• Tidak ada hasil yang ditemukan

DI LINGKUNGAN VEHICULAR AD HOC NETWORK (VANET) MENGGUNAKAN NETWORK SIMULATOR 2 (NS-2)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "DI LINGKUNGAN VEHICULAR AD HOC NETWORK (VANET) MENGGUNAKAN NETWORK SIMULATOR 2 (NS-2)"

Copied!
117
0
0

Teks penuh

Loading

Gambar

Gambar 2.1. Mekanisme Penemuan Rute (Route Discover).
Gambar 2.2. Mekanisme Data (Route Update) dan Route Error.
Gambar 2.6. Menambahkan script dan mengubah sedikit keterangan pada file ".bashrc".
Gambar 2.8. Potongan kode pengaturan lingkungan simulasi VANET.
+7

Referensi

Dokumen terkait

Dalam tahap ini penulis merancang, menentukan protokol routing dan menentukan parameter simulasi jaringan MANET yang akan digunakan, seperti jumlah node, jumlah

Penelitian ini menggunakan NS-2 sebagai network simulator dengan MANET jenis protocol reactive yaitu DSR (Dynamic Source Routing) dan AODV (AdHoc On Demand Distance

Protokol routing AOMDV memiliki nilai throughput yang lebih baik dibandingkan dengan protokol routing AODV dikarenakan mekanisme kerja dari protokol AOMDV yakni

ini protokol routing AOMDV lebih efisien daripada OLSR dapat disebabkan karena AOMDV memiliki fitur multipath sehingga dapat memilih jalur alternatif yang banyak,

Semakin cepat node maka semakin jauh jarak yang terjadi pada antar node sehingga RLS tidak dapat menjangkau node tujuan hal ini disebabkan karena protokol routing GSR yang

Sedangkan pada kecepatan 20 m/s sesuai denan karakteristik protokol routing A-STAR semakin cepat kendaraan maka akan terjadi delay yang besar, hal ini dikarenakan

Contoh perintah untuk analisis E2D dari trace file skenario grid 7 dengan protokol OLSR dan jumlah node 25 seperti Gambar 4-32 dan hasilnya dapat dilihat pada Gambar 4-33. Gambar

Pada skenario perubahan kecepatan node ini protokol routing AOMDV sedikit lebih unggul dibandingkan OLSR dapat disebabkan karena AOMDV memiliki fitur multipath