i
APLIKASI TEORI PERILAKU BERENCANA (THEORY OF PLANNED BEHAVIOR) KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA
DI SMU NEGERI KARANGANYAR
TESIS
Untuk Memenuhi Persyaratan Mencapai Derajat Magister Kesehatan Masyarakat Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat
Minat Utama Kesehatan Ibu dan Anak
Oleh: LILIS MURTUTIK
S021408035
PROGRAM PASCASARJANA ILMU KESEHATAN MASYARAKAT PEMINATAN PROMOSI DAN PERILAKU KESEHATAN
UNIVERSITAS SEBELAS MARET SURAKARTA
ii
PENGESAHAN PEMBIMBING TESIS
APLIKASI TEORI PERILAKU BERENCANA (THEORY OF PLANNED BEHAVIOR) KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA
DI SMU NEGERI KARANGANYAR
TESIS
Oleh:
LILIS MURTUTIK S021408035
Telah dinyatakan memenuhi syarat Pada tanggal Agustus 2016
Mengetahui,
Kepala Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Pascasarjana UNS
Prof. Bhisma Murti, dr, MPH, MSc, PhD NIP: 1955102119941210
Komisi Pembimbing
Nama Tanda Tangan Tanggal
Pembimbing I Dr.Supriyadi, dr., Sp.OG (K)
NIP: 1955102119941210 ... ...
Pembimbing II Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd NIP : 196611081990032001
iii
PENGESAHAN PENGUJI PROPOSAL TESIS
APLIKASI TEORI PERILAKU BERENCANA (THEORY OF PLANNED BEHAVIOR) KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA
(Studi Kasus DI SMU Negeri Karanganyar)
PROPOSAL TESIS
Oleh:
LILIS MURTUTIK S021408035
Telah dipertahankan di depan penguji Dan dinyatakan telah memenuhi syarat
Pada tanggal Maret 2016
Tim Penguji :
Jabatan Nama Tanda Tangan Tanggal
Ketua ... ... ...
Anggota Penguji
Dr.Supriyadi, dr., Sp.OG (K) NIP :
Prof.Dr. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd NIP :
Kepala Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Pascasarjana UNS
iv
PENYATAAN ORISINALITAS DAN PUBLIKASI ISI TESIS
Saya menyatakan dengan sebenarnya bahwa:
Tesis yang berjudul: “APLIKASI TEORI PERILAKU BERENCANA (THEORY OF
PLANNED BEHAVIOR) KESEHATAN REPRODUKSI REMAJA DI SMU NEGERI
KARANGANYAR” ini adalah karya penelitian saya sendiri dan bebas plagiat, serta
tidak terdapat karya ilmiah yang pernah diajukan oleh orang lain untuk memperoleh gelar akademik serta tidak terdapat karya atau pendapat yang pernah ditulis atau diterbitakan oleh orang lain kecuali secara tertulis digunakan sebagai acuan dalam naskah ini dan sisebutkan dalam sumber acuan serta daftar pustaka. Apabila di kemudian hari terbukti terdapat plagiat dalam karya ilmiah ini, maka saya bersedia meneriama sanksi sesuai ketentuan peraturan perundang –undangan ( Permendiknas No. 17, tahun 2010).
1. Publikasi sebagian atau keseluruhan isi tesis pada jurnal atau forum ilmiah lain harus seijin dan menyertakan tim pembimbing sebagai author dan PPs UNS sebagai institusinya. Apabila dalam waktu sekurang-kurangnya satu semester (enam bulan setelah pengesahan tesis) saya tidak melakukan publikasi dari sebagian atau keseluruhan tesis ini, maka Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat berhak mempublikasikannya pada jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat. Apabila saya melakukan pelanggaran dari ketentuan publikasi ini, maka saya bersedia mendapatkan sanksi akademik yang berlaku.
2. Publikasi sebagian atau keseluruhan isi tesis pada jurnal atau forum ilmiah lain harus seijin dan menyertakan tim pembimbing sebagai author dan PPs UNS sebagai institusinya. Apabila dalam waktu sekurang-kurangnya satu semester (enam bulan setelah pengesahan tesis) saya tidak melakukan publikasi dari sebagian atau keseluruhan tesis ini, maka Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat berhak mempublikasikannya pada jurnal ilmiah yang diterbitkan oleh Program Studi Ilmu Kesehatan Masyarakat. Apabila saya melakukan pelanggaran dari ketentuan publikasi ini, maka saya bersedia mendapatkan sanksi akademik yang berlaku.
Surakarta, Agustus 2016
v ABSTRAK
Lilis Murtutik, S021408036, 2016. Aplikasi Teori Perilaku Berencana (Theory Of Planned Behavior) Kesehatan Reproduksi Remaja (Studi Kasus di SMU Negeri Karanganyar). Tesis. Pembimbing I : Supriyadi Hari Respati, Pembimbing II : Nunuk Suryani. Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta.
Latar Belakang: Penyuluhan dan pendidikan kesehatan reproduksi sangatlah penting untuk diketahui terutama remaja usia sekolah, karena usia remaja merupakan usia yang paling rawan mengalami masalah kesehatan reproduksi. Dengan remaja mempunyai pengetahuan yang baik tentang kesehatan reproduksi diharapkan remaja mampu mempunyai sikap berperilaku seksual yang positif. Subjek dan Metode: Jenis penelitian yaitu survei analitik observasional dengan pendekatan Theory of Planned Behavior (TPB. Lokasi penelitian di SMU Negeri 1 dan SMU Negeri 2 Karanganyar. Penelitian dilaksanakan pada bulan Maret 2016. Populasi seluruh siswa SMUNegeri 1 dan 2 Karanganyar kelas 1 dan 2 sebanyak 205 siswa. Sampel 100 siswa dengan teknik purposive sampling. Teknik pengumpulan data menggunakan kuesioner. Analisis data menggunakan path analysis AMOS 22.
Hasil : Pengaruh perilaku kesehatan reprodusi terhadap niat perilaku bernilai positif, yang mana setiap peningkatan satu unit nilai niat perilaku kesehatan meningkatkan sebesar saturasi angka (b = 2.11; CI 95% = 0.381 sd 3.793 ; p = < 0.001). Kontrol perilaku persepsi berpengaruh terhadap niat perilaku bernilai positif, yang mana setiap peningkatan satu unit nilai kontrol perilaku persepsi meningkatkan sebesar saturasi angka (b = 0.28 ; CI 95% = 0.177 sd 0.377 ; p = < 0.001). Norma subyektif berpengaruh terhadap niat berperilaku bernilai positif, yang mana setiap peningkatan satu unit nilai norma subyektif meningkatkan sebesar saturasi angka (b = 0.41; CI 95% = 0.23 sd 0.60 ; p = < 0.001). Pengaruh antara sikap terhadap perilaku kesehatan reproduksi terhadap niat berperilaku bernilai positif, yang mana setiap satu unit nilai sikap meningkatkan sebesar saturasi angka (b = 0.18; CI 95% = 0.070 sd 0.298 ; p = < 0.001)
Kesimpulan: kontrol perilaku persepsi, norma subjektif dan sikap terhadap perilaku berpengaruh tidak langsung terhadap perilaku kesehatan reproduksi. Diharapkan untuk meningkatkan perilaku kesehatan reproduksi pada remaja, hendaknya pihak-pihak yang dianggap berperan, senantiasa melakukan suatu perilaku yang tidak bertentangan dengan perilaku kesehatan reproduksi
vi ABSTRACT
Lilian Murtutik, S021408036, 2016. Planned Behavior Theory Applications (Theory Of Planned Behavior) Adolescent Reproductive Health (Case Study at SMU Negeri Karanganyar). Thesis. Supervisor I: Supriyadi Respati Day, Supervisor II: Nunuk Suryani. Master in Public Health Sciences University Graduate Program March Surakarta.
Background: Extension and reproductive health education is important to know, especially adolescents of school age, because adolescence is an age most vulnerable to reproductive health problems. With teens have a good knowledge about reproductive health is expected teenagers were able to have a positive attitude sexual behavior.
Subjects and Methods: The study is an observational analytic survey with the approach of the Theory of Planned Behavior (TPB. Location of the study in high school 1 and SMU Negeri 2 Karanganyar. The research was conducted in March 2016. The population of the entire student SMUNegeri 1 and 2 Karanganyar grade 1 and 2 as many as 205 students. the sample of 100 students with a purposive sampling techniques. the technique of collecting data using questionnaires. Data were analyzed using path analysis AMOS 22.
Results: The effect on the reproductive health behavior towards behavioral intentions are positive, that every increase in the unit value of behavioral intention health improve by the saturation point (b = 2:11; CI 95% = 0381 till 3793; p = <0.001). Perceived behavioral control effect on behavioral intentions are positive, that every one unit increase in perceived behavioral control value for saturation increasing amounts (b = 0:28; CI 95% = 0177 till 0377; p = <0.001). Subjective norms influence the behavior intention is positive, that every increase in the unit value of subjective norms increase of saturation point (b = 0:41; CI 95% = 0:23 sd 0.60; p = <0.001). Influence between attitudes toward reproductive health behavior to behave intention is positive, that every one unit increase the value attitudes of saturation point (b = 0:18; CI 95% = 0.070 up to 0.298; p = <0.001).
Conclusion: The perception of behavioral control, subjective norms and attitudes toward behavior indirect effect on reproductive health behavior. It is expected to improve adolescent reproductive health behavior, should the parties considered to play a role, always perform a behavior that is not in conflict with reproductive health behavior.
vii
KATA PENGANTAR
Puji syukur kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan segala rahmat dan karunia-Nya yang tak terhingga. Sholawat serta salam tercurah kepada junjungan Nabi besar kita, Rasulullah Muhammad SAW beserta keluarganya, sahabat dan para pengikutnya yang insha Allah akan memberikan syafaatnya di akhir jaman nanti.
Tesis dengan judul “Aplikasi Teori Perilaku Berencana (Theory of Planned Behavior) Kesehatan Reproduksi Remaja (Studi Kasus DI SMU Karanganyar)”, ini dapat tersusun atas bantuan berbagai pihak dan instansi terkait baik secara moril maupun materiil. Untuk itu, dengan segala kerendahan hati menghaturkan terima kasih kepada:
1. Prof. Dr. Ravik Karsidi, M.S selaku Rektor Universitas Sebelas Maret Surakarta.
2. Prof. Dr. M. Furqon Hidayatullah, M.Pd, selaku Direktur Program Pascasarjana Universitas Sebelas Maret Surakarta.
3. Prof. dr. Bhisma Murti, MPH, MSc, PhD selaku Kepala Program Studi Magister Ilmu Kesehatan Masyarakat.
4. Dr. Supriyadi, dr., Sp.OG (K) selaku pembimbing I atas bimbingan, masukan, pengarahan serta motivasi bagi penulis.
5. Prof. Dr. Nunuk Suryani, M.Pd selaku pembimbing II, atas bimbingan, masukan, pengarahan serta motivasi bagi penulis.
viii
7. Teman-teman seperjuangan angkatan 2014 yang telah memberikan dukungan serta membantu dalam penyelesaian tesis ini.
Sebagai buah karya manusia, penulis menyadari tulisan ini tidak luput dari segala kekurangan. Oleh karena itu penulis berharap adanya masukan, kritikan serta saran yang membangun demi perbaikan karya ini.
Surakarta, Agustus 2016
ix DAFTAR ISI
Halaman
JUDUL ... i
PENGESAHAN PEMBIMBING ... ii
PENGESAHAN PENGUJI ... iii
PERNYATAAN ORISINALITAS ... iv
ABSTRAK ... v
ABSTRACT ... vi
KATA PENGANTAR ... vii
DAFTAR ISI ... ix
DAFTAR TABEL ... xii
DAFTAR GAMBAR ... xv
DAFTAR LAMPIRAN ... xvi
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang ... 1
B. Rumusan Masalah ... 6
C. Tujuan Penelitian ... 7
D. Manfaat Penelitian ... 8
1. Manfaat Teoritis ... 8
2. Manfaat Praktis ... 8
BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Teori ... 10
x
2.Intensi (Niat Berperilaku) ... 13
3.Sikap (Attitude) ... 22
4.Norma Subyektif ... 30
5.Persepsi Kontrol Perilaku (Perceived Behavioral Control (PCB)) ... 32
6.Perilaku (Behavioral) ... 35
7.Kesehatan Reproduksi ... 38
8.Remaja ... 56
B. Penelitian yang Relevan ... 62
C. Kerangka Berpikir ... 66
D. Hipotesis ... 67
BAB III METODE PENELITIAN A. Jenis dan Desain Penelitian ... 68
B. Lokasi dan Waktu Penelitian ... 69
C. Populasi dan Sampel ... 69
D. Variabel Penelitian ... 70
E. Definisi Operasional, Alat Ukur dan Skala Data ... 71
F. Teknik dan Instrumen Pengumpulan Data ... 75
G. Desain Analisa Data ... 88
H. Analisis Jalur ... 91
BAB IV.HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Penelitian ... 95
xi
B.Keterbatasan Penelitian ... 110 BAB VI.KESIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN
A.Kesimpulan ... 111 B.Implikasi ... 112 C.Saram ... 113 DAFTAR PUSTAKA
xii
DAFTAR TABEL
Tabel 3.1 Teknik dan Instrumen Pengukuran Variabel ... 75
Tabel 3.2 Instrumen Untuk Mengukur Variabel Norma di Masyarakat tentang Kesehatan Reproduksi ... 78
Tabel 3.3 Instrumen Untuk Mengukur Variabel Sikap terhadap Perilaku Kesehatan Reproduksi ... 78
Tabel 3.4 Instrumen Untuk Mengukur Variabel Norma Subyektif... 79
Tabel 3.5 Instrumen Untuk Mengukur Variabel Persepsi Kontrol Perilaku . 79 Tabel 3.6 Instrumen Untuk Mengukur Variabel Niat Berperilaku terkait Kesehatan Reproduksi pada Remaja ... 79
Tabel 3.7 Instrumen Untuk Mengukur Variabel Perilaku Kesehatan Reproduksi Remaja ... 80
Tabel 3.8. Hasil Uji Validitas Variabel Sikap terhadap Perilaku Kesehatan Reproduksi ... 85
Tabel 3.9. Hasil Uji Validitas Variabel Norma Subyekif ... 86
Tabel 3.10. Hasil Uji Validitas Variabel Kontrol Perilaku Persepsian ... 86
Tabel 3.11. Hasil Uji Validitas Variabel Niat Berperilaku ... 87
Tabel 3.12. Hasil Uji Validitas Variabel Perilaku Kesehatan Reproduksi ... 87
Tabel 3.13. Hasil Uji Reliabilitas ... 88
Tabel 4.1. Klasifikasi Berdasarkan Umur Responden ... 95
Tabel 4.2. Klasifikasi Berdasarkan Kelas Responden ... 96
Tabel 4.3. Klasifikasi Berdasarkan Jenis Kelamin... 96
Tabel 4.4. Klasifikasi Berdasarkan Perolehan Informasi Kesehatan Reproduksi ... 97
Tabel 4.5. Klasifikasi Berdasarkan Media Perolehan Informasi... 97
xiii
xiv
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 2.1 Bagan Theory of Planned Behavior ... 11
Gambar 2.2 Peran Background Factor pada Teori Planned Behavior ... 12
Gambar 2.3 Organ Reproduksi Wanita Bagian Luar ... 50
Gambar 2.4 Organ Reproduksi Wanita Bagian Dalam ... 52
Gambar 2.5 Organ Reproduksi Pria Bagian Luar ... 52
Gambar 2.6 Kerangka Pemikiran ... 66
Gambar 3.1 Skema Prosedur Penelitian ... 69
Gambar 3.2. Path analysis Hubungan Antar Variabel ... 71
Gambar 4.1. Model Struktural ... 99
xv
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 Permohonan menjadi Responden Lampiran 2 Persetujuan Menjadi Responden Lampiran 3 Kuesioner Penelitian
Lampiran 4 Hasil uji Validitas Lampiran 5 Hasil uji Reabilitas Lampiran 6 Hasil uji Validitas
Lampiran 7 Hasil uji Analisis path Analisis Lampiran 8 Lembar kontasi