• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA. Kedokteran Universitas Diponegoro Wild Club Medan 2006/2007. Cerdas Sifa. 2012; 2007(1):1-10

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "DAFTAR PUSTAKA. Kedokteran Universitas Diponegoro Wild Club Medan 2006/2007. Cerdas Sifa. 2012; 2007(1):1-10"

Copied!
21
0
0

Teks penuh

(1)

DAFTAR PUSTAKA

1. Sukmaningtyas H, Pudjarnoko D. Pengarih Latihan Aerobik dan Anaerobik terhadap Sistem Kardiovaskular dan Kecepatan Reaksi. Semarang: Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. 2002

2. Indrayana B. Perbedaan Pengaruh Latihan Interval Training dan Fartlek terhadap Daya Tahan Kardiovaskular pada Atlet Junior Putra Taekwondo Wild Club Medan 2006/2007. Cerdas Sifa. 2012; 2007(1):1-10

3. Smith MJ. Sprint Interval Training – “It’s a HIIT!”. 2008

4. Purnomo M. Asam Laktat dan Aktivitas SOD Eritrosit pada Fase Pemulihan setelah Latihan Submaksimal. J. Media Ilmu Keolahragaan Indonesia. 2011; 1(2):155-70

5. Burke L. Fasting and Recovery from Exercise. Br J Sports Med. 2010; 44(7):502-8.

6. Sudiana IK. Asupan Nutrisi Seimbang sebagai Upaya Mencegah Kemerosotan Prestasi Olahraga. 2010:41-55

7. Harahap NS. Protein dalam Nutrisi Olahraga. 2014;13(2):45-54.

8. Village EG. Sports Drinks and Energy Drinks for Children and Adolescents: Are They Appropriate?. Pediatrics. 2011; 127(6):1182-89.

9. Kitzke K, Sittig R, Schmidt D. The Effects of Chocolate Milk on Subsequent Anaerobic Performance. Oskosh Scholar. 2013;VIII.

(2)

10. Thomas K, Morris P, Stevenson E. Improved endurance capacity following chocolate milk consumption compared with 2 commercially available sport drinks. Appl. Physiol. Nutr. Metab. 2009; 34(1):78-82.

11. Karp JR, Jeanne, Johnston JD, Tecklenburg S, Mickleborough TD, Fly AD, Stager JM. Chocolate milk as a post-exercise recovery aid. Int. J. Sport. Nutr. Exerc. Metab. 2006;16(1):78-91.

12. Cockburn E, Hayes PR, French. Acute milk-based protein-CHO supplementation attenuates exercise-induced muscle damage. Appl. Physiol. Nutr. Metab. 2008; 33(4):775-83

13. Kameswara I, Fitranti DY. Perbedaan Nilai VO2Max dan Jarak Tempuh Lari antara Pemberian Susu Rendah Lemak dan Minuman Olahraga Komersial pada Atlet Sepak Bola. J. Nut. Coll. 2015; 4:30-8.

14. Damsur, Slamet, Ramadi. Pengaruh Latihan Interval Training terhadap Daya Tahan Kardiorespiratori pada Klub Renang SMPN 27 Pekanbaru. Riau. Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Riau.

15. Subardjah H, Yudiana Y, Juliantine T. Latihan fisik.

16. Pendianto H. Pengaruh Latihan Interval Anaerob dan Power Lengan terhadap Peningkatan Kecepatan Renang 100 Meter Gaya Bebas. [Thesis] Solo: Universitas Sebelas Maret; 2009.

17. Soediono B. Perbedaan efektifitas pemulihan berenang lambat gaya bebas dan berenang lambat gaya dada dalam mempercepat pemulihan denyut nadi atlet renang pria grup renang Bayusuta di Denpasar. [Thesis] Bali: Universitas Udayana; 2014.

(3)

18. Recovery and Training. [Bahan Ajar] Bandung: Universitas Pendidikan Indonesia; 1992:19-32.

19. Pritchett KL, Pritchett RC, Bishop P. Nutritional strategies for post-exercise recovery : a review. Sajsm. 2011; 23(1):20-5.

20. Berardi JM, Price TB, Noreen EE, Lemon PWR. Postexercise muscle glycogen recovery enhanced with a carbohydrate-protein supplement. Med. Sci. Sports. Exerc. 2006; 38(6):1106-13.

21. Goldberg P. Recovery Nutrition for Athletes. NSCA’s Performance Training Journal. 3(5):13-15

22. Nutrition for Optimal Exercise Recovery. University of Illinois. 2008. 23. Kushartanti W. Pengaruh minuman olahraga setelah berolahraga terhadap

kadar glukosa dan tekanan darah penderita diabetes mellitus dan hipertensi. Yogyakarta.

24. Oliver MM, Krause PR. Powering Up With Sports and Energy Drinks. J. Pediatr. Heal. Care. 2007:413-6.

25. Koswara S. Minuman Isotonik. 2009.

26. Abbas A. Pengaruh Minuman Isotonik terhadap Nadi Pemulihan setelah Latihan Fisik dengan Metode Queen’s College Step Test pada Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro usia 19-22. Semarang. Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. 2011.

27. Horsnby J. The effects of carbohydrate-electrolyte sports drinks on performance and physiological function during an 8km cycle time trial. Plymouth Student Sci. 2011:30-49.

(4)

28. Proboprastowo SM, Tjakradidjaja FA. Komposisi cairan rehidrasi pada olahraga. :1-7.

29. Shirreffs SM. The optimal sports drink. Schweizerische Zeitschrift fur Sport und Sport. 2003; 51(1):25-9.

30. Resnawati H. Kualitas Susu Pada Berbagai Pengolahan dan Penyimpanan (The Quality of Milk and its Products on Several Processing and Storage). Semiloka Nasional Prospek Industri Sapi Perah Menuju Perdagangan Bebas 2020. 497-502.

31. Flavoured Milk. United Kingdom. 2006; 44 32. Clark MN. The Athlete’s Kitchen.

33. Akbar MY, Widiyanto. Kemampuan Daya Tahan Anaerobik dan Daya Tahan Aerobik Pemain Hoki Putra Universitas Negeri Yogyakarta. MEDIKORA. 2014; XII(1).

34. Twelve C, Run M. Anaerobic Performance Testing. 1996.

35. Queiroga MR, Cavazzotto TG, Katayama KY, Portela BS, Tartaruga MP, Ferreira SA. Validity of the RAST for evaluating anaerobic power performance as compared to wingate test in cycling athletes. Motriz. Rev. Educ Fis. 2013;19:696-702.

36. Running-based Anaerobic Sprint Test (RAST). Sport Performance Bull. 2006:93.

37. Zagatto AM, Beck WR, Gobatto CA. Validity of the running anaerobic sprint test for assessing anaerobic power and predicting short-distance performances. J. Strength Cond. Res. 2009; 23(6):1820-7.

(5)

38. Moreno IL, Pastre CM, Ferreira Celso, Abreu3 Luiz Carlos de, Valenti VE, Vanderlei LCM. Effects of an isotonic beverage on autonomic regulation during and after exercise. J. Int. Soc. Sports Nutr. 2013; 10:2.

39. Zafeiridis Andreas, Dalamitros A, Dipla K, Manou V, Galanis N, Kellis. Recovery during High-Intensity Intermittent Anaerobic Exercise in Boys, Teens, and Men. American Coll. of Sports Med.. 2004: 505-12

40. Marcora M. Samuele, Staiano Walter, Manning Victoria. Mental Fatigue Impairs Physical Performance in Humans. J. Appl. Physiol. 2009;106: 857-64.

(6)

LAMPIRAN

(7)
(8)

Lampiran 3. Informed Consent

JUDUL PENELITIAN : Pengaruh Akut Susu Cokelat dan Minuman Olahraga Komersial sebagai Minuman Pemulihan Pasca Latihan pada Program Interval Training INSTANSI PELAKSANA : Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro

PERSETUJUAN SETELAH PENJELASAN

(INFORMED CONSENT)

______

Yth………

Nama saya Aulia Safitri, saya adalah mahasiswa Program Studi S-1 Ilmu Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Saya akan melakukan penelitian dengan judul Pengaruh Akut Susu Cokelat dan Minuman Olahraga Komersial sebagai Minuman Pemulihan Pasca Latihan pada Program Interval Training.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh pemberian susu cokelat dan minuman olahraga komersial secara akut terhadap masa pemulihan pasca latihan pada program interval training. Saudara akan diminta untuk mengisi kuesioner dan Saudara akan dimasukkan ke dalam 1 kelompok perlakuan dan Saudara tidak diperkenankan untuk memilih masuk ke dalam kelompok yang mana. Penelitian akan dilakukan dalam 3 sesi dimana masing-masing sesi berjarak 1 minggu. Sebelum penelitian dilakukan, Saudara/i tidak boleh dalam keadaan dehidrasi, harus tidur cukup selama 7-8 jam pada malam sebelum penelitian, tidak mengonsumsi kafein 24 jam sebelum penelitian, dan makan maksimal 2 jam

(9)

sebelum penelitian. Saudara akan diminta untuk melakukan program Interval Training berupa lari 50 m sebanyak 8 repetisi dengan interval istirahat antar repetisi selama 10 detik. Setelah program Interval Training selesai Saudara akan diberi minuman yang berbeda pada setiap sesi (sesi 1: air mineral, sesi 2: susu cokelat, sesi 3: minuman olahraga komersial). Setelah itu, Saudara akan diminta untuk beristirahat pasif selama 15 menit. Setelah istirahat selesai, Saudara akan diminta untuk melakukan tes RAST (Running-based Anaerobic Sprint Test).

Manfaat dari penelitian ini adalah Saudara dapat mengetahui jenis minuman yang dapat digunakan sebagai minuman pemulihan pasca latihan pada program interval training. Saya menjamin bahwa penelitian ini tidak akan menimbulkan efek yang merugikan pada Saudara. Penelitian saya ini bersifat sukarela dan tidak ada unsur paksaan. Dalam penelitian ini, saya menjamin kerahasiaan segala data yang saya peroleh, data hanya akan saya gunakan untuk kepentingan penelitian. Apabila ada informasi yang belum jelas, Saudara bisa menghubungi saya, Aulia Safitri, Program Studi Pendidikan Dokter Universitas Dipoenegoro (HP: 089685734447).

Demikian penjelasan dari saya. Terima kasih atas kerjasama Saudara/i dalam penelitian ini.

____________________________________________

Sudah mendengar dan memahami penjelasan penelitian, dengan ini saya menyatakan:

SETUJU / TIDAK SETUJU* untuk ikut sebagai sampel penelitian.

(10)

Semarang, ………2016 Saksi Nama Terang : Alamat : Nama Terang : Alamat :

(11)

Lampiran 4. Kuisioner Penelitian

KUESIONER PENELITIAN

Judul Penelitian : PENGARUH AKUT SUSU COKELAT DAN MINUMAN

OLAHRAGA KOMERSIAL SEBAGAI MINUMAN

PEMULIHAN PASCA LATIHAN PADA PROGRAM INTERVAL TRAINING No. : Tanggal Pengisian : A. IDENTITAS RESPONDEN Nama : Usia : Jenis kelamin : Nomor telepon : Berat badan : Tinggi badan : Tekanan darah : Denyut nadi : B. ANAMNESIS

1. Apakah Anda sedang dalam keadaan sehat? a. Ya

b. Tidak

2. Apakah Anda sedang dalam cedera atau dalam perawatan dokter? a. Ya

b. Tidak

(12)

4. Apakah Anda pernah merokok? a. Ya

b. Tidak

5. Apakah Anda masih aktif merokok? a. Ya

b. Tidak

6. Apabila ya, berapa kali Anda merokok dalam satu hari?... 7. Apakah Anda pernah meminum minuman suplemen (extrajos,

kratingdaeng…) ? a. Ya

b. Tidak

8. Apakah Anda masih sering meminum minuman suplemen? a. Ya

b. Tidak

9. Apabila Ya, Berapa sering Anda meminum minuman suplemen? a. Setiap hari

b. Satu kali tiap minggu

c. ………. (isi sesuai jawaban) 10. Apakah Anda pernah minum susu?

a. Ya b. Tidak

11. Apakah Anda masih sering meminum susu? a. Ya

b. Tidak

12. Berapa kali Anda minum susu? a. Setiap hari

b. Satu kali tiap minggu

(13)

13. Apakah anda memiliki alergi ketika minum susu? (muntah, diare, mual, ….)

a. Ya b. Tidak

14. Apakah Anda pernah mengalami sesak nafas setelah olahraga? a. Ya

b. Tidak

15. Apakah Anda pernah mengalami sakit dada setelah olahraga? a. Ya

(14)

Lampiran 5. Lampiran Analisis Statistik

Karakteristik

Case Processing Summary

Cases

Valid Missing Total

N Percent N Percent N Percent

Usia 10 100.0% 0 0.0% 10 100.0% BMI 10 100.0% 0 0.0% 10 100.0% Descriptives Statistic Std. Error Usia Mean 15.7000 .15275

95% Confidence Interval for Mean Lower Bound 15.3544 Upper Bound 16.0456 5% Trimmed Mean 15.7222 Median 16.0000 Variance .233 Std. Deviation .48305 Minimum 15.00 Maximum 16.00 Range 1.00 Interquartile Range 1.00 Skewness -1.035 .687 Kurtosis -1.224 1.334 BMI Mean 20.2458 .58710

95% Confidence Interval for Mean Lower Bound 18.9177 Upper Bound 21.5740 5% Trimmed Mean 20.2157 Median 20.3032 Variance 3.447 Std. Deviation 1.85659 Minimum 17.95

(15)

Maximum 23.09 Range 5.14 Interquartile Range 3.26 Skewness .138 .687 Kurtosis -1.754 1.334 Tests of Normality Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk

Statistic Df Sig. Statistic df Sig.

Usia .433 10 .000 .594 10 .000

BMI .209 10 .200* .897 10 .202

*. This is a lower bound of the true significance. a. Lilliefors Significance Correction

Correlations

Air Mineral Susu

Cokelat Minuman Olahraga Umur Air Mineral Pearson Correlation 1 .218 -.208 -.559 Sig. (2-tailed) .546 .565 .093 N 10 10 10 10 Susu Cokelat Pearson Correlation .218 1 .128 -.558 Sig. (2-tailed) .546 .725 .094 N 10 10 10 10 Minuman Olahraga Pearson Correlation -.208 .128 1 -.134 Sig. (2-tailed) .565 .725 .713 N 10 10 10 10 Umur Pearson Correlation -.559 -.558 -.134 1 Sig. (2-tailed) .093 .094 .713 N 10 10 10 10

(16)

EXPLORE

Case Processing Summary

Kelompok Cases

Valid Missing Total

N Percent N Percent N Percent

Fatigue_Index Air Mineral 10 100.0% 0 0.0% 10 100.0% Susu Cokelat 10 100.0% 0 0.0% 10 100.0% Minuman Olahraga 10 100.0% 0 0.0% 10 100.0% Descriptives Kelompok Statistic Std. Error Fatigue_Index Air Mineral Mean 3.0103 .27536

95% Confidence Interval for Mean Lower Bound 2.3874 Upper Bound 3.6332 5% Trimmed Mean 2.9460 Median 3.0126 Variance .758 Std. Deviation .87077 Minimum 2.10 Maximum 5.08 Range 2.98 Interquartile Range .91 Skewness 1.533 .687 Kurtosis 3.188 1.334 Susu Cokelat Mean 2.8626 .18038

95% Confidence Interval for Mean Lower Bound 2.4545 Upper Bound 3.2706 5% Trimmed Mean 2.8626 Median 2.8391 Variance .325

(17)

Std. Deviation .57041 Minimum 1.98 Maximum 3.75 Range 1.77 Interquartile Range 1.06 Skewness .057 .687 Kurtosis -.931 1.334 Minuman Olahraga Mean 3.8752 .38325

95% Confidence Interval for Mean Lower Bound 3.0082 Upper Bound 4.7422 5% Trimmed Mean 3.7951 Median 3.6232 Variance 1.469 Std. Deviation 1.21196 Minimum 2.64 Maximum 6.55 Range 3.90 Interquartile Range 1.42 Skewness 1.276 .687 Kurtosis 1.546 1.334 Tests of Normality

Kelompok Kolmogorov-Smirnova Shapiro-Wilk

Statistic df Sig. Statistic df Sig.

Fatigue_Index

Air Mineral .228 10 .149 .856 10 .068

Susu Cokelat .138 10 .200* .975 10 .935

Minuman Olahraga .206 10 .200* .876 10 .117

*. This is a lower bound of the true significance. a. Lilliefors Significance Correction

(18)

ANOVA Descriptives Fatigue_Index N Mean Std. Deviation Std. Error

95% Confidence Interval for Mean Min Max

Lower Bound Upper Bound

Air Mineral 10 3.0103 .87077 .27536 2.3874 3.6332 2.10 5.08

Susu Cokelat 10 2.8626 .57041 .18038 2.4545 3.2706 1.98 3.75

Minuman Olahraga 10 3.8752 1.21196 .38325 3.0082 4.7422 2.64 6.55

Total 30 3.2494 .99926 .18244 2.8762 3.6225 1.98 6.55

Test of Homogeneity of Variances

Fatigue_Index

Levene Statistic df1 df2 Sig.

1.645 2 27 .212

ANOVA

Fatigue_Index

Sum of Squares df Mean Square F Sig.

Between Groups 5.985 2 2.992 3.517 .044

Within Groups 22.972 27 .851

Total 28.957 29

Post Hoc Test

Multiple Comparisons

Dependent Variable: Fatigue_Index LSD

(I) Kelompok (J) Kelompok Mean

Difference (I-J)

Std. Error

Sig. 95% Confidence Interval

Lower Bound Upper Bound

Air Mineral

Susu Cokelat .14769 .41251 .723 -.6987 .9941

Minuman Olahraga -.86497* .41251 .046 -1.7114 -.0186

Susu Cokelat Air Mineral -.14769 .41251 .723 -.9941 .6987

Minuman Olahraga -1.01266* .41251 .021 -1.8591 -.1663

Minuman Olahraga

Air Mineral .86497* .41251 .046 .0186 1.7114

Susu Cokelat 1.01266* .41251 .021 .1663 1.8591

(19)
(20)

Lampiran 7. Biodata Mahasiswa

Identitas

Nama : Aulia Safitri

NIM : 22010112130142

Tempat/Tanggal Lahir: Palangkaraya, 8 Januari 1995 Jenis Kelamin : Perempuan

Alamat : Jl. Riyanto no.34 Semarang, Purwokerto No. Handphone : 089685734447

Email : [email protected]

Riwayat Pendidikan Formal

SD : SDN 2 Sumampir Lulus tahun: 2006 SMP : SMP Negeri 2 Purwokerto Lulus tahun: 2009 SMA : SMA Negeri 1 Purwokerto Lulus tahun: 2012 S1 : Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Masuk tahun: 2012

Keanggotaan Organisasi

1. Mahasiswa Pecinta Alam Medica (MALADICA) tahun 2012 s/d sekarang 2. Himpunan Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro tahun

2013 s/d 2015

3. Kelompok Studi Mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro tahun 2014 s/d 2015

Pengalaman Presentasi Karya Ilmiah

1. Aulia Safitri. Potensi Gen preS2Ab dalam Vektor Adenovirus melalui Microneedle patch sebagai Vaccinotherapy Hepatitis B dan Karsinoma Hepatoselulare. Forum Scripta Research Festival. Tahun 2015. Presentasi oral

(21)

2. Aulia Safitri. Potensi Terpenoid pada Teh Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) sebagai Penghambat Pertumbuhan Bakteri Leptospira (Leptospira sp.) dalam Upaya Preventif Penyakit Leptospirosis. Temu Ilmiah Nasional. 2013. Presentasi poster ilmiah

Pengalaman Mengikuti Lomba Karya Ilmiah

1. Christoper Martapaung, Aulia Safitri, I Dewa Gede Angga, Chandra Manapa. Pembuatan Siomay dari Bahan Dasar Gembus sebagau Alternatif Pencegahan Trombosis untuk Peningkatan Kesehatan Nasional. Program Kreativitas Mahasiswa 2015. Belum ada

2. Fatihatul Firdaus Munita, Aulia Safitri. Potensi Gen preS2Ab dalam Vektor Adenovirus melalui Microneedle patch sebagai Vaccinotherapy Hepatitis B dan Karsinoma Hepatoselulare, Scripta Research Festival 2015, Juara 2 Lomba Karya Tulis Ilmiah – Gagasan Tertulis

3. Aulia Safitri, Nadya Azzahra, Syaffa Sadida Zahra. Potensi Terpenoid pada Teh Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) sebagai Penghambat Pertumbuhan Bakteri Leptospira (Leptospira sp.) dalam Upaya Preventif Penyakit Leptospirosis. Temu Ilmiah Nasional 2013, Finalis 35 besar Lomba Karya Tulis Ilmiah – Gagasan Tertulis

4. Aulia Safitri, Nadya Azzahra, Syaffa Sadida Zahra. Potensi Terpenoid pada Teh Daun Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L.) sebagai Penghambat Pertumbuhan Bakteri Leptospira (Leptospira sp.) dalam Upaya Preventif Penyakit Leptospirosis. Temu Ilmiah Nasional 2013, Finalis 20 besar Lomba Karya Tulis Ilmiah – Poster Ilmiah

Referensi

Dokumen terkait

Hasil yang dapat dilihat dari penelitian ini adalah kualitas program CSR memiliki hubungan yang signifikan dengan citra perusahaan dan berpengaruh kuat terhadap penilaian citra

penyakit pada daun dan bonggol maka diperoleh penilaian kategori ketahanan dari pisang Ambon kuning yang dikoleksi dari Jambi (Gros michel) terhadap beberapa isolat

a) Tugas menghimpun informasi adalah kegiatan mencari, menyeleksi, mengisi perpustakaan dengan sumber informasi yang memadai / lengkap baik dalam arti jumlah, jenis maupun

rakyat antara mustame dan BKL, dan pesantren Luhur Al-wasilah telah melakukan pembibitan. Namun keterlibatan dalam kegiatan pengawasan, penyuluhan, kelembagaan, dan

Simulasi Monte Carlo untuk mengevaluasi spectrum sinar X yang dihasilkan oleh Linac Elekta untuk berkas 6 MV dilakukan dengan menggunakan program paket EGSnrc,

Wawancara dengan Ibu Ratna, Account Manager Bank Muamalat Indonesia Cabang Malang, 8 Juli 2014.. Sedangkan salah satu bentuk hak dan kewajiban yang ada pada produk

Selain itu perbedaan juga terdapat dari subjek penelitian dimana subjek penelitian ini adalah mahasiswa perantau di Universitas Andalas, sedangkan subjek yang akan

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan imaji pada puisiKita Hanya Pohon karya Isbedy Stiawan ZS dan rancangan pembelajaran sastra di SMP. Data yang