Modul E-views
Jurusan ilmu Ekonomi dan Studi pembangunan
PENGENALAN EVIEWS1
PENGANTAR
E-views merupakan salah satu software statistika yang powerful dalam
menganalisis data khususnya data time series. Software ini bersifat user friendly
karena berbasiskan window dengan berbagai fasilitas seperti data analysis¸ regression, dan forecasting. Dengan Eviews ini kita dapat mengaplikasikan
dengan cepat dan mudah metode statistika sesuai dengan perilaku data, dan selanjutnya dengan metode terpilih ini akan digunakan untuk meramalkan
nilai dugaan di masa depan. Beberapa contoh cakupan penggunaan Eviews antara lain : scientific data analysis and evaluation, financial analysis, macroeconomic forecasting, simulation, sales forecasting and cost analysis.
Ilustrasi kasus yang digunakan pada modul ini adalah mengenai
konsumsi beras di Indonesia. Konsumsi beras diasumsikan dipengaruhi oleh
1.harga beras, barang yang bersifat subtitutif (pengganti beras, misalnya
jagung), dan nilai tukar riil dipengaruhi oleh tingkat inflasi, di mana
penentuan harga dasar gabah dilakukan oleh pemerintah, sedangkan
harga beras ditentukan mekanisme pasar.
2.Netto Impor Beras dipengaruhi oleh jumlah produksi beras nasional.
3.Total Konsumsi Beras dihitung dari konsumsi rumah tangga dan di luar
rumah tangga.
CBRT = f (JPB, NIB, INF)
Sehingga model regresi dapat dituliskan sebagai berikut :
CBRT = β0+ β1 JPB + β2 NIB + β3 INF + µ
Di mana :
CBRT adalah total konsumsi beras (ton/tahun)
JPB merupakan jumlah produksi beras (ton/tahun)
β0 adalah Intercept, sedangkan β1, β2, dan β3 adalah parameter
a. Variabel Dependent :
Total Consumsi Beras Rumah Tangga(CBRT) nasional tahun 1975 –
2000
b. Variabel Independent :
1. Jumlah Produksi Beras (JPB) tahun 1975 – 2000
2. Netto Import Beras (NIB) tahun 1975 – 2000
1) TAMPILAN E-VIEWS
Pada saat anda pertama kali membuka eviews, maka akan muncul jendela program berikut.
Jendela program eviews terdiri dari komponen-komponen berikut:
- Menu, anda dapat menginstruksi eviews untuk melakukan sesuatu dari pilihan di menu ini
- Jendela perintah, tempat anda mengetikkan instruksi berbasis syntax
- Jendela kerja, tempat ditampilkannya jendela seluruh output hasil instruksi melalui menu atau syntax perintah
- Baris status, berisi keterangan lokasi direktori dan nama file, hasil penghitungan skalar, dan keterangan lainnya.
1) WORKFILE
a. Membuat Workfile Baru
- Buka menu File/New/Workfile
- Pilihlah frekuensi data yang akan digunakan, dan isikan waktu awal (Start date) dan akhir (End date) dari data tersebut. Sebagai contoh, kita gunakan frekuensi data tahunan dari tahun 1975 hingga tahun 2000. Untuk data cross-section, pilihlah undated or irregular dan isikan nomor observasi awal dan akhir.
b. Menyimpan Workfile
- Simpanlah workfile tersebut dengan mengklik menu File/Save As…
- Ingatlah untuk menyimpan file sesekali walaupun anda belum selesai untuk mencegah data hilang jika komputer mendadak mati. Jika anda ingin menyimpan perubahan dalam file yang telah disimpan dan diberi nama sebelumnya, maka klik menu File/Save. Namun, jika anda ingin menyimpan perubahan tersebut dengan nama file lain, klik kembali menu File/Save As… dan berilah nama dan atau lokasi direktori yang berbeda.
2) DATA
a. Menginput Data (entry data)
Ada 2 cara untuk memasukkan data ke workfile yang telah dibuat:
a. Menginput langsung
- Kita dapat mengetikkan langsung data atau menyalin dari data spreadsheet dengan membuka menu
- Untuk menginput data secara manual, tempatkan kursor di sel yang ingin dituliskan data, lalu ketikkan data tersebut (untuk desimal gunakan titik, bukan koma!).
- Untuk menyalin dari file spreadsheet lain, blok dan copy seluruh sel yang akan disalin datanya (pastikan bahwa pemisah desimal menggunakan titik dan pemisah tiap tiga digit menggunakan koma), lalu tempatkan kursor di sel eviews yang akan menjadi sudut kiri atas kumpulan sel data tersebut, lalu tekan Ctrl+V atau klik kanan dan Paste
- Rubah nama default series dari eviews (ser01, ser02, …) dengan nama yang mewakili kandungan data series tersebut.
Edit+/-- Tutup jendela group. Jika tidak ingin menyimpan group, klik Yes. Data series kita masih tersimpan. Jika ingin menyimpan group tersebut, klik
Name danberi nama tertentu.
b. Impor data dari file lain
- Untuk mengimpor data dari file ASCII atau spreadsheet, klik menu
File/Import/Read Text-Lotus-Excel…
- Isikan Upper-left data cell dengan nama sel yang berada di kiri-atas data yang akan kita gunakan, dan names for series or number if named in file dengan nama-nama series atau jumlah series yang ingin dimasukkan. Jika memasukkan jumlah series, maka eviews akan mengambil nama yang tertulis di atas baris teratas data dan mengambil series sejumlah yang kita tentukan mulai dari kolom paling kiri.
- Jika series diurutkan pada baris, bukan kolom, maka pada data order
- Secara default, eviews akan mengambil data dari halaman pertama dalam file excel. Jika kita ingin mengambil data dari halaman lain, sebutkan nama halaman tersebut pada Excel 5+ sheet name
- Jika kita tidak ingin mengimpor seluruh sampel, maka ubahlah kisaran sampel di bawah Import sample
3) PEMBERIAN NAMA SERIES
Tampilan workfile baru sebagai berikut:
a. Menghasilkan Series Baru
Jika ingin membuat series baru, seperti jumlah produksi beras (jpb) rill. Caranya:
b. Ringkasan Statistik
a. Statistik Deskriptif dan Histogram
- Bukalah satu series atau lebih (dengan menekan tombol Ctrl setiap memilih series kemudian klik kanan dan pilih Open/asGroup), pilih menu View/Descriptive Statistics/Stats Table pada jendela series
b. Matriks korelasi
Bukalah sekelompok series, pilih menu View/Correlation/Common Sample (bisa juga Pairwise Sample)
CBRT JPB NIB INF CBRT 1 0.89 0.38 0.13 JPB 0.82 1 -0.0322 -0.065 NIB 0.38 -0.03 1 0.33 INF 0.13 -0.065 0.33 1
4) MEMBUAT MODEL PERSAMAAN (EQUATION)
Model persamaan konsumsi beras akan digunakan sebagai ilustrasi model. Fungsi total konsumsi beras dapat dituliskan sebagai berikut :
CBRT = f (JPB, NIB, INF)
Sehingga model regresi dapat dituliskan sebagai berikut :
CBRT = β0+ β1 JPB + β2 NIB + β3 INF + µ
Di mana :
CBRT adalah total konsumsi beras (ton/tahun) JPB merupakan jumlah produksi beras (ton/tahun)
β0 adalah Intercept, sedangkan β1, β2, dan β3 adalah parameter
c. Variabel Dependent :
Total Consumsi Beras Rumah Tangga(CBRT) nasional tahun 1975 –
2000
d. Variabel Independent :
1. Jumlah Produksi Beras (JPB) tahun 1975 – 2000 2. Netto Import Beras (NIB) tahun 1975 – 2000
Syntax yang digunakan:
Klik Quick Estimate Equation masukkan nama variabel di daerah
equation specification --- cbrt c jpb nib inf klik ok (Syntax Windows)
Syntax manual:
ketik equation eq01.ls cbrt c jpb nib inf
Tampilan yang akan muncul sebagai berikut:
Dependent Variable: CBRT Method: Least Squares Date: 07/10/08 Time: 16:16 Sample: 1975 2000
Included observations: 26
Variable Coefficient Std. Error t-Statistic Prob. C -579.7711 105.1625 -5.513097 0.0000 JPB 0.039841 0.003766 10.57950 0.0000 NIB 0.094318 0.020240 4.660067 0.0001 INF 1.153338 1.633147 0.706206 0.4875 R-squared 0.860170 Mean dependent var 578.1154 Adjusted R-squared 0.841102 S.D. dependent var 263.3180 S.E. of regression 104.9637 Akaike info criterion 12.28574 Sum squared resid 242382.3 Schwarz criterion 12.47930 Log likelihood -155.7147 F-statistic 45.11135 Durbin-Watson stat 1.281707 Prob(F-statistic) 0.000000
Selanjutnya diperoleh besarnya nilai koefisien dan intersep model persamaan
sebagai berikut:
CBRT = -579,7 + 0,03 JPB + 0,09 NIB + 1,15 INF + µ
(-5,51)* (10,57)* (4,66)* (0,70)
*) artinya secara statistik signifikan dengan = 5%, df = 22
Interpretasi
a. Secara ekonometrika,
1. Koefisien 579,7711 , artinya apabila semua variabel independent sama dengan
nol, maka total konsumsi beras rumah tangga sebesar 579,7711 ton per
beras nasional naik 9,43 % (variabel lainnya c.p.).
b. Secara ekonomi
1. Selama 26 tahun (1975-200), Pemerintah Indonesia selalu mengimpor beras,
hal ini bertujuan untuk menjaga stok atau berjaga-jaga sebagai langkah
antisipasi apabila terjadi gagal panen padi.
2. Beras bagi rumah tangga merupakan kebutuhan pokok, di mana berapapun
tingkat inflasi rumah tangga tetap mengkonsumsi beras, sehingga beras
bersifat inelastis.
Note: Sebelum melakukan interpretasi harus dilakukan beberapa uji seperi uji t,
uji F, dan uji asumsi klasik.
6) GRAFIK
a. Menampilkan Grafik
plot cbrt
200 300 400 500 600 700 800 900 1000 1100
1975 1980 1985 1990 1995 2000
CBRT
plot(m) cbrt jpb
1975 1980 1985 1990 1995 2000
CBRT
1975 1980 1985 1990 1995 2000
JPB
b. Menyalin Grafik
- Jika ingin mendapatkan grafik berwarna, check bagian Use color in
metafile, jika cukup dengan grafik hitam putih uncheck bagian tersebut
- Jika ingin file nanti bisa diedit, check bagian WMF. Namun jika tidak meniatkan perubahan, cukup check EMF
Jika lain waktu ingin menyalin tanpa keluar dialog di atas, check bagian
Display this dialog on all metafile operations. Anda dapat mengubah default opsi tiap kali menyalin pada menu Options/Graph Defaults
7) CATATAN TAMBAHAN
- Untuk menyimpan output tiap perintah yang anda berikan ke eviews, baik berupa statistik, grafik, maupun hasil estimasi, klik menu Freeze atau
Objects/Freeze Output
- Klik Name dan berilah nama tertentu
- Anda akan melihat objek hasil freeze dengan warna ikon hijau dan dapat membukanya tanpa harus memberi instruksi lagi