• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pengaruh Pupuk N dan Kompos Jerami terhadap Serapan Hara N, Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Kultivar Inpari 13

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pengaruh Pupuk N dan Kompos Jerami terhadap Serapan Hara N, Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Kultivar Inpari 13"

Copied!
11
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Pengaruh Pupuk N dan Kompos Jerami terhadap Tinggi Tanaman Umur 28 dan 42  Hari Setelah Tanam (HST)
Tabel 3. Pengaruh Pupuk N dan Kompos Jerami terhadap Jumlah Anakan per Rumpun Umur  28, 42 dan 52 Hari Setelah Tanam (HST)
Tabel 4. Pengaruh Pupuk N dan Kompos Jerami terhadap Jumlah Anakan Produktif (buah)
Tabel  6.  Pengaruh  Pupuk  N  dan  Kompos  Jerami  terhadap  Bobot  Gabah  Kering  Panen  per  Rumpun
+2

Referensi

Dokumen terkait

Perlakuan gips berpengaruh nyata pada taraf 5% terhadap tinggi tanaman dan jumlah anakan umur tujuh minggu setelah tanam, bobot gabah bernas, bobot gabah kering panen, bobot

Pengurangan dosis penggunaan pupuk NPK hingga 50% dengan pembenaman jerami serta aplikasi pupuk organik dan hayati menghasilkan bobot kering tajuk, bobot kering akar, bobot

Tinggi genangan air 0 cm (macak-macak) yang dikombinasikan dengan pupuk organik petroganik memberikan pengaruh paling baik terhadap jumlah anakan produktif, jumlah gabah

Jumlah Anakan Produktif per Rumpun Penanaman satu bibit perlubang tanam menunjukan karakteristik fisiologi perkembangan akar lebih baik sehingga kandungan gula

Pada Tabel 2 terlihat bahwa pem- berian kompos jerami 6 kg petak -1 berbeda nyata dengan tanpa pupuk bila diberi bersama-sama dengan pupuk NPK dosis 300 g petak -1 dan 600 g

Tabel 2 juga menunjukkan bahwa perlakuan interaksi sistem tanam dengan pemberian pupuk kompos jerami padi tidak memberikan penga- ruh yang nyata terhadap jumlah

Pengurangan dosis penggunaan pupuk NPK hingga 50% dengan pembenaman jerami serta aplikasi pupuk organik dan hayati menghasilkan bobot kering tajuk, bobot kering akar, bobot

Kultivar Sintanur menunjukkan pertumbuhan dan produktivitas tertinggi jumlah anakan rumpun-1, jumlah gabah malai-1, bobot 100 butir gabah, hasil gabah kering panen dan hasil gabah