• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Allah Mahakuasa

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Allah Mahakuasa"

Copied!
105
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Norita Yudith Tompah
    • Novy Amelia Elisabeth Sine
  • Pengajar:
    • Pdt. Robert Borong
    • Pdt. Binsar J. Pakpahan
    • Hani Rohayani
    • Marvel Edkawatu
  • Sekolah: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan
  • Mata Pelajaran: Pendidikan Agama Kristen
  • Topik: Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti Allah Mahakuasa
  • Tipe: buku
  • Tahun: 2017
  • Kota: Jakarta

I. Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti

Buku ini ditujukan untuk siswa Kelas IV SD dengan fokus pada pengenalan konsep Allah Mahakuasa. Dalam konteks pendidikan, buku ini bertujuan untuk membentuk karakter siswa melalui pengajaran nilai-nilai agama Kristen. Materi yang disajikan tidak hanya berisi teori, tetapi juga pengalaman praktis yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini sangat relevan dengan tujuan pendidikan yang ingin menciptakan individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki budi pekerti yang baik.

II. Pelajaran 1: Sungguh Allah Mahahadir

Pelajaran ini mengajak siswa untuk memahami kehadiran Allah dalam kehidupan sehari-hari. Dengan mempelajari berbagai peristiwa alam, siswa diajak untuk merenungkan bagaimana Allah berinteraksi dengan ciptaan-Nya. Melalui pengajaran ini, siswa diharapkan dapat mengembangkan rasa syukur dan tanggung jawab terhadap lingkungan, yang merupakan bagian dari tujuan pendidikan untuk membentuk karakter yang peduli dan bertanggung jawab.

III. Pelajaran 2: Allah Hadir dalam Hidup Manusia

Dalam pelajaran ini, siswa belajar tentang kehadiran Allah dalam berbagai aspek kehidupan manusia. Dengan menggunakan contoh-contoh dari Alkitab, siswa dapat melihat bagaimana Allah terlibat dalam kehidupan sehari-hari. Ini membantu siswa untuk memahami bahwa mereka tidak sendirian dan bahwa Allah selalu ada untuk memberikan bimbingan, yang merupakan tujuan penting dalam pendidikan agama.

IV. Pelajaran 3: Allah Penolongku yang Setia

Pelajaran ini mengajarkan siswa tentang kesetiaan Allah dalam menolong umat-Nya. Melalui kisah-kisah Alkitab, siswa diajak untuk menceritakan pengalaman pribadi mereka yang menunjukkan bagaimana Allah bekerja dalam hidup mereka. Ini tidak hanya memperkuat iman siswa tetapi juga mengembangkan kemampuan mereka untuk berbagi pengalaman yang membangun, yang esensial dalam pendidikan karakter.

V. Pelajaran 4: Amos Manusia Biasa yang Dipilih Tuhan

Dalam pelajaran ini, siswa belajar tentang Nabi Amos yang dipilih oleh Allah meskipun ia adalah orang biasa. Ini mengajarkan siswa bahwa setiap orang dapat memiliki peran penting dalam masyarakat, terlepas dari latar belakang mereka. Pelajaran ini mendukung tujuan pendidikan untuk mendorong siswa agar percaya pada diri mereka sendiri dan berani mengambil tindakan untuk kebaikan.

VI. Pelajaran 5: Allah Sumber Kekuatanku

Pelajaran ini menekankan bahwa Allah adalah sumber kekuatan dalam menghadapi tantangan hidup. Siswa diajarkan untuk bergantung pada Allah dalam situasi sulit, yang merupakan prinsip penting dalam pendidikan agama. Ini membantu siswa untuk mengembangkan ketahanan mental dan spiritual, yang sangat penting dalam pembentukan karakter.

VII. Pelajaran 6: Mengapa Bergantung kepada Allah?

Dalam pelajaran ini, siswa belajar dari kisah Nabi Ayub tentang pentingnya bergantung pada Allah dalam segala situasi. Dengan memahami penderitaan yang dialami Ayub, siswa diharapkan dapat belajar untuk bersyukur dan tetap percaya pada Allah, yang merupakan bagian dari tujuan pendidikan untuk membangun sikap positif dan optimis.

VIII. Pelajaran 7: Yesus Sanggup Menyembuhkan

Pelajaran ini mengajarkan siswa tentang kuasa Yesus dalam menyembuhkan. Dengan mendalami kisah penyembuhan Bartimeus, siswa diajak untuk memahami bahwa iman dan pengharapan dapat membawa perubahan. Ini penting dalam pendidikan karena mengajarkan siswa untuk percaya pada kekuatan doa dan iman dalam kehidupan mereka.

IX. Pelajaran 8: Hidup Bersyukur

Dalam pelajaran ini, siswa belajar untuk mengekspresikan rasa syukur mereka kepada Allah. Melalui teladan Nabi Nuh, siswa diajarkan untuk selalu bersyukur atas berkat yang diterima. Ini mendukung tujuan pendidikan untuk membentuk karakter yang menghargai dan bersyukur dalam hidup.

X. Pelajaran 9: Tuhan, Selamatkanlah Kami!

Pelajaran ini mengajak siswa untuk memahami pentingnya meminta pertolongan kepada Tuhan dalam situasi sulit. Dengan belajar dari kisah Yesus yang meredakan angin ribut, siswa diajarkan untuk selalu berdoa dan berharap pada Allah. Ini penting untuk membangun ketergantungan spiritual pada Allah.

XI. Pelajaran 10: Hidup Berserah

Pelajaran terakhir ini mengajarkan siswa tentang pentingnya berserah kepada Allah. Dengan meneladani Nabi Nehemia, siswa diajarkan untuk mengandalkan Allah dalam segala hal. Ini menekankan pada tujuan pendidikan untuk membentuk siswa yang memiliki iman yang kuat dan mampu menyerahkan hidup mereka kepada Allah.

Referensi Dokumen

  • Buku International: Cerita-cerita Alkitab untuk Anak-anak: Diilustrasikan oleh Anak-anak di Seluruh Dunia ( Corputty, Connie Item (penerjemah) )
  • Kitab Suci untuk Anak-anak ( de Graaf, Anne de )
  • Selamat Menabur: 33 Renungan tentang Didik-Mendidik ( Ismail, Andar )
  • Kita Bisa Selalu Senang: Sejenak Bersama Tuhan: Kumpulan Renungan Anak ( Jahsmann, Allan Hart dan Simon, Martin P. )
  • Tuhan di Pihak Kita: Sejenak Bersama Tuhan: Kumpulan Renungan Anak ( Jahsmann, Allan Hart dan Simon, Martin P. )

Gambar

Gambar 1.4 Langit Gambar 1.5Air Gambar 1.6Api Gambar 1.7Gunung Gambar 1.8 Hewan Gambar 1.9Tumbuhan Gambar 1.10Bulan Gambar 1.11Manusia
Gambar 3.1 Orang Sakit Kusta
Gambar 4.1 Gambar 4.2
Gambar 6.1 Anjing kesayangan tidak bernyawa lagi.
+2

Referensi

Dokumen terkait

dengan berbagai perubahan dan dinamika masyarakat. Penyusunan capaian pembelajaran mata pelajaran Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti didasarkan pada Kurikulum 2013 yang

Kendala lainnya adalah sikap rakus yang menguasai manusia, sikap masa bodoh dan tidak mau peduli dengan lingkungan hidup, serta sikap bergantung kepada orang lain untuk

Sebagaimana kita ketahui bahwa kekhasan Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti membuat Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti berbeda dengan mata pelajaran lain,

8 Kegiatan Belajar 3 Melihat Orang Tua dan Orang Sakit ...13 Kegiatan Belajar 4 Melihat Orang Mati dan Seorang Petapa ...19 Ulangan Harian 1 ...26 Pelajaran II Pelepasan Agung

 Untuk siswa yang berminat belajar dan mengeksplorasi topik ini lebih jauh, disarankan untuk membaca materi sejarah masuknya agama Islam di Indonesia, peran tokoh ulama dalam

PROGRAM TAHUNAN Satuan Pendidikan : SD Putri Theresia Mata Pelajaran : Pendidikan Agama Kristen & Budi Pekerti Kelas /Semester : I /Genap Tahun Pelajaran : Kompetensi Inti: KI 1 :

Menjelaskan hal-hal yang akan dipelajari, kompetensi yang akan dicapai, serta metode belajar yang akan ditempuh, KegiatanInti 90 Menit Kegiatan Literasi Peserta didik diberi

Guru Mata Pelajaran ..... Guru Mata Pelajaran