• Tidak ada hasil yang ditemukan

Choerunnisa Wulandari Sistem Teknologi Untuk Absensi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Choerunnisa Wulandari Sistem Teknologi Untuk Absensi"

Copied!
4
0
0

Teks penuh

(1)

Lisensi Dokumen:

Copyright © 2008-2017 ilmuti.org

Seluruh dokumen di ilmuti.org dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang disertakan dalam setiap dokumen. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang, kecuali mendapatkan ijin terlebih dahulu dari ilmuti.org

SISTEM TEKNOLOGI UNTUK ABSENSI

Nama Penulis

[email protected]

Abstrak

Dengan dibuatnya sistem absensi biometric ini, pihak sekolah ataupun orang tua siswa dapat memantau informasi data kehadiran siswa dengan cepat tanpa harus

memilah-milah data yang ada, dan dapat melihat laporan yang berkaitan dengan data

tersebut.

Kata Kunci: Tools, Database, Aplikasi, Software

Pendahuluan

Absensi adalah sebuah kegiatan pengambilan data guna mengetahui jumlah kehadiran pada suatu acara. Setiap kegiatan yang membutuhkan informasi mengenai peserta tentu akan melakukan absensi. Hal ini juga terjadi pada proses belajar. Kegunaan absensi ini terjadi pada pihak pelajar dan pihak pengada proses belajar mengajar.

(2)

Lisensi Dokumen:

Copyright © 2008-2017 ilmuti.org

Seluruh dokumen di ilmuti.org dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang disertakan dalam setiap dokumen. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang, kecuali mendapatkan ijin terlebih dahulu dari ilmuti.org

Pembahasan

Berkembangnya teknologi komunikasi, dan sistem informasi, maka semakin

banyak pula di buat sistem absensi, dan informasi akademik. Pengembangan sistem

absensi yang lebih modern dengan memperhatikan sisi kejujuran memang perlu

dibangun sebagai pengganti absensi manual menggunakan kertas.

Sistem Absensi ini sekaligus dapat menjadi standart baru pada sistem absensi di

lingkungan Pendidikan. Dipilihnya sistem absensi fingerprint berbasis teknologi

komunikasi dalam bentuk SMS ini dikarenakan lebih praktis, murah, dan efisien untuk

menyampaikan informasi. Orang tua tidak perlu repot lagi datang ke sekolah hanya

untuk mengetahui kehadiran atau absensi dari putra/putrinya. Adapun untuk proses

absensinya menggunakan mesin absensi sidik jari yang sudah terkoneksi dengan

komputer dan siap melakukan pencocokan sidik jari, maupun pengambilan data sidik

jari.

Dengan teknologi SMS Gateway, orang tua akan lebih mudah untuk

memperoleh informasi kehadiran putra/putrinya. Dari sisi siswa/siswi, diharapkan akan

semakin memupuk sikap disiplin dalam hal waktu karena secara tidak langsung aplikasi

ini akan menumbuhkan sikap mental tepat waktu pada siswa/siswi, dan diharapkan

aplikasi ini dapat memperbaiki segala Absensi yang digunakan pada Lingkungan

Sekolah sejauh ini masih menggunakan cara manual.

Dengan dibuatnya sistem absensi biometric ini, pihak sekolah ataupun orang tua

siswa dapat memantau informasi data kehadiran siswa dengan cepat tanpa harus

memilah-milah data yang ada, dan dapat melihat laporan yang berkaitan dengan data

tersebut.

(3)

Lisensi Dokumen:

Copyright © 2008-2017 ilmuti.org

Seluruh dokumen di ilmuti.org dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang disertakan dalam setiap dokumen. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang, kecuali mendapatkan ijin terlebih dahulu dari ilmuti.org

mengimplementasikan sistem, dan melakukan pembahasan terhadap hasil implementasi sistem.

Pengambilan data absensi ini sendiri dilakukan secara manual memiliki banyak kekurangan, seperti data yang tidak valid ketika data yang masuk salah. Kekurangan lain dari pengambilan data secara manual adalah hilang atau rusaknya data yang ada. Kekurangan lain adalah kurangnya efisiensi dan efektifitas pada pengolahan data.

Untuk pengelolaan atau pembuatan sistem absensi sidik jari atau disebut cekclok memiliki beberapa tahapan, untuk tahap awal yaitu sebuah perancangan sistem dimana perancangan bertujuan mengetahui proses demi proses yang ada atau yang berjalan dalam sistem absensi tersebut. Untuk tahap kedua yaitu, bertujuan agar sebuah perusahaan memantau itikad dari karyawan yang melakukan absensi sendiri. Lalu yang terakhir, untuk perancangan interface, menjelaskan bagaimana sistem ini digunakan atau berproses.

Penutup

Sistem absensi yang digunakan saat ini adalah sistem absensi menggunakan

kertas yang dilakukan dua kali dalam sehari untuk absen pagi dan siang. Sistem absensi

tersebut memiliki banyak kelemahan, yang utama yaitu mempermudah para pegawai

yang ingin menitipkan tanda tangan absensinya sehingga data dapat dengan mudah

untuk dimanipulasi.

Referensi

http://budipurnomoagung.blogspot.co.id/2014/12/analisis-sistem-absensi.html

(4)

Lisensi Dokumen:

Copyright © 2008-2017 ilmuti.org

Seluruh dokumen di ilmuti.org dapat digunakan, dimodifikasi dan disebarkan secara bebas untuk tujuan bukan komersial (nonprofit), dengan syarat tidak menghapus atau merubah atribut penulis dan pernyataan copyright yang disertakan dalam setiap dokumen. Tidak diperbolehkan melakukan penulisan ulang, kecuali mendapatkan ijin terlebih dahulu dari ilmuti.org

http://www.masri.my.id/2016/07/sistem-absensi-sidik-jari-berbasis.html http://ksatriapusaka.blogspot.co.id/2012/09/aplikasi-sistem-absensi-karyawan-dengan.html

https://priskila24.wordpress.com/2014/01/20/sistem-absensi-sidik-jari-rpl/

Biografi

Nama saya Choerunnisa Wulandari, kelahiran 19 februari.

Hobi saya memasak. Saat ini saya sedang menuntu ilmu di

Perguruan Tinggi di Tangerang, jurusan Sistem Informasi

konsentrasi Sistem Informasi Manajemen.

Email : [email protected]

Line : ichaaa_wulandari

Instagram : ichaaa_wulandari

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan surat Penetapan Penyedia Barang nomor POKJA/14/PL-4/6/2013 tanggal 7 Juni 2013, maka dengan ini diumumkan bahwa peserta di bawah ini adalah penyedia

Dengan banyaknya jumlah modal kerja yang ada pada perusahaan ini, hendaknya pihak perusahaan dapat mengelola sebaik mungkin modal kerja yang tersedia karena modal

Pada hari ini Jum’at tanggal satu bulan Juli tahun dua ribu enam belas, kami Kelompok Kerja (Pokja) Pengadaan Jasa Lainnya ULP Politeknik Kesehatan Bandung yang

Diajukan Untuk Memenuhi Syarat Kelulusan Pada Program Studi Manajemen Informatika Jenjang Diploma Tiga Fakultas Teknik dan Ilmu Komputer.

Ketidakefektifan pola nafas berhubungan dengan kelelahan, pengesetan ventilator yang tidak tepat, peningkatan sekresi, obstruksi ETT. Tujuan : Klien akan mempertahankan pola nafas

5.3 Diagnosa keperawatan : gangguan rasa nyaman nyeri berhubungan dengan adanya cedera Tujuan keperawatan : rasa nyaman terpenuhi setelah diberikan perawatan dan pengobatan

[r]

718.987.500,- (Tujuh ratus delapan belas juta sembilan ratus delapan puluh tujuh ribu lima ratus rupiah). Masa Sanggah : 20 s/d 24