• Tidak ada hasil yang ditemukan

MENGURANGI PERILAKU AGRESIF MELALUI LAYANAN KLASIKAL MENGGUNAKAN TEKNIK SOSIODRAMA PADA SISWA KELAS V DI SD NEGERI PEGIRIKAN 03 KABUPATEN TEGAL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "MENGURANGI PERILAKU AGRESIF MELALUI LAYANAN KLASIKAL MENGGUNAKAN TEKNIK SOSIODRAMA PADA SISWA KELAS V DI SD NEGERI PEGIRIKAN 03 KABUPATEN TEGAL"

Copied!
218
0
0

Teks penuh

Loading

Gambar

Grafik 4.1 ...........................................................................................................
Gambar 3.1  .....................................................................................................
Desain Penelitian Tabel 3.1 the one group pretest-posttest
Tabel 3.2 Rancangan Kegiatan
+7

Referensi

Dokumen terkait

Dalam pelaksanaan layanan klasikal bimbingan konseling terkait perilaku perundungan di SMA Negeri Tangerang Selatan ditinjau dari apek masukan, aktivitas, dan keluaran masih

Hasil Observasi Kolaborator Terhadap Aktivitas Peneliti dalam Pemberian Layanan Konseling Kelompok Dengan Teknik Sosiodrama Pada Siswa Kelas VIII A MTs Maslakul

Di samping itu, hasil penelitian serupa yang dilakukan oleh Djannah, dan Drajat (2012), penelitian tersebut menunjukkan bahwa bimbingan kelompok teknik sosiodrama efektif

Fenomena tersebut diperkuat dengan hasil wawancara yang dilakukan kembali dengan guru bimbingan dan konseling dan diperoleh informasi bahwa siswa terutama bagi siswa kelas

Jadi dapat disimpulkan bahwa dalam pemberian metode layanan bimbingan klasikal yang efektif untuk peserta didik SMP N 2 Lebaksiu Kabupaten Tegal dengan metode

Studi Bimbingan dan Konseling di Universitas Muria Kudus. Kata Kunci: Etika Pergaulan dengan Lawan Jenis; Sosiodrama Format Klasikal. Penelitian ini dilatar belakangi masih

Untuk meningkatkan hasil layanan bimbingan klasikal dengan teknik cinematherapy pada siswa SMP Negeri 4 Sentolo METODE PENELITIAN Subyek penelitian dalam Penelitian Tindakan Kelas

Secara ringkas hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan kepercayaan diri siswa setelah pemberian layanan bimbingan klasikal melalui experiential learning bagi siswa kelas XI