Hubungan Kejadian Perdarahan Postpartum dengan Faktor Risiko Karakteristik Ibu di RSUP Dr. M. Djamil Padang pada Januari 2012 - April 2013
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Dari hasil penelitian terlihat bahwa pada kelompok kasus didapatkan ibu dengan perdarahan postpartum terbanyak adalah terjadi pada usia >30 tahun yaitu sebanyak 7
Adapun karakteristik penderita perdarahan postpartum yang terlama berada pada kelompok umur 20-35 tahun, suku batak, beragama Kristen, pendidikan SLTA, ibu rumah
Hal ini menunjukkan meskipun tidak bermakna secara statistik, perdarahan postpartum meningkat seiring dengan peningkatan paritas dan sesuai dengan yang dikemukakan
Tabel 4.3 Distribusi Frekuensi Karakteristik Ibu Bersalin dengan Perdarahan Postpartum di RSUD Banjarnegara Periode 2009- 2010 Berdasarkan Paritas. (Sumber : Data
Hasil analisis bivariat dengan menggunakan uji chi-square diperoleh hasil tidak terdapat hubungan signifikan antara faktor risiko (usia ibu, paritas, usia
Berdasarkan tabel distribusi frekuensi dapat diketahui bahwa kejadian perdarahan postpartum tidak hanya terjadi oleh karena faktor dari usia ibu bersalin yang berisiko,
Analisis bivariat dalam tabel 4.5 menunjukkan bahwa kejadian perdarahan postpartum lebih banyak terjadi pada ibu dengan riwayat preeklampsia, yaitu dari 70 sampel
postpartum < 20 tahun seluruhnya mengalami proses involusi uteri yang cepat, ibu postpartum yang dalam usia reproduksi sehat (20-35 tahun) involusinya sebagian besar