Berdasarkan bahan kering bungkil inti sawit mengandung
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Hasil yang diperoleh tahap2 menunjukkan bahwa BIS yang difermentasi dengan ke tiga kapang memberikan hasil yang berbeda nyata (P<0.05) terhadap kandungan
Dan faktor dosis dan lama hari masing-masing memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kandungan protein kasar dan serat kasar. Sedangkan interaksi
Peubah yang diukur adalah kandungan bahan kering, protein kasar dan serat kasar (Tahap I), energi metabolis, kecrnaan bahan kering dan kecernaan protein BIS produk fermentasi
Dan faktor dosis dan lama hari masing-masing memberikan pengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap kandungan protein kasar dan serat kasar. Sedangkan interaksi
Pengaruh dosis inokulum dan lama fermentasi dengan Phanerochaete chrysosporium dan Neurospora crassa terhadap kandungan bahan kering, protein kasar dan retensi
Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan berpengaruh sangat nyata (P<0,01) terhadap konsumsi ransum, konsumsi protein, dan berpengaruh nyata (P<0,05)
Hasil analisis ragam menunjukan bahwa faktor dosis dan faktor lama fermentasi masing-masing memberikan pengaruh yang sangat berbeda nyata (P<0,01) terhadap kandungan serat
Perlakuan fermentasi nyata dapat meningkatkan nilai nutrisi dari campuran bungkil inti sawit (80%) dengan dedak padi (20%) dalam hal peningkatan daya cerna protein kasar