• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pemeriksaan Fisik Sistem Imun Hematologi

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pemeriksaan Fisik Sistem Imun Hematologi"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

BAB I BAB I PENDAHULUAN PENDAHULUAN 1.1. Latar Belakang 1.1. Latar Belakang

Pemeriksaan fisik adalah pemeriksaan tubuh untuk menentukan adanya kelainan-kelainan Pemeriksaan fisik adalah pemeriksaan tubuh untuk menentukan adanya kelainan-kelainan dar

dari i suasuatu tu sissistim tim ataatau u suasuatu tu orgorgan an tubtubuh uh dengdengan an arara a melmelihaihat t !i!inspnspekseksi"# i"# mermeraba aba !pa!palpalpasi"si"## men

mengetgetuk uk !pe!perkurkusi" si" dan dan menmendengdengarkarkan an !au!auskuskultaltasi"si"$ $ !%ay!%aylene lene & & %os%ospondpond#'((#'(()* )* ++erer, , D$D$ Lyraati#'(()"$

Lyraati#'(()"$

Pemeriksaan fisik adalah metode pengumpulan data yang sistematik dengan memakai Pemeriksaan fisik adalah metode pengumpulan data yang sistematik dengan memakai indera penglihatan# pendengaran# peniuman# dan rasa untuk mendeteksi masalah kesehatan indera penglihatan# pendengaran# peniuman# dan rasa untuk mendeteksi masalah kesehatan klien$Untuk pemeriksaan fisik peraat menggunakan teknik inspeksi# auskultasi# palpasi# dan klien$Untuk pemeriksaan fisik peraat menggunakan teknik inspeksi# auskultasi# palpasi# dan  perkusi !.ra/en 0 Hirnle# '(((* Potter 0 Perry

 perkusi !.ra/en 0 Hirnle# '(((* Potter 0 Perry# 1))2* 3o4ier et al$# 1))5"$# 1))2* 3o4ier et al$# 1))5"$

Pemeriksaan fisik dalam keperaatan digunakan untuk mendapatkan data ob,ektif dari Pemeriksaan fisik dalam keperaatan digunakan untuk mendapatkan data ob,ektif dari ri

riayayat at kepkepereraaatatan an klklieien$n$PemPemererikiksasaan an fifisisik k sesebaibaiknyknya a didilalakukukakan n bebersrsamamaaaan n dendengagann a

aaannarara$a$6ok6okus us pepengkngka,a,iaian n fifisisik k kekepeperaraaatatan n adadalalah ah papada da kemkemampampuauan n fufungsngsioionanall klien$&isalnya # klien mengalami gangguan sistem muskuloskeletal# maka peraat mengka,i klien$&isalnya # klien mengalami gangguan sistem muskuloskeletal# maka peraat mengka,i apakah gangguan tersebut mempengaruhi klien dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari atau apakah gangguan tersebut mempengaruhi klien dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari atau tidak$

tidak$

1.2. Rumusan Masalah 1.2. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang di atas adapun masalah yang dapat kami ka,i dalam makalah ini Berdasarkan latar belakang di atas adapun masalah yang dapat kami ka,i dalam makalah ini yaitu7

yaitu7 1$

1$ Apa yApa yang diang dimakmaksud desud dengangan pengn pengka,ka,ian fian fisiisik8k8 '$

'$ BagBagaimaimana penana pengkagka,ia,ian umum sin umum sistestem hemam hematoltologiogi88 9$

9$ BaBagaigaimamana penna pengkgka,a,iaian fisn fisikik88 :$

:$ BagBagaimaimana peana pendekndekataatan pengn pengka,ka,ian fian fisiisik8k8 5$

5$ BagBagaimaimana ana pengpengka,ka,ian ian sissistem tem kekkekebalebalan an tubtubuhuh ;$

;$ Apa Apa sa,a sa,a pemeripemeriksaan ksaan penun,apenun,ang ung untuk ntuk sistsistem em imun imun hemathematologi8ologi8

1.3. Tujuan 1.3. Tujuan

Dalam pembuatan makalah ini# adapun tu,uan yang hendak diapai penulis yaitu7 Dalam pembuatan makalah ini# adapun tu,uan yang hendak diapai penulis yaitu7

1$

1$ Untuk Untuk mengetmengetahui aahui apa yapa yang dimng dimaksud aksud dengan dengan pengka,pengka,ian fian fisikisik$$ '$

'$ Untuk Untuk mengetmengetahui baahui bagaimangaimana pengkaa pengka,ian um,ian umum sisum sistem hetem hematolmatologi$ogi$ 9$

9$ UntUntuk menuk mengetgetahui baahui bagaigaimanmana pengka pengka,ia,ian fisan fisik$ik$ :$

:$ Untuk Untuk mengetmengetahui ahui bagaimbagaimana pana pendekatendekatan pean pengka,ingka,ian fan fisik$isik$ 5$

5$ Untuk Untuk mengetmengetahui ahui bagaimbagaimana ana pengka,pengka,ian ian sistsistem em kekebalkekebalan an tubuhtubuh ;$

(2)

1.4. Manfaat

Adapun manfaat dari pembuatan makalah ini semoga makalah ini bisa membantu mahasisa untuk lebih mengetahui tentang pengka,ian fisik pada sistem imun hematologi dan menambah aasan pengetahuan mahasisa tentang bagaimana pengka,ian pada sistem imun hematologi$

BAB II PE&BAHA<AN 2.1. DEFINISI

Pemeriksaan fisik merupakan penin,auan dari u,ung rambut sampai u,ung kaki pada setiap system tubuh yang memberikan informasi ob,ektif tentang klien dan memungkinkan peraat untuk mebuat penilaian klinis$ 3eakuratan pemeriksaan fisik  mempengaruhi pemilihan terapi yang diterima klien dan penetuan respon terhadap terapi tersebut$!Potter dan Perry# '((5"$

Pemeriksaan fisik dalah pemeriksaan tubuh klien seara keseluruhan atau hanya bagian tertentu yang dianggap perlu# untuk memperoleh data yang sistematif dan komprehensif# memastikan=membuktikan hasil anamnesa# menentukan masalah dan merenanakan tindakan keperaatan yang tepat bagi klien$ ! Dei <artika# '(1("

(3)

Pengka,ian fisik adalah keterampilan paling esensial yang memerlukan banyak latihan dalam melakukannya$ +u,uan melakukan pengka,ian fisik adalah untuk mengembangkan  pemahaman tentang masalah medis pasien dan membuat diagnosis banding$ Pengka,ian pada klien dengan gangguan hematologi perlu dilakukan dengan teliti# sistematis# serta memahami dengan baik fisiologis dari setiap organ system hematologi$ Hal ini perlu dilakukan agar  kemungkinan adanya kesulitan dikarenakan gambaran klinis atau tanda serta ge,ala yang hampir  sama antara gangguan hematologi primer dan sekunder dapat diminimalkan$

Informasi dilakukan baik dari klien maupun keluarga tentang riayat penyakit dan kesehatan dapat dilakukan dengan anamnesis ataupun pemeriksaan fisik$Agar data dapat terkumpul dengan baik dan terarah# sebaiknya dilakukan penggolongan atau klasifikasi data  berdasarkan identitas klien# keluhan utama# riayat kesehatan# keadaan fisik# psikologis# sosial# spiritual# intelegensi# hasil-hasil pemeriksaan dan keadaan khusus lainnya$ &etode yang digunakan dalam pengumpulan data keperaatan pada tahap pengka,ian adalah aanara !inter/ie"# pengamatan !obser/asi"# dan pemeriksaan fisik!pshysial assessment"$ dan studi dokumentasi$

1$ >aanara

Biasa ,uga disebut dengan anamnesa adalah menanyakan atau tanya ,aab yang  berhubungan dengan masalah yang dihadapi klien dan merupakan suatu komunikasi yang direnanakan$ Dalam berkomunikasi ini peraat menga,ak klien dan keluarga untuk   bertukar pikiran dan perasaannya yang diistilahkan teknik komunikasi terapeutik$

&aam aanara7

1" Auto anamnesa yaitu aanara dengan klien langsung

'" Allo anamnesa yaitu aanara dengan keluarga = orang terdekat$ +eknik Pengumpulan Data ?ang 3urang Efektif 7

a" Pertanyaan tertutup 7 tidak ada kebebasan dalam mengemukakan pendapat = keluhan = respon$ misalnya 7 @Apakah Anda makan tiga kali sehari 8@

 b" Pertanyaan terarah 7 seara khas menyebutkan respon yang diinginkan$ &isalnya 7 @$ Anda setu,u bukan8

" &enyelidiki 7 menga,ukan pertanyaan yang terus-menerus

d" &enyetu,ui = tidak menyetu,ui$ &enyebutkan seara tidak langsung baha klien benar  atau salah$&isalnya 7 @Anda tidak bermaksud seperti itu kan8

(4)

'$ Cbser/asi

+ahap kedua dalam pengumpulan data adalah pengamatan# dan pada praktiknya kita lebih sering menyebutnya dengan obser/asi$Cbser/asi adalah mengamati perilaku dan keadaan klien untuk memperoleh data tentang masalah kesehatan dan keperaatan klien$ +u,uan dari obser/asi adalah mengumpulkan data tentang masalah yang dihadapi klien melalui kepekaan alat pana indra$ .ontoh kegiatan obser/asi misalnya 7 terlihat adanya kelainan fisik# adanya perdarahan# ada bagian tubuh yang terbakar# bau alkohol# urin# feses# tekanan darah# heart rate# batuk# menangis# ekspresi nyeri# dan lain-lain$

9$ Pemeriksaan 6isik 

+ahap ketiga dalam pengumpulan data adalah pemeriksaan fisik$Pemeriksaan fisik  dalam keperaatan digunakan untuk mendapatkan data ob,ektif dari riayat keperaatan klien$Pemeriksaan fisik sebaiknya dilakukan bersamaan dengan aanara$6okus  pengka,ian fisik keperaatan adalah pada kemampuan fungsional klien$&isalnya # klien mengalami gangguan sistem muskuloskeletal# maka peraat mengka,i apakah gangguan tersebut mempengaruhi klien dalam melaksanakan kegiatan sehari-hari atau tidak$

+u,uan dari pemeriksaan fisik dalam keperaatan adalah untuk menentukan status kesehatan klien# mengidentifikasi masalah klien dan mengambil data dasar untuk  menentukan renana tindakan keperaatan$

Ada : teknik dalam pemeriksaan fisik yaitu 7 a" Inspeksi

Inspeksi adalah pemeriksaan yang dilakukan dengan ara melihat bagian tubuh yang diperiksa melalui pengamatan$ .ahaya yang adekuat diperlukan agar peraat dapat membedakan arna# bentuk dan kebersihan tubuh klien$ 6okus inspeksi pada setiap  bagian tubuh meliputi 7 ukuran tubuh# arna# bentuk# posisi# simetris$ Dan perlu dibandingkan hasil normal dan abnormal bagian tubuh satu dengan bagian tubuh lainnya$.ontoh 7 mata kuning !ikterus"# terdapat struma di leher# kulit kebiruan !sianosis"# dan lain-lain$

 b" Palpasi

Palpasi adalah suatu teknik yang menggunakan indera peraba$ +angan dan ,ari-,ari adalah instrumen yang sensitif digunakan untuk mengumpulkan data# misalnya tentang 7 temperatur# turgor# bentuk# kelembaban# /ibrasi# ukuran$

(5)

 .iptakan lingkungan yang nyaman dan santai$

 +angan peraat harus dalam keadaan hangat dan kering

 3uku ,ari peraat harus dipotong pendek$

 <emua bagian yang nyeri dipalpasi paling akhir$ &isalnya 7 adanya tumor# oedema# krepitasi !patah tulang"# dan lain-lain$

" Perkusi

Perkusi adalah pemeriksaan dengan ,alan mengetuk bagian permukaan tubuh tertentu untuk membandingkan dengan bagian tubuh lainnya !kiri kanan" dengan tu,uan menghasilkan suara$Perkusi bertu,uan untuk mengidentifikasi lokasi# ukuran# bentuk dan konsistensi ,aringan$Peraat menggunakan kedua tangannya sebagai alat untuk  menghasilkan suara$

Adapun suara-suara yang di,umpai pada perkusi adalah 7

• <onor 7 suara perkusi ,aringan yang normal$

• %edup 7 suara perkusi ,aringan yang lebih padat# misalnya di daerah paru-paru pada

 pneumonia$

• Pekak 7 suara perkusi ,aringan yang padat seperti pada perkusi daerah ,antung# perkusi

daerah hepar$

• Hipersonor=timpani 7 suara perkusi pada daerah yang lebih berongga kosong# misalnya

daerah a/erna paru# pada klien asthma kronik$dan timpani pada usus

d" Auskultasi

Auskultasi adalah pemeriksaan fisik yang dilakukan dengan ara mendengarkan suara yang dihasilkan oleh tubuh$ Biasanya menggunakan alat yang disebut dengan stetoskop$ Hal-hal yang didengarkan adalah 7 bunyi ,antung# suara nafas# dan bising usus$

<uara tidak normal yang dapat diauskultasi pada nafas adalah 7

 %ales 7 suara yang dihasilkan dari eksudat lengket saat saluran-saluran halus pernafasan mengembang pada inspirasi !rales halus# sedang# kasar"$ &isalnya pada klien pneumonia# +B.$

 %onhi 7 nada rendah dan sangat kasar terdengar baik saat inspirasi maupun saat ekspirasi$ .iri khas ronhi adalah akan hilang bila klien batuk$ &isalnya pada edema  paru$

 >hee4ing 7 bunyi yang terdengar @ngiii$k$ bisa di,umpai pada fase inspirasi maupun ekspirasi$ &isalnya pada bronhitis akut# asma$

(6)

 Pleura 6rition %ub * bunyi yang terdengar @kering seperti suara gosokan amplas pada kayu$ &isalnya pada klien dengan peradangan pleura$

2.3. EN!"#$I#N FISI" 

1$ Pasien anak-anak=pediatrik

Pemeriksaan fisik seorang anak dilakukan seara terstruktur dan sistematik# tetapi  pendekatan ephaloaudal yang biasanya lebih disukai untuk orang deasa mungkin tidak selalu dapat dilakukan dengan sempurna pada anak-anak$ Untuk anak-anak yang lebih deasa dan rema,a# urutan pemeriksaan seperti pada pasien deasa mungkin dapat dilakukan# tetapi makin muda pasiennya maka makin besar kemungkinannya untuk  menggunakan pendekatan @oportunisik untuk dapat memperoleh data pengka,ian /ital$ '$ Pasien usia lan,ut=geriatri

Pengka,ian pasien geriatri ukup kompleks dan memakan aktu# tergantung  pada tingkat keragaman# tingkat kronis dan kompleksitas masalah fisik yang mendasari$ Pemeriksaan fisik umum sama seperti pada pasien deasa* namun# perubahan posisi diusahakan sesedikit mungkin$ %uangan harus di,aga sedikit lebih hangat# atau diperlukan selimut tambahan$3adang-kadang# ketidakmampuan pasien untuk menapai atau mempertahankan posisi optimal membuat pemeriksa harus menyesuaikan posisinya gar  dapat melakukan pengka,ian seara adekuat$

2.4. ENDE"#T#N EN!"#$I#N FISI" Pendekatan pengka,ian fisik dapat menggunakan 7

1$ Head to toe !kepala ke kaki"

Pendekatan ini dilakukan mulai dari kepala dan seara berurutan sampai ke kaki$ &ulai dari 7 keadaan umum# tanda-tanda /ital# kepala# a,ah# mata# telinga# hidung# mulut dan tenggorokan# leher# dada# paru# ,antung# abdomen# gin,al# punggung# genetalia# retum# ektremitas$

'$ %C< !%e/ie of <ystem = sistem tubuh"

Pengka,ian yang dilakukan menakup seluruh sistem tubuh# yaitu 7 keadaan umum# tanda /ital# sistem pernafasan# sistem kardio/askuler# sistem persyarafan# sistem perkemihan# sistem penernaan# sistem muskuloskeletal dan integumen# sistem reproduksi$ Informasi

(7)

yang didapat membantu peraat untuk menentukan sistem tubuh mana yang perlu mendapat perhatian khusus$

9$ Pola fungsi kesehatan ordon# 1)'

Peraat mengumpulkan data seara sistematis dengan menge/aluasi pola fungsi kesehatan dan memfokuskan pengka,ian fisik pada masalah khusus meliputi 7 persepsi kesehatan-penatalaksanaan kesehatan# nutrisi-pola metabolisme# pola eliminasi# pola tidur-istirahat# kognitif-pola perseptual# peran-pola berhubungan# aktifitas-pola latihan# seksualitas-pola reproduksi# koping-pola toleransi stress# nilai-pola ke yakinan$

:$ Doengoes !1))9"

&enakup 7 akti/itas = istirahat# sirkulasi# integritas ego# eliminasi# makanan dan airan# hygiene# neurosensori# nyeri = ketidaknyamanan# pernafasan# keamanan# seksualitas# interaksi sosial# penyuluhan = pembela,aran$

2.(. EN!"#$I#N SISTEM "E"EB#L#N T%B%&

Identitas Pasien meliputi nama# umur# seks# suku=bangsa# pendidikan# status perkainan# alamat %iayat kesehatan meliputi7

1$ 3eluhan utama a" 3elelahan  b" Demam

" Diaforesis# keringat malam d" 3emerahan

e" 3elemahan musular 

f" Nyeri = pembengkakan sendi g" Penurunan berat badan

h" Proses pemulihan buruk 

'$ %iayat kesehatan sekarang

Apakah pasien masih merasakan kelelahan# demam# diaforesis# kemerahan# kelemahan musular# nyeri = pembenngkakan sendi# penurunan berat badan#$ Apakah masih terdapat massa yang tidak biasa# limfadenopati# proses pemulihan buruk# hepatomegali# perubahan tanda-tanda /ital$

9$ %iayat penyakit sekarang=menyertai

a" Infeksi berulang 7 sering# khususnya /irus  b" Infeksi opurtunistik 7 ,amur proto4oa# atau /irus$ :$ %iayat penyakit dahulu

a" Alergi  b" Autoimun

" Proses infeksi

(8)

e" Hepatitis

f" Pema,anan terhadap agen kimia g" Iradiasi 5$ %iayat keluarga a" 3anker    b" angguan imun " Alergi ;$ %iayat sosial a" &erokok   b" Penggunaan alkohol " Peningkatan stres d" Pilihan seksual

e" Pasangan seks multipel

f" Penggunaan obat i/# pemakaian ,arum bersama-sama

2$ %iayat pengobatan a" Imunisasi

 b" &enerima darah atau produk darah sebelum 1)5 " Hidrala4in

d" Prokainmid e" Isonia4id

f" Penggunaan obat-obatan i/ seara gelap

%iayat kesehatan

1" 3eadaan umum meliputi tanda-tanda /ital ! nadi# respirasi# tekanan darah#suhu"# tinggi  badan dan berat badan$

'" <istem integumen

a" <ensiti/itas matahari

 b" Berkilau# kulit tegang diatas sendi yang rusak  " &odul subkutaneus diatas ton,olan tulang d" 3emerahan

e" Eritema 7 @kupu-kupu pada pipi dan hidung 7 nodusum f" berak putih# abu-abu=putih pada mukusa

g" Lesi merah sampai ungu = oklat h" /esikel herpeti

i" Clserasi oral# nasal

 ," 3ista tulang * tangan * kaki k" Perlambatan pemulihan luka l" Alopesia parsial

(9)

9" <istem syaraf pusat

a" Umum meliputi sakit kepala# parestesia# paralisis# neuritis# perubahan kesadaran$  b" 3ognitif meliputi kerusakan memori# kerusakan konsentrasi# penurunan proses

 berpikir# dan kaau mental$

" &otorik meliputi gaya ber,alan# kelemahan tungkai baah# penurunan koordinasi tangan# tremor dan ke,ang$

d" Perilaku meliputi kurang men,iai# menarik diri# emosional labil# perubahan kepribadian# ansietas# mengin

:" <istem penglihatan meliputi fotokobia# berkurangnya lapang pandang penglihatan# diplopia# kebutaan# pandangan kabur# katarak# badan ytoid retinal# kin,ungti/itas 0 ureitis# proptosis# papiledema

5" <istem pernafasan meliputi sesak nafas# dipsnea# ispa sering# batuk# takipnea# sianosis#  pendarahan# hipertensi pulmoner# fibrosis$

;" 3ardio/askuler meliputi palpitasi# lakikardia# nyeri dada dari sendang sampai berat# hipertensi# murmur# kardiomegali# dan fenimena reynoudFs

2" <istem gastrointestinal meliputi anoreGia# mual# disfagia# nyeri abdomen# kram# kembung# gatal pada retum# nyeri# penurunan berat badan# tidak disenga,a# muntah# diare# fisura tektum# pendarahan# hepatosplenomegali

" <istem gonotourinarius meliputi hemakuria# serpihan selular# a4otemia# nyeri panggul# nyeri pada aktu berkemih# reynoudFs

)" <istem muskuloskeletal meliputi nyeri dan kekaauan sendi# kelemahan musular#  parestesia pada tangan dan kaki# artralgia# peradangan=pembengkakan sendi# kerusakan

fungsi sendi# nodul-nodul subkutan pada ton,olan hati dan edema ,aringan lunak 

1(" <istem hematologi meliputi petekie# purpura# mudah memar# epistaksis dan pendarahan gusi

11" <istem limfatik meliputi limpadenopati dan splenomegali

2.). EMERI"S##N EN%N$#N! 1. Elisa

+eknik ELI<A pertama kali diperkenalkan pada tahun 1)21 oleh Peter Perlmann dan E/a Eng/all$ En4im-Linked immune sorbent assay !ELI<A" atau dalam Bahasa Indonesianya disebut sebagai u,i penentuan kadar immunosorben taut-en4im# merupakan teknik pengu,ian serologi yang didasarkan pada prinsip interaksi antara antibody dan antigen$ Pada aalnya# teknik ELI<A hanya digunakan dalam bidang imunologi untuk  mendeteksi keberadaan antigen maupun antibody dalam suatu sampel seperti dalam  pendeteksian antibody Ig&# Ig# dan IgA pada saat ter,adi infeksi !pada tubuh manusia

(10)

khususnya# misalya pada saat terkena /irus HI"$ Namun seiring dengan perkembangan ilmu pengetahuan#teknik ELI<A ,uga diaplikasikan dalam bidang patologi tumbuhan# kedokteran# dll$

2. Test alergi 

Alergi merupakan suatu kelainan sebagai reaksi imun tubuh yang tidak di harapkan$ Istilah alergi dikemukan pertama kali oleh on Piruet pada tahun 1)(; yang  pada dasarnya menakup baik respon imun berlebihan yang menguntungkan seperti yang

ter,adi pada /aksinasi# maupun mekanisme yang merugikan dan menimbulkan penyakit$ +es alergi adalah suatu ara untuk menentukan penyebab alergi$ Beberapa ,enis tes alergi seperti tes tusuk kulit !<kin Prik +est"# tes tempel !Path +est"# tes %A<+ !%adio Allergo <orbent +est"# tes kulit intrakutan# tes pro/okasi dan eliminasi makanan dan tes pro/okasi obat

3. Test bone marraw

<umsum tulang adalah ,aringan lunak dan berlemak yang terdapat dalam rongga hampir semua tulang$Jaringan ini memainkan peran utama dalam pembentukan sel darah$Dalam biopsi sumsum tulang# ,aringan lunak dari bagian dalam tulang diekstrak  untuk tu,uan diagnostik$Biopsi sumsum tulang la4im digunakan untuk mengidentifikasi kelainan darah seperti anemia# infeksi darah# leukemia# dan kanker sumsum tulang$

4. Limfanglografi

Limfanglografi adalah pemeriksaan K-ray dengan menggunakan kontras untuk  melihat kelen,ar limfe dan pembuluh limfe yang merupakan bagian dari sistem limfatik  dengan tu,uan untuk menegakkan diagnostik# menge/aluasi penyebaran kanker dan efektifitas terapi kanker$Indikasi dilakukan Limfanglografi yaitu untuk mengetahui keefektifan dari terapi kanker# menge/aluasi penyebab pembegkakan pada lengan atau kaki# menari penyakit yang disebabkan oleh parasit dan membedakan antara limfoma Hodgkin atau non Hodgkin$

(11)

BAB III PENU+UP 3.1. "es*m+ulan

Pengka,ian fisik adalah keterampilan paling esensial yang memerlukan banyak latihan dalam melakukannya$ +u,uan melakukan pengka,ian fisik adalah untuk mengembangkan  pemahaman tentang masalah medis pasien dan membuat diagnosis banding$ Pengka,ian pada klien dengan gangguan hematologi perlu dilakukan dengan teliti# sistematis# serta memahami dengan baik fisiologis dari setiap organ system hematologi$&etode yang digunakan dalam  pengumpulan data keperaatan pada tahap pengka,ian adalah aanara !inter/ie"#  pengamatan !obser/asi"# dan pemeriksaan fisik !pshysial assessment"$dan studi dokumentasi$

Ada : teknik dalam pemeriksaan fisik yaitu inspeksi# palpasi# perkusi dan auskultasi$Pada  pemeriksaan fisik seorang anak dilakukan seara terstruktur dan sistematik# sedangkan  pengka,ian pasien geriatri ukup kompleks dan memakan aktu# tergantung pada tingkat keragaman# tingkat kronis dan kompleksitas masalah fisik yang mendasari$ Pendekatan  pengka,ian fisik dapat menggunakan Head to toe !kepala ke kaki"# %C< !%e/ie of <ystem =

sistem tubuh"# pola fungsi kesehatan ordon# 1)'# dan Doengoes !1))9" 3.2. Saran

3ita sebagai seorang peraat harus mempela,ari pengka,ian fisik dengan benar# karena dengan pengaka,ian fisik yang benar dan tepat akan memungkinkan peraat untuk mebuat  penilaian klinis$ 3eakuratan pengka,ian fisik yang kita lakukan akan mempengaruhi pemilihan

(12)

DA6+A% PU<+A3A

&ary &eyers-&aruardt$1))2$Pengka,ian 3eperaatan 3ritis$Jakarta7E. Hudak dan alo$ 1));$ 3eperaatan 3ritis7 olume II$ Jakarta7 E.$

Jonathan leadle$'((5$At a lane Anamnesis dan Pemeriksaan 6isik$ Erlangga$ <taf Penga,ar Bagian Patologi Anatomik 63UI$ 1)29$ Patologi$ Jakarta7 63UI$

>iik handayani0Andi sulistyo hariboo# '(($Buku A,ar Asuhan 3eperaatan pada 3lien dengan angguan <istem Hematologi$Jakarta 7 <alemba &edika

http7==id$ikipedia$org=iki=ELI<A

http7==$sribd$om=do=1911);(:=limfangiografi-komplit-do

Referensi

Dokumen terkait