RD. Habel Jadera
Formator Seminari Tinggi St. Petrus - Paulus Keuskupan Bogor
Minggu, 04 Oktober 2020
Ibadat Sabda Ibadat Sabda
Hari Minggu Hari Minggu
Biasa XXVII
Biasa XXVII
Doa Angelus Doa Angelus
Maria diberi kabar oleh malaikat Tuhan, Maka ia mengandung dari Roh Kudus. Salam Maria…
Aku ini hamba Tuhan,
Terjadilah padaku menurut perkataan-Mu.
Salam Maria…
Sabda sudah menjadi daging.
Dan tinggal di antara kita. Salam Maria…
Doakanlah Kami ya santa bunda Allah.
Supaya kami dapat menikmati janji Kristus Marilah kita berdoa…
Ya Allah, karena kabar malaikat kami mengetahui bahwa Yesus Kristus Putra-Mu menjadi manusia;
curahkanlah rahmat-Mu ke dalam hati kami, supaya karena sengsara dan salib-Nya, kami dibawa kepada kebangkitan yang mulia.
Sebab Dialah Tuhan, pengantara kami.
Amin
Nyanyian Pembuka Tanda Salib
P Dalam nama Bapa, dan Putra, dan Roh Kudus.
U Amin
Doa Pembuka
P Marilah kita berdoa (Hening sejenak)
Allah, Bapa yang Mahamurah, Engkau berkenan memberikan anugerah keselamatan kepada kami. Kami mohon semoga anugerah-Mu itu tidak kami sia-siakan, tetapi kami terima dengan penuh keterbukaan dan kegembiraan hati. Dengan pengantaraan Yesus Kristus, Putra-Mu, Tuhan kami, yang hidup dan berkuasa bersama Dikau dan Roh Kudus, Allah, sepanjang segala masa.
U Amin
Bacaan I
Bacaan dari Kitab Yesaya: [Yes 5:1-7]
Aku hendak menyanyikan lagu tentang kekasihku, lagu kekasihku tentang kebun anggurnya:
Kekasihmu mempunyai kebun anggur di lereng bukit yang subur.
Ia mencangkulnya dan membuang batu-batunya, dan menanaminya dengan pokok anggur pilihan;
ia mendirikan sebuah menara jaga di tengah-tengahnya dan menggali lubang tempat memeras anggur;
lalu dinantinya
supaya kebun itu menghasilkan buah anggur yang baik, tetapi yang dihasilkannya ialah buah anggur yang asam.
Maka sekarang, hai penduduk Yerusalem dan orang Yehuda, adililah Aku dan kebun anggur-Ku itu.
Apakah yang masih harus Kuperbuat untuk kebun anggur-Ku itu, yang belum Kuperbuat kepadanya?
Aku menanti supaya ia menghasilkan buah anggur yang baik, mengapa yang dihasilkannya hanya buah anggur yang asam?
Maka sekarang, Aku mau memberitahukan kepadamu apa yang hendak Kulakukan kepada kebun anggur-Ku itu:
Aku akan menebang pagar durinya, sehingga kebun itu dimakan habis.
Aku akan melanda temboknya, sehingga kebun itu diinjak-injak;
Aku akan membuatnya ditumbuhi semak-semak,
Salam Misioner ©2020 RDHJ 3
Ibadat Sabda: Hari Minggu Biasa XXVII 4
tidak dirantingi dan tidak disiangi,
sehingga tumbuhlah puteri malu dan rumput;
Aku akan memerintahkan awan-awan, supaya jangan menurunkan hujan ke atasnya.
Kebun anggur Tuhan semesta alam itu ialah kaum Israel, dan orang Yehuda ialah tanam-tanaman kegemaran-Nya;
dinantikan-Nya keadilan, tetapi hanya ada kelaliman, dinantikan-Nya kebenaran, tetapi hanya ada keonaran.
Demikianlah sabda Tuhan.
Mazmur Tanggapan [Mzm 80:9.12.13-14.15-16.19-20]
Kebun anggur Tuhan ialah umat Israel.
Telah Kauambil pohon anggur dari Mesir,
Kauhalau bangsa-bangsa, lalu Kautanam pohon itu.
Dijulurkannya ranting-rantingnya sampai ke laut, dan pucuk-pucuknya sampai ke sungai Efrat.
Mengapa Engkau menggempur temboknya, sehingga ia dipetik oleh setiap orang yang lewat?
Babi hutan menggerogotinya
dan binatang-binatang di padang memakannya.
Ya Allah semesta alam, kembalilah, pandanglah dari langit dan lihatlah!
Tengoklah pohon anggur ini,
lindungilah batang yang ditanam oleh tangan kanan-Mu!
maka kami tidak akan menyimpang dari pada-Mu;
biarkanlah kami hidup, maka kami akan menyerukan nama-Mu.
Ya Tuhan, Allah semesta alam, pulihkanlah kami, buatlah wajah-Mu bersinar, maka selamatlah kami.
Bacaan II
Bacaan dari Surat Rasul Paulus kepada Jemaat di Filipi: [Flp 4:6-9]
Saudara-saudara,
janganlah kamu kuatir tentang apa pun juga,
tetapi dalam segala hal nyatakanlah keinginanmu kepada Allah dalam doa dan permohonan dengan ucapan syukur.
Maka damai sejahtera Allah, yang melampaui segala akal,
akan memelihara hati dan pikiranmu dalam Kristus Yesus.
Jadi, saudara-saudara,
semua yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis,
semua yang sedap didengar,
Salam Misioner ©2020 RDHJ 5
semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji, itulah yang harus kamu pikirkan.
Dan apa yang telah kamu pelajari, apa yang telah kamu terima, apa yang telah kamu dengar,
dan apa yang telah kamu lihat padaku, lakukanlah itu!
Maka Allah, sumber damai sejahtera, akan menyertai kamu.
Demikianlah sabda Tuhan.
Bait Pengantar Injil [Yoh 15:16]
Aku telah memilih kamu dari dunia, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah, dan buahmu tetap, sabda Tuhan.
Bacaan Injil
Inilah Injil Yesus Kristus menurut Matius: [Mat 21:33-43]
Sekali peristiwa berkatalah Yesus
kepada imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi,
“Dengarkanlah perumpamaan ini.
Adalah seorang tuan tanah membuka kebun anggur dan menanam pagar di sekelilingnya.
Ia menggali lubang tempat memeras anggur dan mendirikan menara jaga di dalam kebun itu.
Kemudian ia menyewakan kebun itu kepada penggarap-penggarap, lalu berangkat ke negeri lain.
Ketika hampir tiba musim petik,
ia menyuruh hamba-hambanya kepada penggarap-penggarap itu untuk menerima hasil yang menjadi bagiannya.
Tetapi para penggarap menangkap hamba-hambanya itu:
yang seorang mereka pukuli, yang lain mereka bunuh,
dan yang lain lagi mereka lempari dengan batu.
Kemudian tuan itu menyuruh pula hamba-hamba yang lain, lebih banyak daripada yang pertama.
Tetapi mereka pun diperlakukan sama seperti kawan-kawan mereka.
Akhirnya tuan itu menyuruh anaknya kepada mereka, pikirnya, ‘Anakku pasti mereka segani.’
Tetapi ketika para penggarap melihat anak itu, mereka berkata seorang kepada yang lain,
‘Ia adalah ahli waris!
Mari kita bunuh dia, supaya warisannya menjadi milik kita.’
Maka mereka menangkap dia,
dan melemparkannya ke luar kebun anggur itu,
Ibadat Sabda: Hari Minggu Biasa XXV II 6
Renungan Renungan
lalu membunuhnya.
Maka apabila tuan kebun anggur itu datang,
apakah yang akan dilakukannya dengan penggarap-penggarap itu?”
Kata imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi kepada Yesus,
“Ia akan membinasakan orang-orang jahat itu, dan kebun anggur itu akan ia sewakan
kepada penggarap-penggarap lain,
yang akan menyerahkan hasil kepadanya pada waktunya.”
Kata Yesus kepada mereka,
“Belum pernahkah kamu baca dalam Kitab Suci:
Batu yang dibuang oleh tukang-tukang bangunan telah menjadi batu penjuru?
Hal itu terjadi dari pihak Tuhan, suatu perbuatan ajaib di mata kita.
Sebab itu, Aku berkata kepadamu,
‘Kerajaan Allah akan diambil dari padamu dan akan diberikan kepada suatu bangsa yang akan menghasilkan buah Kerajaan itu.”
Demikianlah Injil Tuhan.
Kerajaan Allah akan diambil dari “KAMU”!
Para Saudara terkasih!
Dialog antara Yesus dengan imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi menggambarkan bagaimana Kerajaan Allah senantiasa menjadi inti Misi Yesus di dunia. Tujuan kedatangan-Nya ke dunia ini semakin dipertegas dengan perumpamaan tentang hamba-hamba yang diutus Tuannya ke kebun anggur. Para hamba utusan yang menjadi korban kekejaman para pekerja mencapai puncaknya pada diri Yesus, Sang Batu Penjuru.
Tindakan Perutusan Allah yang konstan itu menunjukkan betapa Dia sungguh mencintai manusia. Bahkan sampai mengutus “Putera yang terkasih” [Mat 21:37], “Sang Ahli Waris” [ay. 38] Kerajaan Allah. Penolakan terhadap cinta Allah yang misioner itu berdampak jelas dalam diri kita manusia, orang berdosa, yaitu kebinasaan:
“Ia akan membinasakan orang-orang jahat itu....” [ay. 41]
Tidak hanya itu, hak dan warisan Kerajaan Allah itu pun dicabut serta diberikan kepada mereka yang pantas dan bertanggung jawab akan tugas perutusan yang Tuhan berikan: Bekerja di ladang-Nya dan menghasilkan buah melimpah. [ay. 41-43].
“Kerajaan Allah akan diambil dari KAMU” [ay. 43]
Maka, marilah kita menyadari rahmat dan warisan terbesar yang kita peroleh ketika dibaptis, yaitu Kerajaan Allah. Perintah Tuhan untuk senantiasa menghasilkan buah, bukan pepesan kosong. Itu adalah Tugas dan tanggung jawab yang senantiasa melekat dalam diri pengikutnya [Tugas Misioner]. Dengan senantiasa melakukan tugas perutusan itu, kita berdoa dan berharap agar Kerajaan Allah sungguh menjadi harta warisan terindah dalam hidup kita, dan bukannya diambil dari kehidupan kita.
Syahadat
P Marilah kita menanggapi Sabda Tuhan dan mengungkapkan iman kepercayaan kita kepada Tuhan dengan berdoa:
P +U Aku Percaya akan Allah, Bapa yang maha kuasa ..
Doa Umat
Doa umat dapat diisi dengan doa-doa spontan sesuai dengan intensi keluarga.
Pemimpin Ibadat menutup rangkaian doa spontan dengan Doa Bapa Kami bersama- sama, dilanjutkan dengan ajakan berdoa Doa Komuni Batin. Jika dimungkinkan, umat dapat menyanyikan lagu “Aku Rindu” (Ikut Menyanyi No. 189).
P Kerajaan Allah yang diberikan kepada setiap orang yang terbuka akan rahmat panggilan-Nya untuk menghasilkan buah. marilah kita panjatkan doa-doa kita agar kita selalu memiliki hati yang terbuka dalam menerima Kerajaan-Nya yang nyata di tengah- tengah kita.
P Bagi Gereja Umat Allah. Ya Bapa, berkatilah kami sebagai Umat Allah agar selalu hidup sesuai dengan panggilan kami, serta berani memberi kesaksian tentang penyelenggaraan-Mu, kekudusan dan kebaikan-Mu. Kami mohon …
U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
P Bagi Gereja-gereja yang masih muda. Ya Bapa, semoga Gereja-gereja yang muda menerima nilai-nilai Injil secara utuh dan menjadikannya integral dari budaya dan adat mereka. Semoga mereka memberi kesaksian tentang kekuatan Kristus serta Injil-Nya yang membebaskan. Kami mohon …
U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
P Bagi saudara-saudari kita yang sudah meninggal. Ya Bapa sudilah menerima kebaikan yang teah merkea lakukan semasa hidupnya, serta menganugerahkan kedamaiaan dan kebahagiaan kekal kepada mereka. Kami mohon …
U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
P Bagi kita semua. Ya Bapa Semoga hati dan budi kami selalu terarah kepada segala sesuatu yang baik, terhormat, dan jujur dan adil sehingga hidup kami benar-benar sesuai dengan Injil yang kami imani. Kami mohon..
U Kabulkanlah doa kami, ya Tuhan.
P Allah Bapa kami di surga, Putra-Mu telah mengajarkan kepada kami, umat-Mu.
Peliharalah kami supaya tetap bersatu dengan Putra-Mu, dan mengabdi kepada-Mu dengan setia. Demi Kristus, Tuhan dan Pengantara Kami.
U Amin.
Doa Bapa Kami
P Marilah kita satukan doa-doa kita dengan doa yang diajarkan oleh Kristus Sendiri P+U Bapa Kami yang ada di surga, ...
Salam Misioner ©2020 RDHJ 7
Ibadat Sabda: Hari Minggu Biasa XXV II 8
Mari kita berdoa bersama-sama:
Yesusku,
aku percaya, Engkau sungguh hadir dalam Sakramen Mahakudus.
Aku mengasihi-Mu lebih dari segalanya,
dan aku merindukan kehadiran-Mu dalam seluruh jiwaku.
Karena sekarang, aku tak dapat menyambut-Mu
dalam Sakramen Ekaristi,
datanglahsekurang-kurangnya secara rohani ke dalam hatiku,
meskipun Engkau selalu telah datang.
Aku memeluk-Mu mempersatukan diriku dan sepenuhnya kepada-Mu,
jangan biarkan aku terpisah daripada-Mu.
Amin.
Doa Komuni Batin Doa Komuni Batin
St. Alfonsus Liguori St. Alfonsus Liguori
Doa Komuni Batin
Doa Komuni Batin
St. Alfonsus LiguoriSt. Alfonsus LiguoriDoa Paus Fransiskus kepada Bunda Maria, Cinta Kasih Ilahi
Pemimpin mengajak Umat untuk berdoa bersama Ya Maria, engkau senantiasa menerangi langkah kami sebagai tanda keselamatan dan pengharapan.
Kami berharap kepadamu, Kesehatan Orang-orang Sakit,
engkau yang berdiri di kaki Salib, turut serta dalam penderitaan Yesus, dengan iman yang teguh.
Engkau, Keselamatan Bangsa Romawi, tahu apa yang kami butuhkan,
dan kami yakin engkau akan menyediakannya, karena seperti di Kana - Galilea,
semoga sukacita dan keriaan dapat terjadi kembali setelah masa pencobaan ini.
Bantulah kami, Bunda Cinta Kasih Ilahi,
untuk menyelaraskan diri kami dengan kehendak Bapa, dan melaksanakan apa yang dikatakan Yesus kepada kami, sebab derita dan duka kami telah ditanggung-Nya,
untuk membawa kami, melalui Salib, pada sukacita dari Kebangkitan. Amin.
Kami berlindung padamu, ya Bunda Allah yang kudus.
Janganlah mengabaikan permohonan kami yang sedang di dalam pencobaan – dan bebaskanlah kami selalu dari segala mara bahaya,
ya Perawan mulia yang terpuji.
[Diambil di www.keuskupanbogor.org]
Doa Penutup
P Marilah kita berdoa.
Allah Yang Mahakuasa, Puaskanlah rasa lapar dan dahaga kami dengan Sabda-Mu.
Buatlah kami semakin menyatu dengan Kristus, Putra-Mu. Dialah Tuhan kami, sepanjang segala masa.
U Amin.
Ibadat ditutup dengan Tanda Salib
P Dalam nama Bapa, dan Putra dan Roh Kudus U Amin
P Saudara terkasih, Ibadat kita telah selesai U Syukur kepada Allah.
Nyanyian Penutup