• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II LANDASAN TEORI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "BAB II LANDASAN TEORI"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

19

LANDASAN TEORI

2.1 RUMAH

Rumah adalah salah satu kebutuhan pokok manusia selain sandang dan pangan. Rumah biasanya digunakan manusia sebagai tempat berlindung dari panas matahari dan hujan. Selain itu rumah menjadi tempat tinggal manusia untuk kelanjutan dalam hidupnya. Ada berbagai jenis rumah baik dari tipe, desain, harga dan sebagainya.

Ada berbagai jenis bentuk bangunan yang dapat dikatakan rumah bagi manusia, contohnya : apartement, landed house dan rumah susun. Masing-masing memiliki perbedaan baik dari manfaat maupun harga. Namun masing-masing punya kelebihan dan keuntungan bagi konsumennya.

2.2 CONTAINER

Container (kontainer) berasal dari bahasa Inggris apabila diterjemahkan yang berarti peti kemas. Peti kemas sendiri yaitu suatu peti atau kotak yang memenuhi persyaratan teknis sesuai dengan Internasional Organizational for Standardization (ISO) sebagai alat pengangkutan barang.

(2)

2.3. Business Model

Business Model menurut Alan Afuah (2004), Business Model adalah kumpulan aktivitas yang telah dilakukan sebuah perusahaan, bagaimana hal tersebut dilakukan dan kaan hal tersebut dilakukan sehingga dapat menawarkan keuntungan yang diinginkan pelanggan untuk memperoleh keuntungan.

2.3.1 Business Model Environment

Business Model Environment adalah bentuk suatu model bisnis yang dirancang dan di implementasikan pada lingkungan. Pemahaman lingkungan berguna dalam memberikan nilai tambah perusahaan dalam memperoleh informasi, lebih produktif dan kompetitif.

Menurut Osterwalder dan Pigneur ada 4 lingkungan dalam klasifikasinya ke dalam sub-area lingkungan tersebut dibawah ini.

2.3.1.1 Market Forces

Sub-areanya meliputi :

Market Segments

Yaitu segmentasi pasar utama perusahaan. Dimana perusahaan menganalisa pasar, kemudian mencari daya tarik mereka untuk kesempatan dalam membuka segmen baru.

(3)

Market issues

Yaitu menganalisa isu utama yang mendukung dan mempengaruhi terhadap perubahan pasar dari sudut pandang customer dan penawaran.

Needs and Demands

Yaitu menganalisa kebutuhan pasar dan mengevaluasi pasar tersebut.

Switching cost

Menganalisa produk pengganti dari produk yang ada dalam pasar.

Revenue attractiveness

Menganalisa yang berhubungan dengan revenue dan pricing.

2.3.1.2 Industry Forces

Di industry forces sub-areanya yaitu

Competitor

Menganalisa pesaing perusahaan dalam industri dan mengevaluasi kekuatan kompetitor.

New Entrants

Menganalisa perusahaan pendatang yang baru dalam industri sebagai pesaing baru.

(4)

Subtitute Product and Services

Menganalisa produk dan jasa yang ada di pasar maupun dalam industri.

Stakeholders

Menganalisa orang-orang yang mempengaruhi perusahaan dan bisnis model.

2.3.1.3 Key Trends

Memiliki Sub-area sebagai berikut:

Technology Trends

Menganalisa teknologi yang berkembang saat ini guna mendukung kinerja perusahaan atau justru mengancam perusahaan.

Social and Cultural Trends

Menganalisa gaya hidup yang mendukung terhadap bisnis model yang direncanakan.

Socialeconomic Trends

Menganalisa sosial dan ekonomi yang mempengaruhi perusahaan.

Regulatory trends

Menganalisa peraturan-peraturan yang mempengaruhi perencanaan bisnis model perusahaan.

2.3.1.4. Macro Economic Trend

Meliputi sub-area : Capital Market

(5)

Menganalisa kondisi pasar yang mempengaruhi modal perusahaan.

Global market conditions

Menganalisa perekonomian makro yang terjadi.

Economic infrastructure

Menganalisa infrastruktur dari bidang ekonomi pasar dimana perusahaan beroperasi.

2.3.2 Five Forces Analysis

Five Competitive Forces by Michael E. Porter

Michael E. Porter memberikan suatu metode dalam menganalisa kekuatan industri, yaitu lima kekuatan, seperti :

Gambar 2.1 Five forces

1. Bergaining power of Suppliers, yaitu seberapa besar kemampuan penawaran yang dimiliki supplier.

2. Bergaining power of Buyers, yaitu seberapa besar kemampuan yang dimiliki oleh pembeli (customer).

(6)

3. Threats of Subtitutes, yaitu seberapa banyak produk pengganti yang menjadi ancaman bagi industri ini.

4. Threats of New Entrants, yaitu kompetitor baru yang akan masuk di industri ini.

5. Rivalry Among Existing Competitors, yaitu pesaing yang ada saat di dalam industri.

2.3.3 SWOT ANALYSIS

SWOT analisis menurut Thompson/ Strickland/ Gamble dalam buku “Crafting and Executing Strategy” yaitu suatu tools (metode) yang simple tetapi memiliki kekuatan yang meningkatkan kapabilitas sumber daya dan defisiensi perusahaan, peluang pasar, serta ancaman dari luar yang bertujuan untuk kebaikan perusahaan di masa depannya.

Strenghts

Strenghts atau kekuatan yang dimiliki untuk membantu perusahaan dalam menciptakan pasar dan produknya yang kuat.

Weakness

Kelemahan yang terdapat dalam produk atau jasa yang diberikan perusahaan atau kelemahan yang terdapat dalam internal perusahaan.

Opportunities

Peluang atau kesempatan yang terdapat di luar lingkungan perusahaan yang bermanfaat untuk menciptakan pasar baru bagi perusahaan.

(7)

Threats

Yaitu ancaman dari luar lingkungan perusahaan yang merupakan sebuah tantangan bagi perusahaan dalam mengatasi ancaman tersebut.

2.3.4 THE 9 BUILDING BLOCKS

Adalah suatu tools dalam manajemen strategi untuk mengembangkan dan mendokumentasikan bisnis model yang ada (Osterwalder, Pigneur & al. 2010)

2.3.4.1 Customer segmentation

Untuk customer segments yang menjelaskan sekumpulan kelompok orang atau lembaga yang ingin dicapai perusahaan dalam meraih pasar. Klasifikasi konsumen sesuai segmentasinya membantu perusahaan dalam mencapai target pasar dan mendapatkan informasi lebih dalam pencapaian target. Beberapa tipe segmentasinya yaitu : niche, mass, segmented, diversify, dan multi-sided platform.

2.3.4.2 Value Prepotition

Value Proposition yaitu produk atau jasa yang membentuk sebuah value yang berguna untuk ditawarkan perusahaan bagi segmentasi konsumen yang lebih spesifik. Dengan kata lain, value proposition adalah alasan mengapa konsumen lebih memilih suatu

(8)

produk dibanding dengan produk lain. Value yang diberikan merupakan gabungan dari beberapa elemen, seperti newness, performance, customization, design, brand/ status, price, usability, accessibility dan sebagainya.

2.3.4.3 Channel

Channel yaitu cara perusahaan dalam berkomunikasi dengan konsumen yang telah di segmentasikan guna menentukan value proposition yang telah direncanakan oleh perusahaan.

Manfaat Channel yaitu :

Memberikan informasi tentang produk yang ditawarkan perusahaan

Membantu customer dalam menilai seberapa baik value proposition yang ditawarkan

Meningkatkan kesadaran konsumen tentang suatu produk Menyediakan layanan after sales.

2.3.4.4 Customer Relationship

Untuk informasi program karyawan bagian marketing dari awal informasi hingga customer tersebut melakukan perkenalan mengenai konsep dan produk yang ditawarkan.

(9)

Setiap customer dan grup customer akan di pandu oleh seorang pegawai tenaga sales yang bertanggung jawab dalam pelaksanaan proses pengenalan pada event yang diadakan

2.3.4.5 Revenue Stream

Yaitu kas yang diterima oleh perusahaan dari segmentasi konsumen.

2.3.4.5.1 Subscription fee

Pendapatan akan didapat dari proses uang muka bagi customer yang berminat untuk membeli.

2.3.4.5.2 Asset sales

Pendapatan akan didapat dari penjualan asset secara langsung baik secara tunai atau non-tunai.

2.3.4.6 Key Resources

Physical

Bentuk secara fisik adalah produk berupa gedung, tanah, mesin, dan sebagainya.

Intellectual

Modal berupa intellectual sangat diperlukan untuk menjamin pelaksanaan bisnis ini dari segi operasional, konsep, keuangan, dan design dari produk yang ditawarkan.

(10)

Human

Beberapa kriteria dari kategori ini adalah dibutuhkan tenaga ahli maupun tenaga terlatih. Human Resource merupakan sumber daya yang penting dalam perusahaan. Karena pengoperasian perusahaan membutuhkan tenaga manusia yang memiliki potensi untuk mengembangkan perusahaan.

Finance

Ini adalah salah satu komponen terpenting dalam menjalankan bisnis ini. Untuk itu dibutuhkan konsep bisnis yang kuat untuk menjaring kreditor dan investor agar proses pendanaan dapat berjalan dengan lancar.

2.3.4.7 Key activites

Production

Aktivitas yang berhubungan dengan produksi sebuah produk. Mulai dari bahan baku sampai barang setengah jadi maupun barang jadi.

Problem solving

Mengantisipasi terhadap permasalahan yang ada dan memberikan solusi kepada konsumen.

(11)

Network

Dibutuhkan jaringan dan hubungan yang baik dengan supplier, investor, kreditor, dan customer.

2.3.4.8 Key partnership

2.3.4.8.1 Optimization and economic of scale

Yaitu mengurangi hal ketidakpastian terhadap sumber daya tertentu dalam perusahaan.

2.3.4.9 Cost structure

Cost structure merupakan total biaya yang dikeluarkan perusahaan dalam mengimplementasikan sebuah model bisnis.

Yaitu biaya-biaya dalam penerapan langkah-langkah dalam canvassing suatu model bisnis. Mulai dari value propotition, key activities, customer relationship, sampai menghasilkan revenue merupakan langkah-langkah dalam model bisnis yang membutuhkan biaya dalam pengoperasiannya. Dalam cost structure terdapat 2 tipe, yaitu cost-driven dan value-driven. Cost- driven adalah suatu model pembiayaan yang bersifat meminimalisirkan pembiayaan. Sedangkan value-driven suatu model pembiayaan dalam pencapaian value yang diinginkan.

(12)

2.4. MARKETING MIX

Marketing atau strategi pemasaran adalah metode kumpulan dari berbagai strategi komunikasi yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran terhadap suatu produk (Brand Awareness) kepada masyarakat yang selaku sebagai konsumen.

Hal ini sangat penting yang di mana mempengaruhi pendapatan dan pengeluaran perusahaan dalam arus kas. Ada beberapa elemen di dalam marketing mix, seperti 4P :

1. Product (produk)

2. Place (lokasi atau tempat) 3. Pricing

4. Promotion

Gambar

Gambar 2.1  Five forces

Referensi

Dokumen terkait

Sebaliknya individu yang memiliki tingkat pe- ngetahuan tentang agama yang rendah akan melakukan perilaku seks bebas tanpa berpikir panjang terlebih dahulu sehingga

Deteksi Gelatin Babi pada Sampel Permen Lunak Jelly Menggunakan Metode Fourier Transform Infrared (FTIR) dan Kemometrik; Annisa Rahmawati, 102210101050; 2014; 53

Manfaat yang dapat diambil dari kegiatan penerapan Iptek ini adalah: (1) Masyarakat sebagai sasaran mitra memperoleh transfer teknologi dan pengetahuan khususnya

Dengan pemberlakuan IHR 2005 sejakTahun 2007 menuntut setiap negara anggotanya untuk mampu melaksanakan deteksi dini dan respon cepat terhadap setiap kejadian yang

Artikel berita seputar konflik antara Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Demokrat tentang kenaikan harga BBM menjadi objek penelitian yang nantinya akan digunakan dalam

Pada tahun 2013, dari jumlah wajib pajak di Kecamatan Kendari sebanyak 4.395 orang, dapat terealisasi 101,2 persen dari target pembayaran pajak dengan Kelurahan Kendari Caddi

Pengeluaran tunai melalui ATM atau kaunter Bank Rakyat akan dikenakan bayaran perkhidmatan sebanyak 3% atau RM21.20 yang mana lebih tinggi manakala bagi pengeluaran tunai yang

Fungsi yang diturunkan antara lain adalah fungsi informasi yang memberikan infomasi seputar JIDSMJJF 2012; fungsi mendorong kohesi sosial, maksudnya media massa yang