NASKAH APA KABAR JOGJA
Judul : Diskusi Publik strategi memahami negatifitas
Lokasi : Kanisius
Reporter & Camerawan : wawan
Tanggal Liptan : 2 April 2006
ACC Redaktur Narator Editor
1 Dalam diskusi public yang betema stategi memahami negatifitas / menuju praksis rekonsiliasi bangsa / ditinjau dari segi sosiologis / filosofis dan teologis / Dr. F. Budi Hardiman sekalu pembicara mengungkapkan/ karusuhan-kerusuhan yang terjadi sebelum / saat dan setelah orde baru bukan sekedar fenomena politis saja / melainkan juga fenomena kemanusiaan yang melibatkan datum / antropologis –negatif tentang yang jahat / yang mengejawantahkan dalam distruksi kolektif //
Budi hardiman mengatakan pristiwa-pristiwa kekerasan dan kriminal seperi bom bali itu muncul karena orang-orang yang melakunya telah terdoktrin oleh suatu faham-faham yang salah // kerusakan-karusakan moral manusia saat ini yang menyebabkan timbulya kekerasan yang tidak berprikemanusiaan //
Dalam diskusi ini tampil juga sebagai pembicara Ibu Sumarmiyati // sebagai saksi sejarah pada masa tahun 65an / ibu sumuyati yang tamnpil sebagai pembicara/ mengungkapkan pengalaman pahitnya berada di terali besi karena dituduh sebagai antek partai komunis Indonesia pada waktu itu // sebagai aktifis IPPI (Ikatan Pemuda Pelajar Indonesia) dan PMKIR (perhimpunan mahasiswa katolik Indonesia) sumuyati sempat dituduh sebagai antek komunis / padalah semua tuduhan itu merupakan hal yang salah / dan tak terpikir olehnya sebagai anggota PKI // Setelah bebas dari Lembaga pemasyarakatan ibu sumiyati mulai bangkit dan membangun kahidupanya kembali //
Disamping menceritakan tetntang kisahnya tersebut ibu sumiyati juga berpesan pada generasi muda untuk menjadi kartini-kartini masa kini /wanita sekarang seharusnya tidak hanya menjadi konco wingking saja / tetapi harus turut berpartisipasi dalam membangun bangsa ini dengan mengkonstribusi secara nyata untuk pembangunan // Selain itu wanita sekarang juga harus berpendidikan tinggi //
Tampil juga sebagai pembicara Ayu Utami / seorang novelis dan aktifis komunitas utan kayu / serta DR. Bernhard Kieser / teolog moral dari Universitas sanata darma //
Wawan melaporkan untuk AKJ RBTV ///