• Tidak ada hasil yang ditemukan

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN

Satuan Pendidikan : SMK NEGERI 1 KENDAL

Mata Pelajaran : Manajemen Produksi, Penulisan Naskah, dan Penyutradaraan

Kelas/Semester/Pertemuan : XII / GASAL / 1

Alokasi Waktu : 1 pertemuan (3 x 45 menit)

Kompetensi Dasar : KD 3.22 dan 4.22

A. Kompetensi Inti

KI-3 (Pengetahuan) : Memahami, menerapkan, menganalisis, dan mengevaluasi

tentang pengetahuan faktual, konseptual, operasional lanjut, dan metakognitif secara multidisiplin sesuai dengan bidang dan lingkup kerja Produksi dan Siaran Program Televisi pada tingkat teknis, spesifik, detil, dan kompleks, berkenaan dengan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya, dan humaniora dalam konteks pengembangan potensi diri sebagai bagian dari keluarga, sekolah, dunia kerja, warga masyarakat nasional, regional, dan internasional.

KI-4 (Keterampilan) : Melaksanakan tugas spesifik dengan menggunakan alat,

informasi, dan prosedur kerja yang lazim dilakukan serta memecahkan masalah sesuai dengan bidang kerja Produksi dan Siaran Program Televisi. Menampilkan kinerja mandiri dengan mutu dan kuantitas yang terukur sesuai dengan standar kompetensi kerja.

Menunjukkan keterampilan menalar, mengolah, dan menyaji secara efektif, kreatif, produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, komunikatif, dan solutif dalam ranah abstrak terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik secara mandiri. Menunjukkan keterampilan mempersepsi, kesiapan, meniru, membiasakan, gerak mahir, menjadikan gerak alami, sampai dengan tindakan orisinal dalam ranah konkret terkait dengan pengembangan dari yang dipelajarinya di sekolah, serta mampu melaksanakan tugas spesifik secara mandiri.

B. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi

3.22 Menerapkan tahapan penyusunan naskah program televisi drama (film pendek)

3.22.1 Menjelaskan format naskah program televisi drama (film pendek)

3.22.2 Merencanakan penyusunan naskah program televisi drama (film pendek) 3.22.3 Menerapkan tahapan penyusunan naskah

program televisi drama (film pendek)

4.22 Membuat naskah program televisi drama (film pendek)

4.22.1 Memberikan contoh naskah program televisi drama (film pendek)

4.22.2 Menguraikan tahapan penyusunan naskah program televisi drama (film pendek)

4.22.3 Membuat naskah program televisi drama (film pendek)

(2)

C. Tujuan Pembelajaran

Melalui diskusi dan pembelajaran secara Blended Learning peserta didik diharapkan mampu:

1. Menjelaskan format naskah program televisi drama (film pendek) 2. Memberikan contoh naskah program televisi drama (film pendek)

3. Merencanakan penyususnan naskah program televisi drama (film pendek)

4. Menguraikan tahapan penyusunan naskah program televisi drama (film pendek) 5. Menerapkan tahapan penyusunan naskah program televisi drama (film pendek) 6. Membuat naskah program televisi drama (film pendek)

D. Materi Pembelajaran

1. Penulisan naskah program televisi drama (film pendek)

2. Unsur – unsur dalam naskah program televisi drama (film pendek)

Setidaknya ada dua format naskah untuk penulisan naskah TV/video, yaitu double

colum, dan wide margin

Format kolom ganda (double colum).

Format ini lazim digunakan untuk menulis naskah informasi, dokumentasi, pendidikan. Format kolom ganda, lembar kertas dibagi menjadi dua kolom utama, yaitu kolom visual (kiri) dan kolom audio (kanan).

Pada kolom kiri berisi uraian yang menyangkut visual. Misal gambar harus dimabil dengan CU, kemudian zoom out, atau keterangan lain bagi kru kamera, termasuk siapa subyeknya, diambil dari mana, beberapa waktu lamanya pengambilan, dll.

Kolom kanan berisi segala sesuatu yang menyangkut audio yang berupa narasi, dialog para pelaku atau efek-efek suara lain yang diperlukan. Untuk memudahkan narator atau juru suara (sound man) maka dalam menulis kolom kanan, semua informasi yang tidak akan dibaca (disuarakan) ditulis dengan huruf capital. Sedang narasi atau dialog yang akan dibaca atau disuarakan ditulis dengan huruf kecil.

Format Wide Margin

Format ini lebih lazim dipakai dalam cerita film atau sinetron. Sinetron Aku cinta Indonesia (ACI) naskahnya distulis dalam format Wide Margin.

Dengan format wide margin tiap adegan (kumpulan dari beberapa shot-scene) diuraikan atau dijelaskan dengan bahasa visual. Petunjuk dialog diketik dua spasi ditengah, sedang apa yang akan nampak (visual) dijelaskan dalam bentuk

Materinya adalah sebagai berikut :

(3)

paragraf.

Dialog biasanya diketik biasa, semua penjelasan untuk kamerawan pengambilan gambar, ditulis dalam huruf capital. Penjelasan untuk tingkah laku pemain ditulis dalam tanda kurung dengan huruf capital pula.

Urutan penulisannya sebagai berikut

Pertama kali ditulis : adegan (scene) ke….

Gamba diambil dengan tehnik apa, misalnya : F.1, DISSOLVE, IN FRAME.

Gambaran visual yang akan nampak

Dialog, dalam ketikan font nya adalah courier new

Dengan format seperti ini maka pengarah acara (sutradara) dan camerawan diberi kebebasan untuk berimprovisasi dalam pengambilan gambarnya, sesuai dengan keadaan yang diinginkan.

A. Dua kolom

NASKAH TALKSHOW

FORMAT : DIALOG TALKSHOW JUDUL : KENDAL MENYAPA DURASI : 30 MENIT

Segment Cast Video Audio

SEGMEN 1

1 Host

Opening Program

Menyapa pemirsa, memberitahukan

tema dan

memberitahukan narasumber hari ini.

HOST :

Salam jumpa pemirsa SMKJI TV dimanapun anda berada senang sekali saya cleeo agrezia, dapat menjumpai anda dalam program Kendal Menyapa. Pada pagi hari ini kita memiliki tema yang sangat menarik yang berkaitan dengan tanaman/ yaitu pupuk.

Berbicara mengenai pupuk / Indonesia merupakan negara yang dianugrahi oleh kekayaan alam yang tidak ada pernah habisnya // Salah satunya berasal dari sektor pertanian dan sektor perternakan yang cukup luas . Selain digunakan untuk kebutuhan pangan /sumber daya tersebut juga berpotensi sebagai sumber energi dengan cara pemanfaatan kotoran ternak menjadi biogas yang dapat membuat tanaman bereproduksi dengan baik dan tentunya juga Contoh Format Naskah :

(4)

ramah akan lingkungan // Baik

bersama Tamu insfiratif /siapa beliau mari kita lihat setelah tanyangan berikut ini...

VT FEATURE PUPUK Host dan

narasumber

Interview Sekarang saya sudah bersama ibu erna selaku

pengusaha pupuk. Selamat pagi ibu Erna/

bagaimana kabarnya/ Senang rasanya dapat bertemu dengan ibu dipagi hari ini// Selamat pagi mbk cleeo/ alhamdulillah sehat (nara sumber menjawab sapaan host)

Host:

Bu Erna/ berbicara mengenai pupuk// Bu erna ini adalah seorang pengusaha pupuk/ nah saya mau tanya bagaimana awal mula ibu erna menjadi pengusaha pupuk?//

Bu erna:

terinspirasi dari masyarakat setempat kerena didaerah perkampungan saya sendiri rata-rata masyarakatnya mengelolah pertanian yang menjadi mata pencarian utama// Disitulah saya tertarik untuk membuka usaha berjualan pupuk mbak.

Host dan narasumber

Interview Host:

Sejak kapan ibu memulai usaha sebagai penjual pupuk?//

Bu Erna:

Saya membuka toko pupuk itu pada tahun 2014 Host: Sudah lama ya bu, sudah 7 tahun.

Host dan narasumber

Interview Host:

Lalu apa tujuan ibu dalam berdagang pupuk ini?//

Bu Erna:

Kalau tujuan si banyak ya mbak tapi yang terpenting itu untuk meringankan para petani dalam mencari pupuk terlebih itukan disini msih jarang yang berjualan pupuk

Host Closing program Host: Nah pemirsa, jangan kemana mana, kita

akan kembali lagi bersama kendal menyap tetap diSMKJI TV

B. Wide margin

Skenario Film

“Keturunan Garuda”

1. Scene 1 / EXT / Pekarangan rumah / sore hari

 sore, semuaremaja berkumpul di depan pekarangan rumah pak Heri. Mereka

berkumpul sambil belajar, sesekali berbisik menanyakan jawaban dari tugas

mereka. Selang beberapa saat, Pak Heri datang dengan wajah lelahnya dan ikut

(5)

bergabung membantu menjelaskan materi yang tidak di mengerti parasiswa.

Waktu sore seperti biasa yang di habiskan mengajari anak-anak dan remaja di kampungnya dengan sukarela.

(duduk lesehan di kelilingi para remaja sambil menjelaskan dengan papan tulis lama)

 Pak Heri sedang memotong rumput dengan arit. Sesekali duduk beristirahat di pinggir sawah sembari mengipasi wajahnya dengan caping.

(duduk lesehan mengipasi wajah menggunakan caping dengan kepala mengadah keatas)

2. Scene 2 / INT / Di dalam kelas / siang hari

 Siswa-siswi sangat berantusias menjawab pertanyaan Bu Yanti. (pelajaran seni budaya). Seekali tertawa karna teman mereka yang salah menjawab lagu daerah.

(mengankat satu lengan, lalu tertawa sambil bertepuk tangan atusias) Bel istirahat

Euis, Listanto dan Sutrisno duduk berhadapan di kelas dengan mennopang dagu. Beberapa kali mereka menghela nafas pasrah.Merasa bosan, Euis menggebrak meja dengan keras membuat teman sekitarnya berjengit kaget.

Listanto

maksiat tok! Rak usah nambahi penyakitku nopo! Marakke wong jantungen. Konco edan!

(melotot kesal) Euis

Teu sengaja..refleks tau teu!!

(meninju pelan lengan Listanto dengan cengiran konyol) (Listanto mengaduh keskitan)

Sutrisno

sampon-sampon.. mboten usah ribut. Sak niki, ndewe mending- Siti, teman sekelas mereka tiba-tiba datang tergesa-gesa

dengan nafas tidak beratur.

Siti

hah.. hah.. sekolah.. sekolah..

(berdiri memegangi perutnya sambil mengatur nafasnya)

E. Pendekatan, Model dan Metode :

1. Pendekatan Scientific (Ilmiah)

2. Model Problem Based Learning

3. Metode: Ceramah, Diskusi

(6)

F. Kegiatan Pembelajaran

Kegiatan Deskripsi Kegiatan Alokasi waktu

Pendahuluan

1. Melakukan pembukaan dengan salam pembuka dan berdoa untuk memulai pembelajaran

2. Menanyakan kepada peserta didik kesiapan dan kenyamanan untuk belajar

3. Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin Peserta didik merespon salam dan pertanyaan dari guru berhubungan dengan kondisi dan pembelajaran sebelumnya

4. Guru mengajukan pertanyaan apakah siswa sudah mengerjakan soal di GCR dan pernah membaca Skenario sebuah program acara televisi.

5. Guru menunjuk satu atau dua orang siswa untuk menceritakan tentang pengalamannya menulis naskah program TV..

6. Peserta didik menerima informasi kompetensi dasar dan indikator

15 menit

Kegiatan inti

 Orientasi peserta didik pada masalah

1. Guru menanyakan kepada peserta didik apakah sudah dibentuk kelompok sesuai perintah dalam GCR?

2. Guru menstimulasi peserta didik dengan memberikan pertanyaan yang mengarah pada materi yang akan dipelajari, mengulas hasil pre-test, dan LKPD 1, merumuskan masalah.

3. Guru menunjukkan tayangan cuplikan film pendek.

 Mengorganisasikan peserta didik untuk

belajar

4. Guru menekankan bahwa LKPD selanjutnya masih dikerjakan dalam kelompok.

5. Guru membagikan LKPD kepada masing – masing kelompok, didalamnya diminta membuat tugas 2 dan 3.

 Membimbing penyelidikan individu maupun

kelompok

6. LKPD 1 :Guru memantau dan membimbing proses kerja kelompok. Setelah selesai LKPD 1, diminta mengumpulkan LKPD kembali untuk diamati (merumuskan masalah) *langkah ini sudah di awal(tugas 1).

7. LKPD 2. Kemudian guru mempersilahkan siswa membuka hp untuk tugas 2, dengan masing- masing kelompok hanya diperkenankan 1 hp.

8. LKPD 3. Guru meminta untuk mengerjakan LKPD berikutnya (tugas 3) dengan masih memperkenankan siswa browsing dari internet, tentang langkah – langkah membuat skenario drama/ film pendek.

100 menit

(7)

 Mengembangkan dan menyajikan hasil karya 9. Siswa mempresentasikan hasil diskusi dan

memberikan kesempatan kepada kelompok lain untuk bertanya atau

10. Guru menjelaskan tahapan penyusunan naskah drama/ film pendek, perbedaan elemen dalam naskah format 2 kolom dan wide margin.

Penutup

1. Peserta didik bersama guru menyimpulkan dan melakukan refleksi tentang materi atau kegiatan pembelajaran yang sudah dilakukan.

2. Siswa memberitahukan ada tes sumatif secara mandiri untuk dikumpulkan melalui Google Classroom setelah pembelajaran usai.

3. Guru menutup pembelajaran dengan salam.

20 menit

G. Media, Alat/Bahan, dan Sumber Belajar

1. Media Pembelajaran :

Daring : Google Classroom, Buku Siswa/ e book.

Luring : Presentasi, Buku Siswa, Modul, PPT.

2. Alat/Bahan

Daring : Laptop, Handphone/smartphone, Google Classroom Luring : Laptop, LCD Proyektor, Handphone/smartphone 3. Sumber Belajar

- Buku Manajemen Produksi, Naskah dan Penyutradaran, jilid 1 dan 2 untuk SMK/MAK,

Bidang keahlian : Seni dan Industri Kreatif, Program Keahlian Broadcasting dan Perilman, Kompetensi Keahlian Produksi dan Penyiaran Program Televisi, Direktorat Pembinaan SMK, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, 2019.

- Lembar Kegiatan Peserta Didik.

- Internet

H. Penilaian, Remedial, dan Pengayaan Instrumen dan Teknik Penilaian

1) sikap (mengamati saat proses PBM melalui ketepatan kehadiran, keaktifan, serta disiplin waktu mengumpulkan tugas yang sudah ditentukan)

- Penilaian Observasi Penilaian

observasi berdasarkan pengamatan sikap dan perilaku peserta didik selama proses pembelajaran. Berikut contoh instrumen penilaian sikap

Lembar penilaian Observasi :

No NamaSiswa/

Kelompok

Disiplin Juju

r

Tanggung Jawab

Santun

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

1. v

2.

dst

Keterangan:

 DS : Disiplin

 JJ : Jujur

(8)

 TJ ; Tanggung jawab

2) Pengetahuan (hasil upload pengumpulan tugas di Google Classroom)

3) Keterampilan (kemampuan menyelesaikan tugas berupa soal yang diberikan di Google Classroom)

I. Pembelajaran Remedial dan Pengayaan 1. Analisis Hasil Penilaian

a. Analisis hasil penilaian diadakan setelah tes formatif.

b. Hasil analisis penilaian menentukan erlu tidaknya diadakan remedial atau pengayaan.

2. Pembelajaran Remedial

a. Dilakukan dengan cara penugasan secara individu dan diakhiri dengan tes tertulis.

b. Dilakukan dengan cara penugasan secara kelompok dan diakhiri dengan tes secara individu.

3. Pembelajaran Pengayaan

a. Dilakukan dengan cara penugasan pada peserta didik untuk mencari sumber- sumber lain melalui media internet, teman sebaya, atau sumber yang relevan.

b. Dilakukan dengan cara tutor sebaya melalui peserta didik yang lebih cepat mengerti kepada peserta didik yang lain.

Mengetahui Kepala Sekolah

Drs. Yudi Wibowo, M.Pd

Kendal, Juli 2022

Guru Mata Pelajaran

Laila Maghfiroh, S.Sos

(9)

Lembar penilaian Observasi :

No NamaSiswa/

Kelompok

Disiplin Jujur Tanggung Jawab Santun

1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4

1. v

2.

dst

Indikator penilaian observasi:

No. Sikap Indikator

1. Disiplin a. Tertib mengikuti instruksi

b. Mengerjakan tugas tepat waktu

c. Tidak melakukan kegiatan yang tidak diminta

d. Tidak membuat kondisi kelas menjadi tidak kondusif

2. Jujur a. Menyampaikan sesuatu berdasarkan keadaan yang sebenarnya

b. Tidak menutupi kesalahan yang terjadi

c. Tidak mencontek atau melihat data/pekerjaan orang lain

d. Mencantumkan sumber belajar dari yang dikutip/dipelajari

3. Tanggung

Jawab

a. Pelaksanaan tugas piket secara teratur.

b. Peran serta aktif dalam kegiatan diskusikelompok dan mampu bekerja

sama

c. Mengajukan usul pemecahan masalah.

d. Mengerjakan tugas sesuai yang ditugaskan

4. Sopan a. Berinteraksi dengan teman secara ramah

b. Berkomunikasi dengan bahasa yang tidak menyinggung perasaan

c. Menggunakan bahasa tubuh yang bersahabat

d. Berperilaku sopan Rubrik penilaian observasi :

No. Deskrip

si

Sko

1. Jika empat indikator terlihat 4 r

2. Jika tiga indikator terlihat 3

3. Jika dua indikator terlihat 2

4. Jika satu indikator terlihat 1

Nilai akhir sikap diperoleh dari modus (skor yang paling sering muncul) dari keempat aspek sikap di atas. Kategori nilai sikap:

a. Sangat baik (SB) jika memperoleh nilai akhir 4

b. Baik (B) jika memperoleh nilai akhir 3

c. Cukup (C) jika memperoleh nilai akhir 2

d. Kurang (K) jika memperoleh nilai akhir 1

Penilaian sikap

(10)

Jawablah pertanyaan berikut dengan tepat dengan memberi tanda centang (√) pada jawaban yang benar!

NO PERTANYAAN YA TIDAK

1. Format naskah 2 kolom adalah

bentuk/format naskah untuk program non drama seperti : berita/news, talkshow, video klip.

2. Format naskah 2 kolom dalam

penerapan produksi tidak dapat

dikembangkan, karena sudah melalui kesepakatan kru dan sutradara program 3. Scene, setting, exterior, airmuka talent, kostum, dialog dan plot adalah unsur yang harus ada dalam naskah 2 kolom 4. Tidak ada perbedan antara penulisan

skenario program drama dan non drama

5. Tugas sutradara program TV non drama

dan drama, mempunyai jobdisc yang berbeda.

Jawab :

...

...

...

...

...

Penilaian pengetahuan

(11)

I. SOAL NO. 1

KUNCI JAWABAN DAN PEMBAHASAN

NO PERTANYAAN YA TIDAK PEMBAHASAN SKOR

1. Format naskah 2 kolom adalah

bentuk/format naskah untuk

program non drama seperti : berita/news, talkshow, video klip.

Betul sekali. Umumnya naskah

2 kolom memang untuk bentuk program TV non

drama. Untuk drama

menggunakan fomat wide margin

20

2. Format naskah 2 kolom dalam

penerapan produksi tidak dapat dikembangkan, karena sudah melalui kesepakatan kru dan sutradara program

Naskah 2 kolom disebut pula

semy fully script. Artinya konten didalamnya belum

final. Masih dapat

dikembangkan sesuai imajinasi

tim, host, prduser dan

sebagainya.

20

3. Scene, setting, exterior, airmuka talent, kostum, dialog dan plot adalah unsur yang harus ada dalam naskah 2 kolom

Unsur – unsur tersebut yang

wajib ada dalam format wide

margin, yang umumnya

digunakan iuntuk format

naskah drama (film

pendek/panjang)

20

4. Terdapat perbedan antara penulisan

skenario program drama dan non drama

Jelas terdapat perbedaan

dalam penulisan profram

drama dan non drama, baik format, unsur – unsur dan tahapannya.

20

5. Tugas sutradara program TV non

drama dan drama, mempunyai jobdisc yang berbeda.

Tugas sutradra program TV

non drama ada 2, yakni floor

direcotr yang bertugas

mengatur segala sesuatu yang ada di stage dengan lebih

leluasa mengembangkan

imajinasi dalam naskahnya.

Kalau sutradara film harus patuh pada script/skenario yang ada.

20

NILAI : JUMLAH SKOR (JUMLAH BETUL)

(12)
(13)

Alat dan bahan : 1. LKPD 2. Balpoin 3. Penggaris

4. Kertas kosong seperlunya 5. HP.

Tugas 1 :

1. Bersama kelompok kalian, pahamilah hal di bawah ini !

Pada Langkah ini, tidak diperkenankan membawa dan menggunakan hp, kerjakan pada lembar jawab yang ada dan tulis tangan!

2. Bkhkjh

JAWAB :

LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD)

Kelompok :

Nama anggota kelompok:

1. ……….

2. ……….

3. ……….

4. ……….

5. ………..

6. ………..

Tujuan Pembelajaran :

 Peserta didik dapat mengidentifikasi elemen – elemen dalam naskah non drama dan darama (film pendek)

 Peserta didik dapat menyusun/membuat naskah/skenario program televisi drama (film pendek)

Petunjuk umum :

Pahamilah setiap kegiatan berikut, diskusikan dengan anggota kelompok dan tulislah hasil diskusi pada kolom yang telah tersedia. Pastikan teman satu kelompok memahami dan dapat menjawab pertanyaan yang diberikan.

1. Buatlah naskah/ skenario, diambil dari film pendek yang telah kalian tonton. Naskah berupa cuplikan 1 adegan dari film tersebut, adegan mana saja bebas! (waktu kalian 15 menit)

2. Sebutkan unsur – unsur yang terdapat dalam naskah yang kalian buat tersebut!

Contoh : unsurnya terdapat : video, VO, logo dst.

Segera serahkan hasilnya kepada Bapak/Ibu guru.

3. Kesulitan apa yang kalian temukan saat membuat naskah drama (film pendek )!

(14)

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

(15)

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

(16)

Tugas 2 :

2. Dari e book Buku Manajemen Produksi, Naskah dan Penyutradaran, jilid 1, cek GCR!

(waktu 20 menit)

JAWAB :

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

a) silahkan cari materi tentang langkah – langkah menulis skenario drama/ film pendek. Kemudian sebutkan unsur – unsur yang harus ada dalam skenario drama/film pendek! Kalian boleh browsing menggunakan hp untuk mencari literatur tambahan.

b) Buatlah naskah/ skenario cuplikan 1 adegan film pendek sesuai ketentuan penulisan skenario film drama yang tadi kita tonton bersama!

c) Serahkan pekerjaan kalian pada Bapak/Ibu guru.

d) Presentasikan pekerjaan kalian!

(17)

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

(18)

Tugas 3 :

3. Dari hasil pengamatan dan analisa kalian terhadap dua bentuk model penulisan skenario tersebut, jelaskan hal – hal berikut ini! (20 menit!)

JAWAB :

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

...

a) Perbedaan naskah 2 kolom dan wide margin, termasuk kegunaan bentuk /format naskah tersebut!

b) Tuliskan kembali, elemen – elemen atau unsur – unsur yang harus terdapat dalam naskah : 2 kolom dan wide margin

c) Tuliskan manfaat/pengalaman apa yang kalian dapat dan pelajari dari

pembelajaran kita pada hari ini!

(19)

Kunci jawaban :

Tugas 1 & 2.

Teknik penulisan dan Unsur – unsur atau elemen – elemen yang harus ada dalam naskah film pendek adalah :

 Format ini lebih lazim dipakai dalam cerita film atau sinetron. Sinetron Aku cinta Indonesia (ACI) naskahnya distulis dalam

1. format Wide Margin.

2. Dengan format wide margin tiap adegan (kumpulan dari beberapa shot-scene) diuraikan atau dijelaskan dengan bahasa visual. Petunjuk dialog diketik dua spasi ditengah, sedang apa yang akan nampak (visual) dijelaskan dalam bentuk paragraf .

3. Dialog biasanya diketik biasa dengan font :

courier new

, untuk tulisan tangan bebas.

4. semua penjelasan untuk camerawan pengambilan gambar, ditulis dalam huruf capital.

Penjelasan untuk tingkah laku pemain ditulis dalam tanda kurung dengan huruf capital pula.

 Urutan penulisannya sebagai berikut Urutan penulisannya sebagai berikut

(1) Pertama kali ditulis : adegan (scene) ke….

(2) Gamba diambil dengan tehnik apa, misalnya : F.1, DISSOLVE, IN FRAME.

(3) Gambaran atau deskripsi visual yang akan nampak (4) Dialog

Rubrik penilaian

Deskripsi jawaban Skor Angka Huruf

1. Jika format yang dibuat wide margin, 2. Dengan mencantumkan jenis font

meski ditulis tangan,

3. Serta tata urutannya dalam

penulisan benar dan mengandung keterangan : scene ke…,

4. Teknik pengambilan gambarnya

jelas,

5. Gambaran atau deskripsi visualnya jelas dan

6. Terdapat dialog

4, jika terdapat

ke-6 unsur/

elemen

90 – 100

A

3, jika terdapat 4-5

unsur/elemen

80 – 89

B

2, Jika terdapat 2-3

unsur/elemen

70 – 79

C

1, jika hanya

terdapat 1

unsur bahkan tidak terdapat unsur/elemen tersebut sama sekali

60 - 69

D

Tugas 3 :

3.jawaban tugas 3 : a dan b.

Perbedaan naskah 2 kolom dan wide margin serta unsur – unsurnya atau elemennya!

NASKAH FORMAT 2 KOLOM NASKAH FORMAT WIDE MARGIN

Naskah 2 kolom Format ini lazim

digunakan untuk menulis naskah Format ini lebih lazim dipakai dalam cerita

(20)

informasi, dokumentasi, pendidikan.

Format kolom ganda, lembar kertas dibagi menjadi dua kolom utama, yaitu kolom visual (kiri) dan kolom audio (kanan).

Pada kolom kiri berisi uraian yang menyangkut visual. Misal gambar harus dimabil dengan CU, kemudian zoom out, atau keterangan lain bagi kru kamera, termasuk siapa subyeknya, diambil dari mana, beberapa waktu lamanya pengambilan, dll.

Kolom kanan berisi segala sesuatu yang menyangkut audio yang berupa narasi, dialog para pelaku atau efek-efek suara lain yang diperlukan. Untuk memudahkan narator atau juru suara (sound man) maka dalam menulis kolom kanan, semua informasi yang tidak akan dibaca (disuarakan) ditulis dengan huruf capital.

Sedang narasi atau dialog yang akan dibaca atau disuarakan ditulis dengan huruf kecil.

film atau sinetron. Sinetron Aku cinta Indonesia (ACI) naskahnya distulis dalam format Wide Margin.

Dengan format wide margin tiap adegan (kumpulan dari beberapa shot-scene) diuraikan atau dijelaskan dengan bahasa visual. Petunjuk dialog diketik dua spasi ditengah, sedang apa yang akan nampak (visual) dijelaskan dalam bentuk paragraf . Dialog biasanya diketik biasa, semua penjelasan untuk camerawan pengambilan gambar, ditulis dalam huruf capital.

Penjelasan untuk tingkah laku pemain ditulis dalam tanda kurung dengan huruf capital pula.

Urutan penulisannya sebagai berikut Urutan penulisannya sebagai berikut

(1) Pertama kali ditulis : adegan (scene) ke….

(2) Gamba diambil dengan tehnik apa, misalnya : F.1, DISSOLVE, IN FRAME.

(3) Gambaran visual yang akan nampak (4) Dialog

Dengan format seperti ini maka pengarah acara (sutradara) dan camerawan diberi kebebasan untuk berimprovisasi dalam pengambilan gambarnya, sesuai dengan keadaan yang diinginkan.

Adapun rubrik penilaian aspek pengetahuan sebagai berikut :

Nomor Uraian Skor

1 Jawaban betul sempurna 90 – 100

2 Sebagian besar jawaban betul, namun masih ada sebagian kecil jawaban yang salah

80 – 89 3 Sebagian besar jawaban salah, namun masih ada sebagian kecil

jawaban yang betul

70 – 79 4 Jawaban sama sekali salah, tetapi peserta didik telah mencoba

mengerjakan dibuktikan dengan menuliskan jawabannya

60 - 69

Nilai Ketuntasan Pengetahuan dan Keterampilan

Rentang Angka Huruf

90 – 100 A

80 - 89 B

60 – 79 C

≤ - 59 K

(21)

I. Kesulitan apa yang kalian temukan saat membuat naskah drama (film pendek )!

JAWABAN BEBAS : HIPOTESA SEMENTARA KARENA MATERI TENTANG PENULISAN NASKAH DRAMA (FILM PENDEK) BELUM MEREKA DAPATKAN, MAKA KESULITAN YANG

AKAN MEREKA HADAPI ADALAH :

1. FORMAT NASKAH, SEHARUSNYA WIDE MARGIN BUKAN DOUBLE COLLLUM ATAU 2 KOLOM.

2. UNSUR – UNSUR PEMBANGUN

3. LANGKAH – LANGKAH MENULIS NASKAH DRMA (FILM PENDEK) HINGGA MENJADI SKENARIO LENGKAP (FULLY SCRIPT)

---SELESAI---

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa penambahan tepung keong mas dalam ransum sampai taraf 9% dari total ransum mempengaruhi konsumsi

Proses aktif dan konstruktif dari suatu Self Regulated Learning berkaitan pula dengan inisiatif belajar, mendiagnosis kebutuhan belajar, menetapkan tujuan belajar,

Sehubungan dengan hal tersebut, Takebe menambahkan bahwa suatu hal yang penting dan merupakan suatu keunikan di dalam kanji adalah setiap kanji terdiri dari

Oksalat dalam talas terdapat dalam dua bentuk yaitu yang dapat larut dalam air (asam oksalat) dan tidak dapat larut dalam air (garam oksalat atau kalsium oksalat)

Perlakuan yang diberikan adalah Penerapan Metode Pembelajaran Demonstrasi dengan Metode Pembelajaran Latihan Bersama Teman untuk mengetahui pengaruh hasil belajar shooting

Sistem pengenalan bahasa Isyarat Indonesia menggunakan metode pengenalan Fuzzy K- Nearest Neighbor (FKNN) agar dapat mengenali bahasa isyarat pada data

Sehingga, para sahabat Nabi (untuk tidak mengatakan pengikutnya) meyakini dan mengetahui bahwa kebijaksanaan apapun yang diberikan oleh Nabi Muhammad adalah berdasarkan

Jika dilihat satu persatu, hanya terdapat 1 (satu) perusahaan yang tidak pernah mengalami penurunan nilai piutang perusahaan yaitu PT.. Adapun nilai piutang