• Tidak ada hasil yang ditemukan

3. PERANCANGAN BANGUNAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "3. PERANCANGAN BANGUNAN"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

3.1. Konsep Desain

Hotel resor ini merupakan hotel berbintang tiga, dimana lokasi tapak ini memberikan pemandangan alam pantai dan laut. Panorama laut bebas yang indah menjadi suatu konsep dasar penataan massa, lansekap, pengaturan ruang-ruang bahkan onentasi. Proyek ini mengambil onentasi menghadap ke arah laut (terutama bangunan kamar tidur) supaya dapat memaksimalkan view ke laut sehingga tamu hotel dapat menikmati keindahan alam laut Popoh.

Dalam perancangan bangunan hotel ini mengacu pada Arsitektur Tropis dimana hotel resor ini berada di pantai yang beriklim tropis. Dan sesuai dengan konsepnya yang memaksimalkan view ke laut, penataan bangunan ini berorientasi menghadap ke laut. Bangunan ini merupakan hotel resor dimana tersedia berbagai fasilitas penunjang sarana olah raga maupun rekreasi alam sehingga bangunan ini didesain dengan memakai beberapa massa dengan ketinggian lantai tidak lebih dari 15 m. Diharapkan dengan pemakaian massa banyak tercipta suatu lanskap yang harmonis dengan alam.

3.2. Program dan Luasan Ruang

Tabel 3.1. Rekapitulasi Luasan Bangunan

Fasilitas Umum

Ruang

Lobby Resepsionis R. Safe Deposit Luggage Room Toko Souvenir Kantor Biro Perjalanan - Toko Obat

- Toilet Lounge Pantry - Public hall - Coffee Shop

Luas Desain

96 m2 17 m2 12 m2 12 m2

3 x @ 20 m2 = 60 m2

20 m2

20 m2

2 x @ 1 2 m2 = 24m2 80 m2 21 m2 96 m2

80 m2

14

(2)

Fasilitas Penunjang

Fasilitas Pengelola

- Toilet Total

30% sirkulasi

Restoran - G Basah

G. Kering G. Minuman Dapur Pantry - Toilet

R. Karaoke Total

(tennasak sirkulasi) Function Room Panggung Gudang Pantry - Toilet Total

(tennasuk sirkulasi) R. General Manager - R. Wakil G.M

R Sekretaris R. Marketing R. Personal Manager R. Akunting

R. Food & Beverage R_ Development & Building R. Arsip

R Rapat - R. Staff - Toilet Total

30% sirkulasi

2 x @ 12 m2 = 24 m2 562 m2 168.6 m2 730.6 m2 322 m2

9 m2 12 m2

9 m2

98 m2

70 m2

2 x @ 12 m2 = 24 m2

3 x @ 4 5 m2= 1 3 5 m2

679 m2

348.75 m2 62.5 m2

16.5 m2 16.5 m2 2 x @ 1 2 m2 = 24m2

468.25 m2

45 m2 45 m2 25 m2

30 m2

30 m2

30 m2 30 m2 30 m2 30 m2

36 m2

36 m2 2 x @ l 2 m2 = 24m2

391m2

117.3 m2 508.3 m2

(3)

Fasilitas Umum

Fasilitas Privat

Fasilitas Servis

Fhnes Center R. Tunggu R. Ganti & Locker - Toilet

Total

(termasuk sirkulasi) Restoran

Pantry - Toilet Total

(termasuk sirkulasi)

Kamar Standar 80 kamar Kamar Deluxe 8 kamar Total

(termasuk sirkulasi) R. House Keeping R. Karyawan R. Locker - Toilet

Kantin Pantry R. Laundry R. Linen - R. Boiler

R. Pompa R. Tandon air - R. Panel Listrik - R. Trafo

R. Genzet R. Sampah - R.STP

Gudang Total

30% sirkulasi

120 m2

25 m2

2 x @ 3 0 m2 = 6 0 m2

2 x @ 2 2 . 5 m2 = 45m2

250 m2

170 m2

37.5 m2

2 x @ 18.75 m2 = 37.5 m2

245 m2

80 x @ 32 m2 = 2560 m2

8 x @ 6 4 m2 = 512m2

3072 m2

33 m2 2 x @ 20 m2 = 40 m2

2 x @ 4 2 m2 = 84m2 2 x @ 12m2 = 24m2

60 m2

12 m2 65 m2 65 m2 40 m2

25 m2 65 m2

25 m2

25 m2

65 m2 32.5 m2

48.5 m2

35 m2

744 m2 223.2 m2

967.2 m2

(4)

Outdoor Facilities

Kolam Renang Lapangan Tenis Taman Bermain Gazebo

Total

Luas Bangunan Efektif Luas Total

875 m2

2 x @ 252.72 m2 = 505.44 m2 942 m2

10 x @ 23.4 m2 = 234 m2

2556.44 m2 6920.35 mz

9476.79 m2

Tabel 3.2. Perhitungan Luasan Hotel Resor Ruang

Lobby

- Resepsionis -Lobi

- R Safe Deposit - R. Luggage - Toilet Pria

2WC 3 Urinoir 3 Wastafel - Toilet Wanita

3WC 3 Wastafel

Restoran

- Ruang Mak an -Kasir

- Dapur & Pantry - Toilet Pria

2WC 3 Urinoir 3 Wastafel - Toilet Wanita

3WC 3 Wastafel

Dasar Perhitungan Kapasitas

0.09 m2/room 0.93 m2/room

1.82m2/orang 0.4 m2/orang 0.54 m2/orang

1.82 m2/orang 0.54 m2/orang

1.3 m2/orang

30% ruang makan

1.82m2/orang 0.4 m2/orang 0.54 m2/orang

1.82 m2/orang 0.54 m2/orang

Perhitungan Akhir

0.09m2xl00 = 9 m2

0.93 m2xl00 = 93 m2

12 m2

12 m2

1.82 m2x2 = 3.64 m2 0.4 m2x3 = 1.2 m2

0.54 m\3 = 1.62 m2

1.82 m2x3 = 5.4 m2

0.54 m2x3 = 1.62 m2

TOTAL 30% Sirkulasi

1.3 m2x200 = 260 m2

6 m2

30%x260 = 78 m2

1.82 m2x2 = 3.64 m2

0.4 m2x3 = 1.2 m2 0.54 m2x3 = 1.62 m2

1.82 m2x3 = 5.4 m2 0.54 m2x3 = 1.62 m2

Luas

9 m2 93 m2

12 m2 12 m2

3.64 m2 1.2 m2

1.62 m2

5.4 m2

1.62 m2 139.48 41.8

260 m2

6 m2

78 m2

3.64 m2

1.2 m2 1.62 m2

5.4 m2

1.62 m2

Dasar

TSS TSS Asumsi Asumsi

MEE MEE MEE

MEE MEE

BPDS Asumsi

BPDS

MEE MEE MEE

MEE MEE

(5)

-Gudang

Karaoke

Coffee Shop Bar&Lounge

-Pantry

Rental Space

- Toko Souvenir - Toko Obat - Travel Agent

Function Rm

- Function Room - Toilet Pria

2WC 3 Urinoir 3 Wastafel - Toilet Wanita

3WC 3 Wastafel -Gudang

R. General Manager R. Wakil G.M.

R Sekretaris R F o o d &

Beverage R. Marketing R. Accounting R. Personal Manager R. House

15% luas dapur

0.651/room 0.65/room 25% luas lounge

lOOorang 5-6 m2/unit

l.82m2/orang 0.4 m2/orang 0.54 m2/orang

1.82m2/orang 0.54 m2/orang 10% function room

15-36 m2/orang

15-36 m2/orang 8-12m2/orang

1.82m2/orang

12-30 m2/orang 12-30 m2/orang 12-30 nrVorang

12-30 m2/orang

15%x78= 11.7 m2

20m2x3 = 60m2

TOTAL 30% Sirkulasi 0.651x100 = 65.1 m2

0.65x100 = 65 m2 25%x65 = 16.25 m2

TOTAL 30% Sirkulasi

20m2x3 = 60m2

20 m2 20 m2 TOTAL 30% Sirkulasi

100x5 m2 = 500 m2

1.82 m2x2 = 3.64 m2 0.4 m2x3 = 1.2 m2 0.54 m2x3 = 1.62 m2

1.82 m2x3 = 5.4 m2 0.54 m2x3 = 1.62 m2

10%x500 TOTAL 30% Sirkulasi 36 m2xl - 36 m2

36 m2xl = 36 m2 12m2xl = 12m2 1.82 m2x9 = 16.38 m2

3 0 m2x l = 3 0 m2

30 m2xl = 30 m2

30 m2xl = 30 m2

30 m2xl = 30 m2

11.7 m2

60 m2

429.18 128.7 65.1m2

65 m2

16.25 146.35 43.9

60 m2 20 m2 20 m2 100

30

500 m2

3.64 m2 1.2 m2

1.62 m2

5.4 m2

1.62 m2

50 m2 563.48 169.04 36 m2

36 m2

12 m2

16.38

m2

m 30 m2 30 m2 30 m2

30 m2

BPDS Asumsi

HPP TSS TSS

Asumsi Asumsi Asumsi

HDIS

MEE MEE MEE

MEE MEE TSS

NAD

NAD NAD NAD

NAD NAD NAD

NAD

(6)

Keeping R. Staff

R. Development

& Building R. Rapat R. Arsip Toilet Pria

2WC 3 Urinoir 3Wastafel Toilet Wanita

3WC 3 Wastafel

R. Karyawan RLaundry R. Linen R. Locker Pria R. Locker Wanita Toilet Pria

2WC 3 Urinoir 3 Wastafel Toilet Wanita

3WC 3 Wastafel RGenzet R.Trafo R. Panel Listrik R. Poinpa R. Tandon Air R.STP R. Sampan Loading Dock R. Security

4.46 m2/orang 12-30 m2/orang

1.6 m2/orang

1.82 m2/orang 0.4 m2/orang 0.54 m /orang

1.82 m2/orang 0.54 m2/orang

0.63 m2/room 0.40 m2/room 0.9 m2/orang 0.9 m2/orang

1.82m2/orang 0.4 m2/orang 0.54 m2/orang

1.82m2/orang 0.54 m2/orang 0.67 m2/room

4.46 m2x25=l 11.5 m2

30m2xl = 30m2

1 . 6 m2x l 0 = l 6 m2

30 m2

1.82 m2x2 = 3.64 m2 0.4 m2x3 = 1.2 m2

0.54 m2x3 = 1.62 m2

1.82 m2x3 = 5.4 m2

0.54 m2x3 = 1.62 m2

TOTAL 30% Sirkulasi

30 m2

0.63m2xl00 = 63 m2 0.40 m^lOO = 40 m2

0.9 m2x30 = 27 m2 0.9 mStfO = 27 m2

1.82 m2x2 = 3.64 m2

0.4 m2x3 = 1.2 m2

0.54 m2x3= 1.62 m2

1.82 m2x3 = 5.4 m2

0.54 m2x3 = 1.62 m2 0.67 m2xl00 = 67 m2

12 m2

10 m2

15 m2

50 m2 25 m2

12 m2

30 m2

10 m2

111.5 30 m2

16 m2

30 m2

3.64 m2 1.2 m2

1.62 m2

5.4 m2

1.62 m2

421.36 126.41

30 m2

63 m2

40 m2

27 m2

27 m2

3.64 m2

1.2 m2

1.62 m2

5.4 m2

1.62 m2 67 m2

12 m2

10 m2

15 m2

50 m2 25 m2

12 m2

30 m2

10 m2

NAD NAD

TSS AJM

MEE MEE MEE

MEE MEE

STD TSS TSS AJM AJM

MEE MEE MEE

MEE MEE TSS STD STD STD Asumsi Asumsi Asumsi Asumsi Asumsi

(7)

Kamar Standar - R Tidur -WC - Wastafel - Meja Rias - Shower

Kamar Deluxe - R.Tidur -WC -Wastafel - Meja Rias - Shower - R. Tamu - R Makan

Recreation - Lapangan Tenis - Kolam Renang - Play Ground - Gymnasium

80 kamar

1.82m2/orang 0.54 m2/orang

1 m2/orang

8 kamar

1.82 m2/orang 0.54 m2/orang

23.4 m x l 0 . 8 m = 34.2 m2

50 orang 50anak 25 orang

TOTAL 30% Sirkulasi

4 m x6 m = 24 m2 1.82 m2xl = 1.82 m2

0.54 m2xl = 0.54 m2

1.6 m2

1m2 TOTAL 30% Sirkulasi

4 m x6 m = 24 m2

1.82 m2xl = 1.82 m2 0.54 m2xl = 0.54 m2

1.6 m2 l m2 3 m x 4 m = 12 m2 5 m x4 m = 20 m2

TOTAL 30% Sirkulasi

34.2 m2 500 m2 2.5 m2x50

250 m2

TOTAL 30% Sirkulasi

431.48 129.44

24 m2

1.82 m2

0.54 m2

1.6 m2

l m2

28.96 8.69

24 m2

1.82 m2 0.54 m2

1.6 m2

l m2 12 m2

20 m2

60.96 18.29

34.2 m2 500 m2

125 m2 250 m2

909.2 272.8

Survey MEE MEE Asumsi Asumsi

Survey MEE MEE Asumsi Asumsi NAD NAD

Asumsi Asumsi Asumsi

Rekapitulasi Luas Bangunan 1. Lobby

2. Restoran & Karaoke 3. Coffee Shop & Lounge 4. Rental Space

5. Function Room 6. Fasilitas Pengelola 7. Fasilitas Servis 8. Kamar Standar

181.28 m2 557.88 m2 190.25 m2 130 m2 732.52 m2 547.77 m2 560.92 m2 3012 m2

(8)

9. Kamar Deluxe 10. Recreation 11. Parkir Mobil

TOTAL

634 m2

1182 m2

2500 m2

10228.62 m2

Keterangan:

NAD

BPDS

TSS

AJM MEE HDIS

: Neufert, Ernst, Architect Data, New Standart, New York, John WilleyandSon, Inc. 1981

: Sleeper, HoraldR, Building Planning and Design Standard, New York, John WilleyandSon, Inc. 1985

: Time Saver Standard, New York, Halsted Press, a Divisium of John WilleyandSon, inc. 1980

: A. J Metric Handbook

: Mechanical and Electrical Equipments

: Human Dimensions and Interior Space, Julius, Panero, AIA.ASID & Martin Zelnik, AIA.AS1D

S3. Pengelompokan Ruang

Adapun ruang-ruang yang terdapat pada 5 jenis massa bangunan yang memiliki fungsi berbeda-beda dan diletakkan sesuai dengan area zoning adalah :

1. Bangunan utama

Di lantai 1 terdapat lobi, resepsionis, toko souvenir, toko obat, kantor biro perjalanan, lounge, restoran dan kantor pengelola yang dipakai untuk administrasi hotel dan operasionalnya.

Di lantai 2 terdapat coffee shop, restoran dan ruang karaoke, ruang serba guna yang disediakan untuk acara-acara terterrtu seperti resepsi pernikahan.

2. Bangunan kamar ti dur

Di dalamnya terdapat dua jenis tipe kamar yaitu kamar standar sebanyak 80 buah dan kamar deluxe sebanyak 8 buah. Masing-masing kamar dilengkapi dengan fasilitas lengkap dengan teras dan balkon yang menghadap ke arah laut. Bangunan ini terdiri dari 3 lantai.

(9)

3. Bangunan gymnasium

Fasilitas olah raga disediakan untuk para tamu yang senang berolah raga.

Dilengkapi dengan peralatan fitnes yang lengkap, dengan ruang ganti dan ruang locker.

4. Bangunan restoran

Restoran ini didesain dengan terbuka tanpa dinding hanya dibatasi dengan kolom dan railing teras. Merupakan restoran penunjang bagi fasilitas kolam renang dan juga melayani tamu hotel, tetapi tanpa adanya dapur utama.

5. Bangunan servis

Terdiri dari ruang karyawan, ruang ganti dan ruang locker karyawan, kantin, ruang laundry, ruang linen, dan ruang-ruang mekanikal elektrikal seperti ruang boiler, ruang pompa, ruang tandon air, ruang panel, ruang trafo, ruang genzet, ruang STP dan ruang sampah.

3.4. Penataan Ruang dan Ruang Luar

Penataan ruang pada proyek ini disesuaikan dengan pembagian zoning.

Area publik merupakan semua area yang memiliki kriteria yang mudah dijangkau dan ditemukan, dapat menarik perhatian dan memiliki tingkat kebisingan yang tinggi seperti lobi, resepsionis, lounge. Kemudian kedalam bangunan merupakan area semi public. Kriteria area ini merupakan perantara area publik ke area pri vat, dengan akses yang mudah dan dalam lingkup yang lebih kecil meliputi ruang gymnasium, kolam renang, taman bermain. Untuk area privat diletakkan di area belakang dimana tingkat kebisingan sangat rendah dan tingkat kenyamanan yang tinggi yaitu untuk ruang kamar tidur. Serta mendapatkan keuntungan yang lebih yaitu memiliki view ke laut yang indah. Sedangkan area servis yang merupakan area yang bersifat melayani semua area diletakkan cenderung yang tak terlihat dari depan tetapi dapat dilalui kendaraan servis dan dapat menjangkau seluruh fasilitas.

Memasuki tapak proyek terdapat makro space yang dipergunakan untuk area parkir mobil. Kemudian di tengah-tengah antar massa bangunan dibuatkan ruang luar yang difungsikan untuk taman. Sehingga kesan alam terlihat dalam

(10)

proyek ini. Ke dalam tapak yang terletak dekat tebing dan laut terdapat kolam renang, lapangan tenis dan taman bermain

3.5. Pola Penataan Massa Bangunan

Bentuk dari setiap bangunannya masih tetap mengacu pada konsep memaksimalkan view ke laut dengan menggunakan bentuk yang sederhana, efisien dan efektif dalam pengolahan ruang. Karena hotel merupakan bangunan yang dikomersialkan dengan mengharapkan mendapatkan keuntungan dari penjualan setiap kamar dan fasilitasnya. Sehingga dipakai bentuk dasar segi enam dimana bentukan ini lebih memiliki banyak sisi untuk dapat menikmati view.

Sedang untuk bangunan kamar (area privat) memakai bentuk dasar empat persegi dikarenakan supaya tetap memiliki pnvasi yang tinggi tetapi satu sisi tetap dapat mengambil view ke laut sesuai dengan konsepnya.

Pola penataan massa ini terdiri atas beberapa massa yaitu :

- bangunan utama (area penerima dan lobby) diletakkan di bagian paling depan tapak. Dari entrance hotel, kendaraan yang masuk dari luar tapak menuju bangunan utama didesain dengan menangkap ruang luar sebagai bangunan penerima dengan orientasi ke arah jalan raya. Segala aktivitas reservasi terjadi di bangunan utama.

- bangunan kamar tidur diletakkan berdekatan dengan bangunan utama supaya pencapaian lebih dekat. Bangunan kamar memiliki jumlah kamar tidur standar sebanyak 80 buah dan kamar tidur deluxe sebanyak 8 buah. Orientasi setiap kamar menghadap ke arah laut dengan penataan one side room dalam artian tidak ada kamar tidur saling berhadapan, di depan kamar hanya terdapat pedestrian (jalan untuk pejalan kaki).

- bangunan gymnasium diletakkan dekat dengan bangunan kamar tidur.

- bangunan restoran diletakkan dekat bangunan kamar tidur dan kolam renang dengan orientasi menghadap ke arah laut. Area makan yang terbuka tan pa dinding untuk merasakan alam pantai. Desain bangunan yang terbuka tersebut supaya terlihat menyatu dengan taman dan kolam renang.

(11)

- Bangunan servis diletakkan dekat parkir mobil supaya mobil servis dapat dengan mudah keluar-masuk.

Setiap massa bangunan mempunyai fungsi masing-masing. Semua massa bangunan ini dihubungkan oleh jalan sirkulasi utama dan ditata mengelilingi kolam renang dan taman. Di taman terdapat beberapa gazebo untuk tempat duduk santai sambil menikmati pamandangan laut Popoh yang indah.

3.6. Bentuk dan Tampilan Bangunan

Adapun bentuk yang dipakai sesuai dengan konsepnya adalah bentuk dasar segi enam yang dirasa merupakan bentuk paling efisien dan efektif dalam pengolahan ruang. Denah bangunan yang terdiri dari bentuk dasar segi enam menciptakan suatu titik pusat sebagai ruang tengah dimana ruang-ruang yang terjadi di sekelilingnya dapat menikmati view luar. Bentuk ruang-ruang yang terjadi merupakan bentuk trapesium dimana semakin masuk ke dalam ruang semakin melebar. Sehingga mempunyai kesan ruang yang luas.

Untuk desain tampak diolah mengacu pada Arsitektur Tropis yang disesuaikan dengan arsitektur setempat khas Indonesia dengan dominasi bahan- bahan dari alam. Kesan Arsitektur Tropis diperoleh dengan pemilihan warna dan pemakaian bahan tradisional seperti pemakaian kayu pada railing-railing bangunan.

3.7. Sistem Struktur Bangunan

Pada proyek ini menggunakan sistem rangka dengan kolom dan balok dari beton. Pertimbangan penggunaan sistem struktur ini disebabkan karena bangunan ini maksimal terdiri dari 3 lantai saja. Dengan bentang antar kolom yang terpanjang adalah 8 meter. Untuk atap bangunan memakai atap limasan yang bentuk dasarnya segi enam. Menggunakan kuda-kuda dari baja, hal ini disebabkan bentang atap yang terlalu panjang dan mengingat bahan baja lebih kokoh untuk jangka waktu yang lama. Sedangkan dinding bangunan memakai bata dengan

finishing cat.

(12)

3.8. Sistem Utilitas

3.8.1 Sistem Distribusi Air Bersih

Air bersih didapatkan dari PDAM yang kemudian dialirkan dan ditampung dalam tandon utama. Sarana air bersih ini untuk melayani kebutuhan minum, cuci, dan mandi juga untuk supply pada sprinkler untuk pencegahan bahaya kebakaran.

TANDON BAWAH

TOILET

DAPUR

• KOLAM RENANG

SHOWER

Gambar 3.1. Skema Distribusi Air Bersih

3.8.2 Sistem Pembuangan Air Kotor dan Kotoran

Ada dua sistem pembuangan air kotor dan kotoran yang digunakan pada hotel ini. Untuk bangunan kamar tidur yang memiliki masing-masing kamar mandi dan WC digunakan sistem STP. Semua air kotor dan kotoran dialirkan menuju ke ruang STP yang langsung diolah. Kotoran yang disimpan dalam ruang STP diambil secara berkala untuk dibuang. Namun jika terlalu jauh jarak antara ruang STP dengan kamar mandi dan WC tersebut, setiap pembuangan air kotor dan kotoran dari tiap kamar dikumpulkan terlebih dahulu dalam bak penampungan baru kemudian dialirkan ke STP. Hal ini dilakukan untuk mengurangi kemiringan perpipaan dalam tanah. Untuk massa bangunan utama menggunakan septictank dan sumur resapan dan bangunan lain yang terlalu jauh jaraknya dengan ruang STP

(13)

KLOSET

FLOOR DRAIN

URINOIR

WASTAFEL

DAPUR

u SEPTICTANK

u SUMUR RESAPAN

i V

PENGOLAHAN LIMB AH

STP

Gambar 3.2. Skema Pembuangan Air Kotor dan Kotoran

3.8.3. Sistem Pembuangan Air Hujan

Sistem pembuangan air hujan dari bangunan dialirkan melalui perpipaan talang air yang jatuh ke bawah kemudian ditampung oleh selokan yang mengelilingi bangunan. Air yang telah ditampung ke selokan kemudian dialirkan menuju ke saluran kota.

3.8.4. Sistem Penghawaan

Ada beberapa sistem penghawaan aktif yang digunakan dalam hotel ini.

Untuk bangunan utama dan function room digunakan sistem penghawaan dakting udara penuh. Alasan pemilihan sistem ini adalah sesuai dengan skema zoning yang komplek, dimana masing-masing ruang mempunyai fungsi yang berbeda.

Sedangkan untuk bangunan kamar tidur memakai sistem split dengan alasan lebih hemat listrik dan tern pat dalam ruangan dan tidak perlu memikirkan lokasi terminal unit yang besar.

3.8.5. Sistem Jaringan Listrik

Sarana listrik langsung dilayani oleh PLN dan terdapat panel utama yang kemudian didistribusikan ke panel-panel distribusi pada setiap massa bangunan.

Panel utama diletakkan di bangunan servis yang dekat dengan ruang luar. Selain itu terdapat genzet sebagai listrik cadangan apabila listrik PLN padam.

(14)

GARDU PLN

V

METER PLN

i>

TRAFO

V

PANEL PLN

PANEL DISTRTOUSI

GENSET

PANEL

AUTOMATIC TRANSFER SWITCHER

PANEL UTAMA

PANEL DISTRTOUSI

PANEL DISTRTOUSI

Gambar 3.3. Skema Jaringan Listrik

Referensi

Dokumen terkait

Dengan luas permukaan katalis Ni/NZA yang semakin besar maka kontak antara katalis dengan reaktan akan semakin maksimal, sehingga produk yang terbentuk akan

7 Osnovne trditve: • konfliktne situacije so v podjetjih neizogibne • konfliktne situacije so nujne za delovanje podjetja • na nastanek konfliktov vpliva organizacija sama,

Metode : Penelitian ini menggunakan disain explanatory research dengan pendekatan cross sectional yang menjelaskan pengaruh dan prediksi kecukupan nilai kritis

Saya memandang bahwa naskah skripsi tersebut sudah dapat diajukan kepada Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN Walisongo untuk diujikan dalam Sidang Munaqasyah.. Lift

coating menggunakan sukrosa sebagai sumber karbon yang memiliki ukuran partikel dengan range 2.5-6.0 μm dengan bentuk partikel yang tidak beraturan. Tetapi setelah

Tujuan penciptaan ini, menjelaskan wujud kasih sayang ibu dalam karya keramik dan menjelaskan proses perwujudan yang sesuai dalam menciptakan karya keramik bertema

Adil dalam bidang sosial tidak lepas dari ih } sân (sifat kebajikan) dan al-birr (sifat kemanusiaan yang tinggi). Keadilan sosial ini menuntut pertimbangan yang sehat,

Model rangkaian listrik ekivalen yang cocok dengan data spektra impedansi hasil pengukuran EIS untuk baja karbon dalam media dengan konsentrasi sistein 0,10 mM