1 BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Secara garis besar perusahaan mempunyai tujuan dan visi misi yang sama, yaitu keberhasilan dalam mempertahankan kelangsungan perusahaan.
Menguasai pangsa pasar dalam jangka panjang merupakan hal yang penting bagi suatu perusahaan untuk menjaga kelangsungan usahanya. Untukdapat mencapai target yang diinginkan, maka perusahaan harus menggunakan konsep pemasaran yang mengarah padausaha untuk mengetahui kebutuhan pembeli untuk dapat mencapai suatu tujuan dalam mengambil keputusan sehingga menjamin keberhasilan suatu perusahaan. Salah satu penunjang dalam keberhasilan suatu perusahaan adalah bagaimana perusahaan tersebut memasarkan dan menyalurkan produknya. Oleh karena itu, kegiatanpemasaran merupakan suatu hal yang penting bagi suatu perusahaan, dimana dalam kegiatan pemasaran salah satunya mencakup kegiatan saluran distribusi.
2
Kesalahan pemilihan dapat menyebabkan produk yang sebenarnya bagus menjadi dianggap tidak bermanfaat karena telah melewati batas waktu konsumen akan produk tersebut.
Distribusi dapat dilakukan secara langsung dan tidak langsung. Distribusi secara langsung dapat dilakukan melalui tatap muka secara langsung dengan konsumen akhir tanpa melalui perantara. Distribusi tidak langsung dapat melalui agen, pedagang besar, maupun pengecer. Tujuan kegiatan saluran distribusi yang dijalankan suatu perusahaan tidak lain adalah untuk memberikan kemudahan bagi konsumen sehingga dapat dengan mudah memenuhi kebutuhannya. Saluran distribusi untuk suatu barang adalah saluran yang digunakan produsen untuk menyalurkan barang tersebut dari produsen kepada konsumen. Pemilihan saluran distribusi yang tepat akan dapat berpengaruh atas arus perpindahan barang dari produsen kepada konsumen. Perusahaan harus berhati-hati dalam menentukan saluran distribusi yang akan digunakan karena saluran distribusi mempengaruhi semua keputusan pemasaran yang lainnya.
3
serta prosedur pendistribusian yang bagaimanakah yang paling efektif yang diterapkan dalam suatu perusahaan
Perusahaan harus berhati-hati dalam menentukan saluran distribusi, karena saluran distribusi mempengaruhi semua keputusan pemasaran lainnya. Masalah pemilihan saluran distribusi adalah masalah yang penting karena kesalahan dalam pemilihan ini dapat memperlambat bahkan memacetkan usaha penyaluran barang dari produsen ke konsumen.
Karena pentingnya saluran distribusi bagi perusahaan, maka penulis tertarik memilih judul : “ PENGARUH SALURAN DISTRIBUSI YANG EFEKTIF TERHADAP PENJUALAN DI BATIK SUKOWATI SRAGEN “
B. Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian di atas, maka perumusan dalam penelitian ini adalah :
Saluran distribusi yang bagaimana yang lebih efisien bagi perusahaan ?
C. Tujuan Penelitian
Adapun yang menjadi tujuan dari penelitian ini adalah :.
4 D. Manfaat Penelitian
Berdasarkan penelitian yang dilakukan penulis maka di harapkan penelitian ini dapat berguna bagi berbagai pihak :
1. Bagi Perusahaan
Memberi sumbangan pikiran dan saran agar saluran distribusi lebih efisien.
2. Bagi Penulis
Tambahan pengalaman, pembelajaran, sebelum memasuki dunia kerja, dan sarana dalam menerapkan teori-teori yang diperoleh di bangku kuliah.
3. Bagi pihak lain
Hasil penelitian dapat digunakan sebagai dan acuan atau bahan masukan bagi pihak lain atau penulis dalam melakukan penelitian dengan tema sejenis.
F. Metodologi Penelitian
1.Waktu dan Objek Penelitian
5 2. Sumber Data
Data primer merupakan suatu data yang diperoleh dari objek penelitian yaitu BATIK SUKOWATI, meliputi data-data umum perusahaan beserta data pendukung lain yang berguna bagi penyusunan tugas akhir ini. Misalnya data penjualan dari tahun per tahun, data permintaan barang dari konsumen, data keluar masuknya barang, serta cara pendistribusian barang.
Data sekunder merupakan suatu data yang diambil dari hasil studi pustaka, yaitu mengambil data dari buku-buku dan hasil teori selama masa perkuliahan.
3. Teknik Pengumpulan Data
Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data adalah dengan metode deskriptif, yaitu metode yang bertujuan mencatat,mengolah, dan menyajikan data-data untuk memberikan gambaran tentang keadaan yang sebenarnya berdasarkan tentang perusahaan dan penerapannya.
Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data Primer dan data sekunder, dengan teknik pengumpulan data sebagai berikut :
a. Observasi
6 b. Studi Pustaka
Merupakan suatu teknik pengumpulan data dengan cara penulis mengambil referensi dari suatu buku-buku yang berhubungan dengan materi penelitianuntuk menambah pengetahuan secara teoritis.
c. Wawancara
7 BAB II
TINJAUAN PUSTAKA
A. Pengertian Pemasaran
Pemasaran adalah sistem keseluruhan dari kegiatan usaha yang ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan dan mendistribusikan barang dan jasa yang dapat memuaskan kebutuhan kepada pembeli yang ada maupun pembeli potensial (Dharmestha dan Sukotjo, 2002: 179).
Pemasaran adalah proses sosial dan manajerial, individu dan kelompok mendapatkan apa yang mereka butuhkan dan mereka inginkan dengan menciptakan, menawarkan, dan mempertukarkan produk dengan pihak lain. (Kotler dan Amstrong 2001:7).
8
berkesinambungan agar usahanya terus berjalan sesuai dengan harapan.
B. Pengertian Distribusi
Keputusan mengenai saluran distribusi dalam pemasaran adalah merupakan salah satu keputusan yang paling kritis yang dihadapi manajemen. Saluran yang dipilih akan mempengaruhi seluruh keputusan pemasaran yang lainnya. Dalam rangka untuk menyalurkan barang dan jasa dari produsen kepada konsumen maka perusahaan harus benar-benar memilih atau menyeleksi saluran distribusi yang akan digunakan, sebab kesalahan dalam pemilihan saluran distribusi ini dapat menghambat bahkan dapat memacetkan usaha menyalurkan barang atau jasa tersebut.
Dari definisi diatas kegiatan proses distribusi diawali dengan menentukan saluran yang akan digunakan produsen untuk menyalurkan produknya,setelah itu memilih perantara yang secara fisik akan menyalurkan barang sampai ke tangan konsumen.
C. Bentuk Saluran Distribusi
Bentuk saluran distribusi ada dua, yaitu : a. Saluran distribusi langsung
9
Dalam saluran distribusi ini pengusaha berusaha untuk menyalurkan produk yang dibeli oleh konsumen secara langsung ke tempat konsumen, dengan demikian maka diharapkan konsumen akan merasa puas karena konsumen tidak perlu lagi memikirkan masalah pengangkutan barang yang dibelinya itu ke rumah mereka. Disamping masalah transportasi barang konsumen juga akan mendapatkan keuntungan lain yaitu mereka dapat mengecek keutuhan barang tersebut sesampainya dirumah.Bahkan lebih dari itu biasanya konsumen juga memperoleh fasilitas barang yang dikirimkan kerumah mereka.
Dipihak lain pengusaha juga memperoleh keuntungan dengan adanya kontak langsung tersebut karena mereka akan dapat mengetahui karekteristik dari konsumen mereka.Dengan adanya informasi tersebut, pengusaha akan dapat mengetahui barang yang sesuai dengan karekteristik konsumen tersebut.
10 b. Saluran distribusi tidak langsung
Saluran distribusi tidak langsung adalah suatu proses produksi yang dilakukan perusahaan untuk menyalurkan barang produksinya secara tidak langsung, yaitu dengan cara menggunakan perantara dagang, misalnya dengan menggunakan bantuan kurir atau jasa pengiriman barang untuk mengirimkan barang pada konsumen.
Dalam hal ini pengusaha bekerja sama dengan pihak lain untuk membantu menyalurkan barangnya kepada konsumen. Pihak luar tersebut merupakan penyalur atau pedagang perantara. Cara penyaluran tidak langsung ini pada umumnya dilakukan oleh pengusaha lain yang bergerak dalam perdagangan atau penyaluran suatu barang.
11
menjalin hubungan yang lebih akrab dengan konsumennya, agar konsumen menjadi konsumen yang loyal.
Dalam proses saluran distribusi, Batik Sukowati Sragen menggunakan dua saluran yaitu saluran langsung, dengan cara membuka tokodi Jl. Raya Sukowati No. 300 Sragen dan saluran distribusi tidak langsung dengan cara menggunakan perantara dagang untuk menyalurkan barang produksinya kepada konsumen.
D. Lembaga perantara
Perantara adalah lembaga atau individu yang menjalankan kegiatan khusus di bidang distribusi. Pada umumnya alasan utama perusahaan menggunakan perantara adalah bahwa perantara dapat membantu meningkatkan efisiensi distribusi. Dengan adanya perantara, maka kontak penjualan yang terjadi antara produsen dengan pembeli lebih banyak dan sering terjadi. Hal ini berati memasukkan perantara kedalam saluran distribusi akan mengurangi jumlah pekerjaan yang harus dilakukan oleh produsen.
Perantara itu sendiri di bagi menjadi dua :
a. Perantara pedagang
12
kegiatan perantara pedagang ini berbeda dengan lembaga lain. Berbagai macam perantara agen, antara lain : perusahan transpor,perusahaan pergudangan dan sebagainya adapun lembaga–lembaga yang termasuk dalam golongan perantara pendagang menurut (swastha dan irawan,2008:291)adalah :
1) Pendagang besar
Pedagang besar adalah sebuah unit usaha yang membeli dan menjual kembali barang–barang kepada pengecer dan pedagang lain dan atau kepada pemakai industri,pemakai lembaga,dan pemakai yang tidakmenjual dalam volume yang sama kepada konsummen akhir .
2) Pengecer
Pengecer adalah sebuah lembaga yang melakukan kegiatan usaha menjual barang kepada konsumen akhir untuk keperluan pribadi (non bisnis).
b. Perantara agen
13
tetapi mereka tidak mempunyai hak untuk memiliki barang yang diperdagangkan (Walters dalam Swastha dan Irawan, 2008:292).
Keuntungan dalam menggunakan perantara adalah :
a. Membantu mencari konsumen
b. Membantu dalam kegiatan promosi
c. Membantu penyediaan informasi
d. Membantu dalam pengepakan dan pembungkusan.
(Dharmestha dan Irawan, 2008:290)
Tetapi dalam penggunaan perantara juga terdapat beberapa kendala,yaitu :
a.Terbatasnya jumlah tenaga pengiriman
b. Terbatasnya jumlah barang
c. Terbatasnya jumlah armada pengiriman.
E. Faktor - faktor yang Mempengaruhi Pemilihan Saluran
14
mengalami kegagalan dalam persaingan maupun dampak negatif lainnya. Menurut (Swastha dan Irawan, 2008: 299).
a. Pertimbangan pasar
Karena saluran distribusi sangat dipengaruhi oleh pola pembelian konsumen, maka keadaan pasar ini merupakan faktor penentu dalam pemilihan saluran. Beberapa faktor yang perlu diperhatikan :
1) Konsumen atau pasar industri
Apabila pasarnya berupa pasar industrial, maka pengecernya jarang atau bahkan tidak pernah digunakan dalam saluran ini. Jika pasarnya berupa konsumen dan pasar industri, perusahaan akan menggunakan lebih dari satu saluran.
2) Jumlah pembeli potensial
Jika jumlah konsumennya relatif kecil dalam pasarnya, maka perusahaan dapat mengadakan penjualan secara langsung kepada calon pembeli potensial.
3) Konsentrasi pasar wilayah geografis
15 4) Jumlah pesanan
Volume penjualan dari sebuah perusahaan akan sangat berpengaruh pada saluran yang dipakainya. Jika volume yang dibeli oleh pemakai industri tidak begitu benar atau relatif kecil, maka perusahaan dapat menggunakan distributor industri.
5) Kebiasaan dalam pembelian
Kebiasaan membeli dari konsumen akhir dan pemakai industri sangat berpengaruh pula terhadap kebijaksanaan dalam penyaluran.
b. Pertimbangan barang
1) Kualitas barang
Jika barang yang dijual mudah rusak maka perusahaan tidak perlu menggunakan perantara. Jika ingin menggunakannya maka harus dipilih perantara yang memiliki fasilitas yang cukup baik.
2) Nilai barang
16 3) Besar dan berat barang
Manajemen harus mempertimbangkan ongkos angkut dalam hubungannya dengan nilai keseluruhan barang sangat menentukan. Jika ongkos angkut terlalu besar dibandingkan dengan nilai barangnya sehingga terdapat beban yang berat bagi perusahaan, maka sebagian beban tersebut dapat dialihkan kepada perantara. Sehingga perantara ikut menanggung biaya angkut.
4) Luasnya produk line
Jika perusahaan hanya membuat satu macam barang saja,maka penggunaan pedagang besar sebagai penyalur adalah suatu hal yang baik. Tetapi jika macam barangnya banyak maka perusahaan dapatmenjual langsung kepada pengecer.
c. Pertimbangan perusahaan
Dalam ruang lingkup perusahaan beberapa faktor yang dapat dipertimbangkan adalah sebagai berikut :(Gebi Rusdiawan, 2010:22)
1) Sumber pembelanjaan
17
yang mempunyai keuangan yang kuat. Perusahaan yang tidak memiliki keuangan yang kuat akan cenderung menggunakan saluran distribusi yang panjang.
2) Pengawasan saluran
Pengawasan akan lebih mudah bilamana saluran distribusinya pendek. Jadi perusahaan yang ingin mengawasi penyaluran barangnya cenderung memilih saluran pendek walaupun dengan ongkos yang lebih tinggi.
3) Kemampuan manajemen
Dalam perusahaan yang memiliki barang baru atau produk baru lebih suka menggunakan perantara. Hal ini disebabkan karena pada umumnya para perantara sudah memiliki pengalaman dalam memasarkan produknya sehingga manajemen dapat belajar dari para perantara.
4) Pelayanan yang diberikan kepada penjual
18 d) Pertimbangan perantara
Bagi perantara juga harus mempertimbangkan beberapa faktor dalam penyaluran produknya :
1) Kegunaan perantara
Berperan sebagai penyalur apabila ia membawa barang dari produsen dalam persaingan,dan selalu berinisiatif untuk memberikan usul tentang barang baru.
2) Volume penjualan
Dalam hal ini,cenderung memilih perantara yang dapat menawarkan barangnya dalam volume yang besar untuk jangka waktu yang lama.
3) Ongkos
Jika ongkos dalam penyaluran barang dapat lebih ringan dengan digunakannya perantara, maka hal ini dapat dilaksanakan terus.
4) Pelayanan yang diberikan oleh perantara
19
Terdapat berbagai macam saluran distribusibarang konsumsi, diantaranya :(Gebi Rusdiawan, 2010:23)
1. Produsen – Konsumen
Bentuk saluran distribusi ini merupakan yang paling pendek dan sederhana karena tanpa menggunakan perantara. Produsen dapat menjual barang yang dihasilkannya melalui pos atau langsung mendatangi rumah konsumen (dari rumah ke rumah). Oleh karena itu saluran ini disebut saluran distribusi langsung.
2. Produsen – Pengecer – Konsumen
Produsen hanya melayani penjualan dalam jumlah besar kepada pedagang besar saja, tidak menjual kepada pengecer. Pembelian oleh pengecer dilayani oleh pedagang besar, dan pembelian oleh
konsumen dilayani pengecer saja.
3. Produsen – Pedagang Besar – Pengecer – Konsumen
Saluran distribusi ini banyak digunakan oleh produsen, dan dinamakan saluran distribusi tradisional. Di sini, produsen hanya melayani penjualan dalam jumlah besar kepada pedagang besar saja, tidak menjual kepada pengecer. Pembelian oleh pengecer dilayani pedagang besar, dan pembelian oleh konsumen dilayani pengecer saja.
4.Produsen – Agen – Pengecer – Konsumen
20
yang ada. Sasaran penjualannya terutama ditujukan kepada para pengecer besar.
21 BAB III
DESKRIPSI OBYEK PENELITIAN DAN PEMBAHASAN
A.Gambaran Umum Perusahaan
1. Sejarah dan Perkembangan Perusahaan
22
Turki, Cina, Malaysia, Singapura dan Korea Selatan. Dengan dibukanya batik Sukowati Sragen ternyata membawa hasil yang memuaskan bagi pemerintah daerah kota Sragen sebagai lembaga yang bertanggung jawab sekaligus pemilik dari batik Sukowati Sragen.Keuntungan yang dapat diperoleh Batik Sukowati Sragen setiap tahunnya meningkat. Hal itu dapat terlihat dari omset setiap tahunnya, seperti omset dari tahun 2008 sebesar Rp.1.000.000, kemudian tahun 2009 sebesar Rp. 1.400.000, dan tahun 2010 sebesar Rp. 1.800.000.
Dengan demikian agar omset penjualan makin meningkat, dan setiap tahunnya batik Sukowati Sragen mengalami kemajuan yang cukup pesat, maka Batik Sukowati Sragen selalu berinovasi dan menciptakan produk baru, serta mempertahankan mutu produknya untuk menjaga kepercayaan konsumen dari tahun ke tahun.
a). Visi
Menjadi perusahaan industri batik solo yang senantiasa mampu bersaing dan tumbuh berkembang dengan sehat.
b). Misi
23 2. Struktur Organisasi Perusahaan
Struktur organisasi merupakansuatu susunan komponen-komponen dalam organisasi. Struktur organisasi menunjukkan adanya pembagian kerja dan menunjukkan bagaimana fungsi-fungsi atau kegiatan-kegiatan yang berbeda tersebut dikoordinasikan. Selain daripada itu struktur organisasi juga menunjukkan spesialisasi-spesialisasi pekerjaan, saluran perintah dan penyampaian laporan.
Dari struktur organisasi inilah dapat diketahui tentang kedudukan, tanggung jawab, wewenang, tugas, dan kewajiban masing-masing karyawan. Begitu pula pada Batik Sukowati Sragen. Struktur organisasi pada Batik Sukowati Sragen terdiri dari :
Gambar 1.1
Struktur Organisasi Batik Sukowati Sragen
Sumber : Galeri Batik Sukowati Sragen MANAJER
ADMINISTRASI DAN KEUANGAN
UMUM
KASIR SPG ACCONTING ADMINISTRASI GUDANG
PERSO-NALIA
24 Keterangan :
1. Manajer : bertugas sebagai pengambil keputusan dalam perusahaan dan sekaligus bertanggung jawab terhadap keputusan yang diambil dan menyelesaikan masalah yang terjadi dalam perusahaan.
2. Administrasi dan Keuangan :
melaksanakan kegiatan pelayanan
kantor, penyediaan fasilitas dan layanan administrasi perkantoran, sesuai ketentuan yang berlaku untuk mendukung kelancaran operasional perusahaan, serta mengeluarkan anggaran untuk pembelian kebutuhan dan pembelian peralatan/kebutuhan kantor. 3. Kasir : Seseorang kasir memiliki tugas dan tanggung jawab besarterhadap pelayanan pasca jual, penghitungan jumlah barang dan uang yang harus dibayar oleh konsumen, dan merealisasikan target penjualan.
4. SPG (Sales Promotion Girl) : Berhubungan langsung dengan konsumen untuk menawarkan barang yang dijual serta membantu konsumen mencari barang/produk yang diinginkan oleh konsumen. 5. Accounting : Membuat pencatatan dan pembukuan semua kejadian
transaksi yang berlangsung dalam suatu perusahaan.
6. Administrasi Gudang : Bertugas mencatat keluar masuknya barang yang tersedia di gudang.
25
8. Quality Control(QC) :Memeriksa barang yang akan dipasarkan apakah barang tersebut memenuhi persyaratan dan layak untuk dipasarkan, untuk menjamin kepuasan konsumen terhadap barang yang mereka akan beli.
9. Pengelola Gedung : Menjaga keamanan dan merawat gedung perusahaan agar selalu terjaga keamanan dan kebersihannya.
B. Laporan Magang
1. Pengertian
Magang/ praktek kerja adalah suatu kegiatan penunjang perkuliahan yang dilaksanakan oleh mahasiswa dengan mengadakan observasi secara langsung kedunia kerja/ perusahaan.
2. Tujuan
Magang mempunyai tujuan agar mahasiswa dapat melihat secara lansung aplikasi dari berbagai teori yang telah dipelajari dalam perkuliahan.
3. Sasaran/Tempat magang
Sasaran magang biasanya adalah usaha kecil menengah,instansi pemerintahan, kelompok masyarakat umum, dan koperasi.
26
Magang mempunyai berbagai keuntungan yaitu :
a. Kemudahan dalami dentifikasi masalah tugas akhir. Dengan adanya magang kerja mahasiswa dapat dengan mudah mengidentifikasi masalah untuk tugas akhirnyadan memberikan solusi yang tepat untuk perusahaan.
b. Kemudahan dalam akses data pada instansi terkait untuk keperluan penulisan tugas akhir. Dengan dilaksanakannya magang kerja maka mahasiswa dapat memperoleh data yang mudah sebagai langkah untuk menyelesaikan Tugas Akhir.
5. Pelaksanaan magang kerja
a. Waktu dan tempat pelaksanaan
Jangkawaktu : Februari– April 2011
Tempat : BATIK SUKOWATI SRAGEN
b. Kegiatan magang kerja
Dengan rincian waktu sebagai berikut:
Senin-Jumat : 08.00-16.00
Sabtu : 08.00-02.00
Istirahatsiang : 12.00-13.00
27
1) Perkenalandengan staff dan karyawan di Batik Sukowati Sragen.
2) Perkenalan dengan lingkungan perusahaan dan tugas-tugas
3) Mengarsip dokumen, keluar masuk barang dari suplier.
4) Merekap/ menyalin nota pembelian.
5) Menulisi label barang yang akan di jual/display.
6) Memasukkankainkedalamplastik/mengepak barang.
3. Saluran Distribusi
Distribusi memegang peranan penting dalam kehidupan sehari-hari dalam masyarakat. Dengan adanya saluran distribusi yang baik dapat menjamin ketersediaan produk yang dibutuhkan oleh masyarakat. Tanpa ada distribusi, produsen akan kesulitan untuk memasarkan produknya dan konsumen pun harus bersusah payah mengejar produsen untuk dapat menikmati produknya.
Di antara pihak produsen dan konsumen terdapat perantara pemasaran yaitu wholesaler (distributor/agen) yang melayani pembeli retailer (peritel) dan juga retailer yang mengecerkan produk kepada konsumen akhir.
28 a. Harga
Dalam menentukan harga jual pada BATIK SUKOWATI SRAGEN telah memperhatikan beberapa hal yaitu :
1) Biaya Produksi : Merupakan biaya yang digunakan di pabrik (dibagian produksi) untuk pembelian bahan baku dan melakukan
proses produksi.
2) Biaya Promosi : Biaya yang digunakan perusahaan untuk
memperkenalkan atau mempromosikan produk baru dari Batik
Sukowati.
3) Biaya Gaji : Biaya yang dikeluarkan perusahaan untuk membayar
gaji karyawan atau pekerja pada Batik Sukowati.
4) Biaya Distribusi : Merupakan biaya yang dikeluarkan perusahaan
untuk proses pengiriman barang dari perusahaan kepada
konsumen (biaya pemasaran barang).
Dengan memperhatikan hal-hal tersebut maka perusahaan mengharapkan BATIK SUKOWATI SRAGEN dapat menetapkan harga yang sesuai.
29 c. ProdukPemasaran
Pemasaran produk Batik Sukowati dilakukan melalui :
- Penjualan di Showroom: Penjualan melalui showroom dilakukan di
toko/showroom Batik Sukowati Sragen, sehingga dapat memudahkan para konsumen disekitar sragen untuk langsung melihat/membeli barang secara langsung melalui showroom yang disediakan oleh batik sukowati.
- Bekerjasama dengan berbagai outlet di beberapa kota diantaranya
Surabaya, Malang, Denpasar, Yogyakarta. Produk dari Batik Sukowati Sragen juga didistribusikan oleh outlet-outlet yang berada di beberapa daerah yang berada di Surabaya, Malang, dan Denpasar.
- Pameran dalam negeri seperti di : Jakarta, Solo dan sekitarnya,
Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Pekalongan, Batam, Balikpapan, Ambon, Denpasar, dll. Batik Sukowati juga sering melakukan pameran produknya di berbagai daerah yang berada di Indonesia dan bekerja sama dengan beberapa kota untuk melakukan pameran dagang.
- Pameran luar negeri seperti di :Turki, Cina, Malaysia, Singapura
30
mengikuti pameran produk ke Luar Negeri yaitu : Turki, Cina, Singapura, dan Korea Selatan. Hal ini semakin menunjukkan eksistensi nya di bidang kesenian dan produksi.
Produk yang dipasarkan oleh Batik Sukowati Sragen meliputi beberapa produk yaitu :
1) Batik tulis
Batik tulis adalah batik yang dibuat dengan cara membuat motif diatas kain putih polos (mori) kemudian dilukis dengan menggunakan canting dan lilin,untuk kemudian diwarnai sesuai dengan yang diinginkan. Biasanya batik tulis dijual dengan harga yang relatif mahal karena cara pembuatan yang relatif rumit dan memakan waktu yang lama.
2) Batik cap
Batik yang dikerjakan dengan cap atau motif yang sudah tersedia. 3) Pakaian jadi
Produk jadi yang dari Batik Sukowati berupa : kemeja laki-laki, blus wanita, blus atau kemeja sarimbit, pakaian anak-anak, pakaian tidur (daster), serta souvenir-souvenir cantik.
Proses ProduksiBatik Sukowati :
31
Batik Sukowati membuat desain sendiri, yang bberbeda dengan desain batik-batik lainnya. Hal tersebut merupakan ciri khas dari Batik Sukowati. Desain produk biasanya dibuat oleh manajemen batik sukowati bagian umum dan desain Batik Sukowati, dengan tema yang selalu berkembang mengikuti perkembangan jaman.Proses pembuatan batik dilakukan ketika sudah mendapatkan desain batik, kemudian desain tersebut dikerjakanoleh pengrajin batik di Sragen, apabila sudah jadi dalam bentuk kain kemudian kain batik tersebut baru siap dipasarkan oleh Batik Sukowati Sragen
C. Pembahasan
1.Saluran Distribusi yang digunakanpada Batik Sukowati Sragen
Untuk menyalurkan produk hingga sampai ke tangan konsumen dengan baik, maka sebuah perusahaan pasti menggunakan saluran distribusi yang tepat pula. Saluran distribusi tersebut berfungsisebagai penghubung antara konsumen dengan perusahaan. Dalam menentukan saluran distribusi yang digunakan, hendaknya perusahaan harus berhati-hati dan selektif, karena dengan penggunaan saluran distribusi yang tepat dan efisien, dapat menunjang keberhasilan dalam pencapaian tujuan perusahaan yang telah ditetapkan.
32 a. Saluran distribusi langsung
Saluran distribusi langsung merupakan saluran yang menyalurkan produknya secara langsung kepada konsumen,dengan cara mendistribusikannya secara langsung melalui showroom yangtelah disediakan, saluran distribusi langsung yang dilakukan pada Batik Sukowati adalah dengan memasarkan melalui showroom yang telah tersedia. Showroom Batik Sukowati Sragen terletak di Jl. Raya Sukowati No. 300 Sragen.Tlp. 0271 – 891028, fax. 0271 – 890266.
b. Saluran Distribusi tidak langsung
Dalam suatu kegiatan distribusi, panjang pendeknya saluran distribusi yang digunakan oleh perusahaan akan mempengaruhi harga jual produk itu sendiri, yang pada akhirnya dibebankan kepada konsumen. Semakin panjang saluran distribusi yang digunakan maka semakin tinggi pula harga jual produk tersebut. Demikian sebaliknya, semakin pendek saluran distribusi yang digunakan, beban yang ditanggung konsumen atas harga jual produk yang dibeli juga semakin kecil. Dengan kata lain, dalam kondisi normal harga barang akan lebih murah jika menggunakan saluran distribusi pendek daripada saluran distribusi panjang.
33
dilakukan menggunakan perantara pihak luar untuk membantu menyalurkan produknya.
Untuk memasarkan produknya ke wilayah-wilayah tersebut Batik Sukowati Sragen menggunakan jasa kurir atau jasa perusahaan pengiriman barang baik di pulau jawa maupun di luar pulau jawa.Sedangkan untuk mengirim barang yang telah dipesan ke wilayah sragen,surakarta dan sekitarnya perusahaan menggunakan transportasi (mobil box) perusahaan itu sendiri untuk lebih menghemat biaya transportasi.
Dari uraian diatas dapat disimpulkan :
Saluran yang digunakan Batik Sukowati adalah saluran distribusi langsung dan tidak langsung, hal itu sesuai dengan pernyataan, Kotler dan (Amstrong, 2001;7) yang menjelaskan bahwa saluran distribusi terdiri dari seperangkat organisasi yang saling tergantung satu sama lain, yang dilibatkan dalam proses penyediaan suatu produk atau jasa, untuk untuk digunakan atau di konsumsi oleh konsumen atau pengguna bisnis.
c. Komponen Saluran Distribusi Batik Sukowati Sragen.
1). Produsen
34
dilakukan produsen untuk memasarkan atau memperkenalkan produknya adalah: (Gebi Rusdiawan, 2010:19-20)
a. Promosi
Untuk memperkenalkan produk baru serta menarik perhatian konsumen, maka perusahaan melakukan suatu upaya yaitu dengan cara melakukan promosi terhadap produk mereka. Ada beberapa bentuk promosi yang dilakukan perusahaan yaitu sebagai berikut :
(1) Pameran Dagang
Di dalam mempromosikan produknya Batik Sukowati Sragen juga ikut serta dalam pameran-pameran kesenian atau pameran dagang yang diadakan baik di dalam negeri(Jakarta, Solo dansekitarnya, Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Pekalongan, Batam, Balikpapan, Ambon, Denpasar) maupun diluar negeri(Turki, Cina, Malaysia, Singapura, Korea Selatan). Kegiatan pameran tersebut dilakukan untuk memperoleh kepercayaan serta relasi dagang. Melalui pameran dagang tersebut diharapkan dapat bertemu dengan komponen akhir,serta dari pameran tersebut Batik Sukowati Sragen dapat mengetahui perkembangan yang terjadi pada pesaing.
(2) Baliho
35
tersedia pada Batik Sukowati secara singkat, sehingga dapat menarik minat konsumen untuk datang langsung ke Showroom Batik Sukowati Sragen. Baliho juga menyediakan informasi apabila ada diskon atau promosi pada Batik Sukowati Sragen.
b. Konsumen
Konsumen adalah setiap orang pemakai barang dan atau jasa yang tersedia dalam masyarakat, baik bagi kepentingan diri sendiri, keluarga, dan orang lain. Jika tujuan pembelian produk tersebut untuk dijual kembali, maka dia disebut pengecer atau distributor. Pada masa sekarang ini bukan suatu rahasia lagi bahwa sebenarnya konsumen adalah raja sebenarnya, oleh karena itu produsen yang memiliki prinsip pembeli adalah raja, sudah seharusnya memperhatikan semua yang menjadi hak-hak konsumen.
c. Produksi
36
pemasaran, bagian keuangan serta bagian akuntansi. Oleh karena itu haruslah diadakan koordinasi kerja agar semua bagian dapat berjalan seiring dan seirama dan dapat dihindarkan benturan – benturan kepentingan antar bagian dalam perusahaan.
Tugas utama dari bagian produksi dalam kaitannya dengan pencapaian tujuan perusahaan secara umum adalah berusaha mencapai biaya produksi yang rendah, mutu produk yang tinggi, tanggapan yang cepat atas permintaan, dan fleksibilitas untuk membuat beragam barang yang sesuai dengan selera dan spesifikasi pelanggan.
2. Dampak yang ditimbulkan saluran distribusi langsung dan tidak langsung dari Batik Sukowati Sragen adalah :
a. Dampak positif
1) Perusahaan dapat mengendalikan harga
37
2) Cepat mendapatkan respon dari konsumen
Mudah mendapatkan umpan balik langsung dari konsumen mengenai produknya dan memungkinkan konsumen memberikan respon lebih cepat mengenai produk yang ditawarkan oleh produsen sehingga produsen tidak butuh waktu lama untuk menunggu produknya terjual. Hal itu juga terlihat pada Batik Sukowati. Dengan saluran distribusi langsung dan tidak langsung, maka Batik Sukowati mudah untuk mendapatkan respon dari konsumen, baik di datangi secara langsung oleh konsumen maupun penawaran melalui promosi atau baliho yang berisi tentang barang yang ditawarkan oleh Batik Sukowati.
b. Dampak negatif
1) Biaya
Secara umum,saluran distribusi yang terlalu panjang akan menimbulkan biaya yang lebih besar dan mendorong harga jual yang tinggi dan selanjutnya dapat menggangu kelancaran penjualan barang-barang tersebut. Hal ini dapat dimaklumi sebab setiap saluran distribusi menginginkan keuntungan yang layak sebagai imbalan dari kegiatan mereka.
38
tersebut omzet penjualannya terlalu kecil baik dalam unit maupun rupiah, sedangkan pembayarannya adalah sangat luas karena kebutuhan umum.
2) Perusahaan Terlalu bergantung kepada buyer
Perusahaan menjadi terlalu bergantung kepada buyer yang memesan dalam jumlah banyak, karena hal tersebut dirasa lebih menguntungkan dari segi kalkulasi biaya produksi dan administrasi tanpa mempedulikan kelangsungan atau kontinuitas produksi. Contohnya ketika perusahaan tidak dapat satupun order dari buyer tersebut, entah karena situasi yang tidak memungkinkan atau sedang terjadi krisis global. Maka bisa dipastikan nilai produksi dari perusahaan hampir mencapai titik nol.
Langkah-langkah mengatasi dampak negatif dari saluran distribusi yang digunakan BATIK SUKOWATI :
1. Menekan biaya pendistribusian barang,yaitu dengan cara menerima pesanan barang yang harus dikirim dengan minimal pembelian, sehingga perusahaan tidak terlalu rugi yang diakibatkan biaya pendistribusian barang.
2. Menurunkan Biaya Produksi, saluran distribusi yang lebih pendek membuat perusahaan dapat mengendalikan harga produk. Merancang sebuah saluran distribusi dengan hanya beberapa perantara mungkin akan menurunkan biaya distribusi, yaitu dengan cara mengurangi atau menghilangkan kenaikan harga perantara. 3. Perusahaan harus senantiasa menjaga mutu dan kualitas
39
kepada masyarakat melalui media iklan sehingga masyarakat bisa mengenal produk dari perusahaan tersebut .yang di imbangi dengan harga yang terjangkau.
Saluran distribusi yang lebih efisien bagi BATIK SUKOWATI SRAGEN
· Saluran distribusi Langsung merupakan saluran distribusiyang sangat efisien bagi Batik Sukowati, karena dengan saluran distribusi langsung perusahaan tidak perlu mengeluarkan biaya untuk pengiriman barang, sehingga dapat menekan pengeluaran yang diakibatkan proses distribusi yang terlalu panjang.
SARAN :
40 BAB IV
KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan mengenai saluran distribusi Batik Sukowati Sragen, maka dapat diambil kesimpulan :
1.Di dalam pelaksanaan proses produksi, Batik Sukowati Sragen menggunakan saluran distribusi langsung dan tidak langsung. Yaitu saluran distribusi langsung adalah saluran distribusi di mana pengusaha berusaha untuk menyalurkan produk yang dibeli oleh konsumen secara langsung ke tempat konsumen, dengan demikian diharapkan konsumen akan merasa puas karena konsumen tidak perlu lagi memikirkan masalah pengangkutan barang ke rumah mereka, sedangkan pengertian saluran distribusi tidak langsung adalah pengusaha bekerja sama dengan pihak lain untuk membantu menyalurkan barangnya kepada konsumen.
41 a. Dampak positif
1). Cepat mendapatkan respon dari konsumen
2). Produsen Dapat mengendalikan harga
3). Perusahaan dapat menekan biaya transportasi
b. Dampak Negatif
1). Perusahaan terlalu bergantung kepada buyer
2). Biaya yang dikeluarkan akan lebih besar karena melalui proses pendistribusian yang panjang
B. Saran
Berdasarkan kesimpulan dari beberapa penelitian serta yang didapat, maka saran yang sekiranya bermanfaat bagi perusahaan, diantaranya adalah sebagai berikut :
42
2. Batik Sukowati Sragen hendaknya membuka showroom tidak hanya satu tempat saja di wilayah Sragen tetapi showroom yang pernah dibuka dikawasan wisata di wilayah Sragen hendaknya dibuka lagi karena memungkinkan akan banyak konsumen ditempat wisata tersebut. Showroom yang dibuka di kawasan wisata atau di kota lain sebagai perwakilan dari showroom pusat di kota Sragen.