PA
PAPER PETROGRAFI PER PETROGRAFI BATBATUAN SILISIUAN SILISIKLASTIK KLASTIK
1.
1. JelasJelaskan menkan mengenai tigenai tipe porope porositas sitas pada batpada batuan sediuan sedimen simen silisilisiklastklastik!ik!
Porositas pada batuan sedimen merupakan besarnya pori yang berada dalam batuan. Porositas Porositas pada batuan sedimen merupakan besarnya pori yang berada dalam batuan. Porositas pada batuan sedimen dibedakan menjadi:
pada batuan sedimen dibedakan menjadi: -- FFaabbrriic Sc Seelleeccttiivvee
Tipe porositas ini dikontrol ole tekstur pengendapan atau proses saat batuan tersebut Tipe porositas ini dikontrol ole tekstur pengendapan atau proses saat batuan tersebut mengendap mengalami kompaksi
mengendap mengalami kompaksi dan liti"ikasi. Tedan liti"ikasi. Terbagi menjadi :rbagi menjadi :
#ambar 1. Tipe Porositas pada batuan
#ambar 1. Tipe Porositas pada batuan sedimen silisiklastik sedimen silisiklastik a.
a. $n$ntetercrcororpupuscscululeses
Porositas pada batuan yang terbentuk pada ruang yang terdapat pada sela-sela antar Porositas pada batuan yang terbentuk pada ruang yang terdapat pada sela-sela antar partikel atau butir-butir dalam batuan sedimen. %engan meningkatnya
partikel atau butir-butir dalam batuan sedimen. %engan meningkatnya diagenesis padadiagenesis pada batuan disertai dengan menurunnya tingkat porositas pada batuan.
batuan disertai dengan menurunnya tingkat porositas pada batuan. b.
b. FenestraeFenestrae
Porositas yang dicirikan dengan adanya lubang atau cela pada batuan yang dikuasi Porositas yang dicirikan dengan adanya lubang atau cela pada batuan yang dikuasi ole butiran &
ole butiran & grain grain supported supported ' dimana pada porositas jenis ini terdapat kesejajaran' dimana pada porositas jenis ini terdapat kesejajaran ant
antar ar lublubang ang atau atau celcela. a. (ia(iasanysanya a dijdijumpumpai ai padpada a batbatuan uan karkarbonabonat t karkarena ena adaadanyanya proses
proses grain biding grain biding bioturbasi pembentukan gelembung gas yang berasosiasi dengan bioturbasi pembentukan gelembung gas yang berasosiasi dengan dekomposisi material organic dan lain-lain.
dekomposisi material organic dan lain-lain. c.
c. $n$ntrtracacororpupuscscululeses
Jenis porositas yang dicirikan adanya cela atau lubang pori yang terbentuk pada Jenis porositas yang dicirikan adanya cela atau lubang pori yang terbentuk pada "ragmen conto rongga pada "osil seperti moluska koral brio)oa dan lain-lain. *tau "ragmen conto rongga pada "osil seperti moluska koral brio)oa dan lain-lain. *tau terbentuk karena akibat kontak kontak antara mineral yang menyusun batuan.
d. $ntercristaline
Porositas yang terbentuk diantara kristal-kristal mineral. Jenis ini dapat diamati pada batuan sedimen evaporasi batuan beku atau batuan metamor".
e. +ouldic
Porositas sekunder yang terbentuk karena adanya pelarutan atau pencucian dan terjadi sementasi umumnya terjadi pada ooids proses reduksi. Total porositas dapat menginterpretasikan ,aktu relative antar partikel terkompaksi dan sementasi.
". Selter
Porositas yang berbentuk lensa atau paying dimana pori-pori terletak dibagian ba,a atau dalam dari payung.
g. avites de croissance
Porositas yang terbentuk ole skeletal growth seperti koral stromatoporoid atau laga. - on "abric Selective
a. Fracture
Porositas yang terbentuk berasal dari retakan pada batuan yang brittle dan retakan tersebut disebabkan ole tektonik.
b. enau)
Porositas yang berbentuk memanjang umumnya terjadi pada batugamping yang mengalamidissolution diba,a titik jenu air.
c. /uggy
Porositas yang berbentuk pori lubang yang memiliki diameter 0 112 mm seingga dapat terliat ole mata telanjang. 3ubang-lubang terbentuk karena adanya proses disolusi secara intensi" oel air meteoric dan pada jangka ,aktu lama cirinya ukuran pori lebi besar dari butiran disekitarnya. Pori-pori ini biasayan memiliki bentuk yang
kasar. d. everne
Porositas yang berukuran besar yang berbentuk pori yang sangat cera dapat berupa channelatauvuggy yang besar
e. (recia
Porositas yang merupakan kelanjutan dari rekaan yang bertamba jarak antar dinding-dinding yang mereka. Porositas ini terjadi karena adanyaa tektonik.
". (oring dan (urro,
Porositas ini terbentuk dari asil biologi atau pada batugamping karena pelarutan yang menyebakan rongga membesar.
4. Jelaskan perbedaan kuarsa polikristalin dan kuarsa monokristalin!
Pada kuarsa monokristalin batas antar kristal terliat jelas dan terdiri dari satu kristal yang utu bukan berasal dari potongan dari kuarsa yang besar &pengamatan diba,a mikroskop'. Pada kuarsa monokristalin membentuk mineral yang lebi stabil dibanding kuarsa polikritsalin.
PP3 5P3 #ambar 4. +ineral 6uarsa +onokristalin
Sedangkan pada kuarsa polikristalin berasal dari satu kristal kuarsa yang besar kemudian peca dan batas antar kristal tidak terliat jelas. Pada kuarsa polikristalin dapat terbentuk pada batuan metamor" dimana ukuran kristal kuarsa meningkat atau membesar &pengamatan
menggunakan diba,a mikroskop'.
PP3 5P3
#ambar 7. +ineral 6uarsa Polikristalin
7. Jelaskan perbedaan antara litik sedimen litik batuan beku dan litik metamor" dalam kenampakannya secara mikroskopik!
Pada kenampakan secara mikroskop untuk membedakan litik batuan beku dan metamor" dengan litik sedimen adala ada dan tidak adanya interlocking pada mineral atau "ragmen pada batuan pada batuan beku dan metamor" terdapatinterlocking sedangkan batuan sedimen
material belum saling mengunci dan biasanya material litik tersebar & grain supported atau
matrix supported. (erikut ciri-ciri dari masing-masing pada kenampakan di ba,a mikroskop:
a. 3itik (eku
Terbagi menjadi dua yaitu: - Frgamen /ulkanik
Tersusun ole kristal euedral seperti plagioklas dan biasanya fine grained atau matriks berupa gelas dan mineral kuarsan berupa monokristalin.
- Fragmen Plutonik
+emiliki ukuran mineral yang besar anedral dan biasanya terdapat kristal yang saling tumbu bersama conto pada kuarsa "eldspar dan biotit &granit' atau plagioklas piroksen ampibole &gabro'. Pada mineral "eldspar tampak 8onasi dan kuarsa berupa monokristalin.
b. Fragmen Sedimen
(erupa material lepas yang terdiri dari beberapa mineral atau "ragmen kecil dan berbentuk rounded butir atau "ragmen batuan yang ada atau mineral
berasal dari batuan sumber. Terdiri dari matriks-matriks yang mengisi sela yang terdiri dari material berukuran kecil.
c. Fragmen +etamor"
+ineralnya biasanya memanjang atau memiliki tekstur "oliasi seperti biotit dan muskovit. 6uarsa yang ada berupa kuarsa polikristalin yang tampak jelas dan biasanya terdapat inklusi mika.
onto pengamatan batuan sedimen dengan litik sedimen berupa cert.
#ambar 9. 3itik ert sebagi litik sedimen
onto pengamatan batuan sedimen dengan litik beku berupa batuan vulkanik
#ambar . 3itik /ulkanik pada batuan sedimen 9. Jelaskan cara menggunakan klasi"ikasi Pettijon &1;<='!
#ambar 2. 6lasi"ikasi batuan sedimen silisiklastik Pettijon &1;<='
ara menggunakan klasi"ikasi Pettijon &1;<=' dengan membedakan anara matriks dan "ragmen serta mengitung komposisi dari matriks secara persen dari kenampakan pada satu medan pandang apabila matriks > ? 1 @ dari kenampakan medan pandang maka menggunakan segitiga bagian depan &arenits' apabila matriks 1 ? = @ dari kenampakan pada medan pandang maka menggunakan segita tenga &,ackes' apabila matriks 0 = @
maka nama batuan adala mudrocks. Setela mengetaui jumla presentase dari matriks maka mendiskripsi "ragmen yang ada pada batuan secara mikroskopik dan bedakan antara "eldspar kuarsa dan litik. Penentuan jumla "ragmen menggunakan prinsip point counting atau mengitung jumla "ragmen yang ada. ormalisasi mineral "eldspar kuarsa dan litik yang ada menjadi 1>> @. 6emudian plot pada segitiga sesuai dengan presentase mineral atau "ragmen yang ada. Antuk penentuan nama batuan *renite Backes dan +udrocks sebagai berikut:
a' *renit
Antuk penentuan nama batuan jika matrik kurang dari 4 @ digolongkan lagi menjadi = jenis batuan tergantung kelimpaan kuarsa "eldspar dan litik.
• Cuart8 arenit : jika kelimpaan kuarsa lebi dari ; @.
• Subarkose : jika kelimpaan kuarsa kurang dari ; @ dan lebi dari = @ "eldspar dan litik kurang dari 4 @ tetapi lebi dominan "eldspar.
• Sublitarenit : jika kelimpaan kuarsa kurang dari ; @ dan lebi dari = @ "eldspar dan litik kurang dari 4 @ tetapi lebi dominan litik.
• *rkose : jika kelimpaan kuarsa kurang dari = @ "eldspar lebi dari 4 @ dan litik kurang dari 4 @.
• 3itik arkose : jika kelimpaan kuarsa kurang dari = @ "eldspar lebi dari 4 @ dan litik lebi dari 4 @.
• *rkosic arenit : jika kelimpaan "eldspar lebi dari > @. • 3itarenit : jika kelimpaan litik lebi dari > @.
b' Backes
Antuk penentuan nama batuan jika matrik lebi dari 4 @ dan kurang dari = @. Backes digolongkan menjadi 7 yaitu :
• Cuart8,acke : jika kelimpaan kuarsa lebi dari ; @.
• Feldspar grey,acke : jika kelimpaan "eldspar lebi dari > @. • 3itik grey,acke : jika kelimpaan litik lebi dari > @.
c' +udrocks
Antuk penentuan nama batuan jika mengandung matrik lebi dari = @. onto deskripsi batuan :
*pabila ditemukan batuan sedimen silisiklastik dengan matriks 1> @ dengan komposisi kuarsa 1>> plagioklas 2> ornblende 1 piroksen 1> mineral opak 1> serta litik beku 4>. *pa nama dari batuan sedimenD
- Setela diketaui komposisi matriks 1> @ maka masuk ke arenite
- 6omposisi total "eldspar 2> kuarsa 1>> dan litik 4> maka total 1<> "ragmen dan mineral - Presentase dari masing-masing komposisi:
Feldspar : &2>1<>' ) 1>> @ E 77 @ & ' 6uarsa : &1>>1<>' ) 1>> @ E 2@ & ' 3itik : &4>1<>' ) 1>> @ E 11 @ & '
Daftar Pustaka:
*nonim. 4>1. Modul Praktikum Petrografi Batuan Sedimen Silisiklastik . Tidak %ipublikasikan
ay,ick %ouglas B.Slide Presentasi Sedimentary Petrology.AS* : Aniversity o" Sout *labama
idayat Gacmadi. 4>19.Slide Presentasi Sedimentologi: Studi Provenance. Tidak %ipublikasikan