• Tidak ada hasil yang ditemukan

S GEO 1104291 Chapter5

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "S GEO 1104291 Chapter5"

Copied!
3
0
0

Teks penuh

(1)

178

Shanny Aryani, 2015

PENERAPAN METODE DISKUSI BUZZ GROUP UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu BAB V

KESIMPULAN DAN REKOMENDASI

A. Kesimpulan

Berdasarkan hasil penelitian tindakan kelas pada mata pelajaran geografi

materi Pemanfaatan dan Pelestarian Lingkungan Hidup yang telah dilakukan pada

setiap tindakan dan siklusnya, dapat disimpulkan bahwa:

1. Penerapan metode diskusi buzz group pada materi Pemanfaatan dan

Pelestarian Lingkungan Hidup untuk meningkatkan motivasi belajar peserta

didik kelas XI IPS 2 SMA Pasundan 7 Bandung berjalan dengan efektif. Hal

tersebut dapat terlihat dari peningkatan proses pembelajaran yang dilakukan

sesuai dengan langkah-langkah kegiatan pembelajaran dengan

menggunakan metode diskusi buzz group yang meliputi: peserta didik

mampu menerima dan menentukan anggota kelompoknya, peserta didik

mampu mencari dari berbagai sumber belajar sesuai tema yang diberikan,

peserta didik mampu mengeluarkan pendapat dan mengemukakan hasil

temuannya dari buku atau internet di depan temannya baik dalam kelompok

kecil, kelompok besar maupun dalam diskusi kelas kemudian

menyimpulkan dalam bentuk laporan, dan mampu mempertanggung

jawabkan pendapatnya di depan kelas serta berbagi informasi dengan

seluruh temannya.

2. Penerapan metode diskusi buzz group pada materi Pemanfaatan dan

Pelestarian Lingkungan Hidup dapat meningkatkan motivasi belajar peserta

didik kelas XI IPS 2 SMA Pasundan 7 Bandung. Hal itu terlihat dari

peningkatan motivasi belajar peserta didik dalam berbagai aspek, meliputi:

durasi dan presistensi belajar, tingkat kualifikasi prestasi, dan arah sikap

terhadap kegiatan belajar pada setiap siklus dan tindakannya. Pada siklus I

dan II disetiap tindakannya seluruh aspek dalam indikator motivasi belajar

mengalami peningkatan. Peningkatan tertinggi terjadi pada aspek durasi

belajar. Pada aspek tingkat kualifikasi prestasi peningkatan terjadi secara

(2)

179

Shanny Aryani, 2015

PENERAPAN METODE DISKUSI BUZZ GROUP UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

ditetapkan. Sedangkan peningkatan terendah terjadi pada aspek arah sikap

terhadap kegiatan belajar karena sempat mengalami penurunan pada siklus

II tindakan pertama serta beberapa kendala dalam kegiatan penerapan

metode diskusi namum pada tindakan berikutnya kembali meningkat secara

signifikan.

3. Respon peserta didik mengenai penerapan metode pembelajaran diskusi

buzz group di kelasnya sangat positif dan mengalami peningkatan pada

setiap tindakannya walaupun sempat mengalami penurupan pada siklus II

tindakan 1. Hal ini disebabkan teknis pelaksanaan diskusi yang kurang

sesuai dengan karakteristik peserta didik. Pada setiap tindakan peserta didik

rata-rata peserta didik menyatakan senang dan sangat senang saat

melaksanakan kegiatan belajar dengan menggunakan metode diskusi.

4. Keunggulan metode diskusi buzz group adalah mampu meningkatkan

motivasi belajar peserta didik karena pembelajarannya berorientasi pada

peserta didik sehingga peserta didik dituntut aktif saat belajar. Namun

kekurangan metode diskusi buzz group saat penerapannya membutuhkan

waktu yang relatif lama dan tidak dapat digunakan dalam jumlah peserta

didik yang besar karena menjadi tidak efektif.

B. Rekomendasi

Berdasarkan penelitian yang telah dilakukan, maka penulis akan

mengemukakan beberapa saran yang diharapkan dapat menjadi masukan bagi

pihak-pihak terkait, yaitu:

1. Metode Diskusi Buzz Group dapat dijadikan sebagai salah satu alternatif

metode pembelajaran untuk meningkatkan motivasi belajar peserta didik;

2. Penerapan metode diskusi buzz group dalam materi atau mata pelajaran lain

perlu perencanaan yang matang dan penguasaan guru dalam melaksanakan

peran sebagai pengelola kelas, serta dalam mengatur alokasi waktu.

3. Penerapan metode diskusi buzz group dalam pelaksanaannya agar efektif

dan efisien harus disesuaikan dengan materi ataupun Kompetensi Dasar.

(3)

180

Shanny Aryani, 2015

PENERAPAN METODE DISKUSI BUZZ GROUP UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR PESERTA DIDIK

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

untuk itu guru harus mempunyai cara tersendiri agar bisa mengelompokkan

peserta didik sesuai karakternya.

5. Penelitian ini mengkaji sikap dan respon peserta didik terhadap Penerapan

metode diskusi buzz group yang menunjukkan motivasi belajar peserta didik

yang fluktuatif, sehingga dapat menjadi bahan kajian untuk peneliti

Referensi

Dokumen terkait

Tujuan penelitian ini yaitu:1). Untuk mengetahui apakah citra toko, atmosfer toko dan pertunjukan toko berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelian tidak

Definisi operasional atas variabel-variabel dalam penelitian akan dijelaskan sebagai berikut: Variabel dependen dalam penelitian ini adalah publikasi laporan keberlanjutan,

Tubektomi (Metode Operasi Wanita/ MOW) adalah metode kontrasepsi mantap yang bersifat sukarela bagi seorang wanita bila tidak ingin hamil lagi dengan cara mengoklusi tuba

Kandungan senyawa fenolik dalam minyak daun cengkeh diuji dengan metode spektrofotometer menggunakan eugenol murni sebagai standar (Jeong dkk., 2005).. Isolasi dan Fraksinasi

Keputusan hakim yang menyatakan seseorang bersalah atas perbuatan pidana yang dimaksud dalam pasal 13, menentukan pula perintah terhadap yang bersalah untuk

Objektif pengauditan dijalankan adalah untuk menilai sama ada pengurusan Tanah Rizab Melayu (TRM) oleh Jabatan Tanah Dan Galian Negeri Perlis telah dilaksanakan

posisi fitur pada wajah seperti mata, hidung, dan mulut sehingga peran dari blok pre- processing cukup vital dalam sistem pengenalan wajah yang telah dibuat,

Hasil uji statistik 0,000 maka dapat disimpulkan ada perbedaan signifikan antara pretest tingkat kelelahan mata sebelum dilakukan senam mata dan post test 4 tingkat kelelahan