HUKUM INTERNASIONAL
- PENDAHULUAN
PERKULIAHAN
Kontrak perkuliahan
Waktu perkuliahan: Selasa, 16.00 – 19.00 WIB
Komponen penilaian
UAS: 50%
UTS: 30%
Tugas: 20%
PERKULIAHAN
Materi – Bagian I
1. Pendahuluan
Pengertian; Bentuk perwujudan; Masyarakat internasional; Hakikat dan
fungsi kedaulatan; Sejarah perkembangan
2. Hakikat dan dasar berlakunya HI 3. Sumber-sumber HI
Perjanjian internasional; Hukum Kebiasaan Internasional;
Prinsip-prinsip hukum umum; Doktrin & putusan pengadilan; Sumber-sumber lainnya
4. Hubungan antara HI & hukum nasional 5. Subjek-subjek HI
Negara; Organisasi internasional; Individu; Subjek-subjek lainnya
PERKULIAHAN
Materi – Bagian II
7.
Pengakuan
8.
Kedaulatan Teritorial
Wilayah darat; Wilayah laut; Wilayah udara & ruang angkasa 9.
Jurisdiksi
Jurisdiksi teritorial; Jurisdiksi nasionalitas; Jurisdiksi
perlindungan; Jurisdiksi universal
10.
Tanggung Jawab Negara
11.Suksesi Negara
REFERENSI
Mochtar Kusumaatmadja & Etty R. Agoes, “Pengantar Hukum
Internasional”, Alumni, Bandung, 2003
Starke, “Introduction to International Law”, Butterworths, London,
1989
Shaw, “International Law”, Cambridge University Press,
Cambridge, 1999
Harris, “Cases and Materials on International Law”, Sweet &
Maxwell, London, 1998
Boer Mauna, “Hukum Internasional”, Alumni, Bandung, 2003
Huala Adolf, “Aspek-aspek Negara dalam Hukum Internasional”,
Raja Grafindo Persada, 2002
www.un.org
STUDI KASUS
Mengapa studi kasus perlu?
Dua sistem hukum utama dunia: Common Law & Civil Law
Perkembangan hukum internasional melalui kasus
Sistematika
1.
Fakta
5W, 1H
Fakta yang relevan secara hukum (
legally relevant facts
)
2.
Permasalahan hukum (
legal issues
)
3.
Putusan
4.
Dasar pertimbangan putusan
Argumen para pihak
HUKUM INTERNASIONAL -
PENGERTIAN
Relevansi hukum internasional dalam kehidupan
sehari-hari
Hukum internasional:
Keseluruhan kaidah dan asas yang mengatur hubungan
atau persoalan yang melintasi batas negara antara:
negara dengan negara;
negara dengan subjek hukum lain bukan negara atau subjek
hukum bukan negara satu sama lain
Hukum internasional publik (
public international law
)
Hukum perdata internasional (private international law) /
Hukum perselisihan (conflict of laws)
Kenyataannya saat ini sulit dipisahkan antara masalah publik
REGIONALISME &
HUKUM INTERNASIONAL
Di samping HI yang berlaku umum terdapat pula HI
regional yang terbatas lingkup berlakunya
HI regional tidak selalu harus bertentangan dengan
HI umum, malah dapat memberikan kontribusi
Contoh: perkembangan hukum laut internasional
Konsep landas kontinen (
continental shelf
)
Proklamasi Truman 1945
Konsep perlindungan kekayaan hayati laut
HUKUM INTERNASIONAL =
HUKUM DUNIA (
WORLD LAW
)?
Merupakan konsep yang berbeda titik tolaknya
HI
adanya masyarakat internasional yang terdiri atas
sejumlah negara yang berdaulat dan tidak ada badan
supra-nasional
Hukum dunia
secara hirarki berdiri di atas
negara-negara nasional
Kenyataannya saat ini?
Mis.: posisi Indonesia dalam hal mengikatkan diri
terhadap beberapa kesepakatan internasional
‘The Spiral Model’ dalam konteks HAM internasional Perjanjian World Trade Organization
BEBERAPA CATATAN TENTANG
HUKUM INTERNASIONAL
Dixon & Corquedale (2003):
“International law does place parameters on the actions of States and
others in the international community. However, there are times when the role of international law may be limited when issues of power are involved…”
D. Acheson (1963):
“The law through its long history has been respectful of power,
especially that power which is close to the sanctions of law…”
L. Henkin (1979):
“International law works. … Nations recognize that the observance of
BEBERAPA CATATAN TENTANG
HUKUM INTERNASIONAL
Shaw (1999) mengenai hukum dan politik dalam masyarakat
internasional:
International law has no legislature. … There is no system of courts. …
Above all there is no executive or governing entity.
John Austin “positive morality”. This concept has been criticized….
The interplay of law and politics in world affairs is much more complex
and difficult to unravel …
Power politics stresses competition, conflict and supremacy;
International law aims for harmony and the regulation of disputes
The “medium road” recognizing the strengths & weaknesses of