PEMUNGUTAN PAJAK VERPONDING ATAS TAHUN 1951 (Undang-Undang Darurat Nomor 14 Tahun 1951 Tanggal 10 September 1951) PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
Teks penuh
Dokumen terkait
Hal tersebut dapat kita lihat dalam standar administratif perizinan senjata api yang terdapat pada UU Darurat No.12 Tahun 1951 tentang Senjata Api, UU No.8 Tahun 1948 tentang
Berhubung dengan meningkatnya harga sejak tahun 1950 maka tarip-tarip pos (porto dan bea) untuk dalam negeri, mulai tanggal 1 Pebruari 1951 diubah dengan keluarnya
UNDANG-UNDANG DARURAT TENTANG PENILAIAN DARI BAGIAN-BAGIAN PENDAPATAN DAN KEKAYAAN BAIK YANG DIPEROLEH, MAUPUN YANG BERADA DALAM UANG ASING, UNTUK PEMUNGUTAN PAJAK
berlaku buat 1 tahun saja, yaitu untuk tahun 1953, sesuai dengan Undang-Undang Darurat. No. 96), yang berlaku hingga akhir tahun
Pasal 2. Undang-undang, Undang-undang darurat, Peraturan-peraturan Pemerintah atau Ordonansi- ordonansi, lain dari pada yang dimaksudkan dalam Pasal 1, ditetapkan oleh
Dipungut tambahan pokok pajak tiga ratus perseratus (300%) dari ketetapan pajak perseroan mengenai masa berakhir pada suatu tanggal di antara 30 Juni 1950 dan 1 Juli
Pada saat Undang-undang ini mulai berlaku semua Peraturan Daerah tentang Pajak dan Peraturan Daerah tentang Retribusi yang telah diajukan kepada Menteri Dalam Negeri
KESIMPULAN Penafsiran Yuridis Unsur Tanpa Hak Dalam Pasal 2 Undang-Undang Darurat Nomor 12 Tahun 1951 Dalam Perspektif Kepastian Dalam Penyelenggaran Negara Hukum, frasa “tanpa hak”