• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Massa Zn Dan Temperatur Hydrotermal Terhadap Struktur Dan Sifat Elektrik Material Graphene

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "Pengaruh Massa Zn Dan Temperatur Hydrotermal Terhadap Struktur Dan Sifat Elektrik Material Graphene"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Perbandingan Hasil Pengujian XRD Grafit Murni dan Grafit  Oksida
Gambar 6.  Spektrum IR pada GO dan  Pada Temperatur (a) 160Graphene Hasil Proses Hydrothermal oC (b) 180oC (c) 200oC
Gambar 8. Hasil Pengamatan SEM pada temperatur hydrothermal 160ᵒC pada penambahan reduktor Zn (A) 0,8 gram (B) 1,6 gram, (C) 2,4 gram dengan perbesaran 10000X

Referensi

Dokumen terkait

Pada perbesaran 250x, terlihat dari gambar 4a bahwa graphene dengan massa zinc 0,8 gram memiliki morfologi permukaan yang cukup halus serta tipis namun banyak

Proses anodisasi menggunakan larutan elektrolit asam oksalat 0,5M selama 30 menit pada logam paduan aluminium seri 7xxx dengan variasi temperatur dan rapat arus menghasilkan

Fungsi dari penambahan akselerator adalah untuk menambahkan bahan kering untuk mengurangi kadar air silase, membuat suasana asam pada silase, mempercepat proses

Semakin tinggi konsentrasi asam asetat yang digunakan maka ion H + dalam larutan juga semakin banyak sehingga menyebabkan proses hidrolisis kolagen menjadi gelatin

Pada perbesaran 250x, terlihat dari gambar 4a bahwa graphene dengan massa zinc 0,8 gram memiliki morfologi permukaan yang cukup halus serta tipis namun banyak

Hal ini dikarenakan graphene yang dihasilkan dengan Zn 0,8 gram pada uji XRD memiliki nilai intensitas lebih tinggi, jarak antar layer paling mendekati milik grafit dan

Fungsi dari penambahan akselerator adalah untuk menambahkan bahan kering untuk mengurangi kadar air silase, membuat suasana asam pada silase, mempercepat proses

konsentrasi larutan gula memberikan pengaruh yang nyata terhadap kadar air, kadar gula reduksi, kadar vitamin C, total asam, tekstur, aktivitas air, dan uji