MAKALAH MATA KULIAH
BAHASA INDONESIA
AN GK A DAN LAM BAN G BI LAN GAN
KELOMPOK vi
1. FITRI YENI
2. MELDA HAJIDI
3. OKTA BERI
4. ZULFADRI YASMAN
MODERATOR: INSANUL BADRUS SALIHIN
FAKULTAS EKONOMI
UNIVERSITAS MAHAPUTRA MUHAMMAD YAMIN
SOLOK
ANGKA DAN LAMBANG BILANGAN
A. LATAR BELAKANG
Dasar yang paling baik untuk melambangkan bunyi ujaran atau bahasa adalah suatu bunyi ujaran yang membedakan arti, dilambangkan dengan satu lambang tertentu.Lambang yang dipakai untuk mewujudkan bunyi ujaran itu biasa disebut huruf dan angka.Dengan huruf dan angka itulah manusia dapat menuliskan gagasan yang semula hanya disampaikan dengan lisan.
Peraturan menggunakan angka dan lambang bilangan sangat penting untuk diperhatikan penulisannya.
Bahasa Indonesia menggunakan ejaan fonemik, yaitu hanya satuan bunyi yang berfungsi dalam Bahasa Indonesia yang dilambangkan dengan huruf dan angka.
B. PEMBAHASAN
Bilangan adalah suatu konsep matematika yang digunakan untuk pencacahan dan pengukuran.Simbol ataupun lambang yang digunakan untuk mewakili suatu bilangan disebut sebagai angka atau lambang bilangan.Sifat esensil dari lambang bilangan itu ialah bahwa lambang bilangan itu mewakili bilangan.
Pengertian angka dan lambang bilangan tidak bisa dipisahkan.Angka dipakai untuk menyatakan lambang bilangan.
Berikut ini adalah penulisan angka pada lambang bilangan :
1. Penulisan lambang bilangan tingkat dapat dilakukan dengan cara berikut.
Misalnya
a. Paku Buwono X b. Pada awal abad XX
c. Dalam kehidupan pada abad ke-20 d. Ini lihat bab II
e. Pasal 5
f. Dalam bab ke-2 buku itu g. Didaerah tingkat II itu h. Ditingkat kedua gedung itu i. Ditingkat ke-2 itu
2. Lambang bilangan yang dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata ditulis dengan huruf, kecuali jika beberapa lambang bilangan digunakan secara beruntun, seperti dalam perincian dan pemaparan,
Misalnya
a. Amir menonton drama itu sampaitigakali b. Ayah akan memesantiga ratusekor ayam
c. Diantara72anggota yang hadir,52orang setuju,15orang tidak setuju dan5orang memberikan suara blangko
d. Kendaraan yang ditempah untuk pengangkutan terdiri atas50bus,100helicak dan
100bemo.
3. Lambang bilangan pada awal kalimat ditulis dengan huruf, jika perlu susunan kalimat diubah sehingga bilangan yang tidak dapat dinyatakan dengan satu atau dua kata tidak terdapat pada awal kalimat.
Misalnya
a. Lima belasorang tewas dalam kecelakaan itu b. Pak Darmo mengundang250tamu
4. Angka digunakan untuk menyatakan 1) Ukuran panjang, berat, luas dan isi 2) Satuan waktu c. 4 meter persegi d. 10 liter
e. Rp.500,00 f. 1 jam 20 menit g. Pukul 15.00 h. Tahun 1928 i. 17 agustus 1945 j. 50 dolar Amerika k. 10 paun Inggris
5. Angka lzim dipakai untuk melambangkan nomor jalan, rumah, apartemen, atau kamar pada alamat.
Misalnya
a. Jalan Tanah Abang I No.15 b. Hotel Indonesia, kamar 169
6. Angka digunakan juga untuk menomori bagian karangan dan ayat kitab suci
Misalnya
a. Bab X, Pasal 5, halaman 252 b. Surat Yasin : 9
7. Penulisan lambang bilangan dengan huruf dilakukan sebagai berikut 1) Bilangan utuh
Misalnya
a. Dua belas 12 b. Dua puluh dua 22 c. Dua ratus dua puluh dua 222 2) Bilangan pecahan
Misalnya
a. Setengah ½ b. Tiga perempat ¾ c. Seperenam belas 1/16 d. Tiga dua pertiga 3 2/3 e. Seperseratus 1/100 f. Satu persen 1%
8. Penulisan lambang bilangan yang mendapat akhiran anmengikuti cara berikut
Misalnya
a. Tahun 50-an atau tahunlima puluhan
b. Uang 5000-an atau uanglima ribuan
c. Lima uang 1000-an atau uanglima seribuan
9. Angka yang menunjukkan bilangan utuh yang besar dapat dieja sebagian supaya lebih mudah dibaca.
Misalnya
d. Perusahaan itu baru saja mendapatkan pinjaman250 juta rupiah
10. Bilangan tidak perlu ditulis dengan angka dan huruf sekaligus dalam teks kecuali didalam dokumen resmi seperti akta dan kuitansi.
Misalnya
a. Kantor kami mempunyaidua puluhorang pegawai b. Di lemari itu tersimpan805buku dan majalah Bukan
a. Kantor kami mempunyai 20 (dua puluh) orang pegawai
b. Dilemari itu tersimpan 805 (delapan ratus lima) buku dan majalah
11. Jika bilangan dilambangkan dengan angka dan huruf, penulisannya harus tepat
Misalnya
Saya lampirkan tanda terima uang sebesar Rp.999,75 (sembilan ratus sembilan puluh sembilan dan tujuh puluh lima perseratus rupiah)
Saya lampirkan tanda terima uang sebesar 999,75 (sembilan ratus sembilan puluh sembilan dan tujuh puluh lima perseratus) rupiah
C. PENUTUP
Sebuah angka dugunakan untuk melambangkan bilangan, suatu entitas abstrak dalam ilmu matematika.Tetapi bagi orang-orang awam, angka dan bilangan seringkali dianggap dua entitas yang sama, merekapun menganggap angka dan bilangan sebagai bagian dari matematika.Perbedaan angka dan bilangan itu seperti seorang individu manusia dengan nama yang melekat pada individunya yaitu masing-masing individu mempunyai nama, 0=nol, 1=satu, 2=dua, 3=tiga, 4=empat, 5=lima, dan seterusnya.
Jadi jelas bahwa yang dinamakan dengan angka adalah : 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9.Sedangkan bilangan adalah : nol, satu, dua, tiga, empat, lima, dan seterusnya.Atau agar lebih mudah memahaminya, angka sebenarnya dapat juga disebut sebagai lambang bilangan yang menyatakan nama dari suatu bilangan bilangan tertentu.
Memang bahasa Indonesia
belum cukup baku sebagai alat komunikasi dalam ilmu dan sains, sehingga belum ada
konsesus resmi bahwa ‘angka’ dan ‘bilangan’ melambangkan dua hal yang sangat
berbeda.Demikian pula, kedua kata angka dan bilangan masih sering dipertukarkan
D. DAFTAR PUSTAKA