Pengaruh Tingkat SES, Intensitas Komunikasi Tim Siaga Bencana dengan
Masyarakat, IntensitasSosialisasi, Intensitas Pemberitaan Bencana terhadap
Perilaku Tanggap Bencana dalam Program Mitigasi Bencana Tanah Longsor
di Banjarnegara
Tesis
Disusun untuk memenuhi persyaratan menyelesaikan Pendidikan Magister
Magister Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik
Universitas Diponegoro
Penyusun
NAMA : ALIFA NUR FITRI
NIM : 14030113410027
PROGRAM STUDI MAGISTER ILMU KOMUNIKASI
FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK
UNIVERSITAS DIPONEGORO
SEMARANG
SURAT PERNYATAAN KEASLIAN
Yang bertandatangan di bawah ini: Nama : Alifa Nur Fitri Nim : 14030113410027
Fakultas : Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Jurusan : Magister Ilmu Politik
Dengan ini menyatakan bahwa tesis yang saya susun dengan judul :
Pengaruh Tingkat SES, Intensitas Komunikasi Tim Siaga Bencana dengan Masyarakat ,Intensitas Sosialisasi, Intensitas Pemberitaan Bencana terhadap Perilaku Tanggap
Bencana dalam Program Mitigasi Bencana Tanah Longsor di Banjarnegara
Adalah benar-benar hasil karya saya sendiri, bukan merupakan plagiat dari tesis atau karya ilmiah orang lain . Apabila dikemudian hari pernyataan saya tidak benar, maka saya bersedia menerima sanksi akademis yang berlaku (dicabut predikat kelulusan dan gelar kesarjanaannya). Demikian pernyatan ini saya buat dengan sebenarnya, untuk dapat dipergunakan bilamana diperlukan.
Semarang, 22 Desember 2015 Pembuat pernyataan,
Alifa Nur Fitri
PENGESAHAN
Judul Tesis
:
Pengaruh Tingkat SES, Intensitas Komunikasi Tim Siaga Bencana dengan Masyarakat, Intensitas Sosialisasi, Intensitas Pemberitaan Bencana terhadap Perilaku Tanggap Bencana dalam Program Mitigasi Bencana Tanah Longsor di BanjarnegaraNama : Alifa Nur Fitri
NIM : 14030113410027
Jurusan : Ilmu Komunikasi
Dinyatakan sah sebagai salah satu syarat untuk menyelesaikan Pendidikan Magister
Semarang , Desember 2015 Ketua Jurusan
Dr. Turnomo Raharjo NIP. 196010301987031001
Dosen Pembimbing :
1. Dr. Hedi Pudjo Santosa (……….)
Ketua Sidang :
1. Dr. Widiartanto, S.Sos, M.AB (……….)
Dosen Penguji :
UNIVERSITAS DIPONEGORO
FAKULTAS ILMU SOSIAL & ILMU POLITIK PROGRAM PASCASARJANA
PROGRAM STUDI MAGISTER ILMU KOMUNIKASI
HALAMAN PENGESAHAN TESIS
Pengaruh Tingkat SES, Intensitas Komunikasi Tim Siaga Bencana dengan
Masyarakat, IntensitasSosialisasi, Intensitas Pemberitaan Bencana terhadap
Perilaku Tanggap Bencana dalam Program Mitigasi Bencana Tanah Longsor
di Banjarnegara
DISUSUN OLEH NAMA : ALIFA NUR FITRI
NIM : 14030113410027
Telah disetujui di depan Tim Penguji
Semarang, 22 Desember 2015 Pembimbing
Dr. Hedi Pudjo Santoso NIP. 196010510.198902.1.002
UNIVERSITAS DIPONEGORO
FAKULTAS ILMU SOSIAL & ILMU POLITIK PROGRAM PASCASARJANA
PROGRAM STUDI MAGISTER ILMU KOMUNIKASI
LEMBAR PENGESAHAN TESIS
Nama : Alifa Nur Fitri
NIM : 14030113410027
Program Studi : Komunikasi Strategis
Judul Tesis : Pengaruh Tingkat SES, Intensitas Komunikasi Tim Siaga Bencana dengan Masyarakat, IntensitasSosialisasi, Intensitas Pemberitaan Bencana terhadap Perilaku Tanggap Bencana dalam Program Mitigasi Bencana Tanah Longsor di Banjarnegara
Pembimbing
Dr. Hedi Pudjo Santoso NIP. 196010510.198902.1.002
Ketua Program Studi
Dr. Turnomo Rahardjo NIP. 19601030.198703.1.001
UNIVERSITAS DIPONEGORO
FAKULTAS ILMU SOSIAL & ILMU POLITIK PROGRAM PASCASARJANA
PROGRAM STUDI MAGISTER ILMU KOMUNIKASI
LEMBAR PERSETUJUAN TESIS
Nama : Alifa Nur Fitri
NIM : 14030113410027
Program Studi : Komunikasi Strategis
Judul Tesis : Pengaruh Tingkat SES, Intensitas Komunikasi Tim Siaga Bencana dengan Masyarakat, IntensitasSosialisasi, Intensitas Pemberitaan Bencana terhadap Perilaku Tanggap Bencana dalam Program Mitigasi Bencana Tanah Longsor di Banjarnegara.
Telah dipertahankan dalam sidang Ujian Tesis Program Magister Ilmu Komunikasi Program Sarjana Pascasarjana Universitas Diponegoro, pada:
Hari : Selasa
Tanggal : 22 Desember 2015
Waktu : 09.00 WIB
Tesis dinyatakan : Lulus
PANITIA PENGUJI TESIS
Ketua Sidang : Dr. Widiartanto, S.Sos, M.AB
(...) Penguji I : Dr. Sri Budi Lestari, SU
(...) Penguji II : Dr. Hedi Pudjo Santoso
HALAMAN PERSEMBAHAN
Tesis ini saya persembahkan untuk semua orang yang telah banyak membantu dalam penelitian ini dan ucapan terima kasih sebesar-besarnya untuk kalian.
Terima kasih untuk Alloh swt dan baginda rosul Muhhamad saw, karena tanpa keridhoan Alloh dan syafaat nabi Muhammad penelitian ini tidak akan selesai, terima kasih untuk semua kemudahan dan semua yang Alloh berikan
Terima kasih untuk suamiku, kamu suami terhebat untukku dan aku sangat bersyukur memilikimu. Terima kasih untuk doa dan semangatnya tiada henti,untuk semua cinta dan kasih sayangmu,kesabaranmu dan kerja kerasmu untuk kita,semangatmu,dan rela liburanmu untuk menemani penelitian di Banjarnegara,kita dapat banyak pelajaran disana,untuk selalu bersyukur atas semua nikmat dari Allah. Walau kita jauh tapi hati kita selalu dekat.
Untuk umi dan abiku yg hebat,yang selalu berusaha memberikan pendidikan terbaik untuk anakmu ini dan memberikan kisah yang indah dalam hidupku,terima kasih untuk semua perjuangan dan pengorbanan kalian dan terima kasih untuk semua pembelajarannya.
Untuk yayi dan mbah kung randu dan yayi padangan,kalian adalah sosok hebat dan pahlawan buatku,smoga punya semangat yang sama untuk tidak terlalu mencintai dunia tapi hidup untuk Alloh,smoga ghiroh yang sama dan saya bisa mengembalikan tujuan dari sekolah kita,untuk membantu orang orang tidak mampu,amin.
Terima kasih untuk semua guru dari sd smp sma,dan spesial untuk smua dosen di jurusan ilmu komunikasi dan mikom Undip,7 tahun belajar disini adalah pengalaman berharga,dan terima kasih atas smua ilmu yang bermanfaatnya. Dan terima kasih untuk Bapak Dr. Hedi Pudjo Santoso dan Dr Turnomo Raharjo selaku dosen pembimbing saya. Terima kasih untuk Bapak Agus Haryono dan Bapak Tujono dan segenap pekerja dan
relawan di BPBD Banjarnegara, salam kemanusiaan, kalian semua hebat. Dan terima kasih sebsar-besarnya untuk sahabat sahabat terhebatku:
Makasih untuk abib,untuk semua cerita cerita kita dan semua bantuanmu, selama ini, aku banyak belajar dari kamu.
Makasih untuk aulia pohan yang sering bantuin selama kuliah dan semua kebaikanmu.
Makasih untuk mbak doti,makasih banyak selalu membantu memecahkan semua kebingunganku dan pencerahannya mba,ayo mba semoga kamu cepat selesai ya mba,semangattt.
Makasih untuk mba linda,patner penelitian di Banjarnegara dan temen kos yang sering aku repotkan,hehe pengalaman di Banjarnegara kemarin jadi cerita yg g pernah terlupakan mba dan akhirnya penelitian ini selesai, Alhamdulillah.
Makasih untuk ita dan emeng yang selalu mau jadi tempat penampungan dan cerita-cerita, dan semua bantuannya.
Makasih untuk vinda, smoga kalek kita sama-sama punya sekolahan yang besar ya. Makasih untuk semua teman-teman mikom angkatan VI untuk semua ceritanya
MOTTO
MAN JADDA WA JADDA
(Siapa saja yang mau berusaha akan selalu ada jalan untuk mencapainya) Dan semua akan indah pada waktunya
Pengaruh Tingkat SES, Intensitas Komunikasi Tim Siaga Bencana dengan
Masyarakat, IntensitasSosialisasi, Intensitas Pemberitaan Bencana terhadap
Perilaku Tanggap Bencana dalam Program Mitigasi Bencana Tanah Longsor
di Banjarnegara
ABSTRAK
Tingginya jumlah bencana di Indonesia dan banyaknya korban akibat bencana tersebut akhirnya pemerintah membuat suatu lembaga yang bertugas yang bertugas dalam penanganan bencana. Badan tersebut adalah Badan Nasional Penanggulangan Bencana/ BNPB dibantu oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah/BPBD. Salah satu programnya adalah pembentukan Desa Tangguh Bencana yang didalamnya ada Tim Siaga Bencana yang bertugas sebagai agen pembaru untuk merubah perilaku masyarakat agar lebih sadar terhadap bencana.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh tingkat SES, intensitas komunikasi dengan tim siaga bencana, intensitas sosialisasi dan intensitas pemberitaan terhadap perilaku tanggap bencana dengan tingkat SES sebagai variable anteseden. Teori yang digunakan adalah teori difusi inovasi. Penelitian ini adalah penelitian eksplanatif. Lokasi penelitian adalah Kabupaten Banjarnegara . Uji hipotesis dengan menggunakan regresi berganda dengan software SPSS. Sampel adalah warga yang pernah mengikuti sosialisasi, pernah berkomunikasi dengan tim siaga bencana dan pernah melihat berita bencana di Desa Tangguh Bencana yang memiliki tim siaga bencana yaitu di Kabupaten Banjarnegara.
Hasil penelitian yang didapatkan adalah setelah dilakukan program penanggulangan bencana, masyarakat Banjarnegara baru ada dalam tahapan preparation. Secara bersama sama
variabel X mempengaruhi Y sebesar 27,3%. Ada dua saluran yang digunakan dalam menyebarkan inovasi, saluran interpersonal dan saluran media masa. Pengaruh saluran interpersonal tidak besar hanya 20% yang terdiri dari pengaruh intensitas komunikasi terhadap perilaku tanggap bencana sebesar 12,8% dan pengaruh sosialisasi terhadap perilaku tanggap bencana sebesar 7,2%. Pengaruh intensitas pemberitaan bencana yang merupakan saluran media massa memiliki pengaruh paling besar dalam merubah perilaku masyrakat sebesar 24,4%. Hasil temuan dari crosstab menunjukan semakin rendah SES maka semakin intens berkomunikasi dengan tim siaga bencana dan mengikuti sosialisasi.
Berdasarkan penelitian dapat disimpulkan adanya pengaruh tingkat SES, intensitas komunikasi, intensitas sosialisasi dan intensitas pemberitaan terhadap perilaku tanggap bencana. Akan tetapi pengaruh yang diberikan tidak terlalu besar ada banyak faktor lain yang merubah perilaku tanggap bencana seseorang.
Influence of Level Social Economic Status, Intensity Communication Team
Disaster Preparedness , Intensity of Socialization, Intensity of Disaster News
and Disaster Response Behavior in Landslide Disaster Mitigation Program in
District Banjarnegara
The high number of disasters in Indonesia and the many victims of the disaster made the government create an agency in charge of disaster management . The institutions is assisted by BNPB ( Badan Nasional Penanggulangan Bencana) and BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) . One of Disastern management program is the establishment of Desa Tangguh Bencana which there Tim Siaga Bencana who served as agents of changes to change people's behavior to be more aware of the disaster .
This study aims to determine the effect of SES level, the intensity of communication with disaster preparedness team, intensity of socialization, intensity of disaster news toward the response behavior with level of SES as antecedent variables . The theory used is the theory of diffusion of innovation . This research is an explanatory research . The research location is Banjarnegara . Test hypothesis by using multiple regression with SPSS software . Samples were residents who had attended socialization in Desa Tangguh Bencana which has a Tim Siaga Bencana in Banjarnegara .
Research results obtained are after disaster management program , Banjarnegara society in the preparation stages . With the same variable X affects Y to 27.3 % . There are two channels that are used in spreading innovation , interpersonal channels and mass media channels . The influence of interpersonal channels is not large only 20 % consisting of communication intensity influence on the behavior of the response by 12.8 % and socialization influence on the behavior of the response by 7.2 % . The influence of the intensity of the disaster news that the mass media channels have the most influence in changing society 's behavior amounted to 24.4 % . The findings of the lower SES crosstab shows the increasingly intense communicating with disaster preparedness team and follow socialization .
Based on the research, the influence of SES level , the intensity of communication and intensity of information toward the behavior of the disaster response.
DAFTAR ISI HALAMAN JUDUL ... i HALAMAN PENGESAHAN ... ii ABSTRAK ... iii ABSTRACT ... iv KATA PENGANTAR ... v PERSEMBAHAN ... vii
DAFTAR ISI... viii
DAFTAR TABEL ... x
DAFTAR GAMBAR ... xi
DAFTAR LAMPIRAN ... xii
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Masalah ... 1
1.2 Rumusan Masalah ... 15
1.3 Tujuan Penelitian ... 18
1.4 Manfaat Penelitian ... 19
1.4.1 Manfaat Akademis ... 17
1.4.2 Manfaat Praktis ... 17
1.5 Kerangka Pemikiran Teoritis ... 20
1.5.1 Penelitian Terdahulu (State Of The Art) ... 20
1.5.2 Paradigma ... 22
1.5.3 Teori Difusi Inovasi ... 26
1.5.4 Teori Pemasaran Sosial………. 31
1.5.5 Sosialisasi………. 34
1.5.6 Intensitas Pemberitaan Bencana di televise……….. 37
1.5.7 Tingkat SES………. . 38
1.5.8 Pengaruh Intensitas Komunikasi terhadap Perilaku Tanggap Bencana39 1.5.9 Pengaruh Intensitas Sosialisasi terhadap Perilaku Tanggap Bencana 40 1.5.10 Pengaruh Intensitas Pemberitaan terhadap Perialku Tanggap Bencana 41 1.5.11 P[engaruh tingkat SES terhadap Perilaku Tanggap Bencana……. 42
1.6 Kerangka Pemikiran ... 45
1.7 Hipotesis ... 46
1.9 Definisi Operasional ... 47
1.10 Metoda Penelitian ………... 52
1.10.1 Tipe Penelitian………. 52
1.10.2 Populasi dan Sampel……… 52
1.10.3 Teknik Pengambilan Sampel……….. 52
1.10.4. Jenis dan Sumber Data ……….. 53
1.10.5. Teknik Pengumpulan data ……… 53
1.10.6 Teknik Analisis Data ………. 54
1.10.7 Uji Validitas dan Reabilitas……… 55
BAB II PROFIL TIM SIAGA BENCANA KABUPATEN BANJARNEGARA55 2.1 Desa Tangguh Bencana ... 56
2.2 Tim Siaga Bencana Banjarnegara ... 63
2.3 Tim Siaga Bencana Dusun Gunungraja ... 66
2.4 Tim Siaga Bencana Dusun Derikan dan Dusun Klesem ... 76
2.5 Tim Siaga Bencana Dusun Diwek ... 83
BAB III DESKRIPSI TEMUAN PENGARUH INTENSITAS KOMUNIKASI,INTENSITAS SOSIALISASI, INTENSITAS PEMBERITAAN DAN TINGKAT SES ... 90
3.1 Uji Validitas dan Realibilitas Instrumen Penelitian ... 90
3.2 Deskripsi Responden ... 97
3.3 Intensitas Komunikasi dengan Tim Siaga Bencana ... 103
3.4 Intensitas Sosialisasi……… 113
3.5 Intensitas Pemberitaan……… 118
3.6 Perilaku Tanggap Bencana………. 127
3.7 Crosstab Variabel Penelitian……… 147
3.8 Uji Hipotesis ………. ... 155
3.9.1 Uji Autokorelasi………... 163
3.9.2 Uji Multikolinearitas……… 164
3.9.3 Uji Normalitas………. 165
BAB IV ANALISIS PENGARUH TINGKAT SES, INTENSITAS KOMUNIKASI, INTENSITAS SOSIALISASI DAN INTENSITAS PEMBERITAAN TERHADAP PERILAKU TANGGAP BENCANA ... 166
4.1. Analisis ……… 169
4.1.1. Pengaruh Tingkat SES terhadap Intensitas Komunikasi ……… 169
4.1.2. Pengaruh Tingkat SES terhadap Intensitas Sosialisasi………… 173
4.1.3. Pengaruh Tingkat SES terhadap Intensitas Pemberitaa……….. 176
4.1.4. Pengaruh Tingkat SES terhadap Perilaku Tanggap Bencana…. 180 4.1.5. Pengaruh Intensitas Komunikasi terhadap Perilaku Tanggap Bencana……….. . 185
4.1.6. pengaruh Intensitas Sosialisasi terhadap Perilaku Tanggap Bencana………. .. 193
4.1.7. Pengaruh Intensitas Pemberitaan terhadap Perilaku Tanggap Bencana ... 199
4.2. Implikasi Penelitian……… 203
4.2.1. Implikasi Akademis………. 203
4.2.2. Implikasi Praktis ……….. 204
4.2.3. Implikasi Sosial……… 204
BAB V KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN ... 205
5.1 Kesimpulan ... 205
5.2 Keterbatasan Penelitian ... 206
5.3.1 Strategi Komunikasi untuk BPBD Banjarnegara ... 207
DAFTAR PUSTAKA ... 218 LAMPIRAN ... 220
DAFTAR TABEL
Tabel 1.1 Perbedaan Dampak Bencana di Negara Miskin dan Kaya ... 3
Tabel 1.2 Rekapitulasi Bencana BNPB 2010 ... 8
Tabel 1.3 Longsor di Indonesia dari tahun 2005-2014……….. ... 9
Tabel 1.4 Bencana di Jawa Tengah tahun 2009-2012 BPBD……… ... 10
Tabel 1.5 State of The Art ……….. ... 20
Tabel 1.6 Matriks Penelitian ………. ... 50
Tabel 2.1 Pembentukan Desa Tangguh Bencana……….. ... 63
Tabel 2.2 Prosedur Tetap Evakuasi Dusun Gunungraja Sijeruk …… .. ... 74
Tabel 2.3 Prosedur Tetap Evakuasi Dusun Klesem …… .. ... 79
Tabel 3.1. Uji Validitas Tingkat SES …… .. ... 92
Tabel 3.2 Uji Validitas Intensitas Komunikasi …… .. ... 92
Tabel 3.3 Uji Validitas Intensitas Sosialisasi …… .. ... 93
Tabel 3.4 Uji Validitas Intensitas Pemberitaan …… .. ... 94
Tabel 3.5 Uji Validitas Perilaku Tanggap Bencana……… ... 95
Tabel 3.6. Hasil Uji Reliabilitas……… ... 96
Tabel 3.7 Crosstab SES dengan Intensitas Komunikasi ,………. ... 147
Tabel 3.8 Crosstab SES dengan Intensitas Sosialisasi ,………. ... 148
Tabel 3.9 Crosstab SES dengan Intensitas Pemberitaan ,………. ... 149
Tabel 3.10 Crosstab SES dengan Perilaku Tanggap Bencana ,………. ... 150
Tabel 3.11 Crosstab Komunikasi dengan Perilaku Tanggap Bencana ,… ... 151
Tabel 3.12 Crosstab Sosialisasi dengan Perilaku Tanggap Bencana ,… ... 152
Tabel 3.13 Crosstab Pemberitaan dengan Perilaku Tanggap Bencana ,… ... 153
Tabel 3.11 Crosstab Komunikasi dengan Perilaku Tanggap Bencana ,… ... 151
Tabel 3.15 Hasil Uji Regresi………. ... 157
Tabel 3.16 Hasil Uji Autokorelasi……… ... 164
Tabel 3.17 Hasil Uji Multikolineritas……… 165
Tabel 3.18 Hasil Uji Normalitas……… 165
Tabel 5.1 STP Masyarakat Banjarnegara………. 208
DAFTAR GAMBAR Gambar 1.1. Peta Kerawanan Tanah Longsor di Banjarnegara ... 11
Gambar 2.1. Desa Tangguh Bencana BNPB ... 59
Gambar 2.2. Penyelenggaraan Penanggulangan Bencana………. 60
Gambar 2.3. EWS yang Tidak Terawat ……… 68
Gambar 2.4. Longsor di Dusun Gunungraja………. . 69
Gambar 2.5. Baliho Informasi tentang Bencana……… 70
Gambar 2.6. Peta Evakuasi Bencana Tanah Longsor……… 71
Gambar 2.7. Organisasi Siaga Bencana di Dusun Gunungraja………. . 72
Gambar 2.8. Retakan Tanah dan EWS di Dusun Klesem ……… . 77
Gambar 2.9. Tim Siaga Bencana di Dusun Pagentan……….. .. 82
Gambar 2.10. Peta Evakuasi Dusun Derikan……… 83
Gambar 2.11. Longsor di Dusun Diwek Desa Karangkobar……… 86
Gambar 2.12. Peta Evakuasi Dusun Diwek……….. 87
Gambar 3.1. Usia Responden ... 97
Gambar 3.2. Jenis Kelamin Responden………. 98
Gambar 3.3. Tingkat Pendidikan Responden ……… 99
Gambar 3.4. Pekerjaan Responden………. 100
Gambar 3.5. Pendapatan Responden……….. 101
Gambar 3.6. Media yang Paling Sering di Akses………... 103
Gambar 3.7. Kuantitas Komunikasi……… ... 104
Gambar 3.9. Komunikasi di Luar Kegiatan……… 106
Gambar 3.10. Keramahan ……… 106
Gambar 3.11. Keterbukaan………... 107
Gambar 3.12. Meminta Informasi………. 108
Gambar 3.13. Kepemahaman……… 109
Gambar 3.14. Mendengarkan Informasi&Menjalankan Saran……… 110
Gambar 3.15. Perhatian Terhadap Bencana………. 111
Gambar 3.16. Menjelaskan Kembali……….. .. 111
Gambar 3.17. Solutif………. .. 112
Gambar 3.18. Menjelaskan Kembali ……… 113
Gambar 3.19. Kehadiran ………... 114
Gambar 3.20. Hidup di Daerah Rawan Bencana……….. 115
Gambar 3.21. Menghadapi Bencana………. 116
Gambar 3.22. Kesadaran Hidup di Daerah Rawan Bencana……… 116
Gambar 3.23. Sosialisasi yang di Ikuti……… 117
Gambar 3.24. Intensitas Pemberitaan ……… .. 118
Gambar 3.25. Informasi Cara Hidup……… 119
Gambar 3.26. Menimbulkan Rasa Takut ………. 121
Gambar 3.27. Menimbulkan Empati………. 121
Gambar 3.28. Kesadaran terhadap Bencana………. 122
Gambar 3.29. Ciri Bencana……….. 123
Gambar 3.30. Cara menyelamatkan diri……… 124
Gambar 3.31. Cara Mencegah Longsor……… 125
Gambar 3.32. Berita yang Paling Diingat ……….. . 125
Gambar 3.33. Bencana yang Paling diingat ……… 126
Gambar 3.34. Definisi Bencana……….. . 127
Gambar 3.35. Bencana yang Paling Sering Terjadi………. 127
Gambar 3.36. Bencana dengan Sedikit Korban……….. . 128
Gambar 3.37. Longsor Bencana Tahunan………. 128
Gambar 3.38. Longsor Bencana Perubahan Cuaca……….. 129
Gambar 3.40. Longsor Musim Kemarau……… 130
Gambar 3.41. Kemiringan Tanah……….. 131
Gambar 3.42. Tanah gundul potensi longsor……… 131
Gambar 3.43. Perbaikan tata guna……… 132
Gambar 3.44. Kolam Ikan……… 133
Gambar 3.45. Longsor setelah hujan……… 133
Gambar 3.46. Air Keruh ……… ……. 134
Kuesioner Penelitian:
Hubungan Intensitas Komunikasi Tim Siaga, Intensitas Sosialisasi, Terpaan Pemberitaan Televise dan
Tingkat SES Masyarakat terhadap Perilaku Tanggap Bencana A. Identitas Responden 1. Nomor Responden: 2. Nama / KK : 3. Nomer HP : 4. Jenis Kelamin : 5. Usia : 6. Pendidikan Terakhir a. SD c.SMA b. SMP d.Perguruan Tinggi 7. Pendapatan Perbulan a. < 500.000 c. 1.500.000‐2.500.000 b. 500.000‐1.500.000 d. > 2.500.000
8. Pekerjaan sehari‐hari a. Tidak/belum bekerja b. Petani
c.Ibu rumah tangga d.PNS/ Abri
e.Berdagang/ Wiraswasta f. Buruh Pabrik
g. Lainya,……… 9. Media yang sering di akses …
a. Internet b. Televisi c. Radio d. Surat kabar
B. Tingkat Intensitas Komunikasi Tim Siaga Bencana‐ Masyarakat di Desa Tangguh Bencana
Kuantitas Komunikasi
No Pertanyaan Selalu Sering Jarang Tidak
pernah 1 Seberapa sering tim siaga bencana mengadakan pertemuan
dengan warga setiap bulan?
2 Apakah Anda sering berkonsultasi tentang bencana kepada Tim Siaga Bencana?
3 Apakah Anda sering mencari informasi tentang bencana melalui tim siaga bencana?
4 Diluar kegiatan pertemuan Desa, Apakah Anda sering berkomunikasi dengan anggota tim siaga bencana?
Kualitas Komunikasi
No Pertanyaan Selalu Sering Jarang Tidak
pernah 1 Apakah Tim siaga bencana selalu ramah dalam
menyampaikan informasi?
2 Apa kah anda menceritakan permasalahan bencana yang terjadi disekitar Anda kepada tim siaga bencana
3 Apakah Anda meminta informasi kebencanaan kepada tim siaga bencana ?
4 Apakah tim siaga bencana pernah mengajarkan perilaku tanggap bencana?
5 Apakah Anda selalu memahami apa yang dijelaskan oleh Tim Siaga Bencana?
6 Apakah Anda selalu mendengarkan sarandari tim siaga bencana?
7 Apakah Anda menjalankan apa yang disarankan oleh tim siaga bencana?
8 Apakah tim siaga bencana selalu memberikan perhatian atas permasalahan bencana?
9 Apakah tim siaga bencana selalu bersedia menjelaskan kembali bila Anda minta?
10 Apakah tim siaga bencana memberikan solusi atas permasalahan yang dihadapai terkait bencana?
C. Terpaan Sosialisasi
No Pertanyaan Selalu Sering Jarang Tidak
pernah 1 Seberapa sering sosialisasi tentang bencana dilakukan, berapa
kali?
2 Apakah Anda selalu hadir di sosialisasi tentang kebencanaan? 3 Apakah Anda sering mendapatkan edukasi tentang bagaimana
mengahdapai bencana melalui sosialisasi?
4 Apakah Sosialisasi sering meningkatkan kesadaran tentang bencana?
5 Apakah sosialisasi yang Anda ikuti sering memberikan informasi tentang bagaimana hidup berdampingan dengan bencana?
Pertanyaan tambahan:
1. Apakah Anda masih mengingat Sosialisasi kebencanaan apa yang terakhir anda ikuti? a. Cara menyelamatkan diri c. Tanda‐tanda sebelum terjadinya longsor b. Pentingnya system peringatan dini d. Penyebab tanah longsor
D. Terpaan Pemberitaan Televisi
No Pertanyaan Selalu Sering Jarang Tidak
pernah 1 Apakah Anda sering melihat pemberitaan tentang bencana di
Indonesia?
2 Apakah pemberitaan bencana selalu memberikan informasi perkembangan sebuah bencana?
3 Apakah pemberitaan bencana sering menyadarkan anda bahwa hidup didaerah rawan bencana?
4 Apakah pemberitaan bencana sering memberikan informasi tentang bagaimana hidup berdampingan dengan bencana?
5 Apakah pemberitaan bencana sering memberikan dampak ketakutan kepada Anda?
6. Apakah pemberitaan bencana sering menimbulkan rasa empati terhadap korban bencana?
7 Apakah pemberitaan bencana selalu meningkatkan kesadaran Anda terhadap bencana disekitar anda?
8 Apakah pemberitaan televise selalu mengajarkan Anda mengetahui cirri‐ciri bencana tanah longsor?
9 Apakah pemberitaan televise selalu mengajarkan Anda mengetahui cara menyelamatkan diri dari bencana longsor?
10 Apakah pemberitaan televise selalu menginformasikan tentang cara mencegah terjadinya longsor?
Pertanyaan tambahan:
1. Menurut Anda, Jenis bencana apa yang paling sering di beritakan di televise? a. Banjir c.Tanah longsor
b.Gunung Meletus d. Gempa Bumi
2. Menurut Anda dari berbagai bencana dibawah ini mana yang paling diingat? a. Tsunami Aceh c. Longsor Banjarnegara
b.Letusan Gunung Merapi d. Banjir Bandung
Perilaku Tanggap Bencana
Isi table dibawah ini dengan cara memberikan tanda check (V)
No Pernyataan (tingkat pengetahuan) Benar Salah
1 Bencana alam adalah peristiwa yang berdampak merugikan bagi manusia dan kehidupan yang diakibatkan oleh suatu kejadian
atau serangkaian kejadian alam
2 Bencana alam yang paling sering terjadi di Indonesia adalah gunung meletus
3 Gunung meletus, tsunami dan gempa bumi adalah bencana alam yang paling sedikit memakan korban jiwa
4 Bencana tanah longsor adalah bencana tahunan yang senantiasa melanda wilayah Indonesia
5 Perubahan cuaca menjadi sebab terjadinya bencana gunung meletus dan gempa bumi
No Pertanyaan Benar Salah
1 Longsor adalah bencana alam dikarenakan adanya pergerakan material berupa tanah atau batuan.
2 Tanah longsor sering terjadi pada musim kemarau didaerah perbukitan/ pegunungan yang curam.
3 Kemiringan tanah yang melebihi 20 derajat pada umumnya akan berpotensi terjadinya tanah longsor
4 Tanah yang gundul sangat beresiko untuk terjadi tanah longsor
No Pertanyaan Benar Salah
1 Memperbaiki tata air dan tata guna lahan daerah lereng mampu mengurangi resiko terjadinya longsor
2 Membuat kolam ikan dan menanami lereng gunung mampu mengurangi resiko terjadinya longsor.
3 Jika ada air rembesan air adalah salah satu pertanda akan terjadi tanah longsor.
4 Jika ada tumbukan tanah gembur dan air di lereng mulai berwarna keruh pertanda bahwa longsor akan datang
No Pertanyaan Benar Salah
2 Kejadian tanah longsor biasanya akan diikuti oleh suara gemuruh dan gerakan masa tanah yang meluncur dengan cepat ke bawah bukit.
3 Jika terjadi longsor maka evakuasi ke daerah yang lebih atas
Perilaku
Jawablah pernyataan dibawah ini SS: Sangat Setuju, S: Setuju, TS: Tidak Setuju, ST: Sangat Tidak Setuju
No Pernyataan SS S TS ST
1 Saya akan membangun rumah diatas lereng rawan longsor
2 Saya akan mencetak kolam atau sawah irigasi diatas/pada tanah rawan longsor
3 Saya akan menutup retakan tanah dengan lempung atau material kedap air lainnya
4 Saya akan melakukan penggalian di sekitar kaki lereng yang rawan longsor
5 Saya akan melapor ke aparat desa atau kelurahan setempat
6 Saya akan menebang pohon sembarangan di sekitar lereng yang rawan longsor
7 Saya akan menyiapkan kotak yang berisi logistic dan P3K dirumah sebagai persiapan evakuasi
8 Saya akan menuju ke titik kumpul ketika EWS berbunyi
9 Saya meninggalkan lereng apabila rembesan/aliran air bercampur lumpur muncul semakin deras
10 Saya tetap bertahan jika ada suara gemuruh dari perbukitan
11 Saya tetap bertahan jika EWS berbunyi di level waspada
12 Saya bersedia di relokasi dan diberikan tempat yang lebih aman
13 .Saya akan membuat parit pengatur air hujan yang menjauhi lereng
14 Saya akan menyiapkan barang‐barang penting dalam satu tas sebelum evakuasi
Partial Corr
[DataSet1] C:\Users\user\Desktop\OLAH DATA\BARU 120 RESPONDEN\DATA PALING FIX TERBARU.sav Descriptive Statistics Mean Std. Deviation N KOMUNIKASI 28.8500 7.32975 120 SOSIALISASI 14.8000 3.09947 120 PEMBERITAAN 23.0250 4.50296 120 PERILAKU 65.7000 4.29696 120 SES 6.1500 2.10900 120 Correlations
Control Variables KOMUNIKASI SOSIALISASI PEMBERITAAN PERILAKU
SES KOMUNIKASI Correlation 1.000 .704 .439 .354
Significance (2-tailed) . .000 .000 .000 df 0 117 117 117 SOSIALISASI Correlation .704 1.000 .468 .268 Significance (2-tailed) .000 . .000 .003 df 117 0 117 117 PEMBERITA AN Correlation .439 .468 1.000 .495 Significance (2-tailed) .000 .000 . .000 df 117 117 0 117 PERILAKU Correlation .354 .268 .495 1.000 Significance (2-tailed) .000 .003 .000 . df 117 117 117 0
Regression
Variables Entered/Removeda
Model Variables Entered
Variables Removed Method 1 PEMBERITAAN, SES, KOMUNIKASI, SOSIALISASIb . Enter
a. Dependent Variable: PERILAKU b. All requested variables entered.
Model Summaryb Model R R Square Adjusted R Square Std. Error of the Estimate Durbin-Watson 1 .523a .273 .248 3.72685 1.214
a. Predictors: (Constant), PEMBERITAAN, SES, KOMUNIKASI, SOSIALISASI b. Dependent Variable: PERILAKU
ANOVAa
Model Sum of Squares df Mean Square F Sig.
1 Regression 599.917 4 149.979 10.798 .000b
Residual 1597.283 115 13.889
Total 2197.200 119
a. Dependent Variable: PERILAKU
b. Predictors: (Constant), PEMBERITAAN, SES, KOMUNIKASI, SOSIALISASI
Coefficientsa Model Unstandardized Coefficients Standardized Coefficients t Sig. Collinearity S
B Std. Error Beta Tolerance
SES .088 .162 .043 .543 .588 .998
KOMUNIKASI .135 .067 .231 2.028 .045 .488
SOSIALISASI -.139 .160 -.100 -.869 .387 .473
PEMBERITAAN .421 .087 .441 4.821 .000 .756
a. Dependent Variable: PERILAKU
Collinearity Diagnosticsa
Model Dimension Eigenvalue Condition Index
Variance Proportions
(Constant) SES KOMUNIKASI SOSIALISASI
1 1 4.833 1.000 .00 .00 .00 .00
2 .106 6.761 .00 .74 .04 .01
3 .031 12.406 .14 .11 .36 .03
4 .017 17.023 .62 .12 .06 .09
5 .014 18.833 .24 .02 .55 .86
a. Dependent Variable: PERILAKU
Residuals Statisticsa
Minimum Maximum Mean Std. Deviation N
Predicted Value 60.1486 70.7694 65.7000 2.24529 120
Std. Predicted Value -2.472 2.258 .000 1.000 120
Standard Error of Predicted
Value .379 1.524 .736 .194 120
Adjusted Predicted Value 60.1664 70.7946 65.7159 2.24880 120
Residual -13.91350 9.44169 .00000 3.66368 120
Std. Residual -3.733 2.533 .000 .983 120
Stud. Residual -3.820 2.568 -.002 1.004 120
Deleted Residual -14.56990 9.70077 -.01591 3.82055 120
Stud. Deleted Residual -4.071 2.633 -.003 1.019 120
Mahal. Distance .238 18.895 3.967 2.742 120
Cook's Distance .000 .138 .009 .016 120
Centered Leverage Value .002 .159 .033 .023 120