• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar PNS di Program Studi Pengolahan Hasil Ternak Unggas (PHTU) Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Laporan Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar PNS di Program Studi Pengolahan Hasil Ternak Unggas (PHTU) Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar"

Copied!
140
0
0

Teks penuh

(1)

PENYUSUNAN MODUL PRAKTIKUM

MATA KULIAH INOVASI TEKNOLOGI PENGOLAHAN LIMBAH

PROGRAM STUDI PENGOLAHAN HASIL TERNAK UNGGAS

PROGRAM DIPLOMA DUA

AKADEMI KOMUNITAS NEGERI PUTRA SANG FAJAR

BLITAR

Laporan Aktualisasi Nilai-Nilai Dasar PNS di Program Studi

Pengolahan Hasil Ternak Unggas (PHTU) Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar

Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil GOLONGAN III

Disusun oleh:

Nama : Anang Widigdyo

NIP : 198410012019031011

Jabatan : Dosen Asisten Ahli

Unit Kerja : Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar

Angkatan : 11

Nomor Presensi : 05

Mentor : Ismanto, S.Pd, M.T

Coach : Drs. Suyono, M.Pd

PUSAT PENDIDIKAN DAN PELATIHAN PEGAWAI KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN

(2)
(3)

KATA PENGANTAR

Puji syukur kehadirat Allah SWT karena atas nikmat dan karuniaNya sehingga kami dapat mengikuti Pelatihan CPNS Golongan III Angkatan 11 dan menyelesaikan laporan aktualisasi yang berjudul “Penyusunan Modul Praktikum Mata Kuliah Inovasi Teknologi Pengolahan Limbah Program Studi Pengolahan Hasil Ternak Unggas” ini dapat diselesaikan dengan baik.

Banyak hambatan yang dihadapi dalam penyusunannya, namun berkat kehendak-Nya sehingga kami berhasil menyelesaikan penyusunan laporan aktualisasi ini. Oleh karena itu, dengan penuh kerendahan hati, pada kesempatan ini patutlah kiranya penulis mengucapkan terima kasih kepada : 1. Bapak Ismanto, S.Pd, M.T selaku mentor sekaligus w a k i l direktur

Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar.

2. Bapak Drs. Suyono, M.Pd selaku Coach pada Angkatan 11 Latihan Dasar CPNS Pusdiklat Kemdikbud.

3. Kepala Pusdiklat Kemendikbud Ibu Amurwani Dwi Lestariningsih, S.Sos , M.Hum yang telah memfasilitasi pelatihan dasar CPNS golongan III.

4. Bapak Sindhu Hanggara Putra, S.T.P, M.Si selaku penguji atau narasumber pada seminar Laporan Aktualisasi latihan dasar CPNS Angkatan 11.

5. Segenap staff, dosen dan karyawan Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar.

6. Teman-teman Angkatan Latihan Dasar CPNS di Pusdiklat Kemdikbud. 7. Pihak-pihak yang telah mendukung baik moril maupun materil sehingga

penulis bisa menyelesaikan kegiatan Latihan Dasar CPNS dengan lancar dan baik.

(4)

Penulis mengharapkan Laporan Aktualisasi ini dapat memberikan manfaat dan semoga Allah SWT memberi lindungan bagi kita semua.

Depok, 18 September 2020 Penulis

(5)

DAFTAR ISI

LEMBAR PENGESAHAN ... ii

KATA PENGANTAR ... iii

DAFTAR ISI ... v

DAFTAR TABEL ... vi

DAFTAR GAMBAR ... vii

DAFTAR LAMPIRAN ... viii

BAB I PENDAHULUAN ... 1

A. Latar Belakang ... 1

B. Visi, Misi, Tujuan, Nilai-nilai, dan Unit Kerja Organisasi ... 3

1. Visi ... 3

2. Misi ... 3

3. Tujuan... 4

4. Nilai-Nilai Organisasi ... 4

5. Unit Kerja Organisasi ... 5

C. Tugas dan Fungsi Unit Kerja ... 6

D. Jabatan dan Uraian Tugas ... 6

1. Jabatan ... 6

2. Uraian Tugas ... 6

E. Tujuan Pelaksanaan Aktualisasi ... 7

BAB II PELAKSANAAN AKTUALISASI ... 8

A. Analisis Dampak Isu Jika Tidak Di Selesaikan ... 8

B. Pelaksanaan Aktualisasi ... 9

1. Formulir Pelaksanaan Aktualisasi ... 9

2. Jadwal Pelaksanaan Aktualisasi ... 15

3. Kendala dan Setrategi Penyelesaiannya ... 16

BAB III PENUTUP ... 17

A. Simpulan ... 17

B. Saran ... 17

(6)

DAFTAR TABEL

Tabel 1. Formulir Pelaksanaan Aktualisasi ... 9 Tabel 2. Jadwal Pelaksanaan Kegiatan Aktualisasi ... 15 Tabel 3. Kendala Dan Strategi Penyelesaiannya ... 16

(7)

DAFTAR GAMBAR

(8)

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1. Bukti Fisik Kegiatan 1 : Koordinasi Dengan Kaprodi ... 20

Lampiran 2. Bukti Fisik Kegiatan 2 : Pelaksanaan Studi Pustaka ... 26

Lampiran 3. Bukti Fisik Kegiatan 3 : Penyusunan Draft Modul Praktikum ... 36

Lampiran 4. Bukti Fisik Kegiatan 4 : Meminta Review Oleh Dosen Sejawat ... 44

Lampiran 5. Bukti Fisik Kegiatan 5 : Pelaksanaan Revisi Draft Modul Praktikum ... 50

Lampiran 6. Bukti Fisik Kegiatan 6 : Finalisasi Draft Modul Praktikum ... 54

(9)

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Sebagai aparatur sipil negara (ASN), Pegawai Negeri Sipil (PNS) memiliki peranan yang sangat penting dalam penyelenggaraan negara menuju tujuan negara yang tercantum dalam Pembukaan Undang Undang Dasar Negara. Telah diketahui bersama bahwa dalam Undang-Undang No. 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (ASN) dijelaskan mengenai fungsi dan tugas ASN. Fungsi ASN adalah sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik, serta perekat dan pemersatu bangsa. Agar dapat menjalankan fungsinya dengan baik, profesionalitas dari seorang PNS sangat diperlukan. Tugas ASN dalam melaksanakan kebijakan publik yang dibuat oleh PPK sesuai dengan ketentuan perundang-undangan, memberikan pelayanan publik yang profesional dan berkualitas, dan mempererat persatuan dan kesatuan NKRI. Selain itu, ASN juga memiliki peran sebagaimana yang disebutkan dalam pasal 12 sebagai perencana, pelaksana, dan pengawas penyelenggaraan tugas umum pemerintahan dan pembangunan nasional melalui pelaksanaan kebijakan dan pelayanan public yang profesional, bebas dari intervensi politik, serta bersih dari praktik KKN.

Peraturan Pemerintah No 11 Tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Sipil pasal 34 menjelaskan bahwa calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang telah di tetapkan oleh PPK dan mendapatkan Nomor Induk Pegawai (NIP) wajib mengikuti masa percobaan atau masa prajabatan selama 1 (satu) tahun yang dilaksanakan melalui proses pendidikan dan pelatihan. Proses diklat tersebut dilakukan secara terintegrasi untuk membangun integritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme dan kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, dan memperkuat profesionalisme dan kompetensi bidang. Lebih lanjut, ketentuan diklat ini diatur dalam Peraturan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil.

(10)

Dalam Perlan Nomor 12 Tahun 2018 pasal 5 butir (1) disebutkan bahwa, Pelatihan Dasar CPNS bertujuan untuk mengembangkan kompetensi CPNS yang dilakukan secara terintegrasi. Kompetensi yang dijelaskan pada butir (2) yang meliputi kemampuan : a) Menujukkan sikap perilaku bela negara; b) Mengaktualisasikan nilai- nilai dasar PNS dalam pelaksanaan jabatannya; c) mengaktualisasikan kedudukan dan peran PNS dalam kerangka NKRI; dan d) menunjukkan penguasaan Kompetensi Bidang Teknis yang dibutuhkan sesuai dengan bidang tugas. Selanjutnya pada butir 3 dijelaskan bahwa penyelenggaraan Pelatihan Dasar CPNS yang terintegrasi memadukan antara : a) Pelatihan klasikan dengan nonklasikal; dan b) Kompetensi Sosial Kultural dengan Kompetensi Bidang.

Pemahaman nilai-nilai dasar Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik, Komitmen Mutu dan Anti Korupsi (ANEKA) dilakukan melalui Latihan Dasar CPNS yang diselenggarakan oleh tiap-tiap Lembaga pemerintah melalui badan pendidikan dan latihan (diklat) pada lembaga yang bersangkutan maupun pada lembaga lain yang memenuhi persyaratan. Setelah melalui latihan dasar tersebut, ASN harus mengaktualisasikan nilai dasar yang telah diperoleh dalam pelaksanakan tugas keseharian pada unit kerja masing- masing. Aktualisasi tersebut disesuaikan dengan nilai dasar ANEKA, tugas pokok dan fungsi serta visi dan misi unit kerja. Aktualisasi dilakukan di unit kerja, dapat berupa modifikasi kegiatan/tugas harian agar terjadi peningkatan kualitas pelayanan atau dapat juga berupa inovasi yang sebelumnya belum pernah dilakukan.

Dalam peraturan Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia nomor 54 Tahun 2018 di jelaskan bahwa Pendidikan tinggi vokasi merupakan Pendidikan tinggi program diploma yang menyiapkan mahasiswa untuk pekerjaan dengan keahlian terapan tertentu sampai program sarjana terapan dan dapat dikembangkan sampai program magister terapan atau program doktor terapan. Kurikulum Pendidikan vokasi mengarahkan mahasiswa untuk menguasasi keahlian terapan dan beradaptasi pada bidang pekerjaan tertentu serta menciptakan peluang kerja. Sedangkan tugas pokok dosen adalah melaksanakan tridharma perguruan tinggi yaitu melaksanakan

(11)

pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat yang diatur dalam Undang-Undang No.14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen pada pasal 60.

Dunia industri merupakan dunia yang dinamis dan cepat berubah sesuai dengan perkembangan zaman. Sehingga materi yang di ajarkan dalam Pendidikan vokasi juga harus menyesuaikan dengan kebutuhan dan tuntutan dunia industri. Pengembangan bahan ajar ini merupakan perwujudan dari nilai-nilai dasar setiap pegawai di Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar. Program Studi Pengolahan Hasil Ternak Unggas (PHTU) merupakan salah satu prodi di Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar yang melaksanakan aktifitas kegiatan pembelajaran mulai tahun 2019. Sehingga dalam penerapan pembelajaran mengalami banyak kendalah salah satunya keterbatasan sarana pendukung seperti tidak tersedianya modul praktikum mata kuliah inovasi teknologi pengolahan limbah.

B. Visi, Misi, Tujuan, Nilai-nilai, dan Unit Kerja Organisasi

1. Visi

Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar menetapkan visi berupa “Menjadi pusat pendidikan vokasi yang menghasilkan lulusan yang memiliki jiwa kewirausahaan dan profesional pada bidangnya.”

2. Misi

Untuk mencapai visi di atas, misi Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar adalah sebagai berikut:

a. Menghasilkan lulusan yang berjiwa wirausaha dan profesional dalam bidangnya.

b. Mengembangkan dan menerapkan pola pendidikan vokasi dengan berbasis pada pendidikan berkarakter.

c. Menghasilkan penelitian yang diarahkan untuk mengembangkan ilmu terapan dan teknologi tepat guna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan daya saing bangsa.

(12)

d. Menerapkan program pengabdian masyarakat yang dapat membantu memajukan kesejahteraan umum dan mencerdasarkan kehidupan bangsa.

e. Mengembangkan pola kerjasama dengan industri dan masyarakat untuk melakukan peningkatan dan pengembangan pelaksanaan tridharma perguruan tinggi.

3. Tujuan

Berdasarkan Rencana Strategis yang di susun Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar, tujuan strategis yang dirumuskan berdasarkan visi dan misi adalah sebagai berikut :

a. Menerapkan sistem pendidikan vokasi yang berbasis pendidikan karakter dan kompetensi.

b. Menerapkan pola penelitian terapan dengan luaran karya ilmiah, teknologi tepat guna, Hak Kekayaan Intelektual (HKI), dan paten;

c. Menyelenggarakan program pengabdian kepada masyarakat yang berbasis pada ilmu terapan dan teknologi tepat guna untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat; dan

d. Melakukan kerjasama dengan berbagai pihak, baik dalam maupun luar negeri yang saling menguntungkan.

4. Nilai-Nilai Organisasi

Nilai-nilai dasar Organisasi Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar adalah seperti berikut :

a. Profesional : Memiliki pengetahuan dan kemampuan yang memadai serta memahami implementasinya.

b. Aplikatif : Tingkat fleksibelitas mengaplikasikan apapun yang menjadi keilmudan maupun bakat kompetensi baik secara hard skill maupun soft skill sampai memiliki result yang jelas.

c. Siap Kerja : Memiliki kemampuan, pengetahuan, integritas, bersikap jujur dan tanggung jawab dalam pekerjaan.

(13)

d. Tepat Waktu : Memiliki sikap disiplin yang tinggi.

e. Inovatif : Memiliki kemampuan dan keahlian untuk menghasilkan karya baru dan memiliki nilai ekonomi.

5. Unit Kerja Organisasi

Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar merupakan perguruan tinggi yang diselenggarakan oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan yang dibina oleh Direktur Jendral Vokasi yang berkedudukan di Kota Blitar, Provinsi Jawa Timur yang tercantum dalam Permendikbud No. 156 Tahun 2014,. Akademi Komunitas Putra Sang Fajar Blitar Mempunyai program studi Diploma II : 1) Administrasi Server dan Jaringan Komputer; 2) Pengolahan Hasil Ternak Unggas; dan 3) Penyuntingan Audio dan Vidio. struktur organisasi di Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar dijelaskan dengan bagan sebagai berikut :

(14)

C. Tugas dan Fungsi Unit Kerja

Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar berdasarkan Permendikbud Nomer 156 Tahun 2014 tentang organisasi dan tata kelola, dalam melaksanakan tugas, tugas menyelenggarakan Pendidikan vokasi setingkat diploma satu dan/atau diploma dua dalam satu atau beberapa cabang ilmu pengetahuan dan/atau Teknologi tertentu yang berbasis keunggulan lokal atau memenuhi kebutuhan khusus dan mempunyai fungsi sebagai berikut :

a. Pelaksanaan dan pengembangan Pendidikan vokasi setingkat diploma satu dan/atau diploma dua.

b. Pelaksanaan penelitian.

c. Pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. d. Pelaksanaan pembinaan sivitas akademika.

D. Jabatan dan Uraian Tugas

1. Jabatan

Jabatan Penyusun adalah Dosen Asisten Ahli dengan unit kerja Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar sesuai dengan Surat Keputusan Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi Nomer 2965/M/KP/2019 tentang Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil di Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

2. Uraian Tugas

Uraian Tugas Dosen dijelaskan pada pasal 60 undang-undang No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen dan Undang-Undang Noomor 12 Tahun 2012 Pasal 12 tugas dosen adalah sebagai berikut :

a) Melaksanakan Pendidikan. b) Melaksanakan Penelitian.

c) Melaksanakan Pengabdian kepada Masyarakat.

d) Mengembangkan suatu cabang ilmu pengetahuan dan/atau teknologi tepat guna serta menyebarluaskannya.

(15)

E. Tujuan Pelaksanaan Aktualisasi

Tujuan pelaksanaan aktualisasi ini adalah untuk menerapkan nilai – nilai ANEKA (Akuntabilitas, Nasionalisme, Etika Publik dan Anti Korupsi) dalam melaksanakan aktifitas kerja sehari hari sehingga dapat terwujudnya ASN yang berintegritas moral, kejujuran, semangat dan motivasi nasionalisme serta kebangsaan, karakter kepribadian yang unggul dan bertanggung jawab, dan memperkuat profesionalisme serta kompetensi bidang.

(16)

BAB II

PELAKSANAAN AKTUALISASI

A. Analisis Dampak Isu Jika Tidak Di Selesaikan

Isu yang diangkat dalam pelaksanaan aktualisasi ini adalah penyusunan modul praktikum mata kuliah inovasi teknologi pengolahan limbah. Isu belum tersedianya modul pedoman praktikum mata kuliah inovasi teknologi pengolahan limbah isu tersebut memiliki tingkat kedaruratan yang tinggi karena dibutuhkan mahasiswa sebagai panduan dalam pelaksanaan praktikum, mengingat pendidikan vokasi D-II mengedepankan keterampilan mahasiswa yang seusia dengan kebutuhan dunia industri. Sesuai dengan kurikulum pendidikan vokasi bahwa pembelajaran secara teoritis sekitar 30% dan pembelajaran dengan pratikum sebesar 70%.

Penyusunan modul praktikum inovasi teknologi pengolahan limbah dapat membantu mahasiswa prodi pengolahan hasil ternak unggas dalam melaksanakan pembelajaran paktikum mata kuliah inovasi teknologi pengolahan limbah. Dengan adanya modul praktikum dapat digunakan mahasiswa sebagai penunjang dan referensi dalam pelaksanaan praktikum mata kuliah inovasi teknologi pengolahan limbah.

Jika isu penyusunan modul praktikum inovasi teknologi pengolahan limbah tidak diselesaikan maka akan menimbulkan beberapa dampak yaitu sebagai berikut :

1. Proses pelaksanaan pembelajaran mata kuliah inovasi teknologi pengolahan limbah akan mengalami hambatan karena kurangnya ketersediaan perangkat pembelajaran.

2. Proses pelaksanaan praktikum mata kuliah inovasi teknologi pengolahan limbah akan mengalami hambatan karena belum ada nya modul praktikum yang digunakan sebagai referensi mahasiswa dalam melaksanakan praktikum inovasi teknologi pengolahan limbah.

3. Rendahnya kompetensi mahasiswa dan kualitas lulusan dibidang inovasi teknologi pengolahan limbah, karena pembelajaran mata kuliah inovasi teknologi pengolahan limbah tidak bisa terlaksana secara maksimal..

(17)

B. Pelaksanaan Aktualisasi

1. Formulir Pelaksanaan Aktualisasi

1. Unit Kerja : Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar

2. Isu yang diangkat : Belum tersedianya modul praktikum matakuliah inovasi teknologi pengolahan limbah

3. Gagasan Pemecahan Isu : Penyusunan Modul Praktikum Mata Kuliah Inovasi Teknologi Pengolahan Limbah

Tabel 1. Formulir Pelaksanaan Aktualisasi

No Kegiatan Tahapan Kegiatan Output/ Hasil Keterkaitan

Substansi Mata Pelatihan Konstribusi Terhadap Visi Misi Organisasi Penguatan Nilai Organisasi

Dampak Nilai ANEKA Jika tidak di Aktualisasikan (1) (2) (3) (4) (5) (6) (7) (8) 1 Melakukan Koordinasi dengan koordinator Program Studi Pengolahan Hasil Ternak Unggas Tanggal 27 – 28 Juli 2020 Tahap 1: Melakukan konsultasi dengan mentor Proses : Ketika menghubungi mentor diawali dengan ucapan salam, berbicara dengan sopan (etika publik) kemudian menyampaikan maksud dan tujuan dengan jelas tentang pelaksanaan aktualisasi (transparan) yang akan dibuat Tahap 2 : Menghubungi Output : Draft konsep penyusunan rancangan modul praktikum Bukti : Foto Notulen Internalisasi nilai-nilai dasar PNS adalah sebagai berikut Akuntablitas : Transparan Nasionalisme : Cinta tanah air Tidak memaksakan kehendak Etika Publik : Sopan Komitmen mutu : Efisien Anti Korupsi Tepat waktu Kegiatan melakukan konsultasi dengan koordinator prodi dengan mengaktualis asikan nilai-nilai dasar ANEKA berkonstribus i terhadap visi dan misi organisasi yaitu mengemban gkan dan menerapkan pola pendidikan Kegiatan melakukan konsultasi dengan koordinator prodi dengan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar ANEKA memperkuat nilai-nilai organisasi pada aspek profesional

Jika koordinasi tidak menerapkan nilai ANEKA dampak yang ditimbulkan adalah Penulis tidak mendapatkan saran atau masukan untuk penyusunan draft modul praktikum yang sudah dibuat.

(18)

Pengolahan Hasil Ternak Unggas Proses : Menghubungi koordinator prodi secara online (efisien) diawali dengan mengucap salam. Dan berbicara dengan sopan (etika publik)

menyampaikan maksud dan tujuan secara gamblang dan jelas (transparan), menentukan waktu untuk berkonsultasi dengan koordinator prodi Tahap 3: Melakukan konsultasi dengan koordinator prodi Proses : Menemui koordinator prodi sesuai dengan waktu yang sudah di jadwalkan (tepat waktu).

Menggunakan pakaian Batik (cinta tanah air) yang rapi. Dalam berkonsultasi menggunakan bahasa yang sopan dan selalu mendengarkan dan mencatat saran (tidak memaksakan kehendak) atau masukan dari koordinator prodi. Jadwal konsultasi Bukti : Notulen Output : Draft konsep penyusunan modul Bukti : Notulen Foto Melakukan konsultasi dengan mentor dan koordinator prodi Pelayanan Publik : Pencarian bahan referensi bertujuan untuk melengkapi draft modul yang akan disusun sehingga akan memudahkan mahasiswa dalam melaksanakan praktikum berbasis pendidikan karakter.

(19)

Mengenai Mata Kuliah Inovasi Teknologi Pengolahan Limbah Tanggal 29 Juli – 1 Agustus 2020 Proses : Melakukan pencarian referensi bahan modul praktikum yang berasal dari buku, modul, jurnal (kerja keras) penelitian sesuai dengan bidang mata kuliah inovasi teknologi pengolahan limbah dengan penuh tanggung jawab (nasionalisme) (kejelasan target) Tahap 2 :

Memilah materi yang akan digunakan Proses :

Mengelompokan bahan materi sesuai dengan tema draft modul yang akan dibuat agar lebih efisien (komitmen mutu). Tahap 3: Membuat rangkuman materi Proses : Mencatat rangkuman materi dari referensi yang telah digunakan secara cermat (etika publik) Bukti : Jurnal ilmiah Modul Buku (softfile dan hard file) Output : Draft bahan sitasi Bukti : Notulen Output : Draft bahan sitasi Daftar pustaka Bukti : Notulen PNS adalah sebagai berikut Akuntabilitas : Kejelasan taget Nasionalisme : Tanggung jawab Etika Publik : Cermat Komitmen Mutu : Efisien Anti Koruspi : Kerja keras Pelayanan Publik : Penyusunan draft modul akan memudahkan mahasiswa dalam melaksanakan Praktikum konsultasi dengan koordinator prodi dengan mengaktualis asikan nilai-nilai dasar ANEKA berkonstribus i terhadap visi dan misi organisasi yaitu mengemban gkan dan menerapkan pola pendidikan vokasi dengan berbasis pendidikan karakter

koordinator prodi dengan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar ANEKA memperkuat nilai-nilai organisasi pada aspek siap kerja dan inovatif

akan menemui beberapa kendala yaitu :

1. Penyusunan modul akan terhambat karena kurangnya referensi pendukung

2. Jadwal penyusunan modul praktikum akan molor dari jadwal yang sudah ditentukan karena

pelaksanaan kegiatan studi pustaka tidak tepat waktu.

3 Penyusunan draft modul Praktikum

Tahap 1 : Menyusun draft materi bahan modul

Output : Draft modul pratikum Internasionalisasi nilai-nilai dasar PNS adalah Kegiatan melakukan konsultasi Kegiatan melakukan konsultasi dengan koordinator prodi dengan

Jika nilai-nilai ANEKA tidak dilaksanakan pada kegiatan ini, maka penulis akan menemui

(20)

Pengolahan Limbah Tanggal 03 – 15 Agustus 2020 Ketika menyusun draft harus memperhatikan masukan dari koordinator prodi (tidak memaksakan kehendak),menggun akan referensi yang sudah di buat (berorientasi mutu). Dalam penyusunan draft modul praktikum dilakukan dengan cermat (etika Publik) dan diselesaikan sesuai dengan waktu yang dusah di tetapkan (tepat waktu) Tahap 2 : Menyusun draft format laporan pratikum Proses : Dalam penyusunan format laporan praktikum harus sesuai dengan referensi yang digunakan (kejelasan target) Hardfile draft modul penyusunan praktikum Output : Draft format laporan pratikum Bukti : Hardfile draft fromat laporan praktikum Akuntabilitas : Kejelasan target Nasionalisme : Tidak memaksakan kehendak Etika Publik : Cermat Komitmen mutu : Berorientasi mutu Anti Korupsi : Tepat waktu Pelayanan Publik : modul akan memudahkan mahasiswa dalam melaksanakan Praktikum prodi dengan mengaktualis asikan nilai-nilai dasar ANEKA berkonstribus i terhadap visi dan misi organisasi yaitu mengemban gkan dan menerapkan pola pendidikan vokasi dengan berbasis pendidikan karakter memperkuat nilai-nilai organisasi pada aspek profesional dan inovatif

1. Penulis akan kesulitan dalam penyusunan draft modul praktikum karena kurang memparhatikan masukan dari koordinator prodi yang memberikan saran dan masukan akan draft modul yang di susun. 2. Penulis tidak akan dapat

menyelesaikan

penyusunan draft modul karena kurang cermat dalam memilih referensi dan tidak tepat waktu yang sudah ditentukan

4 Meminta review Draft modul Praktikum Oleh dosen sejawat Tanggal 18 -22 Agustus 2020 Tahap 1 : Menghubungi dosen sejawat Proses : Ketika menghubungi dosen sejawat secara online (efisien) menggunakan bahasa dengan sopan(etika publik), menjelaskan maksud dan tujuan dengan

Output : Form review Bukti : Notulen Internasionalisasi nilai-nilai dasar PNS adalah sebagai berikut Akuntabilitas : Transaparan Nasionalisme : Musyawarah Etika Publik : Cermat Sopan Komitmen Mutu Kegiatan melakukan konsultasi dengan koordinator prodi dengan mengaktualis asikan nilai-nilai dasar ANEKA berkonstribus i terhadap visi dan misi

Kegiatan melakukan konsultasi dengan koordinator prodi dengan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar ANEKA memperkuat nilai-nilai organisasi pada aspek profesional dan inovatif

Jika nilai ANEKA tidak

diaktualisasikan pada kegiatan ini maka :

1. Penyusunan modul akan terhambat karena penulis akan kesulitan dalam merevisi draft modul praktikum yang telah dibuat.

2. Mutu dan kualitas modul praktikum yang dihasilkan akan jelek, karena tidak ada saran dan kritik dari pihak

(21)

menentukan waktu yang tepat untuk berkoordinasi. Membuat form review dengan cermat Tahap 2: Koordinasi dengan dosen sejawat Proses : Melakukan diskusi (musyawarah) dengan dosen sejawat tentang draft modul praktikum yang telah dibuat, menyerahkan form review kepada dosen sejawat untuk dilakukan evaluasi dari draft modul yang telah dibuat Tahap 3 : Mengumpulkan hasil review Proses : Mengambil hasil review dari dosen sejawat sesuai dengan waktu yang sudah ditentukan sebelumnya (tepat waktu) Output : Masukan dosen sejawat Bukti : Notulen Foto Output : Hasil review dosen sejawat Bukti : Notulen Efisien Anti Korupsi : Tepat waktu Whole of goverment : Koordinasi dengan dosen sejawat mengenai review draft modul pedoman praktikum Pelayanan Publik : Modul Pedoman praktikum akan memudahkan mahasiswa dalam melaksanakan praktikum yaitu mengemban gkan dan menerapkan pola pendidikan vokasi dengan berbasis pendidikan karakter

penulis untuk meningkatkan mutu dan kualitas modul praktikum yang telah disusun 5 Revisi Draft Modul Praktikum Mata Kuliah Inovasi Teknologi Pengolahan Limbah Tahap 1 :

Mereview form hasil review

Proses :

Menganalisa dan merview form hasil review dengn cermat (etika publik), mencatat masukan Output : Draft modul yang telah direvisi Bukti : Foto Internasionalisasi nilai-nilai dasar PNS adalah sebagai berikut Akuntabilitas : Tanggungjawab Nasionalisme : Menghargai Kegiatan melakukan konsultasi dengan koordinator prodi dengan mengaktualis asikan nilai-nilai dasar Kegiatan melakukan konsultasi dengan koordinator prodi dengan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar ANEKA memperkuat nilai-nilai organisasi pada aspek profesional, aplikatif dan inovatif

Apabila nilai ANEKA tidak diaktualisasikan pada kegiatan ini maka penulis akan menemui beberapa hambatan yaitu :

1. Penyusunan modul akan menghasilkan mutu yang rendah karena penulis tidak cermat dalam melakukan

(22)

Tanggal 24 – 29 Agustus 2020 sejawat(menghargai pendapat). Tahap 2: Melakukan revisi draft modul Proses : Memperbaiki draft modul sesuai dengan hasil review dari dosen sejawat (kejelasan target) Tahap 3:

Persiapan penyusunan draft modul hasil revisi Proses :

Menyiapkan draft modul hasil revisi dengan cermat dan teliti (kerja keras) (berorientasi mutu). Output : Draft modul yang telah direvisi Bukti : Nutolen Foto Output : Draft modul yang telah direvisi Bukti : Draft modul praktikum (softfile dan hardfile) cermat Komitmen Mutu : Berorientasi mutu Anti Korupsi : Kerja keras Pelayanan Publik : Penyusunan draft modul akan memudahkan mahasiswa dalam melaksanakan praktikum i terhadap visi dan misi organisasi yaitu mengemban gkan dan menerapkan pola pendidikan vokasi dengan berbasis pendidikan karakter

masukan dari dosen sejawat.

1. Penyusunan modul praktikum akan terlambat atau tidak sesuai dengan target waktu yang sudah ditentukan, karena kurang disiplinnya dan kejelasan target penyeleseian draft modul praktikum. 6 Finalisasi Modul Praktikum Mata Kuliah Inovasi Teknologi Pengolahan Limbah Tanggal 01 – 09 September 2020 Tahap 1: Pembuatan cover Modul Proses : Dalam membuat cover modul praktikum dilakukan secara cermat (etika publik), ilustrasi gambar disesuaikan dengan tema modul (kejelasan target) Tahap 2 : Melakukan layout modul praktikum Proses : Dalam melakukan layout dan menyelesaikan draft modul praktikum dikerjakan dengan Output : Cover draft modul Bukti : Cover draft modul (softfila dan hardfile) Output : Modul Praktikum Mata Kuliah Inovasi Teknologi Pengolahan Limbah Bukti Modul Praktikum Mata Kuliah Akuntabilitas : Kejelasan target Nasionalisme : Amanah Etika Publik : Cermat Komitmen Mutu : Orientasi mutu Anti Korupsi : Kerja keras Pelayanan Publik : modul akan memudahkan mahasiswa dalam melaksanakan praktikum Kegiatan melakukan konsultasi dengan koordinator prodi dengan mengaktualis asikan nilai-nilai dasar ANEKA berkonstribus i terhadap visi dan misi organisasi yaitu mengemban gkan dan menerapkan pola pendidikan vokasi Kegiatan melakukan konsultasi dengan koordinator prodi dengan mengaktualisasikan nilai-nilai dasar ANEKA memperkuat nilai-nilai organisasi pada aspek profesional, aplikatif dan inovatif

Apabila Nilai ANEKA tidak aktualisasikan dalam kegiaatan ini maka penulis akan menemui beberapa kendala yaitu : 1. Mutu modul praktikum yang

dihasilkan akan rendah, karena penulis tidak cermat dalam mengerjakan layout dn pembuatan cover modul praktikum

2. Penerbitan modul akan terhambat karena penulis mengindahkan target finalisasi modul praktikum

(23)

jawab(amanah ),dan bermutu tinggi (berorientasi mutu) (kerja keras). Teknologi Pengolahan Limbah berbasis pendidikan karakter

2. Jadwal Pelaksanaan Aktualisasi

Pelaksanaan aktualisasi ini akan dilaksanakan selama 30 (tiga puluh) hari kerja terhitung mulai tanggal 27 Juli sampai 11 September 2020. Adapun linimasa pelaksanaan kegiatan adalah sebagai berikut :

Tabel 2. Jadwal Pelaksanaan Kegiatan Aktualisasi

No Kegiatan Juli Agustus September

M4 M1 M2 M3 M4 M1

1. Melakukan Koordinasi dengan dosen dan koordinator Program Studi Pengolahan Hasil Ternak Unggas

2. Melakukan Studi Pustaka Mengenai Mata Kuliah Inovasi Teknologi Pengolahan Limbah 3. Penyusunan draft modul Praktikum Inovasi Teknologi Pengolahan Limbah

4. Review Draft modul Praktikum Oleh staf pengajar

5. Revisi Draft Modul Praktikum Mata Kuliah Inovasi Teknologi Pengolahan Limbah 6. Finalisasi Draft Modul Praktikum Mata Kuliah Inovasi Teknologi Pengolahan Limbah

(24)

3. Kendala dan Setrategi Penyelesaiannya

Tabel 3. Kendala Dan Strategi Penyelesaiannya

No Kendala Setrategi Mengatasi

1 Mendapat Tugas Tambahan sebagai Pejabat

Penandatangan Surat Perintah Membayar (PPSPM) Pengelola Anggaran Satuan Kerja

Melakukan manajemen waktu pelaksanaan penyusunan laporan aktualisasi yang lebih baik

2 Melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi yang meliputi pengajaran dan penelitian

Mengatur jadwal pengajaran dan pelaksanaan kegiatan aktualisasi agar tidak bentrok 3 Mendapat tugas tambahan

sebagai panitian PKKMB Mahasiswa Baru Tahun 2020/2021

Melaksanakan tugas tambahan serta mengatur ulang jadwal pelaksanaan dan menyesuaikan jadwal pelaksanaan aktualisasi

4 Mendapat Tugas tambahan sebagi tim penyusun

kelengkapan dokumen SAKIP

Mengatur ulang jadwal pelaksanaan kegiatan aktualisasi dengan menyesuaikan jadwal penyusunan kelengkapan dokumen SAKIP

(25)

BAB III PENUTUP

A. Simpulan

Berdasarkan penjabaran hasil pelaksanaan aktualisasi dapat di simpulkan bahwa :

1. Pelaksnaaan Aktualisasi merupakan perwujudan dari rancangan aktualisasi yang kegiatannya dilaksanakan pada unit kerja dalam rangka mengaktualisasikan nilai-nilai dasar ANEKA, Manajemen ASN, pelayanan publik dan WoG.

2. Laporan Aktualisasi ini disusun sebagai salah satu tahap dalam Pelatihan Dasar CPNS di lingkungan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

3. Isu yang diangkat dalam penyusunan laporan aktualisasi adalah Belum tersedianya modul pedoman praktikum mata kuliah inovasi pengolahan limbah.

4. Dari isu yang telah dipilih penyusun membuat gagasan kreatif untuk mengembangkan modul pedoman praktikum matakuliah inovasi teknologi pengolahan limbah.

B. Saran

Saran yang diberikan dari pelaksanakaan Laporan Aktualisasi ini adalah sebagai berikut :

1. Bagi Prodi Pengolahan Hasil Ternak Unggas AKN Putra Sang Fajar Blitar

Pelaksanaan Aktualisasai pendidikan dan pelatihan dasar CPNS dengan menerapkan nilai ANEKA yang dilakukan dosen prodi Pengolahan Hasil Ternak Unggas harus ditanamkan dan dilaksnakan untuk menjadi budaya dosen dalam melaksanakan Tri Darma Perguruan Tinggi.

(26)

Pelaksanaan Gagasan penyusunan modul praktikum dalam pelaksanaan aktualisasi ini dapat dikembangkan dan menjadi pilot project pengembangan modul dalam rangka mewujudkan visi, misi, dan tujuan Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar.

3. Bagi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Metode pelaksanaan penanaman nilai – nilai ANEKA bisa ditingkatkan dengan lebih bervariasi sehingga agar tingkat penyerapan penyerapan peserta diklat menjadi optimal.

(27)

DAFTAR PUSTAKA

Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar. (2018). Visi dan Misi. LAN RI. (2018). Peraturan Lembaga Administrasi Negara Republik Indonesia

No.12 Tahun 2018 tentang Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil. Jakarta: LAN RI.

Republik Indonesia. (2005). Undang-Undang RI No.14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen. Jakarta: Republik Indonesia.

Republik Indonesia. (2014). Undang-Undang RI No. 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara. Jakarta: Republik Indonesia.

Republik Indonesia. (2014). PERMENDIKBUD RI No. 156 Tahun 2014 tentang Pendirian Organisasi dan Tata Kerja Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar. Jakarta: Republik Indonesia.

(28)

Lampiran 1. Bukti Fisik Kegiatan 1 : Koordinasi Dengan Kaprodi

Tahapan Lampiran Keterangan

Output Draft Konsep Modul Praktikum

Lampiran 1.a Lembar Kendali Mentor Kegiatan 1 Tahapan 1 Lampiran 1.b. Foto Konsultasi dengan mentor

Lampiran 1.c. Notulensi Konsultasi dengan mentor

Tahapan 2 Lampiran 1.d Screenshoot Komunikasi dengan Kaprodi untuk menentukan waktu konsultasi

Lampiran 1.e Notulensi jadwal konsultasi dengan kaprodi Tahapan 3 Lampiran 1.f. Foto konsultasi dengan kaprodi

Lampiran 1.g. Notulensi hasil konsultasi dengan kaprodi

Lampiran 1.h. Softfile Draft konsep modul praktikum inovasi teknologi pengolahan limbah

(29)

Lampiran 1.a. Konsultasi Dengan Mentor

(30)

Lampiran 1.c. Tangkapan Layar Komunikasi Dengan Kaprodi Untuk Menentukan Jadwal Konsultasi

Lampiran 1.d. Notulensi Hasil Komunikasi dengan Kaprodi Untuk Menentukan Jadwal Komunikasi

(31)

Lampiran 1.e. Dokumentasi Konsultasi Dengan Kaprodi

(32)

Lampiran 1.g. Output Draft Konsep Penyusunan Modul Praktikum

DRAFT KONSEP

PENYUSUNAN MODUL PRAKTIKUM INOVASI TEKNOLOGI PENGOLAHAN LIMBAH PROGRAM STUDI PENGOLAHAN HASIL TERNAK UNGGAS

PROGRAM DIPLOMA DUA AKN PUTRA SANG FAJAR

BAB ISI

I Pendahuluan (1 Kali Pertemuan)

 Prosedur persiapan praktikum

 Prosedur Penyusunan Laporan Praktikum

II Pembuatan Pupuk Padat dan POC Dari Feses Unggas ( 3 Kali Pertemuan)

 Pokok Bahasan

 Tujuan Pelaksanaan Praktikum

 Landasa Teori

 Bahan dan Alat

 Prosedur Kerja

 Pembahasan

 Evaluasi

III Pembuatan Olahan Hati Unggas ( 2 Kali Pertemuan)

1. Nugget Hati Ayam

 Pokok Bahasan

 Tujuan Pelaksanaan Praktikum

 Landasan teori

 Bahan dan Alat

 Prosedur Kerja

 Pembahasan

 Evaluasi

2. Rendang Hati Ayam

 Pokok Bahasan

 Tujuan Pelaksanaan Praktikum

 Landasan Teori

 Bahan dan Alat

 Prosedur Kerja

 Pembahasan

(33)

IV Pembuatan Olahan Ceker (3 Kali Pertemuan)

1. Gantungan Kunci Ceker

 Pokok Bahasan

 Tujuan Pelaksanaan Praktikum

 Landasan Teori

 Bahan dan Alat

 Pembahasan

 Evaluasi 2. Rica-Rica Ceker

 Pokok Bahasan

 Tujuan Pelaksanaan Praktikum

 Landasan Teori

 Bahan dan Alat

 Prosedur Kerja

 Pembahasan

 Evaluasi

V Pembuatan Olahan Usus ( 2 kali Pertemuan)

1. Kripik Usus

 Pokok Bahasan

 Tujuan Pelaksanaan Praktikum

 Landasan Teori

 Bahan dan Alat

 Prosedur Kerja

 Pembahasan

 Evaluasi 2. Sosis Usus

 Pokok Bahasan

 Tujuan Pelaksanaan Praktikum

 Landasan teori

 Bahan dan Alat

 Prosedur Kerja

 Pembahasan

 Evaluasi

VI Pentutup VII Daftar Pustaka VIII Lampiran

(34)

Lampiran 2. Bukti Fisik Kegiatan 2 : Pelaksanaan Studi Pustaka

Tahapan Lampiran Keterangan Output Daftar Pustaka

Lampiran 2.a. Lembar Kendali Mentor kegiatan 2

Tahapan 1

Lampiran 2.b

Tangkapan layar Bahan Pustaka Praktikum Pupuk Bokhasi dan POC

Lampiran 2. c Tangkapan layar Bahan Pustaka Praktikum Olahan Hati A

Lampiran 2. d Tangkapan layar Bahan pustaka Praktikum Olahan ceker

Lampiran 2. e Tangkapan layar bahan pustaka pratikum olahan usus

Lampiran 2. f Tangkapan layar cover buku ajar dan modul untuk bahan pustaka

Tahapan 2 Lampiran 2. g Notulensi Penyusunan Draft Bahan Sitasi

Lampiran 2. h Output Draft Bahan Sitasi

Tahapan 3 Lampiran 2. i Notulensi Penyusunan Dafar pustaka

Lampiran 2. j Softfile Daftar Pustaka

(35)

Lampiran 2.b Tangkapan layar Bahan Pustaka Pembuatan Pupuk Bokhasi Dan POC

(36)

Lampiran 2. d Tangkapan layar Bahan Pustaka Praktikum Olahan Ceker

(37)

Lampiran 2. fTangkapan Layar Cover Buku Ajar Dan Modul Untuk Bahan Pustaka

(38)
(39)
(40)
(41)
(42)

Lampiran 2.j Penyusunan Daftar Pustaka

Alfisyahrin, R.R., Siti, A., Eko, N. 2014. Analisis Respon Stakeholders Terhadap Program Pemberdayaan Masyarakat Home Industri Pengolahan Ceker dan Bulu Ayam di Kelurahan Kampung Mandar Banyuwangi. Jurnal Ilmu-ilmu Peternakan 25(2):62-70.

Anggraeni, D.A., Simon, B.W, Dian, W.N. 2014. Proporsi Tepung Porang (Amorphophallus Muellri Blume) : Tepung Maizena Terhadap Karakteristik Sosis Ayam. Jurnal Pangan dan Agroindustri 2(3): 214-223.

Ansur, P., Ratih, K. 2018. Modul Praktikum Teknologi Pupuk dan Pemupukan. Jurusan Agroteknologi. Universitas Gunadarma.

Estiasih, T., Joni,K. 2016. Peningkatan Kapasitas dan Efisiensi Produksi Keripik Usus Pepaya di Kelompok Wanita Tani Sari Rejo Kecamatan Tumpang, Kabupaten Malang. Jurnal Teknologi Pangan 7(3): 124-130

Fona, Z., Eka, K., Raudah. 2017. Pengembangan Unit Usaha Nugget Sehat di Politeknik Negeri Lhoksumawe. Jurnal Pengabdian Masyarakat Agrokretif. Gesriantuti, N., Elsie, Israwati, H., Nofripa, H., Yerry, B.2017. Pemanfaatan Limbah

Organik Rumah Tangga Dalam Pembuatan Pupuk Bokhasi di Kelurahan Tuah Karya, Kecamatan Tampan, Pekanbaru. Jurnal Untukmu Negeri 1(1): 72-77. Hartawan, M.,dkk. 2016. Penuntun Praktikum Teknologi Hasil Ternak. Fakultas

Peternakan. Universitas Udayana.

Kuswara,S.,dkk.2017. Produksi Pangan Untuk Industri Rumah Tangga Krupuk Ceker Goreng. Badan Pengawasan Obat dan Makanan.

Muntikah, Marzam, R. 2017. Ilmu Teknologi Pangan. Bahan Ajar. Pusat Sumber Daya Manusia Kesehatan. Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia. Kementrian Kesehatan.

Nugroho, W.T. 2018. Diktat Praktikum Pasca Panen Peternakan. Program Studi Peternakan. Fakultas Pertanian. Universitas Tidar.

Nurwanto, Sri, M. 2003. Teknologi Hasil Ternak. Buku Ajar. Fakultas Peternakan. Universitas Diponegoro Semarang.

Palupi, R. 2015. Buku Petunjuk Laboratorium Teknologi Pengolahan Daging. Program Studi Peternakan Fakultas Pertanian. Universitas Sriwijaya.

Patriani, P.,dkk. 2020. Teknologi Pengolahan Daging. Medan : Anugrah Jaya Press. Sugiarto,N.M, Toana,Nova, R, Haerani, Marhaeni, Sri, S.2018. Prosiding SEMNAS

PERSEPSI III MANADO: Penambahan Beberapa Sayuran Pada Nugget Ayam.Manado: Unsrat Press.

Suryaningsih, W. 2014. Karakterisasi Sosis Ayam Dengan Penambahan Edamame Sebagai Bahan Subtitusi. Jurnal Ilmiah Inovasi 13(3): 296-305.

(43)

Tass, A.M., Fitrianingsih, Dedem, S. 2019. Inobasi Penganeragaman Produk Olahan usus Pada kelompok Warung Bakso Di Kecamatan Baruga Kota Kendari. Jurnal pengamas 2(2):144-151.

Tim Pengajar. 2015. Penuntun Praktikum Teknologi Pengolahan Limbah Ternak. Laboratorium Jurusan Ilmu Peternakan. Fakultas Sains dan teknologi. Universitas Islam Negeri Alauddin Makasar.

(44)

Lampiran 3. Bukti Fisik Kegiatan 3 : Penyusunan Draft Modul Praktikum

Tahapan Lampiran Keterangan

Output Draft Modul Praktikum

Lampiran 3.a Lembar kendali mentor kegiatan 3

Tahapan 1 Lampiran 3.b Dokumentasi Hardfile draft modul praktikum BAB I Pendahuluan

Lampiran 3. c Dokumentasi Hardfile draft modul praktikum BAB II Praktikum ke -1: Pembuatan Pupuk Bokhasi

Tahapan 2 Lampiran 3. d Dokumentasi Hardfile draft modul Praktikum BAB II Praktikum ke -2 : Pembuatan Pupuk Organik Cair

Lampiran 3. e Dokumentasi Hardfile draft modul praktikum BAB III Praktikum ke– 3: Pembuatan Nugget Dari Hati Ayam

Lampiran 3. f Dokumentasi Hardfile draft modul praktikum BAB III Praktikum ke -4: Pembuatan Rendang Dari Hati dan Rempela Ayam

Lampiran 3. g Dokumentasi Hardfile draft modul praktikum BAB IV Praktikum ke -5: Pembuatan Gantungan Kunci Dari Ceker Ayam

Lampiran 3. h Dokumentasi Hardfile draft modul praktikum BAB IV Praktikum ke -6: Pembuatan Olahan Rica -Rica Ceker Ayam

Lampiran 3. i Dokumentasi Hardfie draft modul praktikum BAB V Praktikum ke -7: Pembuatan Kripik Usus Ayam

Lampiran 3. j Dokumentasi Hardfile draft modul praktikum BAB V Praktikum ke-8 : Pembuatan Sosis Dari Usus Ayam

Lampiran 3. k Dokumentasi Hardfile drfat modul praktikum BAB VI : Penutup

Lampiran 3. l Dokumentasi Hardfile draft modul praktikum : Daftar Pustaka

(45)

Lampiran 3.a. Lembar Kendali Mentor Kegiatan 3

(46)

Lampiran 3. BDokumentasi Draft Modul Praktikum BAB II Pembuatan Pupuk Bokhasi dan Pupuk Organik Cair, Praktikum Ke – 1 : Pembuatan Pupuk Bokhasi

Lampiran 3.c. Dokumentasi Draft Modul Praktikum BAB II, Praktikum ke -2 : Pembuatan Pupuk Organik cair

(47)

Lampiran 3. e. Dokumentasi Draft Modul Praktikum BAB III, Praktikum ke -3 : Pembuatan Nugget dari Hati Ayam

(48)

Lampiran 3. f. Dokumentasi Draft Modul Praktikum BAB III, Praktikum ke -4 : Pembuatan Rendang Dari Hati Ayam

Lampiran 3. g. Dokumentasi Draft Modul Praktikum BAB IVI, Praktikum ke -5 :

(49)

Lampiran 3. h. Dokumentasi Draft Modul Praktikum BAB IV, Praktikum ke -6 : Pembuatan Olahan Rica-Rica dari Ceker Ayam

Lampiran 3.i. Dokumentasi Draft Modul Praktikum BAB V, Praktikum ke -7 : Pembuatan Kripik Usus Ayam

(50)

Lampiran 3. j. Dokumentasi Draft Modul Praktikum BAB V, Praktikum ke -8 : Pembuatan Sosis Dari Usus Ayam

(51)
(52)

Lampiran 4. Bukti Fisik Kegiatan 4 : Meminta Review Oleh Dosen Sejawat

Tahapan Lampiran Keterangan

Output Hasil Review Dosen Sejawat

Lampiran 4.a Lembar Kendali Mentor

Tahapan 1 Lampiran 4.b Softfile Form Review Modul Praktikum

Lampiran 4. c Tangkapan layar komunikasi dengan teman dosen sejawat, menggunakan media sosial tentang permohonan review

Tahapan 2 Lampiran 4. d Dokumentasi pertemuan dengan dosen sejawat mengenai permohonan review dan pemberian form review modul praktikum

Lampiran 4. e Notulensi hasil pertemuan dengan dosen sejawat

Tahapan 3 Lampiran 4. f Dokumentasi hardfile form hasil review

(53)

Lampiran 4.b. Softfile Form Review Modul Praktikum

FORM REVIEW MODUL PRAKTIKUM INOVASI TEKNOLOGI PENGOLAHAN LIMBAH

Nama Reviewer : ... Jabatan : ...

Analisa Review Modul Praktikum 1. Kelebihan Modul 2. Kekurangan Modul ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ... ...

(54)

Lampiran 4. c Tangkap Layar Dokumentasi Melakukan Komunikasi dengan Dosen Sejawat Melalui media sosial

(55)

Lampiran 4. d.Dokumentasi pertemuan dengan dosen sejawat

Pertemuan dengan Dosen Sejawat (Bapak Adiguna Wahyu, S.)

Pertemuan dengan Dosen Sejawat (Bapak M. Kholill.)

Pertemuan dengan Dosen Sejawat (Bapak M. Fuad.)

(56)
(57)
(58)

Lampiran 5. Bukti Fisik Kegiatan 5 : Pelaksanaan Revisi Draft Modul Praktikum

Lampiran 5.a. Lembar Kendali Mentor Kegiatan 5

Tahapan Lampiran Keterangan

Tahapan1 Lampiran5.b

Dokumentasi foto melaksanakan analisa Review

Lampiran5.c Notulensi Hasil Review

Dosen Sejawat

Tahapan2 Lampiran5.d Dokumentasi kegiatan

konsultasi dengan mentor mengenai hasil revisi penyusunan draft modul praktikum

Lampiran5.e Notulensipelaksanaanrevisi

draftmodulpraktikum

Tahapan3 Lampiran5.f Dokumentasi hardfile draft

modul praktikum yang telah direvisi

(59)

Lampiran5.aDokumentasiPelaksanaanAnalisaHasilReviewModulPraktikum

(60)

Lampiran5.cDokumentasikegiatankonsultasidenganmentoruntuk pelaksanaan revisimodulpraktikum

Lampiran5.d.NotulensiKonsultasidenganMentorTentangPelaksanaanRevisi (Perbaikan) ModulPraktikum

(61)
(62)

Lampiran 6. Bukti Fisik Kegiatan 6 : Finalisasi Draft Modul Praktikum

Tahapan Lampiran Keterangan

Ouput Modul Praktikum

Lampiran 6.a Lembar Kendali Mentor

Tahapan 1 Lampiran 6.b Dokumentasi foto

pembuatan cover modul praktikum

Lampiran 6.c Dokumentasi cover modul

praktikum

Tahapan 2 Lampiran 6. d Dokumentasi hardfile

modul praktikum

(63)

Lampiran 6.b. Dokumentasi Pembuatan Cover Modul Praktikum

(64)
(65)

Lampiran 7. Softfile Modul Praktikum Inovasi Teknologi Pengolahan Limbah

(66)

MODUL PRAKTIKUM

INOVASI TEKNOLOGI

PENGOLAHAN LIMBAH

PROGRAM STUDI PENGOLAHAN HASIL TERNAK UNGGAS (PHTU) AKADEMI KOMUNITAS NEGERI PUTRA SANG FAJAR BLITAR

(67)

HALAMAN PENGESAHAN

Jenis Bahan Ajar : Modul Praktikum

Mata Kuliah : Inovasi Teknologi Pengolahan Limbah

Materi : 1. Pembuatan Pupuk Bokhasi dari

Kotoran Ayam

2. Pembuatan Pupuk Organik Cair dari Kotoran Ayam

3. Pembuatan Nugget dari Hati Ayam 4. Pembuatan Rendang dari Hati Ayam 5. Pembuatan Gantungan Kunci Dari

Ceker Ayam

6. Pembuatan Olahan Rica Rica dari Ceker Ayam

7. Pembuatan Kripik Usus Ayam 8. Pembuatan Sosis dari Usus Ayam

Semester : II

Penyusun : Anang Widigdyo, M.Pt

Program Studi : Diploma II Pengolahan Hasil Ternak Unggas

Blitar, 09 September 2020 Koordinator Program Studi Diploma II Pengolahan Hasil Ternak Unggas (PHTU)

David Kurniawan, S.Pt, M.P NIP. 199204042019031016

(68)

FORMULIR SERAH TERIMA

Koordinator Program Studi Diploma II Pengolahan Hasil Ternak Unggas menyatakan bahwa :

Nama : Anang Widigdyo, M.Pt

NIP : 198410012019031011

Program Studi : Pengolahan Hasil Ternak Unggas

Telah menyerahkan modul praktikum dengan judul Modul Praktikum Inovasi Teknologi Pengolahan Limbah kepada program studi untuk digunakan dalam proses pembelajaran.

Demikian surat keterangan ini agar dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Blitar, 09 September 2020 Koordinator Program Studi Diploma II Pengolahan Hasil Ternak Unggas

David Kurniawan, S.Pt, M.P NIP. 199204042019031016

(69)

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas berkat rahmat dan hidayahNya “Modul Praktikum Inovasi Teknologi Pengolahan Limbah” dapat saya selesaikan.

Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu dan membimbing kami dalam menyelesaikan modul praktikum ini. Kepada rekan-rekan sejawat yang telah mendukung dan membantu kami sehingga dapat bersama-sama menyelesaikan penyusunan modul praktikum ini.

Kami menyadari masih banyak kekurangan dan kesalahan dalam penulisan modul praktikum ini. Oleh sebab itu, kami mengharapkan kritik dan saran dari pembaca untuk menjadi acuan bagi penyusun untuk menjadi lebih baik lagi.

Semoga modul praktikum ini dapat menambah wawasan para pembaca dan dapat bermanfaat untuk perkembangan dan peningkatan ilmu pengetahuan.

Blitar, 09 September 2020

Penyusun

(70)

Hal Judul

Halaman Pengesahan... ii Formulir Serah Terima... iii Kata Pengantar... iv Daftar isi... v Daftar Lampiran ... vi BAB I Pendahuluan

1.1. Tata Tertib Pelaksanaan Praktikum... 1 1.2. Format Penyusunan Praktikum ... 1 BAB II Pembuatan Pupuk Dari Limbah Ternak Unggas

2.1. Praktikum ke-1 : Pembuatan Pupuk Bokhasi Dari

Kotoran Ayam... 4 2.2. Praktikum ke-2 : Pembuatan Pupuk Organik Cair

(POC) Dari Kotoran Ayam... 13 BAB III Produk Olahan Hati Ayam

3.1. Praktikum ke-3 : Pembuatan Nugget dari Hati Ayam.... 21 3.2. Praktikum ke-4 : Pembuatan Rendang dari Hati Ayam.. 31 BAB IV Produk Olahan Ceker Ayam

4.1. Praktikum ke-5 : Pembuatan Gantungan Kunci Dari

Ceker Ayam... 38 4.2. Praktikum ke-6 : Pembuatan Olahan Rica Rica

Ceker Ayam ... 46 BAB V Produk Olahan Usus Ayam

5.1. Praktikum ke-7 : Pembuatan Kripik Usus Ayam... 51 5.2. Praktikum ke-8 : Pembuatan Sosis Dari Usus Ayam... 58 Daftar Pustaka... 66

(71)

Hal Lampiran 1. Contoh Halaman Judul Laporan Praktikum... 67 Lampiran 2. Perbandingan Karbon dan Nitrogen Bahan

Organik... 68

(72)

1.1. Tata Tertib Pelaksanaan Praktikum

1. Toleransi keterlambatan 15 menit, jika lebih tidak diperkenankan mengikuti pratikum

2. Praktikan yang tidak mengikuti praktikum sebanyak satu (1) kali atau lebih dinyatakan tidak lulus Praktikum Inovasi Teknologi Pengolahan Limbah

3. Selama praktikum, praktikan wajib mengenakan jas praktikum 4. Dilarang memakai kaos oblong, sandal, makan dan minum selama

praktikum berlangsung.

5. Mahasiswa yang tidak mengikuti praktikum karena sakit, harus menyertakan surat keterangan dokter.

6. Mahasiswa yang tidak mengikuti praktikum karena tugas dari kampus, kegiatan kemahasiswaan, seminar harus menyertakan surat tugas dari kabag kemahasiswaan atau dari kaprodi.

7. Sebelum praktikum dimulai, mahasiswa sudah memahami materi praktikum yang bersangkutan.

8. Setelah praktikum dilaksanakan mahasiswa harus membersihkan dan menyimpan semua alat dan bahan yang digunakan pada tempatnya.

9. Kerusakan alat selama praktikum berlangsung menjadi tanggungjawab mahasiswa.

1.2. Format Laporan Praktikum

Penyusunan laporan praktikum berisi : 1. Judul

Judul berisi judul Praktikum dengan format tulisan ARIAL ukuran 14, Logo AKN

Nama dan NIM mahasiswa, dan Footer Fakultas

(73)

2. Daftar Isi 3. Daftar Tabel 4. BAB I Pendahuluan

A. Latar Belakang : berisi tentang penjelasan ringkas mengenai konsep yang relevan dengan tema praktikum.

B. Rumusan Masalah : berisi permasalahan yang melatar belakangi tujuan

C. Tujuan : berisi konsep yang ingin di uji dan ingin di ketahui hasilnya. 5. BAB II Tinjauan Pustaka : Berisi tentang referensi arikel ilmiah yang

mendasari tema pratikum 6. BAB III Materi dan Metode :

‘Waktu Pelaksanaan Praktikum

A. Materi Praktikum Berisi Alat dan Bahan Yang digunakan B. Prosedur Kerja

C. Metode Pelaksanaan Praktikum berisi indikator yang di uji 7. BAB IV Hasil dan Pembahasan:

A. Hasil Pengamatan

Berisi tentang hasil pengamatan bisa dalam bentuk tabel, gambar, dll.

B. Pembahasan

Berisi tentang uraian hasil praktikum serta perbandingan hasil praktikum dengan referensi ilmiah sebelumnya.

8. BAB V Penutup

A. Kesimpulan Berisi tentang jawaban dari tujuan praktikum B. Saran berisi masukan terkait penelitian untuk tahap lanjut 9. Daftar Pustaka

1. Sumber pustaka primer, jurnal, paten, disertasi, tesis dan buku teks yang ditulis dalam 10 tahun terakhir,

(74)

2. Penggunaan pustaka di dalam pustaka, buku populer dan pustaka dari internet sebaiknya dihindari kecuali jurnal dari instansi pemerintah atau swasta.

3. Abstrak tidak diperbolehkan sebagai rujukan

10. Laporan Praktikum di susun dalam ukuran A4, Font tipe Arial, Ukuran 11pt, Spasi 1,5.

(75)

2.1. PRAKTIKUM KE - 1 : PEMBUATAN PUPUK BOKHASI DARI KOTORAN AYAM

2.1.1. Pokok Bahasan :

1. Pembuatan pupuk bokhasi dari kotoran ayam 2. Uji kualitas pupuk bokhasi

2.1.2. Tujuan Praktikum :

1. Mengetahui teknik pembuatan pupuk bokhasi dari kotoran ayam 2. Mengetahui proses pengujian kualitas pupuk bokhasi yang meliputi

uji sifat fisik (organoleptik), pH, suhu selama pengomposan, dan indeks perkecambahan.

2.1.3. Landasan Teori

Pupuk Bokhasi merupakan pupuk yang dihasilkan dari fermentasi bahan bahan organik seperti serbuk gergaji, sekam dan kotoran hewan. Kata bokhasi diambil dari bahasa Jepang yang berarti bahan organik yang terfermentasi. Untuk mempercepat proses fermentasi bahan organik dalam pembuatan pupuk bokhasi dengan menggunakan mikroorganisme pengurai yang berperan dalam proses pelapukan bahan pupuk bokhasi. Beberapa mikroorganisme yang dapat digunakan sebagai dekomposer pada proses pembuatan pupuk bokhasi diantaranya Lactobasillus Sp., Azotobacter Sp., ragi, bakteri fotosintetik, dan jamur pengurai selulosa (Ansur, dkk, 2018). Higa dan James (1997) dalam Taufalia,dkk (2014) menyatakan bahwa hasil fermentasi bahan organik oleh mikoorganisme effektif adalah asam laktat dan asam amino yang dapat diserap langsung oleh tanaman sebagai antibiotik yang dapat menekan pertumbuhan mikroorganisme

BAB II

PEMBUATAN PUPUK DARI LIMBAH

(76)

yang merugikan. Bahan organik yeng terkadung pada pupuk bokhasi dapat memperbaiki sifat kimia, sifat fisik dan sifat biologis tanah. Untuk meningkatkan aktivitas mikroba yang digunakan dalam proses fermentasi dapat ditambahkan dedak atau bekatul yang berfungsi sebagai substrat mikroba pengurai.

Perbandingan nilai kandungan karbon dan nitorgen mempengaruhi aktivitas mikroba pengurai pada proses pembuatan pupuk bokhasi. Unsur karbon (C) dimanfaatkan sebagai sumber energi mikroba tanah dalam proses metabolisme dan perbanyakan sel. Sementara itu, unsur nitrogen (N) digunakan untuk sintesis protein dan pembentukan protoplasma. Proses penguraian pada pupuk bokhasi akan berjalan lambat jika kandungan nilai C/N bahan organik yang digunakan terlalu tinggi. Sebaiknya, jika kandungan karbon atau nilai C/N suatu bahan organik terlalu rendah, maka dalam proses fermentasi akan terbentuk amonia (NH3) dalam jumlah besar. Amonia tersebut

dapat meracuni mikroba pengurai. Nilai C/N yang optimal dalam proses pembuatan bokashi adalah 25/1 hingga 30/1.

Kotoran ayam merupakan salah satu limbah peternakan unggas yang mengandung nilai C/N 10/1. Untuk mencukupi kebutuhan nilai C/N pada pembuatan pupuk bokhasi berbahan kotoran hewan perlu ditambahkan bahan lain sehingga nilai C/N campuran bahan baku tersebut mendekati 30/1. Penggunaan sekam padi yang mempunyai nilai C/N sekitar 60/1 sampai 70/1 dapat mencukupi kebutuhan perbandingan karbon dan nitrogen yang dibutuhkan. Nilai perbandingan karbon dan nitrogen bahan organik yang digunakan pada pupuk bokhasi disajikan pada lampiran 1.

Pembuatan bokashi tidak memerlukan tempat khusus. Dalam gudang atau gubuk juga dapat dilakukan. Perlu diperhatikan, proses tersebut tidak terkena matahari maupun hujan secara langsung. Oleh karenanya, tempat pembuatan diusahakan beratap. Bila pengomposan

(77)

dilakukan di atas tanah, sebaiknya diberi alas, misalnya plastik, terpal atau dedaunan.

Kualitas pupuk bokhasi dapat diketahui dengan melakukan pengujian organoleptik dengan tujuan untuk mengamati sifat-sifat fisik pupuk selama proses pengomposan. Pengkuran pH dilakukan untuk mengetahui aktifitas mikroorganisme pengurai selama pengomposan. Untuk mengetahui kematangan selama pengomposan dilakukan pengamatan reduksi pupuk bokhasi yang dihasilkan. Pengujian indeks perkecambahan pada pupuk bokhasi dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui tingkat toksisitas pupuk.

2.1.4. Alat dan Bahan Alat

- Sekrup - pH meter - Ember - Termometer - Tong komposter - Gelas ukur 500 ml

- Plastik penutup - Kertas saring whatman no 42 - Terpal - Gelas ukur 10 ml

- Timbangan digital - Pengaduk kayu

Bahan

- Kotoran ayam Bekatul - Sekam padi - Molase/tetes

- Starter EM4 Pertanian

- Air

(78)

2.1.5. Prosedur Praktikum

Pembuatan Pupuk Bokhasi

1. Menimbang 15 Kg kotoran ayam, sekam padi 5 Kg, Dedak 0,5 Kg 2. Membuat larutan EM4 dengan formulasi 10 L air, 100 ml EM4, 100 ml 3. Mencampur kotoran ayam, sekam padi dan dedak di atas terpal secara

merata.

4. Menyiramkan campuran kotoran ayam dengan larutan EM4 secara merata sampai kandungan air sekitar 30 - 40 %.

5. Adonan pupuk selanjutnya dimasukkan kedalam tong komposer ditutup rapat selama 14 hari.

6. Melakukan pengecekan suhu dengan termometer secara bertahap dan mempertahankan suhu fermentasi 40 -50 0C.

7. Setelah 14 hari pupuk bokasi di keluarkan dari tong komposer dan dilakukan uji kualitas pupuk organik.

Pengukuran Suhu Selama Proses Fermentasi

Pengukuran suhu pada proses pembuatan pupuk bokhasi dilakukan setiap hari dengan menggunakan termometer. Pengukuran di mulai hari ke – 2 sampai hari ke -14. Catat perubahan suhu setiap hari dalam form data pengamatan

Pengukuran Nilai Reduksi Pupuk Selama Proses Fermentasi

1. Timbang berat awal adonan pupuk sebelum dilakukan proses fermentasi di dalam tong komposer.

2. Timbang berat akhir pupuk setelah dilakukan proses fermensi menggunakan timbangan digital.

Nilai reduksi pupuk selama proses fermentasi dapat diperoleh dari berat awal pupuk dikurangi dengan berat akhir pupuk setelah proses fermentasi.

(79)

Nilai reduksi = Berat Awal Pupuk Sebelum Fermentasi – Berat Akhir Pupuk Setelah Fermentasi

Pengukuran pH (Derajat Keasaman) Pupuk Selama Proses Fermentasi

Alat pH meter distandarisasi terlebih dahulu. Ujung elektroda di masukan pada adonan pupuk di beberapa tempat. Ujung elektroda di angkat dari adonan pupuk jika pembacaan nilai pH meter telah konstan. Pengukaran pH dilakukan setiap hari sampai hari ke -14 dengan menggunakan alat pH meter. Catat nilai pH setiap pengukuran dalam form hasil pengamatan. Pengukuran pH dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui perubahan pH yang terjadi selama proses fermentasi pembuatan pupuk bokhasi.

Pengukuran Indeks Perkecambahan

Sediakan 20 butir benih seledri, kemudian tanam benih seledri di kertas saring whatman ukuran no 42. Timbang 20 gr pupuk bokhasi, kemudian larutkan dengan air 20 ml. Selanjutnya siramkan 10 ml larutan pupuk bokhasi secara merata pada kertas saring whatman yang sudah ditebar benih seledri. Amati dan catat proses perkecambahan benih seledri. Indeks perkecambahan dihitung dari presentase jumlah benih seledri yang tumbuh dalam media yang telah ditambahkan cairan pupuk bokhasi.

Indeks Perkecambahan = jumlah benih yang tumbuh x 100 % Jumlah benih yang ditanam

Pengamatan Organoleptik Pupuk Bokhasi

Pengamatan organoleptik pupuk bokhasi dilakukan dengan menggunakan indikator warna, bau dan tektur. Amati warna, bau,

(80)

tekstur pupuk sebelum dan sesudah terjadi proses fermentasi. Indikator penilaian organoleptik pupuk bokhasi dapat tampilkan sebagai berikut : 1. Warna Skor Warna 1 Coklat kehitaman 2 Hitam 3 Sangat Hitam 2. Bau Skor Bau 1 Sangat Menyengat 2 Menyengat 3 Agak Menyengat 3. Tekstur Skor Tekstur 1 kasar 2 Agak lembut 3 Lembut 2.1.6. Hasil Pengamatan

Lembar Pengamatan Suhu dan pH Selama Proses Fermentasi

Hari ke Suhu (0C) Derajat keasmaan (pH)

1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12

(81)

13 14

Lembar Pengamatan Nilai Reduksi Pupuk Bokhasi

Berat Awal Pupuk Sebelum Proses Fermentasi

Berat Akhir Pupuk Setelah Proses Fermentasi

Selisih

Lembar Pengamatan Nilai Indeks Perkecambahan Pupuk Bokhasi

Jumlah benih yang tumbuh pada media tanam

Jumlah benih yang tidak tumbuh pada media tanam

Persentase jumlah benih yang tumbuh pada media tanam

Lembar Pengamatan Organolaeptik

Parameter Pupuk Sebelum Proses Fermentasi Pupuk Setelah proses fermentasi Warna Bau Tekstur

(82)

2.1.7. Pembahasan

(83)

2.1.8. Evaluasi

Buatlah laporan praktikum sesuai dengan prosedur penyusunan praktikum. Carilah referensi pendukung untuk membahas praktikum yang telah dilaksanakan.

(84)

2.2. PRAKTIKUM KE - 2 : PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR (POC)

2.2.1. Pokok Bahasan :

1. Pembuatan Pupuk Organik Cair 2. Uji Kualitas Pupuk Organik Cair

2.2.2. Tujuan Praktikum :

1. Mengetahui proses pembuatan pupuk organik cair 2. Mempelajari cara uji kualitas pupuk organik cair

2.2.3. Landasan Teori

Pupuk organik adalah salah satu bahan yang dapt memperbaiki tingkat kesuburan tanah. Hal ini sesuai dengan pendapat Rohendi (2005) yang menyatakan, pupuk organik merupakan salah satu bahan yang sangat penting dalam upaya memperbaiki kesuburan tanah secara aman, dalam arti produk pertanian yang dihasilkan terbebas dari bahan-bahan kimia yang berbahaya bagi kesehatan manusia sehingga aman

dikonsumsi. Ada beberapa jenis pupuk organik sebagai pupuk alam

berdasarkan bahan dasarnya yaitu pupuk kandang, pupuk kompos, humus, pupuk hijau dan pupuk mikroba. Berdasarkan bentuknya, pupuk organik dibedakan menjadi dua yaitu pupuk organik cair dan pupuk organik padat.

Pupuk Cair Organik adalah zat penyubur tanaman yang berasal dari bahan-bahan organik dan berwujud cair. Pupuk cair merupakan salah satu jenis proses fermentasi. Bahan baku pupuk cair yang sangat bagus yaitu bahan organik basah atau bahan organik yang mempunyai kandungan air tinggi seperti sisa buah-buah dan sisa sayuran. Semakin besar kandungan selulosa dari bahan organik (C/N ratio) maka proses penguraian oleh bakteri akan semakin lama.

Beberapa manfaat dari pupuk organik cair yaitu dapat mendorong dan meningkatkan pembentukan klorofil daun sehingga

(85)

meningkatkan kemampuan fotosintesis tanaman dan daya serap nitrogen dari udara, dapat meningkatkan vigor tanaman sehingga tanaman menjadi kokoh dan kuat, meningkatkan daya tahan tanaman terhadap kekeringan, merangsang pertumbuhan cabang produksi, meningkatkan pembentukan bunga dan bakal buah, mengurangi gugurnya dan, bunga, dan bakal buah (Putra, dkk, 2019).

Selain menggunakan bahan organik dari limbah tumbuhan, POC juga dapat dibuat menggunakan limbah industri peternakan salah satunya kotoran ayam. Ansari,dkk (2017) menyatakan bahwa kotoran ayam berfungsi dapat meningkatkan produkstifitas tanaman, memperbaiki sifat kimia dan biologi tanah, memberikan kandungan nutrisi pada tanah, dan memudahkan dalam proses pengolahan tanah. Kandungan unsur hara pada kotoran ayam yaitu Nitrogen 1 %, Fosfor 0,8 %, Kalium 0,4 %, dan kadar air 55 % (lingga, 1991 dalam Sabri, 2017).

Untuk mengetahui kualitas pupuk organik cair, dilakukan pengujian secara kaulitatif dan kuantitatif. Parameter uji yang digunakan dalam penentuan kualitas pupuk organik cair adalah derajat keasaman (pH), Suhu, Electrical Conductivity (EC) dan Jumlah Padatan Terlarut. pH atau derajat keasaman merupakan parameter yang mempengaruhi proses pengomposan pupuk cair. Suhu mempunyai peranan penting dalam proses pembuatan pupuk organik sebagai akibat adanya aktifitas enzim dan mikroba dalam penguraian bahan organik. Electrical

Conductivity (EC) kemampuan larutan dalam menghantar listrik.

Kepekatan larutan merupakan jumlah total padatan yang terlarut (Total

Dissolved Solutes). Pengukuran total padatan terlarut bertujuan untuk

mengetahui konsentrasi pupuk organik cair yang dibuat.

2.2.4. Alat dan Bahan Alat

Gambar

Gambar 1. Struktur Organisasi AKN Putra Sang Fajar Blitar
Tabel 1. Formulir Pelaksanaan  Aktualisasi
Tabel 2. Jadwal Pelaksanaan  Kegiatan Aktualisasi
Tabel 3. Kendala Dan Strategi Penyelesaiannya

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait