Sambutan/Pengarahan
Sosialisasi P2M & HKI
KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN
KOORDINASI PERGURUAN TINGGI SWASTA WILAYAH VII
Jl. Dr. Ir. H. Soekarno – No,. 177, Surabaya 60117
Sosialisasi Program Penelitian
Bagi Ketua LPPM PTS - Kopertis Wilayah VII
Batu, 10 Oktober 2012
Sugijanto
Koordinator Kopertis Wilayah VII – Jatim
Sugijanto
Jumlah Perguruan Tinggi di Indonesia
5.543 1.6854.393
2.202
3.626
8.033 2.231 4.393
4.496 4.679
2.851
3.016 Jumlah Perguruan Tinggi
Jumlah Penduduk (ribu jiwa)
Legenda
TRI DHARMA PT
UU 20TAHUN 2003 SISDIKNAS:
Pasal 20 ayat 2: Perguruan Tinggi berkewajiban
menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan
pengabdian kepada masyarakat.
Pasal 24 ayat 1: Dalam menyelenggarakan
pendidikan dan pengembangan ilmu
pengetahuan, pada PT berlaku kebebasan
akademik dan kebebasan mimbar akademik serta
otonomi keilmuan.
Pasal 24 ayat 2: Perguruan Tinggi memiliki
Pendidik
Penyebaran
Pengetahuan
dan Budaya
Pemeliharaa
n dan
Penyebaran
Pengetahuan
dan Budaya
Pemanfaat
Peran Pendidikan Tinggi
Peran Pendidikan Tinggi
P
Penelitian & Pengembangan
Publikasi
Ekonomi Berbasis Pengetahuan
(Knowledge Based Economy)
Knowledge Production
Penelitian
Innovation
Entrepreneurship
Knowledge Transmission
Pendidikan
Human Capital
Knowledge Transfer
Peng.Masy
.
ICT
MEMBANGUN BUDAYA AKADEMIK DALAM
PERSPEKTIF KEHIDUPAN BERBANGSA DAN
BERNEGARA
PT Unggul PT Unggul
K
BUDAYA/SUASANA AKADEMIK
BUDAYA/SUASANA AKADEMIK
Pengaku an Pengaku
an StandarStandar Daya MAKMUR SEJAHTERA
D
PERGURUAN TINGGILINGKUNGAN PERGURUAN TINGGI
DOSEN
DOSEN
ETIKA AKADEMIK
MAHA
SISWA
MAHA
SISWA
ORIENTASI/ARAH
PERKEMBANGAN BUDAYA AKADEMIK
ORIENTASI/ARAH
PERKEMBANGAN BUDAYA AKADEMIK
MASYARAKAT AKADEMIK
NILAI-NILAI LUHUR
NILAI-NILAI LUHUR
BUDAYA AKADEMIK
BUDAYA AKADEMIK
Sumber:Pelaksanaan Pendidikan Karakter
di Perguruan Tinggi
KEGIATAN KESEHARIAN KEGIATAN
KEMAHASIS WAAN
Integrasi ke dalam kegiatan kemahasiswaan antara lain: Pramuka, Olahraga, Karya Tulis, Seni
Integrasi ke dalam kegiatan pendidikan, penelitian dan pengabdian kpd
masyarakat yang berkarakter
Pembiasaan dalam kehidupan keseharian di Perguruan Tinggi
Penerapan pembiasaan kehidupan keseharian di lingkungan keluarga, asrama, dan masyarakat BUDAYA PT
(KAMPUS)/ BUDAYA ORGANISASI
Perspektif Nilai-nilai karakter dlm totalitas
Budaya Akademik TRI DHARMA
PERGURUAN TINGGI
BUDAYA AKADEMIK
Peningkatan Kualitas Produk
Perguruan Tinggi Khususnya Dosen
P2M – Karil
Pe
Pembelajaran
Lulusan
Lulusan
Pe
Penelitian dan
Pengabdian
Masyarakat
Penelitian dan
Pengabdian
Masyarakat
Karya
Ilmiah,
Paten,
Prototip
Karya
Ilmiah,
Paten,
Proposal, Laporan, Paten, Produk Komersial .
Karya Tulis,
Proposal, Laporan, Paten, Produk Komersial .
Prasarana, Sarana, Sistem & Prosedur
Prasarana, Sarana, Sistem & Prosedur
Sumber Daya Manusia (Terutama Dosen)
Sumber Daya Manusia (Terutama Dosen)
Pendanaan
(saling mendukung dan terkait)
Pentingnya Penelitian di Perguruan
Tinggi
Pentingnya Penelitian di Perguruan
Tinggi
Perguruan Tinggi adalah sumber penting penelitian&pengembangan
• Lebih dari 50% penelitian dasar yang menghasilkan terobosan-terobosan pemikiran yang memungkinkan munculnya industri-industri baru
dilaksanakan di perguruan tinggi.
• Perguruan tinggi memiliki misi yang lebih luas dalam menerjemahkan hasil litbang menjadi produk dan perusahaan baru
• 15 % penelitian terapan dilaksanakan melalui inovasi yang dimulai di
kampus yang kemudian diserap menjadi bisnis melalui paten, start-up, dan pengaturan konsultansi antara dosen dan industri.
National Science Foundation (2007), NSF Report 07-317; Litan, R.E. et al (2007). “Commercializing University Innovations: A Better Way,” in Innovation Policy and the Economy, vol. 8. MIT Press.
Pembelajaran sarjana adalah kegiatan utama perguruan tinggi yang memungkinkan perguruan tinggi berhasil melaksanakan penelitian maju (advanced research) dan pendidikan pasca sarjana.
Budaya
yang
dibentuk
melalui
publikasi
karya
ilmiah
Budaya
yang
dibentuk
melalui
publikasi
karya
a Tulis
Buday
a Tulis
Buday
Budaya mengh
ar-gai orang
lain
Budaya mengh
Pembudayaan Melalui Publikasi
Karya Ilmiah
Publika
- Mampu membaca karya
ilmiah
- Mampu menulis karya ilmiah (analitis)
- Mengenali jurnal ilmiah
untuk mencari rujukan
-Memudahkan
tanggung jawab terhadap keaslian karya bimbingannya
-Memudahkan
pemenuhan angka kredit
-Memudahkan
menjalankan perannya
-Menyemarakkan
kehidupan kampus
-Meningkatkan reputasi
PT
- Meningkatkan reputasi negara
Sasaran dan Manfaat Publikasi Karya
Ilmiah
•
Plagiarisme semakin marak, tidak hanya oleh
mahasiswa tetapi juga dosen untuk memperoleh
angka kredit
•
Jurnal ilmiah nasional sulit berkembang
, karena
kurang ajegnya pasokan karya tulis
•
Rendahnya ranking jumlah publikasi Indonesia,
dengan makin banyaknya negara yang memacu
jumlah publikasi dalam beberapa tahun terakhir ini
•
Mahasiswa pasca sarjana masih ada yang
belum tahu cara (memulai) menulis karya ilmiah
•
Sangat sedikit profesional yang mampu menuliskan
ide/saran/usulan lengkap dengan analisis yang
memadai.
POTRET DAYA SAING DI KAWASAN REGIONAL
Belanja Litbang Indonesia dibandingkan dengan negara lain
Cat: GERD : Gross National R&D Expenditure,
BERD : Business R&D Expenditure
Indonesia : 0,08% dari PDB (Pemeritah : Swasta = 81,3% : 18,7%
Thailand : 0,21% dari PDB (Pemeritah : Swasta = 55 % : 45 %
Indonesia : 0,08% dari PDB (Pemeritah : Swasta = 81,3% : 18,7%
Tabel Jumlah Publikasi di Tiap Negara
( 1996 – 2010)
Tabel Jumlah Publikasi di Tiap Negara
( 1996 – 2010)
Sumber : http://scimagojr.com/countryrank.php
Rank Country Documents DocumentsCitable Citations Citation Self-s
Citations per Document 1 US 5.322.590 4.972.679 100.496.612 46.657.626 20,18
2 China 1.848.727 1.833.463 7.396.935 3.937.424 5,66
3 UK 1.533.434 1.392.982 24.535.306 5.911.758 17,42
4 Japan 1.464.273 1.429.881 16.452.234 4.953.600 11,72
5 Germany 1.396.126 1.321.606 20.437.971 5.412.521 15,79
10 India 533.006 507.792 3.211.864 1.102.880 7,27
12 Russia 480.665 476.490 2.456.003 737.059 5,21
21 Turkey 231.178 219.280 1.380.599 383.421 7,54
40 Egypt 64.565 63.415 367.134 78.841 6,79
42 Thailand 59.332 57.509 442.250 79.112 10,18
43 Malaysia 55.211 53.979 218.280 49.855 7,24
63 Banglades 13.657 13.304 80.533 15.521 7,52
64 Indonesia 13.047 12.776 105.759 11.484 10,36
65 Kenya 12.982 12.350 153.702 26.812 13,76
66 UAE 12.914 12.372 68.035 8.154 7,02
68 Vietnam 10.964 10.676 89.244 12.645 11,18
Country Documents DocumentCitable
s Citations Population
Self-Document per Milion Population
Indonesi
a 13.047 12.776 105.759 239.870.937 11.484 10,36 54
Developi ng
Country 3.500.933 3.441.783
17.223.83 6
4.308.776.7
45 6.461.224 4,9 813
World 22.395.845 21.313.314 291.412.922 6.952.939.682 92.381.021 13,01 3221
Sumber : http://scimagojr.com/countryrank.php
Perbandingan Publikasi Dunia dan Indonesia
(1996 – 2010)
1996 1997 1998 1999 2000 2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 20100
Negara
Berkembang
Indonesia
Sumber: http://scimagojr.com/countryrank.php dan http:// www.imf.org/external/index.htm
Sumber: http://scimagojr.com/countryrank.php dan http:// www.imf.org/external/index.htm
Publikasi/Juta Penduduk di Negara
Berkembang vs Indonesia
2001 2002 2003 2004 2005 2006 2007 2008 2009 20100 2000
4000 6000 8000 10000 12000 14000 16000
537 500 656 747 858 976 1042 1206
1639 1975
Malaysia
Thailand Egypt
Indonesia Vietnam
Philip-pines
Sumber: http://scimagojr.com/countryrank.php dan http://www.imf.org/external/index.htm
Sumber: http://scimagojr.com/countryrank.php dan http://www.imf.org/external/index.htm
Pertumbuhan Jumlah Publikasi di Beberapa
Negara
2000 2002 2004 2006 2008 2010 2012
Pertumbuhan Jumlah Publikasi per Juta
Penduduk
Pertumbuhan Jumlah Publikasi per Juta
Penduduk
Sumber
:http://data.worldbank.org/indicator/SP.POP.TOTL?page=1&order=wbapi_data_va lue_1999%20wbapi_data_value&sort=asc
dan http://scimagojr.com/countryrank.php Sumber
:http://data.worldbank.org/indicator/SP.POP.TOTL?page=1&order=wbapi_data_va lue_1999%20wbapi_data_value&sort=asc
dan http://scimagojr.com/countryrank.php
•
Indonesia berpotensi menduduki ranking 12, setara
dengan Brazil, dengan produksi 45 ribu karya ilmiah
per tahun.
•
Realisasinya Indonesia menduduki peringkat 64
dengan 2 ribu karya ilmiah per tahun.
•
Perbedaan mencolok antara potensi dan realisasi ini
menunjukkan perlunya pembenahan
•
Potensi tersebut pasti dapat dicapai melalui gerakan
masal penulisan karya ilmiah, dengan dukungan
semua pihak terutama dari komunitas akademisi.
•
Kemdikbud cq Ditjen Dikti akan memfasilitasi
gerakan massal tersebut dengan menyediakan
dukungan melalui program kerjanya
Ketentuan Dalam Surat Edaran
Ketentuan Dalam Surat Edaran
Mahasisw
Mahasiswa
Tingkat
Magister
Mahasiswa
Tingkat
Magister
h
Mahasiswa
Tingkat
Doktoral
Mahasiswa
Tingkat
Doktoral
K
a
Jurnal Ilmiah Kampus
(Terutama Digital) atau Garuda
Jurnal Ilmiah Kampus
(Terutama Digital) atau Garuda
Jurnal Ilmiah Terakreditasi (Terutama oleh Dikti/ Reviewed)
Jurnal Ilmiah Terakreditasi (Terutama oleh Dikti/ Reviewed)
Jurnal Ilmiah Internasional (Reviewed)
•
Karya ilmiah mahasiswa sebelum lulus pada jenjang
S1, S2, dan S3.
–
S1 : Jurnal/Terbitan Berkala Ilmiah (Skripsi, Hasil
Praktek, Magang, Paper, dll)
–
S2 : Jurnal/Terbitan Berkala Ilmiah Nasional (Thesis)
–
S3 : Jurnal/Terbitan Berkala Ilmiah Internasional (Disertasi)
•
Teknologi Tepat Guna/TTG
•
Prototipe Produk
•
Hak Kekayaan Intelektual (Paten, Hak Cipta, Design,
PVT, dll)
•
Buku Referensi
Proses Publikasi dan Dukungan Dikti
Proses Publikasi dan Dukungan Dikti
Menulis Karya Ilmiah
Menulis Karya
Menulis Karya Ilmiah
Menulis Karya
Jurnal Terakreditas
i Jurnal Terakreditas
i
Jurnal Internasiona
l (reviewed) Jurnal Internasiona
l (reviewed)
Seleksi
Seleksi S
M D
Kenaikan Pangkat
Kenaikan Pangkat GB
Garuda
Garuda
Scopus
Scopus
Dukungan Dikti
Dukungan Dikti
Dukungan Dikti
Dukungan Dikti
Jurnal Kampus (Digital)
Jurnal Kampus (Digital)
Bantuan dari Dikti: 1. Pembuatan Jurnal
Kampus Digital 2. Penerbitan Jurnal
Terakreditasi
3. Biaya Penerbitan pada Jurnal Internasional (reviewed)
Melalui PIM
Potensi Produksi Karya Ilmiah
Potensi Produksi Karya Ilmiah
Jumlah lulusan PT diambil dari:
http://www.psp.kemdiknas.go.id/uploads/Statistik%20Pendidikan/0910/index_pt (1)_0910.pdf
Jumlah lulusan PT diambil dari:
http://www.psp.kemdiknas.go.id/uploads/Statistik%20Pendidikan/0910/index_pt (1)_0910.pdf
No. Jenjang Pendidikan Jumlah Lulusan (2009/2010) Proporsi Lolos ke Scopus Ilmiah di ScopusProduksi Karya
1. Diploma 174.967 -
-2. Sarjana 434.551 0.01 4.346
3. Master 43.729 0.2 8.746
4. Doktor 1.765 1 1.765
TOTAL 655.012 14.857
Jenjang Pendidikan Jumlah Dosen Proporsi Produksi
1. Sarjana 70.037 0.1 7.004
2 Magister 80.752 0.2 16.150
3 Doktor 14.542 0.5 7.271
TOTAL 165.331 30.425
CIS-ABDIMAS-130305
Paradigma Baru:
DP2M-DIKTI
Tim review HKI
ya Keses
uaian Jurnal
Tim rev.Jurnal
revisi
ya Keses
uaian TTG
Tim rev.TTG
revisi
Tim Buku Ajar
revisi
PATEN Artikel TTG Buku Ajar
Laporan, Directoy,
dll Laporan, Directoy,
dll
Hasil
Global competitiveness Index
Jumlah Paten/jumlah Penduduk
(2010)
Dari 142 negara yang disurvey (WEF 2011-2012, posisi GCI bbrp negara sbb:- - Singapura ( 2)
- Malaysia (21) - Brunei (28) - Thailand (39) - Indonesia (46)
Indonesia : 115 paten ( penduduk sekitar 240 juta jiwa) Malaysia : 204 paten (penduduk sekitar 240 juta jiwa)
PENGEMBANGAN PROGRAM DP2M
•
Berkembangnya budaya penelitian dan
pengembangan serta kewirausahaan
•
Makin kokohnya sinergi tridharma
perguruan tinggi
(pendidikan, penelitian dan pengabdian
kepada masyarakat
•
Meningkatnya manfaat dan dampak hasil
penelitian dan pengembangan terhadap
kesejahteraan rakyat dan martabat bangsa
•
Berkembangnya pusat-pusat unggulan
strategis untuk menunjang pengembangan
potensi daerah dan kepentingan sosial
POTRET DAYA SAING DI KAWASAN REGIONAL