Informasi Dokumen
- Sekolah: Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar
- Topik: Panduan Penulisan Karya Tulis Ilmiah
- Tipe: panduan
- Kota: Makassar
Ringkasan Dokumen
I. PENDAHULUAN
Bagian ini menjelaskan tentang ketentuan umum dalam menyusun karya tulis ilmiah di UIN Alauddin Makassar. Penulis harus memahami kriteria dan etika penulisan ilmiah sebelum mulai menulis. Proses penyusunan karya tulis ilmiah melibatkan beberapa tahap, mulai dari penentuan tema hingga pemeriksaan ulang. Karya tulis ilmiah diharapkan mencerminkan proses berpikir yang sistematis dan metodologis, serta memenuhi norma yang berlaku.
II. ETIKA PENYUSUNAN KARYA TULIS ILMIAH
Etika dalam penulisan karya tulis ilmiah sangat penting untuk menjaga integritas akademik. Penulis harus menjaga kejujuran dengan tidak mengklaim karya orang lain sebagai miliknya, serta memberikan kredit kepada sumber yang dikutip. Selain itu, penulis juga harus bersikap objektif, bertanggung jawab atas informasi yang disajikan, dan cermat dalam mengemukakan data. Etika ini penting untuk membangun tradisi ilmiah yang baik di lingkungan akademik.
III. PENGERTIAN DAN MACAM KARYA TULIS ILMIAH
Karya tulis ilmiah adalah tulisan yang disusun berdasarkan hasil penelitian, yang meliputi makalah, skripsi, tesis, dan disertasi. Masing-masing memiliki karakteristik dan ketentuan tertentu. Makalah adalah karya yang disajikan dalam seminar, skripsi adalah karya untuk menyelesaikan studi S1, tesis untuk S2, dan disertasi untuk S3. Penjelasan tentang masing-masing jenis karya ini penting untuk memahami konteks dan tujuan penulisan.
3.1. Makalah
Makalah adalah karya ilmiah yang membahas suatu pokok persoalan, disusun untuk seminar atau tugas kuliah, dengan ketentuan minimal delapan halaman.
3.2. Skripsi
Skripsi adalah karya ilmiah yang ditulis berdasarkan penelitian lapangan atau kepustakaan, minimal 60 halaman dalam bahasa Indonesia.
3.3. Tesis
Tesis adalah karya ilmiah untuk program S2, yang membahas persoalan ilmiah secara analitis kritis, dengan ketentuan minimal 100 halaman.
3.4. Disertasi
Disertasi adalah karya untuk program S3, yang harus analitis kritis dan mendalam, dengan ketentuan minimal 200 halaman.
IV. BAHASA KARYA TULIS ILMIAH
Bahasa yang digunakan dalam karya tulis ilmiah harus objektif, jelas, dan cermat. Penulis harus menghindari bahasa spekulatif dan ambigu. Selain itu, penggunaan ejaan dan tata bahasa yang benar sangat penting untuk menjaga kejelasan dan keseriusan karya ilmiah. Karya tulis di UIN Alauddin umumnya ditulis dalam bahasa Indonesia, dengan ketentuan khusus untuk program studi tertentu.
V. TUJUAN DAN KEGUNAAN
Pembuatan karya tulis ilmiah di lingkungan akademik memiliki beberapa tujuan, antara lain melatih mahasiswa dalam mengekspresikan pemikiran secara sistematis, menumbuhkan etos ilmiah, dan menjadi media transmisi pengetahuan. Karya tulis ini juga berfungsi sebagai bukti potensi dan kemampuan akademik mahasiswa, serta kontribusi terhadap perkembangan ilmu pengetahuan.
VI. PENYUSUNAN RENCANA PENELITIAN
Rencana penelitian adalah langkah awal yang penting dalam penulisan karya ilmiah. Prosedur penyusunannya meliputi pengajuan judul, konsultasi dengan dosen, dan penyusunan sinopsis. Rencana penelitian harus mencakup latar belakang, rumusan masalah, metodologi, dan tujuan penelitian. Hal ini penting untuk memastikan bahwa penelitian yang dilakukan memiliki arah dan fokus yang jelas.
6.1. Prosedur Penyusunan Rencana Penelitian
Prosedur ini meliputi pengajuan judul, pemeriksaan relevansi oleh ketua jurusan, dan penetapan dosen pembimbing. Mahasiswa harus mengajukan tiga judul yang relevan dengan disiplin ilmu yang dipelajari.
6.2. Materi Rencana Penelitian
Rencana penelitian harus berisi latar belakang masalah, rumusan masalah, kajian pustaka, metodologi, dan tujuan. Ini bertujuan untuk memberikan gambaran yang jelas tentang penelitian yang akan dilakukan.
VII. KOMPOSISI KARYA TULIS ILMIAH
Komposisi karya tulis ilmiah mencakup struktur penempatan uraian dan pembahasan hasil penelitian. Terdapat tiga bagian utama: bagian awal, bagian pokok, dan bagian akhir. Setiap jenis karya tulis memiliki sistematika yang berbeda, yang harus diikuti untuk memastikan keterkaitan logis antara setiap bagian.
7.1. Sistematika Skripsi, Tesis, dan Disertasi
Skripsi, tesis, dan disertasi memiliki komposisi yang terdiri dari bagian awal, bagian pokok, dan bagian akhir, dengan ketentuan khusus untuk setiap bagian.
7.2. Sistematika Makalah
Makalah memiliki sistematika yang lebih sederhana, terdiri dari pendahuluan, pembahasan, dan penutup, yang harus disusun secara sistematis.
VIII. TEKNIK PENULISAN
Teknik penulisan mencakup pengaturan margin, posisi judul, jarak spasi antarbaris, dan pengaturan kutipan. Penulis harus memperhatikan setiap detail dalam penulisan untuk memastikan karya ilmiah yang dihasilkan memenuhi standar akademik yang ditetapkan. Ketentuan ini penting untuk menjaga kualitas dan kejelasan tulisan.