda silang, lingkaran

60-72 bl – Menangkap bola kecil dengan kedua tangan

(11)

RELEKS PRIMITIF PADA ANAK

Refleks Penjelasan Umur Saat

Muncul

Umur Saat Menghilang

Rooting Menghisap/mencari Lahir 3 bulan

Moro Kaget Lahir 5-6 bulan

Palmar Grap Menggengam Lahir 6 bulan Tonic Neck Posisi menengadah Lahir 9-10 bulan Babinski Mencengekeram

telapak kaki

Lahir 4 bulan

Swallowing Menelan benda jika didekatkan

Lahir 6-7 bulan

(12)

STIMULASI PERKEMBANGAN MOTORIK

Miringkan anak Tengkurapkan Rangsang

dengan mainan

Tidak dianjurkan menggunakan sarung tangan

Beri gambar wajah, segitiga,

benang merah

(13)

KETERLAMBATAN MOTORIK

• Perkembangan motorik anak tidak sesuai

dengan umurnya, terutama bila beda 6 bulan atau lebih pada hasil skriningnya.

• Jika ada keterlambatan motorik diperlukan

pemeriksaan lebih lanjut, untuk penanganan

lebih lengkap dirujuk ke dokter

(14)

RED FLAG

• Batasan pencapaian tahap perkembangan anak yang mengkhawatirkan jika pada umur tersebut anak belum mampu mencapai tahap

perkembangan tersebut.

Referensi

Dokumen terkait

Tingkat Pencapaian Perkembangan motorik halus anak usia 5-6 tahun berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional tahun 2009 yaitu: (a) Menggambar sesuai

Dari semua bentuk kegiatan atau rangsangan yang diberikan untuk anak harus disesuaikan dengan tahap perkembangannya, dimana perkembangan anak bisa matang karena memiliki

PENGARUH KEGIATAN SENAM FANTASI TERHADAP PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR PADA ANAK UMUR 3-4 TAHUN DI POS PAUD BINA PERGIWATI KEMLAYAN SURAKARTA TAHUN PELAJARAN

Efektifitas Alat Permainan Edukatif Puzzle Terhadap Perkembangan Motorik Halus Pada Anak Usia 4 – 5 Tahun Berdasarkan DDST.. Perkembangan anak mencapai puncaknya sampai berumur

Kesimpulan : Ada hubungan yang signifikan antara peran ibu dalam pemilihan alat permainan dengan perkembangan motorik halus anak usia 4-6 tahun di Yayasan

1) Stimulasi visual merupakan stimulasi awal yang penting pada tahap permulaan perkembangan anak karena anak akan meningkatkan perhatiannya pada lingkungan

Hasil penelitian ini sejalan dengan penelitian sebelumnya bahwa ada perbedaan sesudah pemberian stimulasi motorik halus terhadap tahap perkembangan anak usia

Piaget, dengan teorinya tentang perkembangan intelektual, menyatakan bahwa potensi anak untuk terlibat dalam abstraksi atau analisis baru dimulai saat mereka mencapai umur 11 tahun,