• Tidak ada hasil yang ditemukan

MODEL PENGUKURAN TINGKAT MOTIVASI DAN DEMOTIVASI PEKERJA PROYEK KONSTRUKSI DI SURABAYA | Kohar | Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil 1211 2207 1 SM

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "MODEL PENGUKURAN TINGKAT MOTIVASI DAN DEMOTIVASI PEKERJA PROYEK KONSTRUKSI DI SURABAYA | Kohar | Jurnal Dimensi Pratama Teknik Sipil 1211 2207 1 SM"

Copied!
7
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Motivator dan Faktor Higiene
Tabel 3.  Faktor-faktor Demotivasi beserta Sub Faktornya

Referensi

Dokumen terkait

Dari hasil analisis data yang telah dilakukan terhadap pekerja proyek konstruksi yang berada di Yogyakarta.. mengenai faktor-faktor Motivasi dan faktor-faktor

Yang dimaksud tingkat kepentingan dalam kuisioner ini adalah apakah faktor motivasi. kerja tersebut penting

Urutan nilai tingkat kepentingan adalah sebagai berikut: Tanggal Mulai Pekerjaan Keterlambatan dan Penghentian dengan nilai rata-rata 4,67, Harga Kontrak dan

Pada Gambar 7 menunjukkan persentase ketentuan standar warning line yang telah terpenuhi untuk sisi dan lubang yang terbuka. Penjelasan mengenai ketentuan standar warning line

Dari hasil analisis didapatkan bahwa faktor penyebab risiko yang menentukan keberhasilan suatu proyek konstruksi adalah : risiko finansial, risiko bencana alam, risiko hukum,

dan Tabel 5., menunjukkan bahwa 16 faktor yang disebabkan oleh kelalaian kontraktor tersebut memberikan hasil yang sesuai dengan literatur, yaitu termasuk dalam jenis

Dan berdasarkan hasil uji ANOVA pada tingkat kepentingan faktor-faktor yang perlu diantisipasi dalam penerapanvalue management process dalamtahapankonstruksi yang

Secara khusus pada jenjang keahlian tukang batu, faktor yang paling mempengaruhi motivasi pekerja konstruksi di Kota Bandung adalah “bonus dan upah tambahan” dan