155
Analisis Current Ratio dan Total Asset Turn Over Dalam Menilai Pertumbuhan Laba Pada PT. Gudang Garam Tbk
(Periode Tahun 2016-2020)
Aprita Tri Setyawati1, Edison Hamid2
Mahasiswa Prodi Akuntansi, Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tribuana Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Tribuana
[email protected] Abstrac
This study aims to determine the current ratio and total asset turnover in assessing profit growth at PT.Gudang Garam Tbk, the period 2016-2020. This research is a three-variable research using qualitative descriptive research methods. Namely, the independent variable is the current ratio (X1) and total asset turnover (X2), while the dependent variable is profit growth, the data obtained by documentation and library techniques. Data analysis used case studies (non-hypothesis). Based on the results of the analysis of the current ratio and total asset turnover at PT. Gudang Garam, Tbk for the last five years, namely the 2016-2020 period, the average current ratio of 218.11% is in the very good category, and for total asset turnover the average value is 1.34 times in the good category, while the results of the current ratio analysis in assessing profit growth contributed 3.87% and total asset turnover in assessing profit growth contributed 7.45% and jointly current ratio and total assets turn over in assessing profit growth at PT. Gudang Garam Tbk, during the last five years obtained an average contribution of 11.32% and the rest contributed from other factors not examined in this study.
Keywords: Current Ratio, Total Asset Turn Over, Growth Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui current ratio dan total asset turnover dalam menilai pertumbuhan laba pada PT.Gudang Garam Tbk periode 2016-2020. Penelitian ini merupakan penelitian tiga variabel dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Yaitu, variabel bebasnya adalah rasio lancar (X1) dan total perputaran aset (X2), sedangkan variabel terikatnya adalah pertumbuhan laba, data diperoleh dengan teknik dokumentasi dan perpustakaan. Analisis data menggunakan studi kasus (non-hipotesis).
Berdasarkan hasil analisis current ratio dan total asset turnover pada PT. Gudang Garam, Tbk selama lima tahun terakhir yaitu periode 2016-2020 rata-rata current ratio sebesar 218,11% berada pada kategori sangat baik, dan untuk total asset turnover nilai rata-ratanya adalah 1,34 kali dalam kategori baik, sedangkan hasil analisis current ratio dalam menilai pertumbuhan laba memberikan kontribusi sebesar 3,87% dan total assets turnover dalam menilai pertumbuhan laba memberikan kontribusi sebesar 7,45% dan secara bersama-sama current ratio dan total assets turn over dalam menilai pertumbuhan laba pada PT. Gudang Garam Tbk, selama lima tahun terakhir memperoleh kontribusi rata-rata sebesar 11,32% dan sisanya disumbangkan oleh faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
Kata kunci: Current Ratio, Total Asset Turn Over, Pertumbuhan
156 1. PENDAHULUAN
Di dalam dunia usaha, pencapaian laba (profit) merupakan salah satu tujuan dari sebuah perusahaan (Stevani &
Nuraidha, 2021). Pertumbuhan laba ini sangat penting diketahui oleh manajemen suatu perusahaan, mengingat pertumbuhan laba ini merupakan salah satu cerminan dari kinerja keuangan suatu perusahaan dalam menjalankan operasionalnya. Apalagi dalam situasi pada saat ini dimana munculnya wabah COVID-19 diawal tahun 2020 yang melanda dunia sehingga menghancurkan sendi-sendi perekonomian dunia termasuk Indonesia, akibat dari wabah COVID-19 ini semua kegiatan operasional perusahaan dibatasi untuk memutus rantai penularan COVID-19 ini (Anwar, 2021).
Dalam menghadapi persoalan ini tentunya manajemen harus mampu mencari solusi agar pertumbuhan laba perusahaan dapat dipertahankan. Untuk melihat keberhasilan dalam mengelola keuangan perusahaan dapat dilihat dari laporan keuangan, laporan keuangan merupakan media informasi yang digunakan oleh perusahaan untuk melaporkan keadaan posisi keuangan atau aktivitas perusahaan kepada pihak-pihak yang berkepentingan (Hamid, 2021).
Tujuan jangka pendek perusahaan adalah untuk mendapatkan keuntungan yang optimal, sedangkan tujuan jangka panjang adalah menaikan nilai suatu perusahaan atau yang dikenal dengan book value atau nilai buku yang merupakan aset atau kekayaan bersih yang dimiliki perusahaan (Marpaung, 2021). Dengan mengetahui pertumbuhan laba yang diperoleh perusahaan sangat penting bagi pemakai laporan keuangan karena dapat menentukan apakah terdapat peningkatan atau penurunan kinerja keuangan suatu perusahaan.
Menurut Nurhadi ( 2011: 141), menyatakan pertumbuhan laba menunjukkan persentase kenaikan laba yang dapat dihasilkan perusahaan dalam bentuk laba bersih. Nilai pertumbuhan laba ini didapatkan dengan cara, laba tahun sekarang dikurangi dengan laba tahun sebelumnya dan di bagi laba tahun sebelumnya di kali seratus (Syafriansyah, 2020). Adapun cara untuk menghitung pertumbuhan laba menurut Harahap (2012:310) adalah :
Dengan demikian sangat penting bagi manajemen perusahaan untuk selalu memperhatikan tingkat pertumbuhan laba
157 dari tahun ketahun, dalam menganalisa
pertumbuhan laba ada beberapa indikator yang dapat digunakan salah satunya antara lain current ratio dan total asset turn over ratio. Menurut Diana SR (2018:55) menyatakan bahwa current ratio dapat digunakan untuk mengukur kemampuan perusahaan dalam membayar kewajiban finansial jangka pendek dengan menggunakan aset lancar.
Begitu juga halnya menurut Sugiono Arief et al (2016:58) mengatakan bahwa current ratio dapat digunakan untuk mengetahui sejauh mana aktiva lancar perusahaan digunakan untuk melunasi hutang (kewajiban) lancar yang akan jatuh tempo/segera dibayar. Secara spesifik current ratio mencerminkan ketersediaan dana yang dimiliki perusahaan guna memenuhi semua hutang yang akan jatuh tempo.
Lebih lanjut Putri Melinda T (2019:2) menyatakan bahwa current ratio suatu perusahaan digunakan untuk mengetahui pemberian pinjaman oleh para kreditur dan perusahaan akan semakin mudah dalam menjalankan kegiatan bahwa current ratio dapat mempengaruhi pertumbuhan laba.
Dengan demikin tingkat current ratio pada perusahaan dapat digunakan untuk mengalisa pertumbuhan laba.
Adapun cara untuk menghitung current ratio, menurut Harjito Agus et al (2011:56) adalah sbb:
C
Begitu juga halnya total asset turn over ratio merupakan indikator yang dapat digunakan dalam menilai pertumbuhan laba.
Total Asset Turn Over menurut Kasmir (2014:157) mengatakan bahwa rasio ini digunakan untuk mengukur perputaran semua aktiva yang dimiliki perusahaan dengan melihat jumlah penjualan yang diperoleh dari tiap aktiva, semakin besar nilai total asset turn over menunjukan semakin baik kinerja perusahaan dalam menghasilkan penjualan. Artinya jumlah total asset turn over akan mempengaruhi tingkat penjualan yang dapat menciptakan pertumbuhan laba.
Dan menurut Megananda AB (2017:2) Semakin tinggi rasio total asset turnover (TAT) berarti semakin efisien penggunaan keseluruhan aktiva di dalam menghasilkan penjualan. Dengan kata lain, jumlah asset yang sama dapat memperbesar volume penjualan apabila total asset turnover (TAT) nya ditingkatkan atau diperbesar dengan tingginya penjualan maka akan secara otomatis akan mempengaruhi pertumbuhan laba.
158 Adapun cara untuk menghitung total
asset turn over menurut Sugiono Arief (2016:65), adalah sebagai berikut:
= ... kali Sumber: Sugiono Arief (2016:65)
Current Ratio Dan Total Asset Turn Over Dalam Menilai Pertumbuhan Laba
Current Ratio adalah rasio yang menunjukan kemampuan perusahaan dalam membayar hutang jangka pendenya pada saat jatuh tempo dengan segera, semakin tinggi nilai rasio ini maka semakin bagus nilai perusahaan. Dengan nilai current ratio yang baik perusahaan dengan mudah mendapatkan pinjaman dari lembaga keuangan untuk memenuhi kebutuhan modal kerja.
Dengan terpenuhnya modal kerja untuk operasional perusahaan maka akan terjadi peningkatan produksi dan peningkatan penjualan sehinga dapat mempengaruhi pertumbuhan laba setiap periodenya.
Total Asset Turn Over adalah rasio yang mencerminkan kemampuan manajemen dalam mengelola seluruh aktiva atau asset yang dimiliki dalam menghasilkan penjualan dalam satu periode, semakin tinggi nilai rasio ini maka semakin baik kinerja perusahaan dalam pengelola
aset tersebut, sehingga akan berimbas pada peningkatan penjualan dan akhirnya akan memberi pertumbuhan laba perusahaa pada setiap periodenya.
Berdasarkan pemikiran dan hasil penelitian terdahulu di atas maka hipotesis penelitian yang diajukan dalam penelitian ini adalah: “Diduga current ratio dan total asset turn over dapat menilai pertumbuhan b ”
2. METODE PENELITIAN
Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif. Dan menurut Mukhtar, (2013:10) metode penelitian deskriptif kualitatif adalah sebuah metode yang digunakan peneliti untuk menemukan pengetahuan atau teori terhadap penelitian pada satu waktu tertentu.
Sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data sekunder merupakan sumber data penelitian secara tidak langsung melalui media perantara. Data sekunder yang diperoleh peneliti bersumber dari situs http://www.idx.co.id yang merupakan website resmi dari Bursa Efek Indonesia.
Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder. Data sekunder merupakan data penelitian yang
159 diperoleh peneliti secara tidak langsung
melalui perantara (diperoleh dan dicatat oleh pihak lain). Yaitu data berupa laporan keuangan PT. Gudang Garam Tbk, lima tahun terakhir yaitu periode 2016 sampai 2020 yang diperoleh melalui situs http://www.idx.co.id yang merupakan website resmi dari Bursa Efek Indonesia.
Menurut (Sugiyono, 2013) teknik pengumpulan data merupakan langkah yang paling utama dalam penelitian. Karena tujuan utama dari penelitian adalah mendapatkan data. Tanpa mengetahui teknik pengumpulan data, maka peneliti tidak akan mendapatkan data yang memenuhi standar data yang ditetapkan. Teknik pengumpulan data yang digunakan penulis dalam penelitian ini adalah kepustakaan dan studi dokumentasi.
Defenisi Operasional Variabel
Menurut (Prof.Dr.Sugiyono, 2017) mengemukakan bahwa variabel adalah segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk dipelajari sehingga diperoleh informasi tentang hal tersebut, kemudian ditarik kesimpulan.
Dalam penelitian ini ada dua variabel yang digunakan yaitu variabel independen dan variabel dependen. Berikut penjelasannya:
a) Variabel Bebas (Independen). Dalam penelitian ini yang termasuk variabel
independen adalah current ratio dan total asset turn over yang diberi simbol (X1) dan (X2). b) Variabel Terikat (Dependen).
Menurut Sugiyono (2017:39) variabel dependen adalah variabel yang dipengaruhi atau yang menjadi akibat karena adanya variabel bebas. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah pertumbuhan laba yang diberi simbol (Y).
Indikator Variabel
Variabel Current Ratio (X1). Menurut Kasmir (2013:134) Aktiva lancar adalah harta perusahaan yang dapat dijadikan uang dalam waktu singkat (maksimal satu tahun).
Current Liabilitas/Hutang Lancar Menurut Munawir (2010:18) Hutang lancar atau hutang jangka pendek adalah kewajiban keuangan perusahaan yang pelunasannya atau pembayaran akan dilakukan dalam jangka pendek (satu tahun sejak tanggal neraca) dengan menggunakan aktiva lancar yang dimiliki oleh perusahaan.
Variabel Total Asset Turn Over (X2).
Indikator total asset turn over adalah perbandingan penjualan dengan total. 1) Penjualan/Sale merupakan penerimaan yang diperoleh dari pengiriman barang dagangan atau penyerahan barang dagangan dan jasa.
2) Total Aset merupakan semua sumber daya yang dimiliki oleh perusahaan dalam menjalankan operasional dalam satu periode
160 tertentu, dapun komponen dari total aset
adalah aset lancar, aset tetap dan aset lainnya.
Variabel Pertumbuhan Laba (Y). I Nyoman Kusuma ( 2012:249) menyatakan bahwa pertumbuhan laba dipengaruhi oleh perubahan komponen-komponen dalam laporan keuangan yaitu current ratio dan total asset turn over.
Metode Analisis Data
Dalam menganalisis permasalahan yang akan dibahas dalam penelitian ini, maka penulis menggunakan analisis data sebagai berikut:
a. Analisis Current Ratio
Tingkat current ratio diketahui dengan cara menbandingkan jumlah aset lancar dengan hutang lancar, Menurut Martono (2012:55), rasio ini bisa dikatakan baik jika nilainya mencapai 2 atau 200%.
Untuk dapat menentukan standar perhitungan likuiditas (current ratio) dapat dilihat sebagai berikut:
Tabel 2.1
Standar Industri Current Ratio Standar Kriteria
>200 Sangat Baik 175% - 200% Baik
150% - 174% Cukup Baik 125% - 149% Kurang Baik
< 125% Buruk Sumber: Martono (2012:55)
b. Analisis Total Asset Turn Over
Total Asset Turn Over merupakan rasio yang menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mengelola seluruh aset yang dimiliki untuk menghasilka penjualan, rasio ini adalah perbandingan antara penjualan bersih dengan total aktiva.
Menurut Sumber : Kasmir (2016:208), total asset turn over ratio dikatakan sangat baik jika nilainya >2 kali. Untuk melihat nilai total asset turn over dapat dilihat sebagai berikut:
Tabel 2.2 Standar Industri Total Asset turn over No. Standar
Industri Kriteria 1. ≥ 2 kali Sangat Baik 2. 1-1,99 kali Baik 3. < 1 kali Buruk
Sumber : Kasmir (2016:208) c. Analisis Pertumbuhan Laba
Nilai pertumbuhan laba ini didapatkan dengan cara, laba tahun sekarang dikurangi dengan laba tahun sebelumnya dan dibagi laba tahun sebelumnya di kali seratus.
Dari hasil pembobotan masing masing rasio lalu dinilai dengan standar rata-rata industri untuk menentukan kriteria dari masing-masing rasio kemudian bobot rasio varaibel X dibandingkan dengan bobot rasio
161 variabel Y untuk mendapatkan jumlah
kontribusi dari masing-masing rasio variabel X ke variabel Y.
3. HASIL DAN PEMBAHASAN
Current Ratio pada PT. Gudang Garam, Tbk
Tingkat curren ratio menggambarkan seberapa besar kemampuan perusahaan dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya. Berikut ini peneliti menyajikan jumlah curren ratio per tahun yang terdapat pada PT. Gudang Garam, Tbk dari tahun 2016-2020 dengan menggunakan rumus rasio lancar (current ratio). seperti pada tabel 3.1 sebagai berikut:
Tabel 3.1
Current Ratio PT. Gudang Garam Tahun Curren
Ratio Katagori 2016 193,79% Baik 2017 193,55% Baik 2018 205,81% Sangat
Baik 2019 206,19% Sangat
Baik 2020 291,23% Sangat
Baik Rata-
Rata 218,23% Sangat Baik
Sumber: Lap. Keu PT. Gudang Garam, Tbk.
Berdasarkan data pada tabel 3.1 dapat diketahui kemampuan PT. Gudang Garam,
Tbk dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya pada saat jatuh tempo dari tahun ketahun selama periode tahun 2016-2020.
Adapun kemampuan PT. Gudang Garam, Tbk dalam memenuhi kewajiban jangka pendeknya berdasarkan analisa dengan current ratio terlihat berfluktuatif dari tahun ketahun.
Pada tahun 2016 didapatkan hasil current ratio sebesar 193,79%. Kemudian pada tahun 2017 current ratio mengalami sedikit penurunan menjadi 193,55%. ini diakibatkan oleh adanya penurunan piutang pada periode tersebut. Pada tahun 2018 current ratio PT. Gudang Garam Tbk kembali mengalami kenaikan menjadi sebesar 205,81%, ini disebabkan oleh meningkatnya aktiva lancar yang berasal dari persediaan barang dagangan dan menurunnya hutang lancar dan kemudian pada tahun 2019 current ratio kembali mengalami peningkatan menjadi sebesar 206,19%, ini disebabkan peningkatan pada aktiva lancar melebihi peningkatan pada hutang lancar. Pada tahun 2020 current ratio kembali mengalami peningkatan yang signifikan yaitu menjadi sebesar 291,23%, ini disebabkan penurunan hutang jangka pandek yang cukup signifikan yaitu hutang bank.
162 Dari uraian diatas dapat disimpulkan
bahwa rata-rata current ratio PT. Gudang Garam Tbk dari tahun 2016-2020 adalah sebesar 218,11%. Hasil rata-rata ini masukkan dalam katagori sangat baik berdasarkan rata-rata standar industri . Total Asset Turn Over Pada PT. Gudang Garam, Tbk
Rasio total asset turn over ini menunjukkan kemampuan perusahaan dalam mengelola aset/investasinya untuk menghasilkan penjualan dalam satu periode tertentu. Total asset turn over diketahui dengan membandingkan antara jumlah penjualan bersih dengan total aktiva.
Berikut peneliti menyajikan perhitungan total asset turn nover pertahun pada PT. Gudang Garam, Tbk dari tahun 2016-2020. pada tabel 3.2 sebagai berikut:
Tabel 3.2 Total Asset Turn Over PT. Gudang Garam, Tbk.
Tahun
Total Asset Turn Over
Katagori
2016 1,21 kali Baik 2017 1,25 kali Baik 2018 1,39 kali Baik 2019 1,41 kali Baik 2020 1,46 kali Baik Rata-
rata 1,34 kali Baik
Sumber: Lap. Keu.PT. Gudang Garam, Tbk
Berdasarkan tabel 3.2 diatas dapat dilihat total asset turn over pada PT.
Gudang Garam, Tbk selama 5 tahun terakhir yaitu periode dari tahun 2016 - 2020 diperoleh rata-rata sebesar 1,34 kali dan cenderung meningkat. Pada tahun 2016 total asset turn over pada PT Gudang Garam, Tbk sebesar 1,21 kali kemudian pada tahun 2017 mengalami peningkatan menjadi 1,25 kali dikarenakan jumlah penjualan yang meningkat dan sebanding dengan penigkatan total asset turn over. Begitu juga pada tahun berikutnya yaitu tahun 2018 mengalami peningkatan menjadi 1,39 kali, ini disebabkan peningkatan penjualan lebih tinggi dibandingkan dengan peningkatan total aktiva. Pada 2019 dan terakhir 2020 juga mengalami peningkatan kembali menjadi yaitu 1,41 kali dan 1,46 pada tahun 2020 kali ini dikarenakan penjualan bersih yang meningkat.
Dengan demikian total asset turn over PT. Gudang Garam Tbk terus mengalami peningkatan meskipun peningkatannya berfluktuatif hal ini menunjukan bahwa perkembangan total asset turn over PT.
Gudang Garam Tbk berkembang dengan baik.
Pertumbuhan Laba PT. Gudang Garam, Tbk
163 Laba merupakan sumber utama bagi
perusahaan untuk tetap dapat mempertahankan kelangsungan hidupnya, laba diperoleh dari kegiatan operasional perusahaan dalam mengelola semua sumber daya yang dimiliki untuk dapat menghasilkan penjualan.
Berikut ini perhitungan pertumbuhan laba PT. Gudang Garam Tbk, selama 5 tahun terakhir dalam jutaan rupiah yaitu periode 2016 sampai 2020 :
Tabel 3.3 Pertumbuhan Laba PT Gudang Garam Tbk Tahun
Laba Tahun Berjalan
Pertumbuhan laba
2015 6.452.834 -
2016 6.672.682 3,41%
2017 7.755.347 16,23%
2018 7.793.068 0,49%
2019 10.880.704 39,62%
2020 7.647.729 (29,71)%
Rata-rata 6,01%
Sumber : lap. Keu. PT Gudang Garam Tbk
Berdasarkan tabel 3.3 tersebut diatas, maka tingkat pertumbuhan laba PT. Gudang Garam Tbk, selama 5 tahun terakhir yaitu dari tahun 2016 sampai 2020, rata-rata
pertumbuhan laba PT. Gudang Garam Tbk sebesar 6,01%.
Pada tahun 2016 pertumbuhan laba pada PT. Gudang Garam Tbk didapatkan sebesar 3,41%. Pada tahun 2017 pertumbuhan laba pada PT. Gudang GaramTbk didapatkan sebesar 16,23%, sehingga pertumbuhan laba pada tahun ini mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Hal ini disebabkan adanya peningkatan penjualan dalam periode tersebut dan akibatnya labapun ikut meningkat Sehingga dapat dikatakan bahwa laba bersih perusahaan mengalami pertumbuhan yang sangat baik pada tahun 2017.
Pada tahun 2018 pertumbuhan laba pada PT. Gudang Garam Tbk menurun yang signifikan dibandingkan dengan pertumbuhan laba tahun sebelumnya sehingga pertumbuhan laba PT. Gudang Garam Tbk tahun 2018 menjadi sebesar 0,49%, walaupun demikian pertumbuhan laba PT. Gudang Garam Tbk tetap dalam keadaan Positif. Pada tahun 2019 pertumbuhan laba pada PT. Gudang Garam Tbk meningkat yang sangat signifikan sehingga pertumbuhan laba menjadi sebesar 39,62%. Hal ini disebabkan oleh meningkatnya penjualan bersih dan diikuti dengan efisiensi pada harga pokok
164 penjualan sehingga laba bersih perusahaan
pada periode ini mengalami peningkatan yang signifikan dari laba bersih pada tahun sebelumnya. Sehingga dapat dikatakan bahwa laba bersih perusahaan mengalami pertumbuhan yang sangat baik.
Pada tahun 2020 pertumbuhan laba pada PT. Gudang Garam Tbk didapatkan sebesar (29,71)%. Sehingga pertumbuhan laba pada tahun ini mengalami penurunan yang cukup signifikan dari pertumbuhan laba pada tahun sebelumnya yaitu 39,62%.
Hal ini disebabkan oleh meningkatnya beban operasional akibat dari wabah virus Covid-19 yang terjadi pada awal tahun 2020.
Dari informasi diatas dapat diketahui bahwa pertumbuhan laba PT. Gudang Garam Tbk pertumbuhannya berfluktuatif dari tahun ketahun, pada tahun pertumbuhan yang terendah terjadi pada tahun 2020 sebesar (29,71)% hasil ini menunjukkan bahwa tahun 2020 tidak ada pertumbuhan laba karena hasilnya negatif sedangkan pertumbuhan tertinggi terjadi pada tahun 2019 yaitu sebesar 39,62%.
Pembahasan Hasil Penelitian
Berikut ini merupakan tabel 3.4 hasil pengolahan data variabel Current Ratio dan Total Asset Turn Over Ratio dalam menilai Pertumbuhan Laba pada PT. Gudang Garam
Tbk untuk periode tahun 2016 – 2020 sebagai berikut:
Tabel 3.4
Current Ratio dan Total Asset Turn Over dalam menilai Pertumbuhan Laba
Pada PT. Gudang Garam Tbk
Tahun Current Ratio
Pertumb uhan Laba
Kontribu
si (%) TATO Kontribusi (%)
2016 193,79 3,41 1,76 1,21 4,13
2017 193,55 16,23 8,38 1,25 20,25
2018 205,81 0,49 0,23 1,39 0,67
2019 206,19 39,62 19,22 1,41 55,68 2020 291,23 (29,71) (10,20) 1,46 (43,50)
Rata-Rata 3,87 7,45
Jumlah Kontribu
si 11,32%
Sumber: Data diolah
Berdasarkan tabel 3.4, dapat disimpulkan bahwa current ratio dalam menilai pertumbuhan laba PT. Gudang Garam Tbk dalam 5 tahun terakhir yaitu pada periode 2016 sampai 2020 rata – rata sebesar 3,87% , artinya setiap Rp.1,00 perubahan current ratio dapat berkontribusi sebesar 3,87% untuk pertumbuhan laba.
Sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti oleh penulis.
Total asset turn over (TATO) dalam menilai pertumbuhan laba PT. Gudang Garam Tbk dalam 5 tahun terakhir yaitu pada periode 2016 sampai 2020 rata – rata sebesar 7,45% , artinya setiap Rp.1,00 perubahan total aset dapat bekontribusi pada pertumbuhan laba sebesar 7,45%.
165 Sisanya dipengaruhi oleh faktor lain yang
tidak diteliti oleh penulis.
Current Ratio dan Total Asset Turn Over dalam menilai pertumbuhan laba PT.
Gudang Garam Tbk, untuk periode 5 tahun tetakhir yaitu dari 2016 sampai 2020 secara bersama sama atau secara simultan adalah sebesar 11,32% dan sisanya dipengaruhi faktor lain.
Pendapat Penulis
a. Setelah dilakukan analisis, didapatkan hasil untuk current ratio PT. Gudang Garam, Tbk pada periode tahun 2016 – 2020 rata – rata sebesar 218,11% sangat baik dan total asset turn over rata-rata sebesar 1,34 kali ini masuk dalam katagori baik serta hasil dari kontribusi current ratio dan total asset turn over ratio pada pertumbuhan laba rata-rata sebesar 11,32% dan sisanya berkontribusi dengan faktor lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
b. Dari hasil penelitian penulis dapat dijelaskan bahwa current ratio dan total asset turn over ratio dapat menilai menilai pertumbuhan laba. Temuan pada penelitian ini memperkuat atau mendukung pendapat atau teori lama bahwa current ratio dan total asset turn over dapat menilai menilai pertumbuhan laba yakni teori Fahmi Irham (2015:137).
4. KESIMPULAN
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan analisis current ratio dan total asset turn over ratio dalam menilai pertumbuhan laba pada PT. Gudang Garam, Tbk selama 5 tahun terakhir yakni periode tahun 2016-2020, maka dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut:
1. Current ratio pada PT. Gudang Garam, Tbk pada periode tahun 2016 – 2020 cendrung terus meningkat dari tahun ketahun, rata-rata 5 tahun terakhir current ratio PT. Gudang Garam Tbk sebesar 218,11% ini masuk dalam katagori sangat baik sekali karena berada pada posisi diatas rata-rata standar industri, dan current ratio dalam menilai pertumbuhan laba berkontribusi sebesar 3,87%.
2. Total asset turn over pada PT. Gudang Garam, Tbk pada periode tahun 2016 – 2020 terus meningkat dari tahun ketahun, rata-rata 5 tahun terakhir total asset turn over PT. Gudang Garam Tbk sebesar 1,34% ini masuk dalam katagori baik, total assets turn over dalam menilai pertumbuhan laba berkontribusi sebesar 7,45%.
3. Curren ratio dan total asset turn over dalam menilai pertumbuhan laba pada
166 PT. Gudang Garam, Tbk pada periode
tahun 2016 – 2020 rata-rata berkontribusi sebesar 11,32% dan sisanya dipengaruhi oleh faktor-faktor yang lain yang tidak diteliti dalam penelitian ini.
5. REFERENSI
Anwar, A. M. (2021). JIMA Jurnal Ilmiah Mahasiswa Akuntansi VOL. 1, NO. 2, JUNI 2021. 1(2), 146–157.
Ade, Sanjaya. 2011. Model-Model
Pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.
Aiki, Denny (2018) Pengaruh Rasio
Keuangan Terhadap Pertumbuhan Laba Pada Perusahaan Indeks LQ-45 Yang Terdaftar Di Bursa Efek Indonesia Periode Tahun 2014 - 2016. Jurnal Ilmiah Mahasiswa FEB, vol. 7 No.2, 2018, pp. 1–17
Diana Rahma Shinta (2018). Analisa Laporan Keuangan dan aplikasinya, Bogor: In-Media
Fahmi, Irham 2015. Kinerja keuangan dan Analisis keuangan perusahaan.
Yogyakarta: Ghalia Indonesia.
_______(2017). Analisa Laporan Keuangan.
Cetakan Kelima. Bandung : Alfabeta.
Harjito Agus et al (2011) Manajemen Keuangan Edisi ke 2. Yogyakarta:
EKONISIA
Harahap, Sofyan Syafri. (2012). Analisis Kritis Atas Laporan Keuangan. Jakarta:
Raja Grafindo Persada
Hamid, E. (2021). Analisis Perputaran Persediaan Dalam Menilai Return On Asset (ROA) Pada PT. Kalbe Farma,
Tbk Periode 2015 - 2019.
PARAMETER, 6(1), 1–11.
https://doi.org/10.37751/parameter.v6i1.
157
Marpaung, N. N. (2021). ANALISIS PERPUTARAN KAS DALAM MENILAI RETURN ON ASSET PADA PT. PRASIDHA ANEKA NIAGA, Tbk. PARAMETER, 4(2).
https://doi.org/10.37751/parameter.v4i2.
155
Megananda, Bella Aristiya. (2017)
“Pengaruh Current Ratio, Total Asset Turnover Dan Return On Asset
Terhadap Pertumbuhan Laba.” J Ilmu Dan Riset Manajemen, vol. 6, no.
10, 2017, pp. 1–16.
Munawir, S. (2010). Analisis Laporan Keuangan Edisi keempat. Cetakan Kelima Belas. Yogyakarta: Liberty Nurhadi, Suwardi. (2011) Evaluasi
Pembelajaran yang Efektif dan
Menyenangkan. Jakarta : Multi Kreasi Satudelapan
f , M ’ m, d M d d y . (2 9) “PENGARUH CURRENT RATIO (CR), TOTAL ASSET TURN OVER (TATO), DAN DEBT TO EQUITY RATIO (DER) TERHADAP PERTUMBUHAN LABA PT. TEMPO SCAN PASIFIC, Tbk PERIODE 2008- 2017.” Jurnal Ilmiah Akuntansi Dan Manajemen (JIAM), vol. 15, no. 2, 2019, p. 57.
y M d (2 9)” PENGARUH CURRENT RATIO, TOTAL ASSET TURNOVER DAN RETURN ON ASSET TE HADAP PE TUMBUHAN LABA”
Jurnal Ilmu dan Riset Manajemen [email protected] e-ISSN:
2461-0593
167 Prof.Dr.Sugiyono. (2017). METODE
PENELITIAN : K f, K l f, R&D (24th ed.). Alfabeta.
Stevani, W., & Nuraidha. (2021). Analisis Return on Assets dalam Menilai Pertumbuhan Laba Perusahaan.
Parameter, 6(2), 118–132.
https://doi.org/10.37751/parameter.v6i2.
182
Sugiyono, D. (2013). Metode penelitian pendidikan pendekatan kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Syafriansyah, M. (2020). PENGARUH PROFITABILITAS TERHADAP PERTUMBUHAN LABA PADA PT.
BANK PANIN DUBAI SYARIAH Tbk. YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA. Point, 2(2), 122–
132.
https://doi.org/10.46918/point.v2i2.737
http://www.idx.co.id/ www.iaiglobal.or.i