• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengembangan studio editing multimedia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Pengembangan studio editing multimedia"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

PEMERINTAH PROVINSI RIAU

ANGGARAN KAS

TAHUN ANGGARAN 2013

:

Unit Organisasi

1.25.01. Dinas Komunikasi, Informatika dan Pengolahan Data Elektronik

Program

Kegiatan

:

:

15. Program Pengembangan Komunikasi, Informasi dan Media Massa

11. Pengembangan studio editing multimedia

Triwulan I (Rp)

Triwulan II (Rp)

Triwulan III (Rp)

Triwulan IV (Rp) Anggaran

Tahun Ini

(Rp) Januari Februari Maret April Mei Juni Juli Agustus September Oktober Nopember Desember

Kode Rekening Uraian

1 2 3 4 5 6 7

5.2. BELANJA LANGSUNG 100.000.000,00 - - 8.804.700,00 - - 15.375.000,00 - - 63.340.800,00 - - 12.479.500,00

5.2.1. Belanja Pegawai 35.100.000,00 - - 3.300.000,00 - - 9.900.000,00 - - 10.800.000,00 - - 11.100.000,00

5.2.1.01. Honorarium PNS 2.100.000,00 - - - - - - - - 900.000,00 - - 1.200.000,00

5.2.1.01.02. Honorarium Tim Pengadaan Barang dan Jasa 150.000,00 - - - 150.000,00 - - -

5.2.1.01.03. Honorarium Tim Pemeriksa Barang dan Jasa 750.000,00 - - - 750.000,00 - - -

5.2.1.01.04. Honorarium Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) 1.200.000,00 - - - 1.200.000,00

5.2.1.02. Honorarium Non PNS 33.000.000,00 - - 3.300.000,00 - - 9.900.000,00 - - 9.900.000,00 - - 9.900.000,00

5.2.1.02.01. Honorarium Tenaga Ahli/Instruktur/Narasumber 33.000.000,00 - - 3.300.000,00 - - 9.900.000,00 - - 9.900.000,00 - - 9.900.000,00

5.2.2. Belanja Barang dan Jasa 14.850.000,00 - - 5.504.700,00 - - 5.475.000,00 - - 2.490.800,00 - - 1.379.500,00

5.2.2.01. Belanja Bahan Pakai Habis 11.437.600,00 - - 5.212.200,00 - - 4.661.100,00 - - 1.564.300,00 - - -

5.2.2.01.01. Belanja Alat Tulis Kantor 11.437.600,00 - - 5.212.200,00 - - 4.661.100,00 - - 1.564.300,00 - - -

5.2.2.06. Belanja Cetak dan Penggandaan 787.400,00 - - 30.000,00 - - 26.400,00 - - 139.000,00 - - 592.000,00

5.2.2.06.01. Belanja Cetak 550.000,00 - - - 550.000,00

5.2.2.06.02. Belanja Penggandaan 237.400,00 - - 30.000,00 - - 26.400,00 - - 139.000,00 - - 42.000,00

5.2.2.11. Belanja Makanan dan Minuman 2.625.000,00 - - 262.500,00 - - 787.500,00 - - 787.500,00 - - 787.500,00

5.2.2.11.02. Belanja Makanan dan Minuman Rapat 2.625.000,00 - - 262.500,00 - - 787.500,00 - - 787.500,00 - - 787.500,00

5.2.3. Belanja Modal 50.050.000,00 - - - - - - - - 50.050.000,00 - - -

5.2.3.12. Belanja modal Pengadaan Komputer 25.150.000,00 - - - - - - - - 25.150.000,00 - - -

5.2.3.12.02. Belanja modal Pengadaan komputer/PC 11.150.000,00 - - - 11.150.000,00 - - -

5.2.3.12.03. Belanja modal Pengadaan komputer note book 14.000.000,00 - - - 14.000.000,00 - - -

5.2.3.13. Belanja modal Pengadaan Mebeulair 6.300.000,00 - - - - - - - - 6.300.000,00 - - -

5.2.3.13.10. Belanja Modal Piling Kabinet dan Lemari Besi 6.300.000,00 - - - 6.300.000,00 - - -

5.2.3.16. Belanja modal Pengadaan Alat-alat Studio 18.600.000,00 - - - - - - - - 18.600.000,00 - - -

5.2.3.16.02. Belanja modal Pengadaan handycam 18.600.000,00 - - - 18.600.000,00 - - -

100.000.000,00 - - 8.804.700,00 - - 15.375.000,00 - - 63.340.800,00 - - 12.479.500,00

Pekanbaru, 04 Januari 2013

100.000.000,00 8.804.700,00 15.375.000,00 63.340.800,00 12.479.500,00

Jumlah Belanja Per Bulan

Jumlah Belanja Per Triwulan

19600815 198603 1 006

H. AHMAD SYAH HARROFIE

Referensi

Dokumen terkait

Manajemen proyek adalah ilmu dan seni ya ng berkaitan denga n memimpin dan mengkoordinir sumber daya yang terdiri dari manusia dan material dengan menggunakan

penelitian cenderung ke arah kognitif (e.g., Oppermann 1996; Schroeder 1996), sementara beberapa studi lebih condong ke dimensi afektif (e.g., Baloglu and

[r]

Rembang menunjukkan (1) analisis wilayah pengaruh dan analisis interaksi pusat pertumbuhan dengan wilayah belakangnya menunjukkan bahwa peran IKK (ibu Kota Kecamatan)

pembayaran terhadap pekeriaan yang telah selesai dilaksanakan, sehingga target realisasi anggaran per triwulan dapat tercapai;.. segera mengajukan tagihan atas termin

Jika film Indonesia pada umumnya merepresentasikan perempuan seperti stereotipenya sebagai manusia yang pasif, dan menerima nasibnya sebagai sekadar obyek

[r]

[r]