Pengaruh Pupuk N dan Kompos Jerami terhadap Serapan Hara N, Pertumbuhan dan Hasil Tanaman Padi (Oryza sativa L.) Kultivar Inpari 13
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Perlakuan gips berpengaruh nyata pada taraf 5% terhadap tinggi tanaman dan jumlah anakan umur tujuh minggu setelah tanam, bobot gabah bernas, bobot gabah kering panen, bobot
Pengurangan dosis penggunaan pupuk NPK hingga 50% dengan pembenaman jerami serta aplikasi pupuk organik dan hayati menghasilkan bobot kering tajuk, bobot kering akar, bobot
Tinggi genangan air 0 cm (macak-macak) yang dikombinasikan dengan pupuk organik petroganik memberikan pengaruh paling baik terhadap jumlah anakan produktif, jumlah gabah
Jumlah Anakan Produktif per Rumpun Penanaman satu bibit perlubang tanam menunjukan karakteristik fisiologi perkembangan akar lebih baik sehingga kandungan gula
Pada Tabel 2 terlihat bahwa pem- berian kompos jerami 6 kg petak -1 berbeda nyata dengan tanpa pupuk bila diberi bersama-sama dengan pupuk NPK dosis 300 g petak -1 dan 600 g
Tabel 2 juga menunjukkan bahwa perlakuan interaksi sistem tanam dengan pemberian pupuk kompos jerami padi tidak memberikan penga- ruh yang nyata terhadap jumlah
Pengurangan dosis penggunaan pupuk NPK hingga 50% dengan pembenaman jerami serta aplikasi pupuk organik dan hayati menghasilkan bobot kering tajuk, bobot kering akar, bobot
Kultivar Sintanur menunjukkan pertumbuhan dan produktivitas tertinggi jumlah anakan rumpun-1, jumlah gabah malai-1, bobot 100 butir gabah, hasil gabah kering panen dan hasil gabah