• Tidak ada hasil yang ditemukan

Strategi Adaptasi Nelayan Terhadap Perubahan Ekologis Danau Tempe Di Desa Pallimae Kecamatan Sabbangparu Kabupaten Wajo

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Strategi Adaptasi Nelayan Terhadap Perubahan Ekologis Danau Tempe Di Desa Pallimae Kecamatan Sabbangparu Kabupaten Wajo"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 1. Kehidupan komunitas nelayan tradisional
Gambar 2. Perubahan wilayah perairan Danau Tempe akibat sedimentasi  Sumber : Dinas Pengairan Kabupaten Wajo
Gambar 3. Aktivitas pertanian di wilayah danau yang mengering
Gambar 5. Kawasan 3DFFR¶ %DODQGD telah   dimanfaatkan sebagai wilayah penangkapan
+2

Referensi

Dokumen terkait

Berbeda dengan nelayan yang berpengalaman tinggi, nelayan dengan pengalaman rendah dan sedang justru memiliki sebaran persepsi yang beragam. Dari responden dengan

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengkaji strategi sosial ekonomi yang telah dilakukan oleh masyarakat nelayan di kawasan Danau Semayang sebagai respon atas

Adaptasi nelayan Pulau Panjang dengan mengubah daerah penangkapan ikan dapat dikatakan sebagai tindakan penyesuaian (adaptasi) yang gagal jika tidak diimbangi

7 (3) merekomendasikan strategi pengelolaan sumber daya perikanan Danau Tempe secara berkelanjutan dengan pemberdayaan kearifan lokal. Kedua, kajian yang lebih ditekankan

(2010) yang mengungkapkan bahwa perubahan ekologis yang terjadi di laut dapat menyebabkan perubahan terhadap ketersediaan produk perikanan sebagai modal utama

Berdarkan hasil penelitian dan pembahasan tentang rumusan masalah yang telah diuraikan pada bab sebelumnya, berikut pengelolaan ekosistem Danau Tempe Kabupaten Wajo

Dari sistem struktur rumah mengapung di Danau Tempe, dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem penguatan struktur rumah mengapung berdasarkan kearifan lokal masyarakat

Dalam perspektif fenomenologi Schurtz, pemaknaan perilaku atau tindakan nelayan suku Bugis dalam pengelolaan Danau Tempe sebuah realitas yang tampak fenomena berdasarkan