• Tidak ada hasil yang ditemukan

Agen Pelubang dan Penguat Cita Rasa Keju

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Agen Pelubang dan Penguat Cita Rasa Keju"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

Agen Pelubang dan Penguat Cita

Rasa Keju Swiss

Posted on December 26, 2013 ᄃᄃ by arfafandi19 ᄃ

Keju Swiss atau dikenal dengan keju Emmental, merupakan salah satu jenis keju yang paling mudah dikenali karena banyak lubang dalam keju tersebut. Lubang-ludang ini biasanya disebut “mata” (eye) oleh

para pembuat keju. Keju Swiss berasal dari negara Swiss

(Switzerland) di Eropa. Tidak hanya memiliki ciri khas yaitu memiliki lubang-lubang yang tersebar, tetapi keju ini memiliki rasa yang khas

serta berwarna kuning pucat. Semakin besar lubang yang terdapat pada keju, semakin kuat pula cita rasa pada keju tersebut.

Lubang-lubang dan cita rasa khas yang terdapat pada keju Swiss tidak terbentuk secara sendirinya, tetapi ada agen atau bakteri yang melakukan ini semua. Bakteri tersebut merupakan bakteri gram positif fermentatif aerotoleran yaitu Propionibacterium shermanii. Propionibacterium merupakan genus dari bakteri tersebut, mereka menghasilkan asam propionik sebagai produk utama fermentasi mereka. Organisme ini mengambil bakteri asam laktat dalam

fermentasi keju dan selanjutnya memetabolisme asam propionat dan asetat serta CO2. Reaksi ini paling kompleks, terdiri dari serangkaian langkah-langkah awal dengan oksidasi asam laktat untuk piruvat dan kemudian transformasi piruvat. hasil produksi gas dalam lubang karakteristik, disebut mata keju swiss (jika gas tidak diproduksi dalam jumlah yang cukup, lubang tidak terbentuk, dan keju dikatakan buta).

Tingkat pertumbuhan bakteri tergantung pada suhu sekitarnya, pH, dan bakteri. Pertumbuhan optimal untuk Propionibacterium shermanii adalah suhu hangat dan pada pH 5,3. Pertumbuhan bakteri juga

tergantung dari ketersediaan asam laktat yang dihasilkan oleh L. helveticus dan S. Thermophilus karena tingkat pH yang rendah tidak mendukung pertumbuhan Propionibacterium shermanii, kemampuan L. helveticus dan S. thermophilus untuk mengubah pH menentukan ukuran populasi Propionibacterium shermanii. Selain itu, bakteri bergantung pada L. helveticus dan S. thermophilus untuk

menghasilkan asam laktat untuk itu untuk dikonsumsi (Kurtz,1959).

Keju Swiss dibuat dari susu yang telah dipasteurisasi yang kemudian memiliki rasa asam karena adanya aktivitas bakteri asam laktat yang dimasukkan ke dalam susu tersebut (Safra,2005). Ada dua jenis yang berperan membuat keju swiss, tetapi bakteri

(2)

membuat cita rasa khas pada keju swiss. S. thermophilus dan Lactobacillus berperan dalam koagulasi kasein selama proses

fermentasi asam laktat. Peningkatan keasaman sebagai konsekuensi aktivitas bakteri berkontribusi pada tekstur, dan komposisi keju serta mengubah pH dengan memfermentasi laktosa menjadi asam laktat. Sedangkan P. Shermaniimengkonsumsi asam laktat yang dihasilkan oleh S. thermophilus dan Lactobacillus dan menghasilkan gas karbon dioksida dan asam propionat. Gas karbon dioksida tetap tinggal dalam bentuk gelembung dalam keju sehingga terbentuklah lubang-lubang pada keju, sedangkan asam propionat berkontribusi pada

karakteristik aroma khas dari keju (Keenan,1968).

Keju Swiss ditemukan dalam berbagai jenis lingkungan.

Biasanya, itu dibuat di pabrik-pabrik dan kemudian didistribusikan ke toko-toko kelontong, restoran, dan vendor. Dari sana, membuat jalan ke rumah kita untuk dikonsumsi.

Referensi

Dokumen terkait

Berdasarkan hasil analisis data dan pengujian hipotesis dapat disimpulkan bahwa penggunaan media pembelajaran berpengaruh positif dan signifikan terhadap minat

Hal ini dikarenakan data yang diperoleh adalah data yang berskala ordinal, kemudian pengujian yang akan diteliti adalah pengujian korelasional antar dua variabel yaitu

Secara keseluruhan terjadi kecenderungan keseragaman hasil observasi dari ketiga kelas (IPA 5, IPA 6, dan IPA 7) dimana peserta didik memiliki keterampilan proses

terlebih dahulu yaitu menggunakan surat Ali Imron ayat 33 yang berisi tentang perintah untuk bersegera pada ampunan Allah bagi hamba yang telah melakukan dosa,

Oleh karena itu, kualitas air permukaan yang sebagian besar dipengaruhi oleh aliran sungai Tallo baik secara lansung maupun tidak langsung akan

Variabel yang diukur yaitu tingkat continuity of care pada tipe informational continuity, management continuity dan relational continuity serta permasalahan dalam continuity

BFI Finance Indonesia, Tbk cabang Malang 2 dengan teori didapatkan bahwa hasil sistem pengendalian internal yang masih sangat kurang baik dimana perusahaan

Aktivitas siswa mencapai rata-rata 81,25% pada siklus I, sedangkan pada siklus II seluruh aktivitas rata-rata mencapai 100% (sangat aktif). Hasil belajar siswa pada siklus