Distorsi citra tubuh, perilaku makan, dan fad diets pada remaja putri di Yogyakarta | Sulistyan | Jurnal Gizi Klinik Indonesia 22644 46382 1 PB
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
2 Departemen Gizi Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada 3 Departemen Ilmu Kesehatan Anak, Fakultas Kedokteran,
Remaja merupakan bagian dari fase tumbuh kembang yang terjadi di antara masa anak-anak dan dewasa dengan tanda perubahan fisik, hormonal, psikologis, emosi, dan sosial. 1,2
Dapat disimpulkan bahwa remaja putri yang memiliki citra tubuh negatif memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami gangguan makan dibandingkan dengan remaja putri
Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuantitatif, yang bertujuan untuk mengetahui hubungan citra tubuh, pengetahuan gizi dan perilaku makan
Sedangkan seseorang dengan citra tubuh positif lebih merasa puas, dan percaya diri maka cenderung tidak membatasi pola makannya, sehingga dalam pemilihan makan
Perlunya diadakan penelitian yang lebih spesifik lagi berkaitan dengan pengaruh media massa, pengaruh teman, citra tubuh, perilaku makan, dan aktivitas fisik pada
Dapat disimpulkan bahwa remaja putri yang memiliki citra tubuh negatif memiliki risiko lebih tinggi untuk mengalami gangguan makan dibandingkan dengan remaja putri
Hasil penelitian menunjukkan sebanyak 58,7% subjek memiliki status gizi kurang, 50,8% subjek memiliki persepsi negatif terhadap bentuk tubuh, 57,1% subjek memiliki gangguan makan,